Kurikulum PAUDQu belum ada sebaiknya pakai ini dulu (saran)

Share

Kurikulum PAUDQu belum ada. Ada pertanyaan mampir ke blog ini pada kolom komentar. Menanyakan seputar Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an yang merupakan kepanjangan PAUDQu. Bertanya seputar petunjuk pembelajaran untuk jenjang pendidikan PAUDQU, atau bahan ajar sebagai referensi.

pontren.com – assalaamu’alaikum, wilujeng dalu para guru pendidikan anak usia dini maupun kepala PAUDQu maupun yang saya hormati jajaran yayasan yang senantiasa semangat dalam mencarikan dana untuk lembaga yang masih baru ini.

Keberadaan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQu) berlandaskan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 91 tahun 2020.

Yaitu perdirjen yang menjadi dasar Lembaga Pendidikan Al-Qur’an dalam mendaftarkan lembaga, mengatur syarat ketentuan dan macam-macamnya.

Masuk dalam kategori lembaga pendidikan adalah PAUDQu, sepanjang pengetahuan yang sangat sedikit dan begitu terbatas ini sebelum keberadaan SK Dirjen no 91 belum ada lembaga bernama PAUDQu.

Atau saya saja yang kurang paham perkembangan perpaudquan.

Pada Keputusan Direktur Jend. Pendis juga menyebutkan mengenai kurikulum PAUDQu.

Sayang beratus sayang jika ketentuannya begitu sangat sekilas dan anda bisa menyebutnya sangat tidak memadai sebagai panduan dalam kegiatan belajar mengajar.

Seperti apakah kurikulumnya pada Perdirjen no 91 ini?

Kurikulum PAUDQu dalam Perdirjen no 91 th 2020

Secara garis besar, kurikulum pendidikan anak usia dini al-Qur’an (PAUDqu) terdiri dari dua.

Yang pertama; yaitu kurikulum Kurikulum inti, dan yang kedua adalah Kurilkulum penunjang (pengembangan dan kemandirian).

Apakah kurikulum inti PAUDqu? Apa saja muatannya?

Kurikulum inti PAUDQu bermuatan materi mengenalkan baca, tulis, tahfidz dan mengamalkan kandungan al-Qur’an melalui pembiasaan sehari hari.

kurikulum paudqu belum ada

Sedangkan untuk kurikulum penunjang pada Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an berupa pengembangan dan kemandirian pada PAUDQU dapat bermuatan materi pembelajaran. Seperti;

  • aqidah;
  • akhlak;
  • praktek ibadah;
  • sejarah Islam;
  • do’a harian;
  • muatan lokal; dan
  • lain lain (menyesuikan dengan kebutuhan dan kemampuan lembaga).

Hanya seperti itulah sekelumit kurikulum yang bisa anda korek korek pada juknis.

Sifatnya sangat umum dan begitu luas, bisa membingungkan pengajar harus mulai darimana, serta bagaimana urutannya dalam menyampaikan materi.

Kenapa begitu? Karena tidak ada panduannya yang lebih membimbing.

Saran mengajar PAUDQu selama belum ada yang memperhatikan kurikulumnya secara murwat

Anda tidak usah nggedumel dan bilang gombal mukiyo.

Silakan anda berpikir rasional supaya lembaga PAUDQu yang anda kelola tetap berjalan meskipun belum mendapatkan panduan Kegiatan Belajar Mengajar.

Mari kita iseng menganalisa sedikit saja bagaimana sebaiknya mencari sumber sebagai panduan, yang paling mendekati dengan kondisi PAUDQu.

Dalam panduan, usia murid atau santri PAUDQu adalah antara 4 sampai 6 tahun.

Anda carikan saja lembaga apa yang memiliki usianya sepantaran dengan usia ini.

Jawabnya bisa PAUD TPQ, PAUD, Taman Kanak Kanak, Raudhatul Athfal (RA) atau Bustanul Athfal.

Mana yang lebih dekat dengan PAUDQu?

Setidaknya kedekatan secara Kementerian yang menjadi tempat bernaung dan satu lagi kedekatan secara pendidikan.

Alternatif Selama Kurikulum PAUDQu belum ada

Jika anda mengambil kedekatan Kementerian yang menaungi PAUDQu anda mendapati RA dan BA.

Jika mengambil kedekatan secara model pendidikan menurut saya sampean bisa menyimak PAUD TPQ milik Kemendikbud.

Trus ngapain?

Ya terus untuk sementara waktu selama belum ada panduan dari PD Pontren mengenai kurikulum maupun pedoman implementasi kurikulum PAUDQu, sampean dapat menjadikan pedoman RA BA atau PAUD TPQ sementara waktu sebagai pegangan.

Modifikasi Kurikulum lembaga lain menyesuaikan dengan SK Dirjen Pendis No 91 tahun 2020

Yang jelas secara analisa, karena namanya adalah Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an tentu anda melakukan modifikasi panduan RA BA atau PAUD TPQ.

Dengan lebih menekankan pada materi pembelajaran maupun praktek untuk mengenalkan baca, tulis, tahfidz dan mengamalkan kandungan al-Qur’an melalui pembiasaan sehari hari.

Apabila anda hendak adaptasi milik Raudhatul Athfal, anda bisa melongok pada Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 792 tahun 2018 tentang Pedoman implementasi kurikulum Raudhatul Athfal.

Jika hendak menjadikan Juknis Penyelenggaraan PAUD TPQ sebagai sandaran sementara, sampean bisa memilah dan menentukan kurikulum yang bagaimana kedepan lembaga PAUDQu anda.

Seandainya ada ketentuan yang mengatur lebih jelas mengenai kurikulum paudqu dan saya mengonanginya, insyaallah akan kita bahas pada blog ini.

tapi terus terang saya agak pesimis juga, karena pengalaman perjalanan TPQ, Madin yang sudah lebih senior juga ketentuan kurikulumnya biasanya diserahkan kepada lembaga untuk mengolah sendiri (nyoss mumet raaa).

Nah kira kira seperti itulah opini mengenai keberadaan kurikulum PAUDQu yang masih membuat pengelola bingung hendak berbuat.

Membagi jenjang maupun mulai darimana bahan ajarnya. Ini hanya opini dan saran lho yaa….. wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum.


Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *