Paribasan iki terangna apa tegese! Ukara- unen paribasan wastra lungset ing sampiran tegese yaiku wong pinter utawa barang kang aji dadi rusak utawa muspra amarga ora digunakake.
Artinya adalah kepintaran, kecerdasan, keilmuan, pengetahuan yang tidak dipergunakan maka akan hilang.
pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu. secara harfiah, tegse wastra yaiku kain, lungset tegese yaiku wis ora anyar, menawa ing sampiran tegese yaiku sumampir ana hanger utawa piranti liyane.
Wastra artinya adalah kain. Sedangkan arti dari lungset (lungsed) artinya adalah sudah tidak baru lagi. Orang sekarang memaknai kata lungset dengan arti kusut. Sedangkan sampiran artinya adalah tempat untuk menggantungkan pakaian.
Lungset juga memiliki arti sudah tidak baru lagi, dalam artian lawas, sudah tidak relevan atau ketinggalan jaman dengan masa sekarang.
Dari tinjauan arti apa adanya maka artinya adalah kain yang lusuh atau kusut di gantungan.
Apa makna atau maksud dari paribasan ini?
Dalam ungkapan paribasan ini menggambarkan tentang barang yang berharga ataupun kepintaran keilmuan keahlian yang tidak dipergunakan (dipraktekkan), tidak di manfaatkan niscaya akan hilang (rusak).
Tegese Wastra Lungset Ing Sampiran
Contoh ada orang yang ahli dalam membuat cerita atau kisah cerpen di website ataupun pada koran majalah dan lain sebagainya.
Apabila dia lama tidak membuat tulisan tentang cerita pendek, maka berangsur-angsur ketajaman dan keahlian dalam membuat cerita akan berkurang atau mengalami degradasi.
Ada juga misalnya ada orang yang berprofesi sebagai mekanik kendaraan bermotor dan ahli dalam memperbaiki mesin, namun dia lama berhenti tidak lagi mempraktekkan ilmunya karena beralih menjadi seorang blogger.
Maka kemampuan dia dalam hal mekanik menjadi kurang maksimal dan lama-lama feeling atau intuisi dalam perbaikan kendaraan bisa turun.
Itulah gambaran tentang rusaknya barang atau hilangnya kemampuan karena lama tidak dipergunakan.
Untuk kedua contoh barusan merupakan gambaran tentang keilmuan atau keahlian seseorang.
Sekarang contoh barang yang rusak karena tidak dipergunakan.
Misalnya ada sepeda motor honda grand tahun 92. Karena pemiliknya memiliki motor baru, akhirnya honda grand ini bertahun-tahun tidak dipergunakan lagi.
Karena sudah bertahun-tahun tidak ada yang menggunakannya, maka motor ini menjadi berdebu, bagian tangki berkarat, karburasi menjadi kotor dan mesinnya tidak dapat lagi dinyalakan.
Jadi gambaran kain yang menjadi lusuh rusak kusut berada di gantungan merupakan paribasan untuk barang yang lama tidak dipakai menjadi rusak atau ilmu yang tidak dipraktekkan menjadi lupa atau hilang kemampuannya. Maturnuwun sudah mampir, wassalamu’alaikum.
