Asu Gedhe Menang Kerahe Tegese Artinya Saloka Aksara Jawa

asu gedhe menang kerahe tegese
Share

Asu Gedhe Menang Kerahe Tegese yaiku wong kang luwih dhuwur pangkate mesti luwih dhuwur panguwasane, utawa wong luwih dhuwur pangkate lan panguasane biasane menang perkarane, tulisan aksara Jawa ꦲꦱꦸꦒꦼꦝꦺꦩꦼꦤꦁꦏꦼꦫꦃꦲ kalebu tembung saloka.

Pontren.com – assalaamu’alaikum, Asu Gedhe Menang Kerahe Artinya anjing besar menang berkelahi memiliki penjelasan bahwa orang yang lebih tinggi pangkatnya pastinya lebih besar penguasaannya, atau orang yang lebih tinggi pangkat dan kuasanya biasanya menang dalam berperkara.

Kalebu ukara tembung Saloka Basa Jawa. Tulisan Aksara Jawa saloka nang ndhuwur utawa nang ngisor mau dalam bahasa Jawa yaitu sebagaimana berikut ini;

ꦲꦱꦸꦒꦼꦝꦺꦩꦼꦤꦁꦏꦼꦫꦃꦲꦺ

Dalam bahasa Jawa, kata anjing (asu – Jawa) biasa menjadi pemisalan dalam saloka.

Lazimnya untuk merujuk kepada hal yang negatif atau tidak baik.

Ada beberapa hewan yang sering menjadi Subyek pelaku dalam Saloka Bahasa Jawa yaitu asu itu sendiri, kemudian gajah, kebo, sebangsa monyet, jenis ikan, ataupun hewan sebangsa kucing besar (harimau).

Untuk anjing dan monyet (rase, kethek, munyuk lan sak piturute) kebanyakan untuk menggambarkan hal yang kurang baik atau bahkan buruk sekali (sangat jelek).

Untuk gajah sering menjadi gambaran orang yang memiliki kedudukan tinggi atau bahkan pucuk pimpinan.

Asu Gedhe Menang Kerahe Tegese Wong duwe Pangkat iku Menangan

Dalam ukara unen unen tembung saloka kang ukarane Asu Gedhe Menang Kerahe menggambarkan kondisi fisik seekor anjing besar yang menangan (sering menang, jagoan) dalam hal berkelahi.

Besar fisik ini merupakan penggambaran besarnya pangkat atau kekuasaan seseorang. Bukan menggambarkan seseorang dari segi fisiknya. Namun mengacu kepada kedudukan dan cakupan kekuasaan yang dia miliki.

Dengan kekuatan kekuasaan beserta pangkatnya yang berpengaruh banyak, orang Jawa memberikan gambaran sebagaimana anjing dengan tubuh yang besar.

Sehingga secara kalkulasi pertempuran atau perkelahian dengan anjing lainnya yang lebih kecil tentu dengan mudahnya dia mengalahkan lawannya.

Ini menggambarkan, apabila orang awam memiliki masalah dengan orang yang tinggi pangkat dan kedudukannya kemungkinan besar akan keok.

Kalahnya bukan karena faktor salah atau benar seseorang, namun karena adanya pengaruh dan intervensi orang berpangkat ini. Yang ibaratnya simboke kirik kang gedhe wadhake (ibunya pudel yang buesar tubuhnya).

Demikianlah arti atau tegese saloka Asu Gedhe Menang Kerahe yaiku wong kang dhuwur pangkate iku gedhe panguwasane utawa biasane menang perkarane. Terima kasih sudah mampir, salam kenal, wilujeng siyang dan wassalamu’alaikum.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.