Arsip Kategori: Madrasah Diniyah Takmiliyah

Madin se-Kabupaten Gagal Punya Soal Ujian Akhir karena biaya kontribusi

Madin satu kabupaten gagal memiliki soal ujian akhir bersama karena kendala biaya kontribusi sebesar satu juta rupiah ke DPW FKDT Provinsi, itulah kejadian nyata dalam dunia pendidikan keagamaan Islam yang ada pada tahun ini.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, kejadian tahun 2021. Informasi yang memprihatinkan dan menyesakkan untuk para pecinta dengan dunia pendidikan Islam utamanya Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Yaitu gagalnya lembaga Madin (dalam istilah populer lain disebut dengan MDA atau DTA) mendapatkan master soal ujian karena kekurangan dana untuk membayar biaya kontribusi soal?

Berapa besar biayanya?

Menurut obrolan grup, DPC yang hendak mempunyai soal ujian akhir yang berasal dari DPW FKDT perlu menyetorkan dana sebanyak satu juta rupiah.

Hal ini diketahui setelah ada salah satu ustadzah pengelola Madrasah Diniyah Takmiliyah yang menanyakan mengenai keberadaan soal ujian bersama.

Alasannya sudah memasuki bulan Sya’ban dan pihak FKDT Kabupaten masih adem ayem saja mengenai ujian akhir.

Gagal menyediakan soal karena kendala Kontribusi ke DPW

Barulah setelah ada sentilan yang bertanya hal ini ketua FKDT tersebut menyebut bahwa lembaga madin yang minat ikut melaksanakan ujian (dalam satu kabupaten) sangat sedikit, sedangkan kontribusi soalnya sebanyak sejuta rupiah.

Karena sedikitnya madin yang ujian dan kontribusi sejuta ini ketua FKDT mundur dalam perburuan soal ujian akhir sebagai tes untuk kelulusan siswa santri MDT.

Sayangnya, sikap tidak mengambil soal ini tidak banyak lembaga yang tahu, akibatnya mereka yang menunggu-nunggu kemunculannya menjadi kecewa karena sudah njagakne.

warna-bingkai-ijazah-madin
santri yang lulus ujian mendapatkan ijazah tanda kelulusan

Semoga saja kondisi seperti ini ketua FKDT segera menginformasikan bahwa FKDT Kabupaten/Kota tidak bisa menyediakan soal dari DPW .

Hal ini arena kendala kontribusi sebesar 1 juta dan tidak bisa membuatkan soal mandiri kabupaten karena Kendala kompetensi atau apalah.

Untuk ujian akhir mengenai soal dan metode diserahkan kepada masing masing lembaga. tentunya pemberitahuan ini secara resmi alias tertulis dengan tanda tangan dan cap stempel ketua FKDT.

Bukan diam manis sambil ngoyak-oyak pembiayaan kain guru dan pengurus FKDT.

Model Ujian bisa metode Portofolio

Pada masa pandemi ini mengenai bentuk ujian akhir bisa berupa 3 model yaitu;

  • tatap muka (luring);
  • secara online (Daring);
  • dan satunya lagi model portofolio.

Paling praktis apabila FKDT Kabupaten atau Kota gagal menyediakan soal ujian bersama, lembaga bisa melaksanakan ujian model portofolio.

caranya bisa dengan mengambil menilai dari kegiatan sehari-hari dan nilai raport sebelumnya atau dengan santri membuat tugas yang sesuai dengan kegiatan belajar mengajar.

Jadi meskipun FKDT gagal menyediakan soal maka pelaksanaan ujian tetap bisa berlangsung dan keabsahannya sesuai dengan petunjuk teknis dan tidak menyalahi ketentuan yang ada.

Antisipasi Kejadian yang sama

Orang yang cerdas belajar dari kesalahan orang lain, orang biasa tidak akan mengulangi jatuh kedalam lobang yang sama, orang yang … berkali kali terperosok pada bolongan yang sama.

Supaya masih dalam level orang biasa maka untuk mengantisipasi kejadian gagal menyediakan soal, seyogyanya mulai saat ini melakukan persiapan soal cadangan mandiri berasal dari Kabupaten.

ujian akhir mdt
pegawai Kemenag Provinsi melakukan monev Ujian Akhir

Caranya bisa dengan rakor dan menugaskan masing-masing madin membuat soal ujian, atau melakukan kegiatan praktis mencari cari master soal tahun ujian sebelumnya sebagai koleksi.

Apabila dalam keadaan terpaksa maka bisa anda keluarkan jika dalam keadaan mendesak.

Nah itulah kisah gagal mempunyai soal ujian akhir pada madrasah diniyah takmiliyah, alasannya karena perekonomian Kas FKDT Kabupaten yang sangat memprihatinkan serta kurang siap dalam membuat soal secara mandiri.

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Raport Madin Madrasah Diniyah Takmiliyah

cover raport madin
cover raport madin

Download contoh raport madin Madrasah Diniyah Takmiliyah. file format doc.

Kami haturkan untuk para pengelola madrasah diniyah takmiliyah atau biasa menyingkatnya sebagai MDT dan untuk awwaliyah.

pada beberapa wilayah dan tempat sering menyebut MDTA atau MDA dan wustha dengan MDTW atau MDW serta Ulya atau MDTU MDU, intinya sama saja.

pontren.com – Salah satu komponen mengetahui hasil belajar santri atau para siswa berupa file atau buku dalam bentuk format raport madin,

Berikut akan kami share unduh download rapot madin atau raport Madrasah Diniyah Takmiliyah yang bisa menjadi acuan dalam membuat rapot madin.

Dalam contoh format raport madin ini atau format contoh raport MADIN mencantumkan macam-macam pelajaran.

Sbagaimana dalam buku panduan Kementerian agama untuk diajarkan kepada para santri.

pada isian raport ini juga ada penilaian untuk kelakuan, kerajinan dan perilaku yang lain.

Selain hal penilaian dan kelakuan, dalam blanko raport MDU ada tanda tangan tiga orang yaitu kepala MDT, guru dan wali murid.

kemudian keberadaan kolom tentang naik atau tinggal kelas suatu santri selepas evaluasi pendidikan selama dua semester.

raport madrasah diniyah takmiliyah
raport madrasah diniyah takmiliyah

petunjuk pengisian raport Madrasah Diniyah Takmiliyah (pengisian raport Madin)

Dalam hal memberikan nilai pada kolom angka, pemberiannya dengan angka dari skala 1-10.

Bisa juga memberikan tanda koma setelah angka jika merasa memerlukan untuk menambahkannya.

misalnya 7,5 (tujuh koma lima), sedangkan pada kolom huruf adalah menulis angka yang berada samping huruf, (pastinya anda sekalian sudah paham).

selanjutnya pada kolom kepribadian, yang menjadi acuan dalam memberikan penilaian adalah dengan memberikan huruf B, C, atau K.

penjelasan status huruf dalam raport yaitu huruf B = Baik, C= Cukup dan K= Kurang.

Tentunya hal ini terserah kepada wali kelas dalam memberikan nilai sebagai acuan.

tidak ada keterangan atau standar sikap penilaian dalam memberikan nilai di kepribadian.

pada kolom ranking adalah peringkat siswa berdasarkan hasil rata rata keseluruhan dari nilai yang ada. Yang mengurutkannya secara paralel dari semua kelas, ataupun di urutkan hanya dalam satu kelas.

Untuk ditimbang mana yang paling baik bagi kondisi di lingkungan lembaga pendidikan dan juga bagi kebaikan siswa.

Bagi yang ragu-ragu menggunakan format raport MDT ini, kami informasikan bahwa format yang kami unggah merupakan hasil setelah membaca buku.

yaitu buku yang terbitan oleh Kementerian Agama  (Kemenag) RI mengenai panduan madin.

pada zaman dahulu yang biasa orang lama memanggil dengan DEPAG (Departemen Agama).

Keberadaan buku panduan ini muncul pada tahun 2014 dengan judul Pedoman Penyelenggaraan Madrasah Diniyah Takmiliyah.

silakan download raport madrasah PMDT berikut ini.

download raport madrasah MDT

demikian informasi lawas yang kami lakukan pembaharuan tulisan sebagai reminder para pengelola lembaga nonformal keagamaan Islam, harapannya memudahkan anda dalam mencetak raport santri anak didik.

salam kenal, wilujeng enjang, wassalaamu’alaikum w rahmatullah.

Ujian Akhir Madin Jateng banyak dengan Luring Tatap Muka

Ujian akhir madin Jateng banyak yang memilih menggunakan cara dengan tatap muka alias Luring tahun ajaran 2020/2021. Tentunya sudah dengan mempertimbangan perbagai aspek pada masa pandemi corona tahun 2021 ini.

pontren.com – assalaamu’alaikuum para bro dan sist. Mendadak ada kabar pengumuman kepada pengelola madrasah diniyah takmiliyah semua jenjang (awaliyah wustha ulya aljamiah) untuk menyetorkan nama siswa calon peserta ujian akhir.

ujian akhir madin jateng

Jika pada ujian nasional kita biasa menyebutnya dengan daftar nominasi calon peserta ujian akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Mendapat perintah seperti ini maka para pengelola bergerak sigap, adapula yang santai saja, yang paling apes kalang kabut, belum memiliki nama nama santri pada kelas akhir jenjang awaliyah wustha ula pada madin.

Apa hendak dikata, jika memang menginginkan prestise lembaga madin atau MDT yang anda kelola lebih berbobot tentunya ini merupakan kesempatan baik untuk promisi, ada ijazah resminya.

Intinya melakukan pendataan terlebih dahulu, urusan lain belakangan, begitulah prinsip dalam mencapai hal pokok.

3 macam metode ujian akhir madin masa pandemi corona covid-19

Dalam melakukan penjaringan peserta untuk mendapatkan nomor ijazah beserta blangkonya (kalau nanti ada) maka kemenag membagikan file google form dengan beberapa macam isian.

Salah satunya yaitu metode lembaga pada satu kabupaten atau kota dalam menyelenggarakan ujian akhir.

Ada 3 macam yaitu metode daring (ujian online), luring (ujian secara tatap muka) dan portofolio (bisa mengerjakan tugas atau nilai mengacu raport pada jenjang sebelumnya).

Masing-masing metode cara untuk ujian akhir ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Tergantung bagaimana Kemenag Kabupaten/Kota menyikapi ujian akhir MDT ini.

Entah kenapa modelnya seperti itu (dalam form google) sepertinya menggaris kemenag kabupaten untuk memilih salah satu metode, bukan memberikan kebebasan masing-masing lembaga untuk menentukan caranya.

Ya itu hanya Allah dan mereka yang tahu.

Metode cara melaksanakan Ujian Akhir Lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah Provinsi Jawa Tengah

Beberapa saat beredar tulisan mengenai sebagian kabupaten atau kota yang telah menentukan tanggal ujian akhir madin beserta metode yang akan digunakan.

untuk mendapatkan nomor ujian dan blangko ijazah. karena secara juknis, penyediaan blangko ijazah memiliki aturan sendiri.

lembaga tidak bisa mencetaknya sesuka hati.

Sampai artikel ini muncul, ada 11 Kabupaten atau kota pada Provinsi Jawa Tengah yang sudah menentukan jadwal kapan waktu ujian madin. (masih konfirmasi juga sih)

dan metode apa yang mereka gunakan untuk cara menguji santrinya.

Adapun informasi yang bisa kami gali (ujian akhir tahun 2021) adalah sebagai berikut;

Kab/KotaTgl Ujiancara ujian
Brebes6-10 MaretLuring
Kab. Pekalongan6-9 MaretLuring
Kota tegalBelum ada infoLuring
Purworejo22-25 MaretLuring
Cilacap6-9 MaretLuring & Daring
Kebumen7-11 MaretLuring
Kab. Tegal6-13 MaretLuring
Kab. Pemalang6-9 MaretLuring
Kendal28 Februari-4 MaretLuring
Temanggung6-10 MaretLuring
Batang6-9 MaretLuring

Jika menyimak jadwal ini, kebanyakan mengambil bulan maret sebagai waktu untuk melaksanakan ujian akhir MDT Jateng.

Perihal jumlah waktu, mayoritas memerlukan 3 sampai 4 hari untuk menyelenggarakan ujian. Semua Kabupaten (baru 11) memakai metode tatap muka, ada 1 lagi berupa daring yaitu Cilacap yang kombinasi antara tatap muka dan ujian online.

Semoga ujian berjalan dengan baik dan lancar, tetap sehat, mendapat berkah dan apapun itu semoga sukses selalu dan semakin maju madin kita.

Petunjuk Teknis Penulisan Ijazah Madrasah Diniyah Takmiliyah

Download Surat KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 1206 TAHUN 2019 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENERBITAN IJAZAH PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH format PDF.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, dalam pertimbangan dikeluarkan juknis penulisan ijazah madin ini adalah bahwa peserta didik lulusan pendidikan madrasah diniyah takmiliyah. Maka perlu diberikan pengakuan atas capaian pembelajaran dan penyelesaian pendidikannya dalam bentuk ijazah;

meskipun juknis ini keluar tahun 2019, akan tetapi pemberlakuannya (sepertinya) berlaku untuk tahun selanjutnya selama belum ada ketentuan baru yang menggantikannya.

maksudnya juknis penulisan ijazah madin juga berlaku untuk tahun 2021, 2022 dengan catatan ya itu tadi, belum ada aturan yang menggantikannya.

Dalam Peraturan Menteri Agama Nomor 13 Tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam dijelaskan bahwa MDT diselenggarakan untuk melengkapi, memperkaya, dan memperdalam pendidikan agama Islam pada MI/SD, MTs/SMP, MA/SMA/MAK/SMK.

termasuk untuk pendidikan tinggi atau yang sederajat dalam rangka peningkatan keimanan dan ketakwaan peserta didik kepada Allah SWT.

Ijazah madrasah diniyah takmiliyah adalah pengakuan terhadap prestasi belajar dan penyelesaian pendidikannya.

Dalam konteks penjaminan mutu, pemberian ijazah dapat diartikan sebagai pengakuan terhadap ketercapaian kompetensi tertentu dan pemerintah memberikan jaminan atas mutu lulusan MDT.

Sebagai bagian dari penjaminan mutu, mekanisme penerbitan, format, dan bentuk ijazah perlu diseragamkan.

dalam rangka memberikan jaminan kepada masyarakat terkait legalitas dikeluarkannya ijazah tersebut.

Selanjutnya guna acuan penerbitan ijazah, perlu ditetapkan juknis penulisannya.

Pencetakan dan penerbitan blangko ijazah Madrasah Diniyah Takmiliyah

Ternyata dengan berlakunya juknis ini (terbit tahun 2019), maka dalam penerbitan blangko ijazah madin tidak bisa asal asalan.

Akan tetapi ada syarat dan ketentuan yang berlaku, dan yang berwenang melakukan penerbitan blangko pun hanya dari instansi Kementerian Agama.

Berkut ketentuan penerbitan blangko ijazah madrasah diniyah takmiliyah;

  1. Blangko ijazah dan pembiayaan pengadaannya disediakan oleh Direktorat berdasarkan ketentuan dalam Petunjuk Teknis ini.
  2. Blanko ijazah dan pembiayaan pengadaannya dapat disediakan oleh Kanwil Kemenag, Kankemenag Kab./Kota, ditentukan oleh Direktur Jenderal.

Format dan Spesifikasi Ijazah Madrasah Diniyah Takmiliyah

juknis-penulisan-ijazah-madin

Berikut adalah keterangan informasi tentang spesifikasi dari ijazah madin.

Yaitu format ijazah madin berasal Kementerian Agama mengacu pada KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 1206 TAHUN 2019. TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENERBITAN IJAZAH PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH.

Jenis : kertas biasa tanpa pengaman khusus (non security paper)
Ukuran : A4 atau 21 cm x 29,7 cm
Berat : 160 gr/m2 dengan toleransi + 4 gr/m2
Tebal : 160 mikrometer dengan toleransi + 10 mikrometer
Opasitas : 90% minimum
Bahan : pulp kayu kimia 100%
Warna : putih.
Pengaman : tidak ada.
Minutering : tidak ada.

Ijazah madrasah diniyah ini berbentuk lembaran yang terdiri atas halaman depan dan halaman belakang.

Daftar Nilai dituangkan pada halaman belakang Ijazah

DAFTAR NILAI PADA IJAZAH PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH

Kolom isian rincian nilai yang memuat:

No Urut Mata Pelajaran;
 Nama Mata Pelajaran;
 Nilai Angka; dan
 Nilai Huruf.

Nilai rata-rata dalam angka dan huruf.
Isian tempat, tanggal, bulan, tahun dan jabatan yang. menandatangani daftar nilai, yaitu : (Kabupaten/Kota),(Tanggal Bulan Tahun) Kepala Madrasah Diniyah Takmiliyah,

Pengisian dan Penulisan Ijazah Madin

Pengisian/penulisan ijazah oleh satuan Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah

Jenjang Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah pada bagian kepala ijazah dan daftar nilai diisikan sesuai dengan jenjang yang ditamatkan oleh peserta didik.

Contoh : PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH WUSTHA.

Tahun Pelajaran pada kepala ijazah dan daftar nilai dituliskan dalam tahun masehi. Contoh : TAHUN PELAJARAN 2018/2019 M

Dalam penggunaan tanggal bulan dan tahun dalam penerbitan ijazah madin yang dipergunakan adalah penanggalan Masehi, untuk penanggalan dengan kalender hijriyah diabaikan.

Contoh : 25 Desember 2020

Penulisan atau pengisian kolom pada ijazah madrasah diniyah takmiliyah Ijazah dengan menggunakan tulisan tangan yang baik, benar, jelas, rapi dan bersih.

Dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah terhapus.

Ijazah dapat diisi menggunakan alat pencetak atau printer menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah terhapus.

Apabila terjadi kesalahan pada saat pengisian/penulisan pada ijazah sebelum diterbitkan, wajib diganti dengan blangko ijazah yang baru.

Ijazah yang salah pada saat pengisian/penulisan, disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman depan.

Demikian ketentuan umum tentang juknis penulisan ijazah madin yang dapat dipergunakan untuk tahun berikutnya selama belum ada ketentuan yang merubah atau menggantikannya.

Download Juknis Penulisan Ijazah Madin SK Dirjen PDF

Dibawah ini adalah file pdf tentang petunjuk teknis penulisan ijazah madrasah diniyah takmiliyah dari Direktur Jenderal Pendidikan Islam yang menjadi acuan dalam penerbitan serta pengisian nilai pada blangko ijazah.

Berikut tampilannya.

Anda dapat mengunduh secara langsung melalui tampilan barusan atau anda dapat mengunduhnya melalui gambar pojok kanan atas yang ada tanda guna link tautan menuju file penyimpanan.

Jika ada kendala dengan pengunduhan secara langsung melalui tampilan preloved diatas, berikut kami kirimkan tautan atau link yang menuju pada file sebagaimana tampilan diatas.

Download juknis penulisan ijazah madin

Demikian informasi tentang tata cara penulisan ijazah pada madin yang juga disertakan sekilas spesifikasi blangko serta tata cara pengisian angka nilai pada lembar kolom yang disediakan.

Wilujeng sonten, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Terima kasih kepada bu Vinalia Putri Asal Wonosobo yang berkenan mengirimkan softcopy juknis madin ini sehingga dapat dibaca khalayak ramai.

Madin menerbitkan ijazah kelulusan tidak bisa sembarangan, ini alasannya

Madin menerbitkan ijazah kelulusan tidak bisa sembarangan beserta alasannya. Kenapa Madrasah Diniyah Takmiliyah tidak bisa seenaknya memberikan ijazah tanda lulus siswa siswi santri yang sudah mengikuti ujian akhir?

pontren.com – Salah satu bukti bahwa siswa anak peserta didik telah selesai pendidikan pada Madrasah Diniyah dengan mendapatkan ijazah tanda lulus. Ada yang menyebut dengan syahadah, sertifikat kelulusan dan lain sebagainya.

madin menerbitkan ijazah kelulusan santri
JFU pada seksi Pakis

Saat ini, dalam menerbitkan ijazah madin telah ada petunjuk teknis, lumayan njlimet dan ribet (menurut saya pribadi).

Njlimetnya karena lembaga madin tidak bisa sesukanya terbitkan ijazah tanda kelulusan bagi santri yang selesai pendidikan pada jenjang baik awaliyah wustha ulya maupun al Jami’ah.

Setidaknya ada dua hal yang mengalangi madin menerbitkan ijazah secara mandiri, yaitu perihal nomor ijazah dan form blangkonya.

Kenapa begitu?

2 Alasan tidak bisa sembarangan Madin menerbitkan ijazah kelulusan

Karena dalam menerbitkan ijazah madin yang mendapat pengakuan keabsahannya oleh Kementerian Agama memerlukan langkah-langkah dalam Juknis Ijazah Madin Kemenag.

Apa itu langkahnya?

Yaitu dengan cara mengajukan nomor ijazah Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Yang memberikan nomor ini adalah Kanwil Kemenag Tingkat Provinsi.

Apakah lembaga harus mengajukan nomor ini ke provinsi?

Alasan pertama; Nomor Ijazah Berasal Dari Kemenag Tingkat Provinsi

Tidak seperti itu, lembaga mengajukan nama nama nominasi pesert ujian akhir ke Kemenag Kabupaten atau kota, selanjutnya PD Pontren/seksi pakis Kemenag Kab/Kota merekap dang mengajukan ke Provinsi.

Dari provinsi akan memberikan nomor kepada sejumlah santri keseluruhan dalam satu kabupaten/kota, urut dari angka 0001 sampai tetes siswa terakhir.

Bagaimana nanti sampai ke Kabupaten atau Kota?

JFU akan mendistribusikan nomor ijazah ini kepada lembaga sesuai jumlah siswa peserta ujian mengurutkan angkanya.

Agak belibet saya menjelaskan.

Lebih mudah saya ilustrasikan seperti ini,

Kabupaten Karanganyar ada 3 Madrasah Diniyah Takmiliyah.
Nama Nadrasah Diniyah Takmiliyah pada Kabupaten ini adalah Al-Wardah, Al Wakhidah, dan Al-Panuntun.

Masing masing lembaga memiliki peserta ujian sejumlah 5 siswa, total peserta ujian adalah 15 murid untuk kabupaten Karanganyar.

Maka selanjutnya JFU Seksi Pakis Kab, Karanganyar akan mendapatkan nomor ijazah 00001 – 00015 (sejumlah siswa keseluruhan).

Kemudian Pegawai Kemenag membagikan nomor ijazah ini kepada lembaga, ilustrasinya sebagai berikut;

Nama MadinJml Santri:No Ijazah
Al-Wardah5 santri:00001-00005
Al-Wakhidah5 santri:00006-00010
Al-Panuntun5 santri:00011-00015

Begitulah sistematika pemberian dan pendistribusian nomor ijazah madin kepada lembaga.

Dan bukan hanya perihal mendapatkan nomor saja, pengelola ustadz ustadzah juga harus mengetahui bagaimana cara menyusun nomor ijazah madin, ada kode-kode standarnya.

Caranya bisa sampean simak pada tulisan CARA MENYUSUN NOMOR IJAZAH MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH

Alasan kedua; Blangko Pengadaan dari Kemenag, lembaga tidak bisa membuat blangko ijazah sendiri (menurut juknis)

Alasan kedua lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah madin menerbitkan ijazah tidak bisa sembarangan adalah karena keberadaan blangko ijazah.

Ketentuan pengadaan ini jelas ada dalam juknis, sehingga para pengasuh madin hanya bisa menunggu mendapatkan dropping blangko ijazah.

Secara teknis aturan lembaga madin tidak bisa mencetak sendiri blangkonya.

madin tidak bisa mencetak blangko ijazah sendiri

Akan tetapi tahun kemaren ada kejadian (katanya) karena tidak adanya biaya pencetakan malah urusan blangko diserahkan kepada lembaga, tentunya ini malah menyalahi aturan juknis.

Tapi ya entahlah, siapa yang buat juknis siapa juga yang menerjangnya.

Harapannya untuk tahun ini kesiapan Kemenag sebagai pencetak ijazah serta pemegang kendali nomor ijazah telah siap dalam memberikan layanan bagi santri yang lulus pada jenjang awaliyah wustha ulya maupun al Jamiah pada Madin.

Sehingga bagi Madrasah Diniyah Takmiliyah yang telah maju dalam pengelolaan tidak mengalami kecewa karena sudah menunggu akan tetapi hasilnya zonk.

Kalau ada yang menyalahkan, umumnya saling lempar tanggungjawab, tidak yang gagah bersedia memanggul kesalahan gagal cetak piagam.

Padahal aturannya yang berhak mengadakan adalah Kemenag atau Pemda.

Perihal pemda berhak mencetak blangko, saya agak ragu menyatakan, antara dua hal;

  • Yang pertama, memang dalam juknis pemda mempunyai hak untuk mencetak blangko ijazah madin;
  • Yang kedua, pemda bisa memberikan bantuan dana kepada kemenag, selanjutnya dana bantuan ini digunakan Kemenag untuk mencetaknya, sehingga urusan cetak mencetak tetap berada pada Kemenag.

Kekuatan Hukum ijazah madin cetakan mandiri lembaga dan penomorannya

warna-bingkai-ijazah-madin
warna bingkai blangko ijazah madin berdasarkan jenjang pendidikan

Ijazah Madin cetakan mandiri dan nomor dari lembaga, bagaimana kekuatan hukumnya? Termasuk jika nomor ijazahnya yang menyusun lembaga tanpa mengajukan ke Kemenag.

Sebagaimana kita ketahui, madin merupakan lembaga pendidikan nonformal, sampai saat ini laku atau tidaknya ijazah tentu tidak sama dengan ijazah SMP SMA MTs SD MI.

Bahkan ijazah yang resmi nomor urutnya dan juga blangko yang berasal dari Kementerian Agama.

Apalagi ijazah, syahadah yang mengeluarkan lembaga madin tanpa melalui jalur Kemenag dan blangkonya juga cetak sendiri.

Sepanjang saya tahu, pol mentok ijazah madin sebagai salah satu syarat dalam melanjutkan pendidikan atau mendaftarkan ke SMP SMA pada kota Kabupaten Provinsi yang concern atau perhatian terhadap madin.

Atau sebagai salah satu poin tambahan untuk mendaftakan pada SMP MTs SMA Madrasah Aliyah.

Tidak usah jauh-jauh, Jawa Tengah misalnya, belum ada (yang saya ketahui) pengakuan kegunaan ijazah madin secara Pergub.

Jadi urusan bagaimana posisi ijazah madin sebaiknya kita pending dahulu, tentunya sambil jalan bagaimana cara menguatkan kegunaan ijazah ini.

Fokus paling dekat adalah bagaimana supaya pelaksanaan ujian madin berkualitas dan mampu sebagai tolak ukur.

tentunya mengukur dalam menilai kelayakan siswa sebagai lulusan alumni santri Madrasah Diniyah takmiliyah.

Dengan parameter dan ukuran yang terukur, bukan asal asalan atau bahkan hanya sebagai formalitas saja.

Madin menerbitkan ijazah kelulusan ; Kesimpulan

Setidaknya ada 2 hal yang menjadikan Madrasah Diniyah Takmiliyah, madin mengeluarkan ijazah tidak bisa sembarangan. Baik jenjang pendidikan Awwaliyah (MDTA), wustha (MDTW) maupun Ulya (MDTU).

Kedua alasan ini adalah;

  • Nomor urut ijazah yang memberikan adalah Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi.
  • Pengadaan blangko ijazah berada pada tangan Kemenag, bukan pada lembaga pendidikan, dalam hal ini madin.

Selanjutnya mengenai kualitas dan keabsahan ijazah, seharusnya ijazah madin yang mendapatkan pengakuan secara administrasi.

Yaitu ijazah madin yang mendapatkan nomor urut ijazah dan blangko dari Kemenag.

Saat ini posisi ijazah madrasah Diniyah Takmiliyah belum memiliki kekuatan yang signifikan untuk pemegangnya dalam hal administrasi.

Demikian opini mengenai ijazah MDT yang dikeluarkan oleh pengelola atau lembaga Madin.

Lebih jelas mengenai aturan ini anda bisa menyimak PETUNJUK TEKNIS PENULISAN IJAZAH MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH

Semoga menambah informasi bagi para pengasuh dan pengelola lembaga pendidikan keagamaan Islam nonformal ini.

Wilujeng dalu, wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Madin hendak mendapatkan nomor ijazah? Ajukan sekarang (Jateng)

Assalaamu’alaikum para pengelola lembaga madrasah diniyah takmiliyah, wilujeng sonten, semoga dalam keadaan sehat wal afiat.

Tadi siang ada informasi hangat untuk ijazah madrasah diniyah takmiliyah tahun ajaran 2020/2021 khususnya Provinsi Jawa Tengah.

Ada pemberitahuan kepada madrasah diniyah takmiliyah semua jenjang untuk mengajukan data santri yang akan mengikuti ujian akhir kelulusan jenjang pada tahun ini.

madin hendak mendapatkan nomor ijazah ujian akhir jateng

Kenapa harus mengajukan?

Hal ini tidak lepas dari keberadaan KEPUTUSAN DIREKTUR JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM NOMOR 1206 TAHUN 2019 TENTANG PETUNJUK TEKNIS PENERBITAN IJAZAH PENDIDIKAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH.

Otoritas blangko dan penomoran berada di Tangan Kanwil Kemenag Provinsi

Dalam juknis ini memuat mengenai otoritas yang memiliki hak untuk membuat blangko dan mengeluarkan nomor urutan ijazah masing masing santri.

Singkatnya nomor urut ijazah ini mulai dari angka 0001 sampai selesai, untuk satu kabupaten, bukan berdasarkan urutan lembaga.

Bisa dikatakan bahwa nomor ijazah yang mendapatkan nomor urut dari Kementerian Agama merupakan ijazah resmi dan bernilai legal.

Sedangkan ijazah mandiri dari madin bisa jadi kurang mendapat pengakuan secara administrasi.

Bagaimana sih susunan nomor ijazah madrasah Diniyah Takmiliyah?

Sampean bisa membaca artikel CARA MENYUSUN NOMOR IJAZAH MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH

HARAP ANDA INGAT, ANDA BISA MENYUSUNNYA SENDIRI TAPI URUTAN TETAP HARUS SESUAI DENGAN JATAH DARI KEMENTERIAN AGAMA.

Bagaimana cara mengajukan nomor ijazah madrasah diniyah takmiliyah?

Alur mengajukan nomor ijazah Madin

Dalam juknis menyebutkan secara gamblang alur prosedur mengajukan penomoran ini.

Intinya (secara idealis dalam juknis) adalah;

  1. Lembaga Madin telah melakukan update dataEMIS Pendidikan Islam sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Team EMIS Jakarta.
  2. satuan MDT menyampaikan pengajuan nomor ijazah kepada Kanwil Kemenag melalui Kankemenag Kab./Kota dilampirkan dengan daftar peserta didik lulusan sesuai ketentuan yang ditetapkan oleh Direktur.
  3. kanwil kemenag menetapkan nomor ijazah berdasarkan pengajuan yang diusulkan, memastikan bawah satuan MDT telah melakukan update data emis sesuai ketentuan
  4. Kanwil Kemenag menyampaikan rekapitulasi penetapan nomor ijazah kepada Direktur.
pengajuan-nomor-ijazah-madin

Lebih jelasnya silakan menyempatkan membaca BEGINI CARA MENGAJUKAN NOMOR DAN BLANGKO IJAZAH MADIN ATAU MDT

Itu ketentuan ideal dalam juknis, tetapi naga naganya karena aplikasi emis yang memble saat operator madin TPQ maupun yang lain mengaksesnya, kemungkinan pengajuan melalui google form atau via excell.

yang jelas sampean hanya perlu menyesuaikan pengajuannya sebagaimana permintaan Kabupaten atau Kota.

Anda tinggal menunggu informasi JFU PD Pontren atau PAKIS pada Kabupaten atau Kota anda.

Akan lebih bijaksana apabila anda membuat formulir blangko sebagaimana dalam format emis untuk calon peserta ujian anda.

Pada salah satu Kabupaten meminta lembaga untuk mengisi pengajuan santri yang ujian pada tahun ajaran ini.

Form ini berisi;

NIK SANTRI
NIS LOKAL SANTRI
NAMA LENGKAP SANTRI
TEMPAT LAHIR
TANGGAL LAHIR
BULAN LAHIR
TAHUN LAHIR
KELAS
NAMA AYAH
NIK AYAH
NAMA IBU
NIK IBU
ALAMAT SANTRI ( DUSUN/JALAN) RT RW DESA/KELURAHAN KECAMATAN
JENIS KELAMIN

TANGGAL BULAN TAHUN MASUK
NOMER STATISTIK LEMBAGA ( NSMDT )
NAMA LEMBAGA
ALAMAT LEMBAGA

Selain kolom isian diatas, untuk permintaan rekap Kanwil Jawa Tengah kepada para JFU PD Pontren/ seksi Pakis berkenaan dengan madin adalah sistem pelaksanaan ujian.

Metode Ujian Akhir Madrasah Diniyah Takmiliyah

permohonan-nomor-ijazah-madrasah-diniyah-takmiliyah
bentuk ijazah madin resmi dari Kementerian Agama

Pada pengajuan nomor silakan anda beritahukan metode ujian akhir.

Ada 3 pilihan yaitu;

  • Daring/Jarak Jauh
  • Luring/Luar Jaringan (tatap muka)
  • Berbasis portofolio nilai raport sebelumnya

Nah kayaknya yang nomor 3 tuh enak, anda tinggal mengira ngira nilainya anak anak tanpa perlu repot menyelenggarakan ujian.

Tapi sayangnya cara seperti ini kurang prestise bagi lembaga anda.

Akan lebih gagah dan mendapat kepercayaan masyarakat jika sampean menyelenggarakan ujian baik melalui metode daring maupun luring.

Yang penting jangan miring saja, ndak makin doyong nanti mendekati jatuh.

Inilah informasi mutakhir mengenai madin khususnya wilayah Provinsi Jawa Tengah. Perihal waktu ujian akan kami haturkan apabila ada informasi lebih lanjut dan valid.

Kalau mengacu kepada form untuk JFU Kemenag, tanggal ujian madin dalam satu kabupaten kota dilaksanakan serentak, entah kapan itu tanggalnya.

Karena dalam form ini ada isian tanggal pelaksanaan ujian madin pada Kabupaten atau Lembaga secara global.

Selamat menyelenggarakan ujian akhir jenjang awaliyah wustha ulya maupun aljamiah untuk pengelola Madin MDT DTA DTW DTU atau apalah namanya, yang jelas berkenaan dengan Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Wilujeng sonten, wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Daftar Mata Pelajaran Madin Madrasah Diniyah Takmiliyah

Daftar nama nama Mata Pelajaran Madrasah Diniyah Takmiliyah jenjang awaliyah wustha ulya al Jamiah mengacu kepada buku pedoman Kementerian Agama untuk tingkat MDTA DTA DTW DTU sebagai acuan pengelola untuk memberikan materi pembelajaran.

pontren.com – sekian lama menulis mengenai lembaga Madin (hampir 3-4 tahun) ternyata ada sesuatu yang saya lewatkan.

mata pelajaran madin madrasah diniyah takmiliyah

Yaitu mengenai apa saja mata pelajaran untuk lembaga MDTA MDTU MDTW, adakalanya menyebut dengan DTA DTW dan DTU.

Bahkan pada suatu surat resmi Kementerian Agama menyebutkan dengan nama PMDT (Pendidikan Madrasah Diniyah Takmiliyah).

Entah apapun sebutan nama untuk lembaga ini saya lebih praktis menyebut dengan sebutan “MADIN”.

Untuk daerah kudus bisa jadi masih menyebut dengan istilah sekolah Arab.

Urusan berbagai macam sebutannya sampean bisa membaca tulisan SEBUTAN UNTUK MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH DARI MASYARAKAT YANG BERMACAM MACAM.

Kembali lagi mengenai daftar nama nama mata pelajaran untuk Madin mengacu kepada buku panduan Kemenag sebagaimana berikut

Nama Nama Mata Pelajaran Madin

Secara eksplisit, ada nama mata pelajaran yang menyebut mapelnya, dan sebuah nama lokal.

Berikut daftar mata pelajarannya;

  1. Qur’an
  2. Hadist
  3. Aqidah
  4. Akhlak
  5. Fiqih
  6. Tarikh Islam
  7. Bahasa Arab
  8. Muatan Lokal

Ada 7 mapel pokok yang menjadi materi ustadz ustadzah menyampaikan materi pembelajaran yaitu Al-Qur’an, Al Hadits, Aqidah, Akhlak, Fiqih, Tarikh Islam (SKI), Bahasa Arab dan Muatan Lokal.

Apa saja muatan lokal?

Mapel muatan lokal terserah bagi pengelola maupun yayasan untuk menentukan pelajarannya.

Bisa berupa Bahasa Inggris, Hadrah, kaligrafi, khat, maupun pelajaran lain yang menurut pengurus Madin cocok bagi para santri anak didik Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Perbedaan Mapel Madin jenjang awaliyah Wustha dan Ulya

Secara nama, tidak ada perbedaan untuk nama mata pelajaran bagi jenjang Madrasah Diniyah Takmiliyah tingkat Awwaliyah, Wustha maupun Ulya.

Yang membedakan adalah jumlah jam pelajaran serta waktu durasi pendidikan setiap mapel menyesuaikan jenjangnya. Apakah jenjang MDTA MDTW atau MDTU.

Lebih jelasnya sampean bisa membaca pada DURASI WAKTU JAM PELAJARAN MADRASAH DINIYAH TAKMILIYAH DALAM MENIT.

Nah itulah nama nama mata pelajaran untuk Madin (Madrasah Diniyah Takmiliyah) semua jenjang Awaliyah wustha Ulya sebagaimana dalam buku panduan Kementerian Agama (masih pakai aturan yang termasuk lama).

Padahal bagi lembaga yang lain (LPQ sebagai naungan TPQ, dan Pondok Pesantren) telah memiliki ketentuan yang baru sebagai pedoman.

Semoga madrasah diniyah semakin maju dan mampu mewarnai pendidikan Keagamaan Islam secara signifikan dan bagus. Wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Formulir Pendaftaran Santri Madin Tahun Ajaran Baru

Download Contoh Formulir Pendaftaran Santri Madin (Madrasah Diniyah Takmiliyah) atau MDTA pembukaan tahun ajaran baru dalam format doc ms word bisa edit sesuai kebutuhan lembaga.

pontren.com – assalaamu’alaikum para pengelola lembaga MDTA Madin Madrasah Diniyah Takmiliyah baik jenjang Awaliyah Wustha maupun Ulya bahkan tingkat Jamiah pada kampus perguruan tinggi. Semoga kesehatan dan keselamatan selalu menaungi, baik selamat secara fisik, psikis jiwa maupun keuangan pada dompet.

formulir pendaftaran santri baru madrasah diniyah Takmiliyah MDTA

Pada postingan kali ini adalah tentang contoh blangko formulir untuk pendaftaran santri murid baru pada lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah (biasa disingkat Madin). Tentunya kami membuat dalam format doc ms word supaya anda bisa melakukan penyesuaian sebagaimana anda inginkan.

Sebenarnya tidak ada hal yang baru mengenai apa saja isian dalam formulir ini, lazimnya blangko mendaftar murid baru berisi tentang biodata calon santri, orang tua, alamat dan yang berkenaan dengan kebutuhan lembaga.

Apabila anda mengacu kepada form emis maka akan banyak sekali kolom yang perlu anda siapkan, untuk praktisnya anda masukkan saja lampiran persyaratan yaitu Kartu Keluarga calon santri.

Seperti apa sih contoh formulir untuk pendaftaran santri baru MDTA?

Berikut isiannya dalam format yang kami share.

Isi Formulir Pendaftaran Santri Murid Baru Madrasah Diniyah Takmiliyah

Dalam contoh ini kami berikan pula cara pengisian sebagai pertimbangan anda untuk memberi petunjuk kepada calon wali murid baru.

KOP Lembaga Madrasah Diniyah Takmiliyah
“Al Muthohharoh”

FORMULIR PENDAFTARAN SANTRI BARU

Nama Calon Santri:Soultan
NIK:3313113133***
Tempat/Tgl Lahir:Tasikmalaya, 30 Desember 2007
Sekolah:SD Gelatik 1 Cirebon
Kelas:6 SD
Nama Ayah/Wali*:Jiwaguc
NIK:3313345****
Tempat/Tgl Lahir:Surakarta, 12 November 1980
Pekerjaan:PNS
Alamat:Jl. Gelatik no 1 Harjamukti Cirebon
  Jawa Barat
Nomor Telfon:081393048***
Nama Ibu:Ucie
NIK:412457*****
Tempat/Tgl Lahir:30 Desember 1979
Pekerjaan:Guru
Alamat:Jl. Gelatik No 1 Harjamukti Cirebon
  Provinsi Jawa Barat
Nomor Telfon:085226788***

Karanganyar, 10 Juli 2022
Pendaftar

Jiwaguc

Lampirkan :

  • Fc KK (Kartu Keluarga)
  • Foto 3X4 boleh hitam putih atau warna background bebas

Nah seperti itulah nanti bentuk formulir pendaftaran siswa baru ini, akan tetapi modelnya masih berupa titik titik kosongan belum ada isiannya.

Download Formulir Pendaftaran Siswa Baru Madrasah Diniyah Takmiliyah

Sampai pada puncak acara yaitu tautan untuk mengunduh file format mendaftarkan santri baru pada lembaga pendidikan Islam khususnya Madrasah Diniyah Takmiliyah.

Dalam file ini tidak kami pisahkan kategori jenjang pendidikan, anda tinggal menyesuaikan dengan lembaga yang anda kelola.

Sebagaimana sebelumnya, sebelum anda mengunduhnya, jika hendak mereview seperti apa penampakannya kami lampirkan dalam model preloved, bisa anda lihat tanpa harus anda mengunduhnya.

Here it is the form.

Tentunya anda tidak harus mengikuti contoh ini sebagaimana apa adanya, anda bisa menambahkan kolom atau mengurangi yang anda pandang tidak perlu dalam pencantumannya.

Atau bahkan sampean membuat sendiri bentuk formatnya yang berbeda sama sekali dengan file ini maka bukanlah hal yang berdosa dan haram.

Jika hendak mengunduhnya kami lampirkan tautannya sebagai berikut;

Download contoh form pendaftaran santri murid baru Madin

Demikian informasi berkenaan dengan madrasah diniyah takmiliyah, sebagaimana kita rasakan untuk lembaga Madin ini lambat dalam pertambahan informasi, atau bahkan stagnan.

Terakhir hal berkenaan dengan madin yaitu berupa petunjuk teknis mengenai ijazah yang penomoran mengajukan ke Kemenag dan blangko ijazah MDTA (seharusnya) berasal dari Kementerian Agama atau Pemerintah daerah.

Semoga madrasah diniyah takmiliyah semakin bagus berkembang bermanfaat untuk para santri guru ustadzahnya, agama bangsa dan negara tercinta ini. I love you full pokokment.

Wilujeng dalu, selamat malam, semoga semakin keren selalu dan wassalamu’alaikum.

Misteri Pungli Potongan Bantuan BOP TPQ Madin Ponpes

Pungli potongan Bantuan BOP TPQ Madin Ponpes bantuan Daring masa pandemi covid-19 yang terdengar marak beredar pada kalangan pengelola lembaga Pendidikan al-Qur’an Madrasah Diniyah Pondok Pesantren.

pontren.com – pada tahun 2020 bantuan untuk TPQ alias TPA (sebenarnya untuk LPQ), Madrasah Diniyah Takmiliyah dan Pondok Pesantren banyak mengalir kepada Lembaga. Bentuknya berupa Bantuan Operasional Pendidikan.

pungli potongan bantuan BOP

Jumlahnya bervariasi, untuk lembaga TPQ dan madin setiap lembaga yang menerima bantuan mendapatkan uang transfer senilai Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah).

Sedangkan bantuan BOP untuk pesantren lebih variatif nominalnya, tergantung jumlah santri dan kategori lembaga dalam penerimaan bantuan (Kecil, sedang, Besar) atau semisalnya. Mencapai angka 25 juta atau lebih untuk setiap titik yang menerima.

Misteri penunjukan lembaga Pendidikan Keagamaan Islam penerima bantuan BOP Masa covid 19

Ada komentar yang menarik pada instagram Kementerian Agama Ditpdpontren. Komentar ini menanyakan bagaiamana mekanisme penunjukan lembaga yang menerima bantuan BOP masa pandemi Covid-19.

Apakah dengan cara mengambil data dari EMIS, atau berdasarkan pengajuan dari anggota dewan atau mitra kerja Lembaga Pendidikan, misalnya melalui FKDT, FKPP, Badko TPQ ataupun RMI.

Pertanyaan ini menurut saya sangat wajar, karena dalam keberadaan pungutan liar atau potongan bantuan, ada yang mengklaim bahwa bantuan turun atas jasa pengajuan mereka.

Sehingga dalam rangka pembiayaan pengurusan sampai dengan cair bantuan memerlukan dana. Sehingga singkatnya mereka menagih kepada lembaga penerima bantuan.

sistem penunjukan penerima dana Bantuan BOP TPQ Madin Ponpes

Apabila penunjukan melalui data emis, apa parameternya? Apakah jumlah siswa? Keaktifan lembaga? Atau parameter yang lain?

Tidak semua lembaga mendapatkan bantuan ini, dan bahkan lembaga yang tidak aktif adapula yang namanya tertera dalam SK sebagai pihak yang mendapat bantuan.

Pada kenyataan di lapangan, ada tidak sedikit kasus dimana lembaga yang tercantum dalam sk penerima ternyata tidak ada, bahkan pernah di share/bagikan pada grup terdapat data ganda bahkan triple atau 4 kali 1 untuk lembaga.

Setidaknya dalam kemunculan lembaga penerima bantuan dari Kemenag Pusat sampai saat ini masih sebuah misteri. Maka jangan heran jika JFU pada Kemenag Kabupaten/kota benar benar tidak tahu menahu berkaitan dengan BOP Pandemi covid-19.

Pihak yang melakukan Pungli Potongan Bantuan BOP, atas nama Perorangan dan Organisasi

Jika mendengar informasi para penerima bantuan, yang mendatangi mereka untuk meminta sejumlah uang.

Jumlahnya bervariasi, antara 20-40 persen dari bantuan yang didapatkan oleh lembaga melalui rekening BNI 46. Entah kenapa juga lewat BNI 46 dalam pencairan bantuan ini.

Siapakah dia yang meminta bantuan ini? Kebanyakan mengatasnamakan utusan, baik utusan dari organisasi lembaga yang mengaku mengajukan. Adapula yang mengaku dirinya sebagai utusan dari perorangan berpengaruh di kursi terhormat.

Bermodal pengakuan sebagai pihak yang berjasa mengajukan bantuan untuk mendapatkan dana BOP TPQ Madin maupun ponpes ini kemudian dengan begitu mudahnya menarik sebagian dana yang baru diambil oleh lembaga.

pungli potongan BOP atas nama organisasi dan perorangan

Seperti penuturan teman saya yang bekerja di Kementerian Agama, lembaga TPQ nya mendapatkan bantuan tersebut.

Pada suatu saat didatangi oleh orang yang mengaku sebagai utusan perorangan atau organisasi yang mengajukan lembaganya untuk mendapatkan bantuan, intinya meminta uang, nominalnya sekitar Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah).

Akan tetapi teman saya juga berkata, kapan anda mengajukan, saya pribadi juga mengajukan, jadi tidak tahu pengajuan siapa yang diterima. Padahal sebenarnya teman saya juga tidak pernah membuat proposal pengajuan bantuan ini. Tahu tahu nama lembaganya tertera dalam SK Penerima bantuan BOP.

Bahkan dalam rangka memuluskan mendapatkan dana secara cepat, pada beberapa cerita menyebutkan bahwa jagoan pungutan liar BOP ini berada di Bank BNI pada saat pencairan dana.

Mereka langsung meminta bagian dan menunggui lembaga mengambil dana, jadi belum sampai sejam uang berada di kas lembaga, bahkan balik ke kampung pun belum sempat, sudah ada tangan menganga.

Metode Pungutan Liar, meminta langsung uang dan membelanjakan dana bantuan ke Vendor Toko tertentu

Dalam melakukan Pungli Potongan Bantuan BOP berupa pungutan uang, pihak model perorangan atau utusan ini setidaknya ada 2 metode.

Yang pertama dengan meminta uang secara langsung berbentuk tunai. Caranya macam-macam, ada yang menunggui saat mencairkan dana, adapula yang mendatangi rumah pengelola lembaga.

Yang kedua yaitu dengan cara melakukan tekanan kepada lembaga untuk berbelanja peralatan kesehatan pada toko tertentu atau melalui perantara rekanan.

Nominal belanja bisa mencapai 4 juta setiap lembaga, tinggal anda bayangkan kali berapa banyak ratusan lembaga penerima bantuan.

macam cara pungli Bantuan BOP

Ancamannya berupa besok tidak diajukan lagi sebagai penerima bantuan atau dikeluarkan dari keanggotaan lembaga. Dikucilkan dll.

Sebenarnya jika ada yang serius mengurus pungutan ini (dan yakin bukan delik aduan) bisa saja mengusutnya melalui bertanya kepada penerima.

Siapa saja mereka yang meminta uang atas nama lembaga atau perorangan. Tinggal menelusuri, jika itu atas nama lembaga tentu para pengelola TPQ madin ponpes hafal dengan pihak yang meminta uang atau mengarahkan berbelanja pada tempat tertentu.

Jadi memang surat pernyataan tidak ada potongan saat menerima bantuan memang benar adanya. Dana masuk rekening utuh, akan tetapi saat mulai keluar dari Bank.

Ada banyak kisah berbeda. Jangan hanya sekedar sebagai tudung mengelak dari pemeriksaan tuh surat pernyataan, tolong dibantu juga lembaga TPQ.

Dibersihkan hama pemakan uang bantuan BOP TPQ, minimal ada sanksi mengembalikan dana yang mereka sikat dari lembaga.

Jika anda pengelola lembaga TPQ, bisa anda ceritakan apakah anda mengalami pungli, atau pernah diminta dana tapi anda tidak mau memberi, atau sama sekali tidak ada seperti yang saya ceritakan diatas. Maksudnya benar benar aman terkendali.

Jika anda khawatir, tidak perlu juga anda sebut nama lembaga dan alamat anda, cukup kisah dan modusnya saja.

Demikian beberapa kasus yang saya dengar dari keluhan para pengelola lembaga, akan tetapi sayangnya situasinya bagai angin kecepit, ono ambune ora ketok barange.

Wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.