Arsip Tag: paudqu

Keberadaan Paudqu sebagai pelengkap ekosistem pendidikan Pesantren

keberadaan paudqu pelengkap pesantren , sebenarnya saya dulu pernah menganalisa, untuk apa Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an diadakan. Tokh kemenag sudah mempunyai Raudhatul athfal dan Bustanul Athfal sama sama berada pada naungan Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

pontren.com – assalaamu’alaikum, Keduanya sama untuk melayani pendidikan bagi anak-anak yang usia masih dini (sebelum masuk pendidkan dasar pada sekolah SD atau MI). Dan bahkan sama sama berada pada dirjen pendis.

Apa urgensinya?

Untuk menjawab ini, anda bisa menyimak urutan pendidikan mulai dari bawah sampai dengan tinggi yang jika anda tarik garis lurus ada hubungan korelasi antar jenjang pendidikan dan yang lainnya.

Jenjang pendidikan Formal pada Madrasah dan Pondok Pesantren

Berikut urutan jenjang pendidikan formal lembaga madrasah mulai yang paling bawah ke tingkat tinggi.

  • Raudhatul Athfal (RA)/ Bustanul Athfal (BA)
  • Madrasah Ibtidaiyah
  • MTs (Madrasah Tsanawiyah)
  • Madrasah Aliyah
  • Universitas Islam/Institut Agama Islam/Sekolah Tinggi Agama Islam.

Jika anda mencermati maka jenjang urutan pendidikan ini merupakan lembaga yang berada pada Direktorat Madrasah.

Kemudian, sekarang mari kita mengurutkan lembaga pendidikan pada direktorat PD Pontren

  • Pendidikan Anak Usia Dini
  • PDF/Muadahalah Ula
  • Pendidikan Diniyah Formal(PDF)/Muadahalah Wustha
  • PDF/Muadahalah Ulya
  • Ma’had Aly

Setelah anda melihat bagan ini, tentu sampean paham, kenapa pada tahun 2020 muncul Paudqu yang kepanjangan dari Pendidikan Anak Usia Dini.

pendidik PAUDQU

Pada madrasah, pendidikan formalnya mulai dari RA BA, kemudian MI, MTs, MA dan lanjut ke perguruan tinggi.

Sedangkan pada jenjang pendidikan formal pondok pesantren pesantren awal mula Paudqu, Jenjang Ula, Tingkat Wustha, marhalah Ulya, kemudian Ma’had Aly.

PAUDQu melengkapi ekosistem pendidikan (keberadaan paudqu pelengkap pesantren)

Dengan begitu, keberadaan PAUDQu adalah untuk melengkapi ekosistem jenjang pendidikan pada pondok pesantren yang berada pada naungan Direktorat PD Pontren.

Apabila PAUDQu tidak ada, maka jenjang pendidikan Anak Usia Dini pada pondok pesantren menjadi hilang alias tidak ada eksistensinya.

Dengan adanya paudqu ini menjadikan lengkap ekosistem jenjang pendidikan pondok pesantren mulai dari awal mula sampai dengan pendidikan perguruan tinggi.

Nah seperti itulah yang saya tangkap dari uraian Non Vinalia Putri yang menjadi salah satu punggawa PD Pontren pada salah satu Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi di Indonesia ini.

Semoga bisa menjawab apabila ada yang bertanya kenapa ada paudqu jika sudah ada RA dan BA milik Ditjen Pendis Kementerian Agama.

Wilujeng siang, selamat maksi, salam kenal dan wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Kurikulum PAUDQu belum ada sebaiknya pakai ini dulu (saran)

Kurikulum PAUDQu belum ada. Ada pertanyaan mampir ke blog ini pada kolom komentar. Menanyakan seputar Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an yang merupakan kepanjangan PAUDQu. Bertanya seputar petunjuk pembelajaran untuk jenjang pendidikan PAUDQU, atau bahan ajar sebagai referensi.

pontren.com – assalaamu’alaikum, wilujeng dalu para guru pendidikan anak usia dini maupun kepala PAUDQu maupun yang saya hormati jajaran yayasan yang senantiasa semangat dalam mencarikan dana untuk lembaga yang masih baru ini.

Keberadaan Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQu) berlandaskan SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 91 tahun 2020.

Yaitu perdirjen yang menjadi dasar Lembaga Pendidikan Al-Qur’an dalam mendaftarkan lembaga, mengatur syarat ketentuan dan macam-macamnya.

Masuk dalam kategori lembaga pendidikan adalah PAUDQu, sepanjang pengetahuan yang sangat sedikit dan begitu terbatas ini sebelum keberadaan SK Dirjen no 91 belum ada lembaga bernama PAUDQu.

Atau saya saja yang kurang paham perkembangan perpaudquan.

Pada Keputusan Direktur Jend. Pendis juga menyebutkan mengenai kurikulum PAUDQu.

Sayang beratus sayang jika ketentuannya begitu sangat sekilas dan anda bisa menyebutnya sangat tidak memadai sebagai panduan dalam kegiatan belajar mengajar.

Seperti apakah kurikulumnya pada Perdirjen no 91 ini?

Kurikulum PAUDQu dalam Perdirjen no 91 th 2020

Secara garis besar, kurikulum pendidikan anak usia dini al-Qur’an (PAUDqu) terdiri dari dua.

Yang pertama; yaitu kurikulum Kurikulum inti, dan yang kedua adalah Kurilkulum penunjang (pengembangan dan kemandirian).

Apakah kurikulum inti PAUDqu? Apa saja muatannya?

Kurikulum inti PAUDQu bermuatan materi mengenalkan baca, tulis, tahfidz dan mengamalkan kandungan al-Qur’an melalui pembiasaan sehari hari.

kurikulum paudqu belum ada

Sedangkan untuk kurikulum penunjang pada Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an berupa pengembangan dan kemandirian pada PAUDQU dapat bermuatan materi pembelajaran. Seperti;

  • aqidah;
  • akhlak;
  • praktek ibadah;
  • sejarah Islam;
  • do’a harian;
  • muatan lokal; dan
  • lain lain (menyesuikan dengan kebutuhan dan kemampuan lembaga).

Hanya seperti itulah sekelumit kurikulum yang bisa anda korek korek pada juknis.

Sifatnya sangat umum dan begitu luas, bisa membingungkan pengajar harus mulai darimana, serta bagaimana urutannya dalam menyampaikan materi.

Kenapa begitu? Karena tidak ada panduannya yang lebih membimbing.

Saran mengajar PAUDQu selama belum ada yang memperhatikan kurikulumnya secara murwat

Anda tidak usah nggedumel dan bilang gombal mukiyo.

Silakan anda berpikir rasional supaya lembaga PAUDQu yang anda kelola tetap berjalan meskipun belum mendapatkan panduan Kegiatan Belajar Mengajar.

Mari kita iseng menganalisa sedikit saja bagaimana sebaiknya mencari sumber sebagai panduan, yang paling mendekati dengan kondisi PAUDQu.

Dalam panduan, usia murid atau santri PAUDQu adalah antara 4 sampai 6 tahun.

Anda carikan saja lembaga apa yang memiliki usianya sepantaran dengan usia ini.

Jawabnya bisa PAUD TPQ, PAUD, Taman Kanak Kanak, Raudhatul Athfal (RA) atau Bustanul Athfal.

Mana yang lebih dekat dengan PAUDQu?

Setidaknya kedekatan secara Kementerian yang menjadi tempat bernaung dan satu lagi kedekatan secara pendidikan.

Alternatif Selama Kurikulum PAUDQu belum ada

Jika anda mengambil kedekatan Kementerian yang menaungi PAUDQu anda mendapati RA dan BA.

Jika mengambil kedekatan secara model pendidikan menurut saya sampean bisa menyimak PAUD TPQ milik Kemendikbud.

Trus ngapain?

Ya terus untuk sementara waktu selama belum ada panduan dari PD Pontren mengenai kurikulum maupun pedoman implementasi kurikulum PAUDQu, sampean dapat menjadikan pedoman RA BA atau PAUD TPQ sementara waktu sebagai pegangan.

Modifikasi Kurikulum lembaga lain menyesuaikan dengan SK Dirjen Pendis No 91 tahun 2020

Yang jelas secara analisa, karena namanya adalah Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an tentu anda melakukan modifikasi panduan RA BA atau PAUD TPQ.

Dengan lebih menekankan pada materi pembelajaran maupun praktek untuk mengenalkan baca, tulis, tahfidz dan mengamalkan kandungan al-Qur’an melalui pembiasaan sehari hari.

Apabila anda hendak adaptasi milik Raudhatul Athfal, anda bisa melongok pada Peraturan Menteri Agama (PMA) nomor 792 tahun 2018 tentang Pedoman implementasi kurikulum Raudhatul Athfal.

Jika hendak menjadikan Juknis Penyelenggaraan PAUD TPQ sebagai sandaran sementara, sampean bisa memilah dan menentukan kurikulum yang bagaimana kedepan lembaga PAUDQu anda.

Seandainya ada ketentuan yang mengatur lebih jelas mengenai kurikulum paudqu dan saya mengonanginya, insyaallah akan kita bahas pada blog ini.

tapi terus terang saya agak pesimis juga, karena pengalaman perjalanan TPQ, Madin yang sudah lebih senior juga ketentuan kurikulumnya biasanya diserahkan kepada lembaga untuk mengolah sendiri (nyoss mumet raaa).

Nah kira kira seperti itulah opini mengenai keberadaan kurikulum PAUDQu yang masih membuat pengelola bingung hendak berbuat.

Membagi jenjang maupun mulai darimana bahan ajarnya. Ini hanya opini dan saran lho yaa….. wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum.

Menyusun Nomor Statistik PAUDQu, Ingat Ada Perubahan Kode Lembaga

Rumus dan cara menyusun nomor statistik PAUDQu (Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an), susunan no statistik mengacu kepada SK Perdirjen Pendis no 91 th 2020 tentang petunjuk pelaksanaan pendidikan Al-Qur’an dan Surat Dirjen Pendis tentang perubahan kode statistik tanda daftar LPQ tanggal 03 Agustus 2020.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, PAUDQu yang kepanjangannya adalah Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an merupakan lembaga baru pada Kementerian Agama berada pada rumpun LPQ dibawah naungan PD Pontren.

nomor statistik PAUDQu

Lembaga ini mempunyai status sebagai pendidikan formal, setara dengan Pendidikan Anak Usia Dini. Apakah nanti PD Pontren akan membidani jenjang tingkat TK? Entahlah, bisa jadi selama ada kue anggaran yang bisa untuk mengejawantahkannya.

Secara pengakuan administrasi negara dan legal formal lembaga, keberadaan PAUDQu harus mendaftarkan lembaganya ke Kemenag melalui Kabupaten/Kota setempat (domisili keberadaan lembaga).

Dalam mendaftarkan PAUDQu, secara proposal dan teknis mengajukan serta syarat dan ketentuan mengacu pada petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pendidikan Al-Qur’an Perdirjen Pendidikan Islam no 91 th 2020.

Bagi lembaga yang memenuhi syarat akan mendapatkan SK Penetapan Tanda daftar beserta nomor statistik sebagai identitas PAUDQu untuk mengurus administrasi maupun entry data EMIS.

baca : Mengenal PAUDQu Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an

Seperti apa dan bagaimana rumus susunan nomor statistik PAUDQu? Berikut informasinya.

Landasan Aturan Menyusun Nomor Statistik PAUDQu

Ketentuan mutakhir dalam menyusun nomor statistik rumpun lembaga Pendidikan Al-Qur’an (termasuk PAUDQu) mengacu kepada SK Direktur Jend. Pendis nomor 91 tahun 2020 yang terbit pada tanggal 7 Januari pada tahun yang sama.

Tujuh bulan kemudian menyusul pemberitahuan Direktur Jenderal Pendis melalui surat bahwasanya ada yang berubah dalam kode nomor statistik.

Ada 2 lembaga yang mengalami perubahan kode, salah satunya yaitu Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an (PAUDQu).

Awal mula dalam SK Dirjen Pendis no 91 kode Paudqu adalah 401.
Kemudian kode statistik Paudqu yang baru adalah 402 mengacu kepada surat Dirjen Pendis.

Berikut adalah penampakan surat mengenai perubahan kode yang kami maksud.

Akhirnya dalam menyusun kode nomor statistik PAUDQu menggunakan angka 402 sebagai ketentuan terbaru, bukan memakai kode 401.

Rumus susunan Nomor Statistik PAUDQu

Dalam rumusan menyusun no statistik untuk PAUDQu ini sama seperti susunan lembaga yang berada pada naungan Direktur Jenderal Pendidikan Islam.

kode kabupaten provinsi nomor statistik kementerian agama
rumus menyusun no statistik lembaga pendidikan Islam

No statistik ini terdiri dari 12 digit angka, adapun perinciannya sudah mempunyai rumus yang paten.
Adapun rumusannya adalah sebagai berikut;

  • Urutan digit 1-3 = kode jenis lembaga
  • urutan Digit ke-4 = kode status negeri =1 kode swasta = 2
  • Digit 5-6 = kode provinsi
  • urutan Digit 7-8 = kode Kabupaten/Kota
  • Digit 9-12 = kode nomor urutan lembaga dalam mendaftar ke Kemenag Kab/Kota.

Sekarang kita masukkan rumus ini secara kongkrit.

contoh kongkrit, PAUDQu Darul Mubtadi-ien Kebakkramat (kode swasta =2) yang berada di Kabupaten Karanganyar (kode kab = 13) Provinsi Jawa Tengah (kode Prov = 13).

Lembaga ini merupakan PAUDQu perdana alias pertama kali banget yang mendaftarkan keberadaannya pada Kantor Kemenag Kab. Karanganyar (urutan 0001).

Tinggal memasukkan saja rumusan ini yang hasilnya sebagai berikut;

  • Urutan digit 1-3 = kode lembaga PAUDqu yaitu 402
  • urutan angka Digit ke-4 = kode negeri =1, swasta = 2
  • angka Digit 5-6 = kode provinsi Jawa Tengah = 33
  • angka Digit 7-8 = kode Kabupaten Karanganyar = 13
  • Digit 9-12 = kode urutan lembaga Darul Mubtadi-ien = 0001.

Selanjutnya tinggal menyusun dan mengurutkan kode ini yang hasilnya adalah;

402-2-33-13-0001, dalam menuliskan secara resmi tidak memakai tanda strip sehingga menjadi 402233130001.

Nah seperti itulah cara penyusunannya, bagi lembaga anda, bisa mengerti kenapa nomor lembaga anda seperti itu.

Dan tentu para JFU pada Seksi PAKIS atau PD Pontren sudah hafal luar kepala rumus menyusunnya.

Rangkuman dan kesimpulan

Berikut adalah rangkuman mengenai nomor statistik PAUDQu pada Kementerian Agama

  • Lembaga PAUDQu merupakan pendidikan formal dalam naungan PD Pontren yang masih baru eksis bersamaan dengan keberadaan Keputusan Direktur Jenderal Pendis no 91 th 2020;
  • Nomor statistik Paudqu terdiri dari 12 digit angka yang sudah ada rumusan dalam menyusunnya.
  • kode PAUDQu berubah mulanya 401 menjadi 402 berdasarkan surat (a.n) Dirjend Pendis, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren tanggal 3 Agustus 2020.

Demikian informasi malam ini, semoga memudahkan dalam memahami susunan statistik lembaga pada PD Pontren, salam kenal, wilujeng dalu, wassalamu’alaikum.

Cara Menyusun Nomor Induk Santri PAUDQu

Cara menyusun nomor induk Santri Paudqu mengacu kepada panduan petunjuk Juklak Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Kementerian Agama dan perubahan kode lembaga sebagai acuan dalam penyusunan nomor induk siswa siswi Pendidikan Anak Usia dini Al-Qur’an.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an disingkat dengan PAUDQu merupakan lembaga yang masih baru (setidaknya menurut penelusuran kami).

nomor induk santri paudqu
Pegawai Kemenag Seksi PAKIS

Munculnya lembaga ini bersamaan dengan terbitnya SK Dirjen Pendis no 91 tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pendidikan Al-Qur’an pada tanggal 7 Januari tahun yang sama.

Paudqu merupakan salah satu dari 6 rumpun pendidikan LPQ, sedangkan Lembaga yang lain adalah;

  • TKQ;
  • TPQ;
  • TQA;
  • RTQ; dan
  • Ponpes Tahfidz Al-Qur’an (dan lembaga lain yang sejenis)

Adapun cara menyusun atau membuat nomor induk bagi siswa siswi santri PAUDQU (Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an mempunyai rumus dan aturan yang sama dengan lembaga pada rumpun LPQ.

Seperti apakah dan bagaimana menyusunnya?

Berikut informasi.

Susunan No Induk Murid PAUDQu

susunan nomor induk siswa PAUDQu

Ketentuan Susunan nomor induk Paudqu terdiri dari;

  • 12 Digit Nomor Statistik Paudqu dari Kemenag
  • Dua digit angka tahun masuk santri
  • 4 digit angka urutan santri

Secara panjang, nomor induk santri PAUDQU terdiri dari 18 digit angka sebagaimana urutan dan susunan diatas.

Untuk mempermudah, anda bisa membuat majhul atau tidak menampakkan nomor statistik lembaga karena semuanya sama bagi santri.

Dengan demikian penulisan pada buku induk maupun keperluan yang lain cukup 2 digit tahun masuk dengan tambahan 4 digit urutan santri.

Misalnya nomor induk santri yang masuk pada tahun 2021 dengan nomor urut 2

Cara menyusunnya yaitu; 4022XXYYZZZZ210002

4002 merupakan kode lembaga Paudqu dan angka 2 merupakan kode lembaga swasta. Huruf XX merupakan kode Provinsi, YY adalah kode Kabupaten dan huruf ZZZZ merupakan urutan lembaga Paudqu dalam mendaftar ke Kemenag Kabupaten.

Contoh membuat no Induk siswa Paudqu

Berikut adalah ilustrasi membuat nomor induk santri TPQ bernama Sita Panuntun pada Paudqu Darul Mubtadi-ien yang ada di Kabupaten Karanganyar dengan nomor urut lembaga 1 dan nomor urut daftar santri 1 juga.

Urutan dan Kode Nomor statistik lembaga Paudqu Darul Mubtadi-ien

  • Kode Statistik PAUDQU (3 digit) = 402
  • Kode Negeri/swasta (1 digit) = 2 (swasta) untuk angka 1 adalah lembaga Negeri
  • no Kode Provinsi Jawa Tengah (2 digit) = 33
  • Kode Kabupaten Karanganyar (2 digit) = 13
  • Kode urut lembaga (4 digit) = 0001

Maka nomor statistik lembaga Paudqu Darul Mubtadi-ien adalah 402+2+33+13+0001 (12 digit angka) = 402233130001.

guru PAUDQU
ilustrasi Guru Paudqu didata PPPK/P3K

Kemudian tinggal menambahkan 6 digit angka nomor induk berupa 2 digit tahun masuk dan 4 digit urutan santri.

  • 2 digit terakhir tahun masuk = 21 (asalnya diambilkan dari 2 digit terakhir tahun 2021)
  • 4 digit urutan santri masuk = 0001 (tinggal mengurutkan angkanya, ganti tahun mulai dari urutan 1 lagi).

Dengan begitu, secara tahun, nomor induk santri adalah 21 + 0001 (2 digit tahun masuk + 4 digit urutan santri) = 210001.

Maka nomor induk sita Panuntun adalah nomor statistik lembaga (402233130001) + tahun dan nomor urut masuk (210001).

Hasilnya nomor induk santri urutan 1 yang mendaftar pada tahun 2021 pada Paudqu Darul Mubtadi-ien adalah 402233130001210001

Menyingkat angka nomor induk santri PAUDQu

Nomor induk santri ini terdiri dari 18 digit angka, begitu panjang apabila anda gunakan sebagai administrasi lembaga, belum lagi berubah saat anda mengetikkan dalam lembaran ms excel.

Sebenarnya menulis secara lengkap nomor induk ini hanya perlu untuk data emis.

Untuk keperluan yang lain dalam hal administrasi lembaga, anda bisa menyembunyikan kode nomor statistik lembaga.

Maksudnya anda cukup menuliskan 2 digit kode tahun masuk dan urut santri untuk absen, buku raport maupun keperluan administrasi pengecualian data emis.

Contohnya adalah 2 digit tahun masuk = 21 + no urut santri = 0001, cukuplah anda menuliskan pada berbagai dokumen dengan nomor induk 210001.

maka anda telah menyembunyikan kode no statistik lembaga untuk kemudahan dalam menulis nomor induk dalam administrasi dan pada berkas yang perlu.

Demikian informasi yang entah singkat atau bertele tele, semoga menambah informasi berkenaan dengan administrasi Paudqu. Wilujeng enjang menjelang siang, wassalamu’alaikum.

Guru Paudqu diusulkan menjadi Guru P3K dari Kemenag

Analisa dan informasi tentang usulan guru P3K pada lembaga Pendidikan Anak Usia Dini al-Qur’an (PAUDQU) diusulkan menjadi guru ASN P3K Kementerian Agama Republik Indonesia.

pontren.com – beberapa waktu yang lalu beredar informasi permintaan data dari Kanwil Provinsi melalui pesan grup whatsapp. Data yang diminta adalah data lembaga PAUDQU beserta data personal Guru.

guru PAUDQU

Ada batasan mengenai siapa yang bisa mengirimkan data ini. Yaitu lembaga yang telah mempunyai izin operasional alias Piagam Tanda datftar dan nomor statistik Lembaga Pendidikan alQur’an, dalam hal ini Paudqu.

Sekedar mengingatkan, bahwasanya Paudqu termasuk dalam kategori rumpun Lembaga Pendidikan Al-Qur’an. Lebih mendalam anda dapat membaca artikel mengenal Paudqu Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an.

Yang kami ketahui ketahui perihal permintaan data ini adalah dari Provinsi Jawa Tengah. Untuk wilayah yang lain kami kurang paham. Apakah iya mengusulkan atau hanya inisiatif khusus provinsi Jateng.

Seperti apakah pengumuman permintaan data tersebut? Lebih lengkap narasi data yang permintaan Kanwil Provinsi Jaw Tengah sebagaimana berikut;

Permintaan data Guru PAUDQU diusulkan menjadi Guru P3K dari Kemenag

Langsung saja, pengumuman ini kabarnya di share oleh salah satu ASN pada Kanwil Provinsi Jateng yang imut dan baik hati. Kemudian kroscek kebenaran kepada beberapa rekan yang bekerja di Kabupaten atau kota. memang benar ada permintaan data sebagaimana dimaksud.

Berikut bunyi permintaan data mengenai guru PAUDQU yang telah memiliki Nomor statistik dan Piagam Tanda Daftar (Ijop / ijin operasional).

Assalamu alaikum Wr Wb

Kepada Bapak Ibu Kasi Se Jateng mohon bantuan untuk informasi Data Lembaga PAUDQU yg sudah berjalan. Dan memiliki ijin operasional dari Kemenag; beserta :

  1. Nama guru ,
  2. alamat,
  3. masa kerja,
  4. pendidikan.

Untuk di usulkan menjadi GURU P3K dari Kementerian Agama tahun 2021
Wassalamu alaikum wr wb

Sayang beribu sayang, lembaga Paudqu ini termasuk masih bayi alias belum lama eksis. Maksud saya belum banyak lembaga yang muncul karena aturan masih baru.

Pengawas Paudqu Makhalis khoirul anwar aini saadah

Saya memperkirakan jumlah PAUDQU di Jawa Tengah belum mencapai jumlah 100 lembaga berizin. Yang resmi mempunyai nomor statistik dan Surat Tanda daftar, istilah lainnya yaitu izin operasional lembaga.

Meskipun ada kesan memanjakan salah satu lembaga dan menganaktirikan lembaga yang lain. yaitu lembaga sudah lama berdiri dan eksis. Contohnya PKPPS, Pendidikan Diniyah Formal, dll, akan tetapi langkah ini patut mendapat apresiasi.

Dengan adanya usaha yang kongkrit dari instansi untuk mengusulkan para guru ustadz ustadzah pengajar pada lembaga pendidikan alquran (saat ini baru Paudqu). Tentu bisa memberikan secerah harapan kepada para pendidik mengenai kesejahteraan.

Sekedar Inisiatif dari Bawah atau Permintaan dari Pusat Jakarta

Masalahnya ini usulan dari bawah (dalam hal ini Kanwil Kemenag) atau berupa permintaan dari Pusat utamanya formasi guru P3K.

Kalau berupa permintaan dari pusat Jakarta untuk mengisi jatah kursi guru P3K pada tenaga pendidik. misalnya Pendidikan Anak Usia Dini Alquran, tentunya kans menjadi ASN status P3K lebih memungkinkan.

Akan tetapi jika berupa usulan. Inisiatif dari Kanwil dan pihak Jakarta Pusat mempunyai agenda lain. Yaitu dalam memenuhi kuota guru P3K maka harapan bisa sekedar harapan. Dan menjadi punah dengan sendirinya.

Bahkan bisa mendapatkan predikat raja dan ratu PHP. Contoh peristiwa mengenai permintaan data alumni pesantren yang memiliki usaha untuk mendapatkan bantuan dampak covid-19. (saya juga termasuk yang kena PHP) nangis badaiii….

tenaga administrasi PAUDQU

Setidaknya untuk meredam kecemburuan sosial antar lembaga dan tidak ada mbang cinde mbang ciladan.Usaha juga untuk mengusulkan guru dari lembaga yang sejenis.

Maksud sejenis disini yaitu jenis lembaga yang mendapat pengakuan sebagai pendidikan formal. Yaitu PDF (Pendidikan Diniyah Formal) maupun SPM (satuan Pendidikan Muadalah).

Pada kasus ini memang PKPPS (Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah) mempunyai situasi yang berbeda. Singkatnya PKPPS adalah pendidikan nonformal, bukan pendidikan formal seperti PAUDQU.

Jadi logika saya pribadi setidaknya ada 3 lembaga. Yang guru dan kalangan pengajar ustadz ustadzah. Mereka layak untuk menjadi Guru/Pegawai P3K. ketiga lembaga ini yaitu yaitu Paudqu, Muadalah dan Pendidikan Diniyah Formal. (catatan : opini pribadi).

Demikian informasi pagi ini yang bisa kami haturkan, sebenarnya seharusnya sudah terbit kemarin hari. Karena beredar ke beberapa lokasi maka agak tersendat postingannya. Wilujeng enjang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Mengenal PAUDQU Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an

Informasi tentang pendidikan anak usia dini Al-Qur’an yang disingkat dengan PAUDQU besutan PD Pontren sebagai lembaga pendidikan formal yang berada dibawah naungan Kementerian Agama, pengertian, ketentuan pendaftaran izin operasional dan kurikulum beserta nomor statistik.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, wilujeng siang para pemirsa layar handphone maupun komputer di segala penjuru dunia, seperti kita ketahui, dengan keberadaan dari SK Dirjen Pendis nomor 91 tahun 2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyelenggaraan Pendidikan Al-Qur’an memuat tentang berbagai hal berkenaan dengan pendidikan Al-Qur’an.

Salah satu hal yang baru yaitu keberadaan dari PAUDQU yang merupakan singkatan dari Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an.

Secara pengertian, dalam SK Dirjen diatas, yang dimaksud dengan Pendidikan Anak Al-Qur’an ysng kemudian disebut dengan Paud al-Qur’an adalah jenis pendidikan keagamaan Islam jenjang anak usia dini yang bertujuan untuk mengenalkan baca, tulis, tahfidz, dan mengamalkan kandungan al-Qur’an melalui pembiasaan sehari hari.

Pengertian PAUDQU dan Tujuannya

Dari pengertian diatas maka dapat diketahui 2 hal yaitu status lembaga yang berbentuk formal dan tujuan PAUDQU yang ada 4.

Adapun 4 tujuan PAUDQU adalah;

  • Mengenalkan Membaca al-Qur’an;
  • Mengenalkan Menulis al-Qur’an;
  • Mengenalkan tahfidz al-Qur’an; dan
  • Mengamalkan kandungan al-Qur’an melalui pembiasaan perilaku sehari-hari.

Begitulah tentang pengertian dan tujuan dari Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an.

Bentuk, Jenjang, Jalur, masa pendidikan dan Jenis Pendidikan PAUD Al-Qur’an

tenaga kependidikan paudqu Basuni Penyelenggara Syariah Purworejo

Lembaga Pendidikan Al-Qur’an Anak Usia Dini al-Qur’an diselenggarakan melalui jalur formal.

Masa pendidikan pada paud al-Qur’an diselenggarkan selama 2 tahun.

Jika melihat ini maka paudqu dapat dibagi menjadi dua jenjang (ini opini pribadi admin pontren.com).

Kurikulum PAUDQU

Pada dasarnya, kurikulum Puadqu terdiri dari 2 kurikulum.

Adapun kurikulum dimaksud adalah;

  • Kurikulum inti; dan
  • Kurilkulum penunjang (pengembangan dan kemandirian).

Adapun kurikulum inti bermuatan materi untuk paudqu adalah mengenalkan baca, tulis, tahfidz dan mengamalkan kandungan al-Qur’an melalui pembiasaan sehari hari.

Sedangkan untuk kurikulum penunjang yaitu pengembangan dan kemandirian pada PAUDQU dapat bermuatan materi pembelajaran seperti aqidah, akhlak, praktek ibadah, sejarah Islam, do’a harian, muatan lokal dan lain lain menyesuikan dengan kebutuhan dan kemampuan lembaga.

Proses Pembelajaran PAUDQU

Hal yang diperhatikan dalam pelaksanaan proses pembelajaran PAUDQU adalah memperhatikan aspek ketercapaian kompetensi, sumber dan sarana belajar, konteks atau lingkungan serta psikologi siswa atau santri peserta didik.

Dalam hal proses pembelajaran ini dirumuskan dalam rencana pembelajaran.

Ketentuan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PAUDQU

tenaga kependidikan paudqu

Dalam Perdirjen no 91 tahun 2020 digariskan berkaan tentang para guru ustadz ustadzah beserta tenaga administrasi yang disebut dengan pendidik dan tenaga kependidikan.

Adapun ketentuan dalam SK dimaksud yaitu;

  • Guru dan Tenaga Administrasi harus memenuhi standar kompetensi;
  • Pendidik memiliki hak serta kewajiban sesuai dengan ketentuan perundang undangan;
  • Komppetensi guru serta tenaga admin ini akan diatur dalam peraturan yang lain;
  • Tenaga kependidikan pada paudqu terdiri dari; pengawas PAI, Kepala satuan Pendidikan, Waka, Tenaga Perpustakaan, Tenaga administrasi, dan tenaga lain yang diperlukan dalam menunjang proses Kegiatan belajar mengajar (pembelajaran);
  • Ketentuan lebih lanut tentang tenaga kependidikan akan diatur dalam aturan yang lain.

Usia Peserta didik

Bagi santri atau peserta didik pada Pendidikan Anak Usia Dini (PAUDQU) adalah siswa atau murid yang berusia 4 (empat) sampai dengan 6 (enam ) tahun.

Sama halnya dengan usia anak TK maupun RA. Tapi entah kenapa saya berpikir, kenapa untuk PAUDQU ini tidak berada dibawah Pendidikan Madrasah ya? Sama sama pendidikan formal.

Sarana Prasarana PAUDQU

Dalam hal penyelenggaraannya, PAUDQU atau PAUD Al-Qur’an setidaknya atau seharusnya memiliki sarana prasarana minimal sebagai berikut;

  • Ruang guru dan tenaga kependidikan;
  • Ruang belajar (kelas); dan
  • Ruang bermain.

Sarana prasarana ketentuan diatas dalam pengadaannya diharuskan untuk memperhatikan perkembangan kognitif serta psikomotorik dari santri PAUDQU.

Pengelolaan PAUDQU

Dalam menjalankan dan mengelola lembaga Pendidikan Anak Usia Dini al-Qur’an, dalam SK Dirjen disebutkan bahwa;

Pengelolaan dilakukan dengan menerapkan manajemen dan prinsip keadilan, kemandirian, kemitraan dan partisipasi, efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas.

Pengelolaan PAUDQU atas dasar rencana kerja tahunan.

Adapun yang dimaksud dalam Rencana Kerja Tahuna (RKT) Paudqu meliputi;

  • Standar kompetensi lulusan;
  • Pembagian tugas pendidik;
  • Pembagian tugas kependidikan;
  • Kurikulum PAUDQU;
  • Kaldik PAUDQU yang berisi seluruh program kegiatan selama satu tahun yang dirinci tahunan bulanan dan mingguan;
  • Peraturan akademik PAUDQU;
  • Tata Tertib Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Peserta didik PAUDQU;
  • Peraturan penggunaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana PAUDQU;
  • Kode etik hubungan sesama warga satuan PAUDQU dan hubungan antar warga PAUDQu dengan masyarakat; dan
  • Biaya operasional lainnya.

Kemudian dalam Kemendirjen ditambahkan bawah ketentuan pengelolaan lembaga pendidikan al-Qur’an (termasuk didalamnya PAUDQU) ditetapkan dengan peraturan lainnya.

Penilaian dan Kelulusan santri anak didik PAUDQU

pengawas Paudqu Makhalis Khoirul anwar aini saadah

Penilaian dilakukan oleh guru (pendidik), satuan pendidikan, lembaga pembina dan pemerintah.

Dalam hal penilaian oleh guru dilakukan dengan cara berkesinambungan yang bertujuan untuk pemantauan proses dan kemajuan belajar siswa.

Sedangkan proses penilaian oleh satuan pendidikan, lembaga pembina serta pemerintah dilakukan dalam rangka melakukan penilaian terhadap capaian kompetensi lulusan.

Bagi siswa PAUDQU yang telah selesai proses pendidikan dan dinyatakan lulus jenjang PAUDQU diberikan ijazah/syahadah/tanda lulus sesuai dengan syarat dan perundang undangan.

Kemudian ditambahkan bahwa mengenai pelaksanan penilaian serta penerbitan ijazah ditetapkan dengan peraturan lainnya.

Pembiayaan PAUDQU

Ada 5 sumber dalam hal pembiayaan pada satuan pendidikan anak usia dini al-Qur’an yaitu;

  • Penyelenggara;
  • Pemerintah;
  • Pemerintah daerah;
  • Masyarakat dan atau;
  • Sumber lain yang sah dan tidak mengikat.

Dalam hal pembiayaan ini dilakukan pengelolaan yang efektif efisien transparan dan akuntabel.

Akreditasi PAUDQU

Akreditasi PAUDQU dilakukan untuk menentukan kelayakan lembaga Pendidikan Anak Usia Dini Al-Qur’an.

Ketentuan lebih lanjut mengenai akreditasi PAUDQU ini akan ditetapkan dalam peraturan yang lain.

Pembinaan dan evaluasi PAUDQU

Untuk penjaminan mutu serta akuntabilitas pemberian tanda daftar PAUDQU, pembinaan serta evaluasi dilaksanakan dengan sistem berjenjang oleh Direktorat Pendis, Kannwil Kemenag, Kankemenag Kotaatau Kabupaten baik langsung maupun melalui bantuan mitra kerja PAUD Al-Qur’an yang ditunjuk.

Dijen Pendis melakukan pembinaan lewat kegiatan bintek dan sosialisasi kebijakan serta peraturan terkait penyelenggaraan PAUDQU.

Dirjen Pendis melakukan pengawasaan secara berkala terhadap proses pemberian tanda daftar PAUDQU oleh Kantor Kemenag Kabupaten atau Kota.

Kanwil Kemenag Provinsi melakukan pembinaan lewat bimbingan teknis serta sosialisasi kebijakan berkenaan penyelenggaraan PAUDQU kepada Kepala Kankemenag Kab/kota.

Kanwil kemenag melakukan pembinaan dan evaluasi secara berkala terhadap perkembangan PAUDQU.

Kantor Kemenag Kabupaten atau kota melakukan pembinaan dengan cara bintek dan sosialisasi kebijakan serta peraturan berkaitan penyelenggaraan PAUDQU kepada masyarakat atau organisasi penyelenggara ataupun mitra kerja.

Kankemenag Kabupaten atau kota membina dan mengevaluasi standar penyelenggaraan pembinaan PAUDQU secara berkala terhadap perkembangan PAUDQU.

Pengawas Pendidikan Islam melakukan pembinaan dengan jalan bintek dan sosialisasi ketentuan berkenaan dengan PAUDQU.

Pengawas melakukan pembinaan dan pendampingan dalam rangka pengembangan standar standar penyelenggaraan pendidikan al-Qur’an secara berkala.

Pendaftaran PAUDQU ke Kemenag

Dalam hal ini orang biasa menyebut dengan istilah izin operasional PAUDQU, akan tetapi sebenarnya istilah dalam SK Dirjen adalah Penetapan Tanda Daftar LPQ.

Ada 4 syarat pokok untuk mendapatkan Surat Penetapan Tanda Daftar PaudQu ini yaitu;

  • Persyaratan administratif;
  • Persyaratan Teknis;
  • Jumlah Kompetensi Pendidik dan tenaga Kependidikan;.
  • Persyaratan Sarana dan Prasarana

Untuk lebih terperinci serta jelasnya apa saja yang ada dalam 4 syarat ini anda dapat membaca pada 4 syarat pokok mendapatkan SK penetapan Tanda Daftar.

Bagaimana prosedur pendaftarannya?

Untuk proses dan prosedur pendaftaran PAUDQU adalah sama persis dengan cara dan proses pendaftaran TPQ Rumah Tahfidz dan lembaga yang serumpun dalam LPQ, silakan dilihat pada proses pendaftaran LPQ. (untuk contoh prosedurnya kami contohkan rumah tahfidz, sama persis dengan proses PAUDQU.

Nomor Statistik PAUDQU

kode kabupaten provinsi nomor statistik kementerian agama

Dalam SK Dirjen Pendis ini memuat mengenai ketentuan nomor statistik pendidikan anak usia dini.

Adapun untuk rumus dari PAUDQU adalah 401-2-00-00-0000

Keterangan

  • 3 digit pertama adalah nomor jenis pendidikan LPQ (401)
  • Nomor ke empat aadlah status lembaga (angka 1 untuk negeri dan angka 2 untuk swasta).
  • Nomor kelima dan keenam yaitu kode provinsi
  • Nomor ke tujuh dan delapan merupakan kode kabupaten atau kota;
  • Nomor digit ke sembilan sampai ke 12 adalah nomor urut lembaga saat diterima pendaftarannya pada kemenag.

Masa Berlaku Tanda Daftar PAUDQU

Dalam hal ini bahwa pendaftaran satuan pendidikan PAUDQU berlaku semenjak tanggal penetapannya.

Tanda daftar LPQ dilakukan evaluasi dalam jangka 5 (lima) tahun terhitung sejak tahun pelajaran pertama setelah dikeluarkannya tanda daftar.

Penutupan PAUDQU

Dalam hal penutupan PAUDQU dilaksanakan atas pertimbangan;

  • Lembaga tidak aktif melaksanakan KBM selama 2 tahun berturut-turut.
  • PAUDQU telah berubah menjadi satuan pendidikan lain;
  • PAUDQU terbukti mengajarkan ajaran yang menyimpang dan atau perilaku yang mengarah kepada disintegrasi bangsa dan negara.

Apabila PAUDQU terindikasi melakukan kesalahan atau pelanggaran diatas akan terlebih dahulu dilakukan sanksi adminstratif dengan ketentuan yang ditetapkan oleh pihak atau pejabat yang berwenang.

Pencabutan tanda daftar PAUDQU dilaksanakan setelah verifikasi faktual atas indikasi sebagai pertimbangan pencabutan tanda daftar PAUDQU yang berasal dari;

  • Lembaga pembina; dan atau
  • Pengaduan masyarakat.

Penutup

Itulah informasi tentang pendidikan anak usia dini al-Qur’an yang disingkat dengan PAUDQU atau PAUD Al-Qur’an mengambil dari SK Dirjen Pendis no 91 tahun 2020 dimana juklak dimaksud digunakan sebagai acuan penyelenggaraan LPQ yang didalamnya termasuk PAUDQUU pada lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Islam dan masyarakatn yang menyelenggarakan pendidikan al-Qur’an.

Terima kasih jika sudah membaca sampai pada paragraf ini.
Capek juga nulis 1.400 kata, hehe.
Wilujeng sonten, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Perubahan Kode Nomor Statistik LPQ TPQ RTQ TQA PAUDQU

Informasi tentang perubahan kode nomor statistik Lembaga Pendidikan al-Qur’an yang mencakup Taman Pendidikan al-Qur’an, Ta’limul Qur’an Lil Aulad, Rumah Tahfidz al-Qur’an Pendidikan Anak Usia Dini al-Qur’an dalam rangka tertib administrasi dan keseragaman no Statistik LPQ yang tertuang dalam SK Dirjen Pendis no 91 tahun 2020 tentang juklak pendidikan al-Qur’an.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, ada berita bagi kawan kawan yang berkecimpung dalam lembaga pendidikan al-Qur’an khususnya di TPQ, TQA, PAUDQU ataupun RTQ (Rumah Tahfidz Al-Qur’an bahwasanya terdapat perubahan kode nomor statistik pada 4 lembaga diatas.

Seperti sudah banyak diketahui bahawasannya pada tanggal 7 Januari 2020 ditetapkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 91 tahun 2020 tentang petunjuk penyelenggaraan pendidikan al-Qur’an, kemudian dalam rangka ketertiban administrasi dan adanya nomor yang seragam untuk statistik LPQ sesuai hasil rapat dengan Bagian emis, terdapat perubahan nomor statistik LPQ.

Bagan Perubahan Kode Nomor Statistik LPQ

Adapun perbuhan nomor tersebut sebagaimana dibawah ini

Nama LembagaKode LamaKode Baru
PAUDQU401-2-00-00-000402-2-00-00-000
TPQ411-2-00-00-000411-2-00-00-000
TQA421-2-00-00-000421-2-00-00-000
RTQ431-2-00-00-000432-2-00-00-000
tabel perubahan nomor statistik LPQ

Untuk area Tengah, bahwasanya Kankemenag Kabupaten/Kota akan meneruskan dan mensosialisasikan nomor kode statistik tanda daftar lembaga pendidikan al-Qur’an pada masing-masing daerah.

Selanjutnya berkait dengan adanya perubahan nomor kode statistik, Kankemenag kabupaten atau kota akan melakukan penyesuaian terhadap pelayanan administrasi serta dokumen kepada masyarakat.

Hal yang perlu dicermati dalam perubahan nomor statistik Lembaga Pendidikan al-Qur’an

Jika sampean cermati alias pelototi angka yang tercantum dalam perubahan kode nomor statistik untuk Pendidikan anak usia dini, Taman Pendidikan al-Qur’an, Ta’limul Qur’an Lil Aulad dan Rumah Tahfidz al-Qur’an, sebenarnya lembaga yang mengalami perubahan kode hanya dua yaitu PAUDQU dan Rumah Tahfidz al-Qur’an.

Sedangkan kedua lembaga yang lain yaitu TPQ (taman Pendidikan Al-Qur’an) dan TQA (Ta’limul Qur’an Lil Aulad) masih tetap sama alias tidak mengalami perubahan.

Perubahan kode untuk Paud Al-Qur’an yang sebelumnya 3 digit angka awal (kode lembaga) yang semula 401 berubah menjadi 402.

Sedangkan perubahan Kode lembaga Rumah Tahfidz al-Qur’an (RTQ) pada 3 digit angka pertama / kode lembaga yang semula 431 menjadi 432.

Contoh perubahan nomor statistik RTQ dan PAUDQU

Untuk lebih kongkritnya akan dibuatkan ilustrasi perubahan dari kedua lembaga tersebut dari nomor lama kedalam perubahan nomor statistik yang baru.

kode kabupaten provinsi nomor statistik kementerian agama
rumus menyusun nomor statistik pendis

Contoh PAUDQU (Pendidikan anak usia dini Al-Qur’an) di Jawa Tengah Kabupaten Kebumen yang dalam pendaftaran lembaganya mendapatkan nomor urut ke empat.

Berdasarkan fakta contoh diatas maka dimasukkanlah data data kedalam rumusannya sebagai berikut;

  • Tiga digit kode lembaga PAUDQU lama = 401 dan yang baru = 402
  • Nomor keempat adalah status lembaga = Angka 2 (swasta/bukan negeri)
  • Nomor ke lima dan ke enam adalah kode provinsi = 33 (Kode Jawa Tengah)
  • Nomor ke tujuh dan ke delapan adalah kode kabupaten/kota = 05 (kab. Kebumen)
  • Nomor ke Sembilan sampai dengan ke dua belas adalah nomor urut lembaga. = 0004

Selanjutnya kode kode diatas disusun menjadi berderet seperti dibawah ini;

401233050004 (versi lama/tidak dipakai lagi)
402233050004 (versi baru/yang benar versi saat ini)

Contoh perubahan nomor statistik Rumah Tahfidz Al-Qur’an sebagai berikut;

lembaga Rumah Tahfidz Al-Qur’an yang berada di Jawa Tengah Kabupaten Wonosobo yang dalam pendaftaran lembaganya mendapatkan nomor urut ke empat.

Berdasarkan fakta contoh diatas maka dimasukkanlah data data kedalam rumusannya sebagai berikut;

  • Tiga digit Kode RTQ Lama = 431, kode yang baru = 432
  • Nomor keempat adalah status lembaga = Angka 2 (swasta/bukan negeri)
  • Nomor ke lima dan ke enam adalah kode provinsi = 33 (Kode Jawa Tengah)
  • Nomor ke tujuh dan ke delapan adalah kode kabupaten/kota = 07 (kab. Wonosobo)
  • Nomor ke Sembilan sampai dengan ke dua belas adalah nomor urut lembaga. = 0004
  • Selanjutnya kode kode diatas disusun menjadi berderet seperti dibawah ini;

431233070004 (versi lama/tidak dipakai lagi)
432233070004 (versi baru/yang benar versi saat ini)

sepertinya jika yang berubah hanya nomor Rumah Tahfidz al-Qur’an dan Paud Al-Qur’an tidaklah terlalu merepotkan JFU di PD Pontren atau Pakis Kankemenag Kabupaten/kota karena kedua lembaga ini relatif masih sepi pendaftarnya. beda kalau yang berubah adalah TPQ, lumayan gayeng situasinya.

Nah begitulah informasi paling mutakhir mengenai perubahan kode nomor statistik Lembaga Pendidikan al-Qur’an Khususnya Rumah Tahfidz al-Qur’an dan Pendidikan Anak usia Dini al-Qur’an. Wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.