Minta bantuan Guru PAI dan Madrasah untuk Meningkatkan Jumlah Santri TPQ

Usaha guna peningkatan kuantitas jumlah santri pada Taman Pendidikan Alquran melalui koordinasi dan bantuan Guru Pendidikan Agama Islam pada Sekolah Dasar dan Madrasah Ibtidaiyah.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, selamat sore para pembaca dan pelaku peristiwa maupun peminat terhadap pendidikan islam nonformal khususnya TPQ yang dikenal dengan TPA.

Salah satu kendala yang dihadapi oleh para pengasuh taman pendidikan yaitu masih banyaknya anak umuran SD yang berkeliaran tanpa tujuan yang jelas disaat sekolah TPQ diadakan.

Tentunya sudah ada usaha yang dilakukan oleh pengelola maupun ustadz ustadzah supaya anak anak ini mau mengikuti pembelajaran pada TPQ secara rutin.

Bisa dengan cara pemberitahuan dan himbauan di pengajian rutin, pengumuman sebelum khutbah jumat dimulai, iming iming program TPQ yang menarik beserta cara unik lainnya yang bisa jadi banyak belum saya ketahui.

Entah sudah ada yang melakukan hal ini secara insentif atau belum, secara logika ada 2 pihak yang berdekatan dalam pendidikan agama bagi anak anak, yang pertama yaitu pihak keluarga dan kedua pihak sekolahan dalam hal ini guru PAI dan guru madrasah.

Saya meyakini guru PAI maupun madrasah akan menyambut dengan baik jika pengurus Badko TPQ atau Pengajar pada TPA meminta bantuan kepada para beliau untuk mengarahkan anak anak belajar di TPA sesuai jadwal yang ada (biasanya sore hari).

Dalam permohonan bantuan ini bisa disampaikan program bersinergi antara TPQ dengan guru pada sekolah umum perihal teknis cara supaya anak anak berangkat ke sekolah arab atau sekolah sore.

Misalnya dengan tambahan nilai plus bagi para siswa yang dapat menunjukkan kartu kendali atau buku prestasi santri yang berisi riwayat mengaji pada TPA dengan stempel resmi.

santri TPQ Belajar
santri TPQ Belajar

Dengan begitu ada kegiatan kongkrit yang dapat dijadikan acuan untuk guru PAI memberikan nilai tambahan dan juga semangat bagi siswa belajar di TPA karena keberadaan tambahan penilaian khusus untuk kartu prestasi yang terisi dengan baik.

Dilain pihak dengan keterlibatan para guru pengajar ini saya meyakini akan membuat orang tua turut menyemangati anak dalam mengaji ke TPQ karena ada dampak yang jelas terkait nilai pelajaran agama pada sekolah umum.

Koordinasi ini bisa bersifat informal atau santai dengan cara datang berkunjung atau bahasa jawanya sowan kerumah atau sekolah tempat beliau mengajar kemudian menyampaikan maksud dan tujuan yaitu minta tolong kepada bapak ibu guru dalam rangka pengarahkan para murid untuk menjadi santri TPQ juga memberi masukan adanya nilai plus untuk santri yang aktif belajar di TPA.

Bisa juga melalui surat resmi dengan tanda tangan dan cap kepala/ketua TPQ, dan lebih bagus lagi ketua Badko Kecamatan yang berisi permohonan kepada guru guna memberi dorongan kepada anak didiknya rajin berangkat TPA.

Dilanjutkan permohonan adanya nilai tambah bagi santri yang aktif belajar mengaji pada TPQ sebagai bentuk penghargaan kegigihan menuntut ilmu di TPA.

Dengan adanya promosi program yang baik dari TPA berupa kegiatan yang terukur, pelaksanaan ujian semester yang rutin terlaksana, pembagian raport dengan kemasan menarik (diadakan pengajian dan pembagian hadiah bagi santri yang juara atau berprestasi), ditambah lagi dorongan dari sekolahan diharapkan ada peningkatan jumlah murid yang belajar pada lembaga yang kita cintai ini.

Tentunya diperlukan koordinasi yang baik antar pengelola TPQ ini siapa yang ditunjuk sebagai juru bicara dan penyampai permohonan yang dikemudian hari dapat terjalin hubungan yang baik antara TPQ dengan para pendidik pada sekolah formal.

Demikian opini pada sore ini, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

loading...

Silakan berkomentar