Hiasan Atas Rumah Wayang Nyaris Punah, ada 1 di Dusun Gadungan

Share

Hiasan Atas Rumah Wayang. Wah sudah lama sekali saya engga menemukan ornamen atau atas rumah pada wuwung dengan hiasan berupa rumah kecil diapit dua buah wayang.

Kalau rumah – rumah lawas mungkin harap maklum, tetapi kalau bangunan masih baru, setidaknya 5 tahun kesini, sepertinya hal langka melihat model hiasan klasik seperti ini.

Nah maksudnya judul ada 1 pada tulisan ini yaitu untuk bangunan rumah bangunan baru. Yang sudah lama tidak kami hitung.

Saat pulang kampung ke Negeri tercintah di Dusun ngGadungan Desa Girimulyo Ngargoyoso saya nemu satu rumah baru dengan berhiaskan pada atas rumahnya berupa 2 buah wayang yang dipisahkan bentuk 3 dimensi rumah rumahan kecil.

Pada sebelah kiri berupa bentuk gambar petruk kemudian hiasan rumah kecil yang lengkap dengan angka tanggal bulan tahun (mestinya pembangunan) rumah, dan kemudian sebelah timurnya yaitu bentuk 2 dimensi tokoh Semar.

Kalau ga salah sih tanggal pada Wuwungan adalah 13 – 6 – 2021.

wuwungan wayang semar petruk
wuwungan wayang karakter semar petruk dengan hiasan rumah dan tanggal sebagai tetenger Bangunan

Letak bangunan ini atau rumah baru berada sebelah timurnya Masjid Besar Baiturrahman, sebelah utara jalan yang mengarah ke Gunung Cilik.

Nek jalan ke gunung gede arahnya menuju kuburan.

Wuwungan, pengertian dan macamnya

Melansir informasi dari situs kemendikbud, hiasan ini mempunyai sebutan Wuwungan.
Wuwungan berasal dari Bahasa Jawa Wuwung. Yaitu bagian atas rumah.

Macam macam bentuk wuwungan diantaranya adalah;

  • Binatang, bisa berupa naga atau ayam, dan manusia;
  • Gunungan, figur tokoh wayang misalnya kresna, semar, pandawa, binatang dalam pewayangan.
  • Ukel-ukelan, stilisasi daun dan bunga.

Materi bahan wuwungan ada yang berasal dari tanah liat atau terakota, adapula yang bahan dasarnya adalah seng.

Biasanya rumah yang memakai hiasan wuwungan yaitu rumah model limasan.

Letak wuwungan biasanya pada tengah bagian puncak atap dan pada pinggirannya.

Wuwungan ini juga menjadi simbol rumah etnik Jawa.

Rumah dengan hiasan wuwungan lazimnya merupakan model bentuk rumah yang masih asli berdinding kayu dengan atap berbentuk limasan.

Hiasan Atas Rumah Wayang dikepung model atap Modern

Pada sekitar rumah yang ada wuwungannya, saya perhatikan kiri kanan nyaris tidak ada yang memakainya lagi, baik yang memakai model atap limasan maupun bentuk lainnya.

Kebanyakan polos saja tanpa adanya hiasan pada bagian atas paling rumah.

Berikut foto gambar rumah sekitar yang berdekatan dengan omah klasik dengan Wuwungan wayang pada bagian atap rumah klasik Jawa ini.

model rumah atap modern
salah satu bentuk atap rumah dengan tanpa hiasan pada bagian atas
atap rumah tanpa hiasan wuwungan
atap rumah tanpa hiasan wuwungan, hal yang paling lazim saat ini, lebih kepada fungsional rumah sebagai tempat tinggal, sik penting ora bocor

Kalau anda perhatikan atas atap rumah sampean atau tetangga kiri kanan, lazimnya berupa wuwung polos tanpa adanya hiasan, ora bocor ae wis maturnwun.

Harga wuwungan

Saya berselancar pada internet mencari-cari informasi harga wuwungan.

Kebanyakan yang dijual pada toko online yaitu wuwungan dengan bahan dasar tanah liat.

Umumnya harganya pada kisaran Rp. 17.500,- untuk hiasan yang lazim seperti pinggiran kerpus atau apalah dan bentuk binatang semisal naga atau ayam.

Sedangkan pada wuwungan dengan bentuk lebih besar dan rumit harganya mencapai Rp. 200.000,-.

Adapun wuwungan dengan bahan baku seng saya mencoba mencari informasi pada internet, sepertinya sangat sedikit info yang bisa kami gali.

Sehingga berapa harganya dan seperti apa berbagai model yang sedang in susah untuk kami laporkan kepada pembaca yang budiman.

Demikian reportase siang ini pelepas penat, semoga kita semuanya dalam keadaan sehat selalu. Salam kenal dan wassalaamu’alaikum.


Share

Ibnu Singorejo

Postingan baru : Kami usahakan Jadwal hari Senin dan Jumat akan ada tambahan postingan artikel baru. Terima kasih sudah menyimak. saran dan kritik serta sumbangan artikel kami tunggu. contact info : cspontren@yahoo.com twitter : PontrenDotCom FB : Gadung Giri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *