Macam macam Zakat dan 8 orang yang berhak menerima zakat beserta dalil dalam al-Qur’an


beras-zakat

Mengeluarkan zakat adalah wajib bagi umat Islam yang mampu. Yang menjadi kewajiban umat Islam bukan hanya mengeluarkan zakat fitrah di bulan Ramadan atau menjelang Idul Fitri, tetapi mengeluarkan zakat māl (zakat harta) jika telah mencapai batas jumlah tertentu dalam satu tahun (nisāb).

Pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, wilujeng sonten para santri siswa madrasah Ibtidaiyah kelas 6, semoga kesehatan dan keselamatan senantiasa diberikan kepada para murid yang baik hati imut soleh serta rajin belajar, anda maksud saya.

Kali ini yang akan ditulis adalah ringkasan tentang materi pelajaran bab zakat utamanya zakat fitrah dan Mal, beserta orang yang berhak untuk mendapatkan zakat, langsung saja mari kita belajar.

Pengertian Nisab Secara Bahasa dan Istilah

secara bahasa, nisab mengandung makna tangkai nishabul mal: adalah suatu takaran yang telah mencapai guna wajib zakat.

Sedangkan pengertian Nishab secara istilah adalah batasan-batasan yang harus dicapai terkait suatu harta kekayaan sehingga seseorang memiliki kewajiban untuk melakukan zakat. Nishab ini merupakan salah satu syarat yang wajib hukumnya dipenuhi bagi orang yang hendak melakukan zakat.

Dengan ketiadaan nishab, maka seseorang tersebut belum wajib mengeluarkan zakat.

Apabila ada seseorang yang memiliki keinginan memberikan sebagian hartanya, itu dengan niatan untuk bersadaqoh dan bukan berzakat.

Pengertian haul secara Bahasa dan istilah

pengertian haul secara bahasa adalah bentuk mufrad dari kata hu’ulun dan ahwalun yang mempunyai makna yang sama dengan assanah yang berarti tahun.

Pengertian haul dalam zakat secara istilah adalah batasan satu tahun kepemilikan kekayaan yang wajib dikeluarkan zakatnya.

Dengan begitu bagi orang yang memiliki harta belum genap satu tahun maka tidak wajib dikeluarkan zakatnya.

Macam macam zakat.

Dalam buku pelajaran kelas 6 Madrasah Ibtidaiyah, macam macam zakat adalah sebagai berikut;

  1. Zakat Fitrah
  2. Zakat Mal

Zakat Fitrah

Apakah pengertian dari zakat fitrah?

Pengertian dari zakat fitrah adalah mengeluarkan beras atau bahan makanan pokok lainnya sebesar 2,5 kilogram atau 3,5 liter tiap orang.

Ada 3 orang yang wajib mengeluarkan zakat fitrah yaitu;

  1. Beragama Islam, laki-laki dan perempuan, sejak usia bayi, anak-anak, atau lanjut usia.
  2. Memiliki penghasilan yang cukup untuk kebutuhan sehari-hari. Zakat fitrah untuk anak-anak menjadi tanggungan orang tua mereka.
  3. Orang itu masih hidup sampai akhir Ramadan.

Zakat Mal

Zakat māl dimaksudkan untuk membersihkan harta yang dimiliki karena di dalam harta itu ada hak fakir miskin.

Sebutkan pengertian dari zakat mal

Zakat mal disebut juga zakat harta, yaitu mengeluarkan sebagian harta kekayaan yang dimilikinya apabila telah mencapai nisab

Ada berapa syarat wajib zakat mal? Sebutkan!

ada 4 syarat untuk membayar zakat mal, Syarat Wajib Zakat Māl Syarat wajib zakat māl seperti berikut.

  1. Pemilik harta adalah orang Islam.
  2. Pemilik harta telah balig dan berakal (tidak gila).
  3. Harta tersebut termasuk dari jenis-jenis harta yang wajib dizakati.
  4. Harta tersebut telah mencapai satu tahun. 5) Harta tersebut milik sendiri.

Apa saja jenis harta yang harus dizakati oleh kaum muslimin dan muslimat yang telah mencapai haul dan nisab? Sebutkan semuanya dengan lengkap dan terperinci.

Jenis Harta yang Dizakati Jenis harta yang wajib dizakatkan seperti berikut.

  1. Perhiasan emas dan perak yang disimpan.
  2. Uang simpanan yang telah mencapai satu tahun.
  3. Harta atau uang yang diperoleh dari usaha berdagang atau bekerja.
  4. Hasil pertanian, misalnya padi dan palawija.
  5. Binatang ternak, misalnya kambing, sapi, dan kerbau.
  6. Barang temuan, misalnya perhiasan, uang logam yang terbuat dari emas, atau guci yang tinggi nilainya.

Nah itulah ringkasan tentang pengertian zakat fitrah dan mal serta siapa saja yang memiliki kewajiban untuk menunaikan bayar zakat fitrah dan mal besert jenis barang harta yang harus dizakati oleh kaum muslimin dan muslimat.

8 Mustahiq Golongan atau orang yang berhak menerima zakat

Disebut apakah orang yang berhak menerima zakat?

Orang yang berhak menerima zakat disebut mustahiq zakat.

Siapakah orang yang berhak menerima zakat? Ada berapa orang? Sebutkan1

Ada 8 orang atau golongan yang berhak mendapatkan zakat.

Adapun kedelapan orang atau golongan yang berhak untuk menerima zakat adalah;

  1. Orang fakir, maksudnya adalah orang yang amat sengsara hidupnya, tidak mempunyai tenaga dan harta untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.
  2. Orang miskin, maksudnya dalah orang yang tidak cukup penghasilan untuk memenuhi kebutuhannya sehari-hari.
  3. Pengurus zakat (amil), maksudnya adalah orang yang diberi tugas untuk mengumpulkan dan membagikan zakat.
  4. Mualaf, maksdudnya adalah orang yang bukan Islam (non-Islam) yang berkeinginan masuk Islam, untuk masuk Islam, dan orang yang baru masuk Islam yang imannya masih lemah.
  5. Orang berutang, maksudnya adalah orang yang berutang karena untuk kepentingan yang bukan maksiat dan ia tidak sanggup membayarnya. Orang yang berutang untuk memelihara persatuan umat Islam.
  6. Orang yang berjuang pada jalan Allah (fisabilillah), maksudnya adalah orang yang berjuang untuk keperluan pertahanan Islam di zaman Nabi Muhammad saw. Fisabilillah itu mencakup juga kepentingan-kepentingan umum, seperti mendirikan masjid, musalah, sekolah/madrasah, rumah sakit, dan sebagainya.
  7. Hamba sahaya, maksudnya adalah budak yang harus dimerdekakan.
  8. Ibnu sabil, maksudnya adalah seorang anak yang sedang menuntut ilmu, namun kesulitan dalam pembiayaan.

Dalil dalam al-Qur’an tentang 8 orang penerima zakat

Sebutkan dalil dalam al-Qur’an yang menunjukkan 8 golongan yang berhak menerima zakat.

Dalil tentang penerima zakat atau mustahiq terdapat dalam surat at taubah ayat 60 yang berbunyi;

اِنَّمَا الصَّدَقٰتُ لِلْفُقَرَاۤءِ وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْعَامِلِيْنَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوْبُهُمْ وَفِى الرِّقَابِ وَالْغَارِمِيْنَ وَفِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ وَابْنِ السَّبِيْلِۗ فَرِيْضَةً مِّنَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ عَلِيْمٌ حَكِيْمٌ

Artinya : Sesungguhnya zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang miskin, amil zakat, yang dilunakkan hatinya (mualaf), untuk (memerdekakan) hamba sahaya, untuk (membebaskan) orang yang berutang, untuk jalan Allah dan untuk orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai kewajiban dari Allah. Allah Maha Mengetahui, Maha bijaksana.

Demikianlah ringkasan dari pelajaran PAI kelas 6 Bab Zakat, semoga membantu para siswa siswi dalam mengerjakan soal ujian secara daring ataupun online, bisa juga untuk rujukan dalam membaca mapel PAI bagi anak didik kelas 6 pada Madrasah Ibtidaiyah.

Wilujeng sonten, selamat beraktivitas.
Wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

monggo silakan komen atau tanya

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: