Standar Penilaian Pendidikan PAUDQu PAUD Al-Qur’an

Standar Penilaian Pendidikan PAUDQu PAUD Al-Qur’an

STANDAR NASIONAL KOMPETENSI PENDIDIKAN AL-QURAN LEMBAGA PENDIDIKAN USIA DINI AL-QURAN (PAUDQu) dalam hal penilaian mengacu kepada SK Dirjen Pendis Nomor 6093 tahun 2020 (yang mungkin saja nanti akan ada pembaharuan penyegaran?).

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, wilujeng enjang selamat pagi para pengajar maupun pengelola lembaga PAUD Al-Qur’an di segala penjuru dunia.

Kali ini mengacu kepada SK Dirjen Pendis Kementerian Agama akan kami sampaikan tentang STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN yang ada dalam SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam ini.

Prediksi saya, meskipun nantinya ada penyegaran, baik itu pencabutan, penggantian atau revisi SK Dirjen namun isinya atau intinya (menurut saya) tidak akan begitu signifikan perbedaannya.

Langsung saja berikut adalah isi standar dalam memberikan nilai kepada Santri PAUDQu oleh ustadz ustadzah sebagai panduannya.

Dalam SK ini menyebutkan bahwa Penilaian adalah proses pengumpulan data dan pengolahan informasi untuk menentukan tingkat pencapaian perkembangan santri yang mencakup 5 hal yaitu;

  • Teknik penilaian
  • Lingkup
  • Proses
  • Pengelolaan Hasil
  • Tindak lanjut dan umpan balik

Lebih detail mengenai 5 hal ini penjabarannya sebagai berikut;

1) Teknik penilaian

Teknik penilaian dapat dilakukan dengan cara TES dan Non TES. Pada penilaian TES terdiri dari TES tulis, TES lisan, dan TES perbatan. Sedangkan penilaian NON TES terdiri dari : penjajagan, pengamatan, penyimak

2) Lingkup

Mencakup seluruh tingkat pencapaian perkembangan dan materi pembelajaran santri;
Mencakup data tentang status perubahan perilaku dan perkembangan emosional santri.

3) Proses

Dilakukan secara berkala, intensif, bermakna, menyeluruh dan berkelanjutan;

Pengamatan dilakukan pada saat santri melakukan aktifitas sepanjang kegiatan belajar mengajar

Secara berkala ustad/ustadzah mengkaji ulang catatan perkembangan santri dan berbagai informasi lain termasuk kebutuhan khusus santri yang dikumpulkan dari hasil catatan pengamatan, anekdot, chek list dan portofolio.

Melakukan komunikasi dengan orang tua/wali santri tentang perkembangan santri, termasuk kebutuhan khusus santri;

Dilakukan secara sistematis, terpercaya dan konsisten ;

Memonitor semua aspek tingkat pencapaian perkembangan santri ;

Mengutamakan proses dampak hasil; 7.3.8. Pembelajaran melalui bermain yang menyenangkan.

4) Pengelolaan Hasil

Ustadz/ustadzah membuat kesimpulan dan laporan kemajuan santri berdasarkan data dan informasi yang tersedia;

Ustadz/ustadzah menyusun dan menyampaikan laporan perkembangan santri secara tertulis kepada orangtua/wali santri secara berkala, minimal sekali dalam satu semester dengan menggunakan buku catatan hasil pembelajaran (raport);

Laporan perkembangan santri disampaikan kepada orangtua/ wali santri dalam bentuk laporan lisan dan tulisan secara bijak disertai saran saran yang dapat dilakukan orang tua/wali di rumah.

5) Tindak lanjut dan umpan balik

Ustadz/ustadzah menggunakan hasil penilaian untuk meningkatkan kompetensi diri

Ustadz/ustadzah menggunakan hasil penilaian untuk memperbaiki program, metode, jenis aktifitas/kegiatan, penggunaan dan penataan alat permainan edukatif, alat kebersihan dan kesehatan, serta untuk memperbaiki sarana prasarana termasuk untuk santri berkebutuhan khusus ;

Mengadakan pertemuan dengan orangtua/wali atau keluarga untuk mendiskusikan dan melakukan tindak lanjut untuk kemajuan perkembangan santri ;

Ustadz/ustadzah merujuk keterlambatan perkembangan santri kepada ahlinya melalui orangua/wali santri ;

Merencanakan program pelayanan untuk santri yang memiliki kebutuhan khusus.

Begitulah standar ketentuan acuan dalam memberikan nilai kepada santri murid PAUDQu standar penilaian pendidikan PAUD Al-Qur’an dari Kemenag dalam SK Dirjen Pendis.

Maturnuwun sudah mampir, salam kenal dan wassalamu’alaikum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top