Panduan cara membuat soal ujian yang efektif untuk siswa Taman Pendidikan Al-Qur’an jenjang kelas 1-3 perlu prinsip tepat. Artikel ini ini akan membahas langkah dan contoh soal sebagai panduan anda untuk mengujikan.
pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah, berdasarkan pengalaman saya dahulu mengajar TPQ, anak didik tidak memiliki kemampuan yang sama. Sekedar catatan, untuk ujian semester Taman Pendidikan Al-Qur’an saat ini menggunakan istilah asesmen TPQ (sumatif tengah untuk semester ganjil, dan asesmen akhir untuk semester genap.
Sedangkan asesmen nasional merujuk kepada ujian akhir yang diselenggarakan secara bareng-bareng seluruh indonesia. Namun sepertinya untuk TPQ ini masih jauh dari harapan dalam pelaksanaannya.
Kembali lagi dalam membuat soal ujian TPQ yang baik dan benar, utamanya untuk santri TPQ kelas 1, kemampuan dalam calistung, atau setidaknya membaca, ada yang sudah lancar, masih terbata-bata bahkan ada juga yang belum bisa membaca.
Menyikapi hal ini perlu suatu rumus panduan serta tips dan kiat dalam pembuatan soal ujian TPQ yang sepadan atau kompatibel dengan kemampuan anak didik.
Berikut adalah saran hal yang perlu mendapatkan perhatian bagi ustadz ustadzah pembuat soal ujian semester pada lembaga TPQ.
Prinsip Dasar Pembuatan Soal TPQ
Dalam hal membuat soal ujian untuk TPQ ada 5 prinsip dasar yaitu;
- Sesuai Kurikulum
- Penyesuaian Tingkat Kesulitan
- Bahasa yang Sederhana
- Ilustrasi soal
- Menghindari hal yang bias
Sesuai Kurikulum TPQ
Maksud kesesuaian dengan kurikulum adalah Soal harus mencakup materi pelajaran yang diajarkan.
Inilah yang menjadi problematika apabila soal yang anda berikan kepada santri jika hasil download atau copas dari internet.
Ada kemungkinan soal keluar dari koridor pembelajaran yang anda ajarkan selama ini.
Apa itu kurikulum? Seperti apa kurikulumnya? Adalah panduan kurikulum TPQ untuk kelas 1, 2 dan 3?
Menjawab hal ini, anda bisa melihat kurikulum nasional TPQ. Adapun sebagai patokan kurikulum nasional TPQ adalah SK Dirjen Pendis nomor 6091 tahun 2020 dalam format PDF tentang Kurikulum Nasional Pendidikan Al-Qur’an.
Contoh kurikulum Fikih TPQ kelas 1 ruang lingkup pembelajarannya adalah;
- Takbirotul Ihrom
- Doa Iftitah
- Bacaan Ruku
- Bacaan Sujud
- Bacaan duduk diantara dua sujud
- Bacaan tasyahud awal
- Bacaan tasyahud akhir
- Salam
Contoh soal sesuai kurikulum :
Allahu akbar adalah bacaan untuk;
a takbiratul ihrom
b doa iftitah
c bacaan ruku
contoh soal yang tidak sesuai kurikulum misalnya;
Salat sunnah rawatib yang dikerjakan sesudah salat fardu disebut; a ba’diyah, b qobliyah c fardu kifayah.
Kenapa tidak sesuai kurikulum? Karena untuk pembelajaran fikih kelas 1 belum mengajarkan tentang salat sunnah.
Penyesuaian Tingkat Kesulitan

Anak kelas 1, 2, bahkan mungkin saja kelas 3 TPQ kemungkinan belum semuanya lancar dan cepat dalam membaca.
Kemampuan otaknya tentu tidak sama dengan orang dewasa yang sudah bisa memproses sesuatu yang rumit atau sulit.
Karenanya, dalam pembuatan soal jenjang pendidikan TPQ kelas 1, 2, maupun 3 mestinya kesulitannya menyesuaikan dengan kemampuan rata-rata anak didik.
Contoh soal menjawab yang sesuai dengan penyesuaian tingkat soal.
Salat duhur dikerjakan … rekaat
Contoh soal yang tingkat kesulitannya tidak sesuai misalnya;
Apakah arti dalam bacaan doa iftitah?
Tingkat kesulitan ini juga mencakup jumlah banyaknya pilihan jawaban dalam soal pilihan ganda.
Bagi anak kelas 1 cukup 2 atau 3 pilihan jawaban yang benar. Jika 4 menurut saya pribadi terlalu banyak untuk anak didik kelas 1.
Bagaimana dengan kelas 2 dan kelas 3 TPQ? Bagi saya pribadi, untuk kelas 2 seyogyanya memakai 3 pilihan jawaban, sedangkan kelas 3 Taman Pendidikan al-Qur’an ada 4 pilihan jawaban untuk soal multiple choice.
Bahasa yang Sederhana
Anak-anak pada usia 6-10 tahun masih dalam masa perkembangan dalam banyak hal termasuk memahami bahasa.
Oleh karena itu bahasa dalam soal semestinya sederhana dan anak-anak mudah memahami maksud dari soal ini.
Contoh soal misalnya ;
Seorang yang mengumandangkan adzah disebut …. a imam, b muadzin, c makmum.
Contoh soal yang bahasanya rumit misalnya
Orang yang memegang microphone di masjid yang terhubung dengan pelantang untuk memanggil orang salat sebutannya adalah a imam, b muadzin, c makmum.
Wah, ternyata lebih sulit untuk membuat contoh bahasa yang rumit ya 😀
Tentunya anda paham maksud dari kesederhanaan bahasa, yaitu istilah dan kata yang anak didik mudah mengerti dan memahami maksudnya.
Ilustrasi soal
Gambar akan lebih mudah dikenali santri.
Karena melihat gambar akan lebih mudah daripada membaca dan memahami maksud soal dalam bentuk tulisan.
Contoh soal menggunakan ilustrasi misalnya anda memasang gambar orang ruku’ kemudian dalam soal berbunyi, dalam salat gerakan ini disebut dengan … a sujud, b tahiyat akhir c ruku’
Tidak ada patokan prosentase bentuk ilustrasi gambar dengan teks tulisan dalam soal, menyesuaikan selera kepada yang membuat.
Menghindari hal yang bias
Bias menurut saya adalah sesuatu yang bisa membelokkan atau sesuatu yang tidak jelas atau terang maksudnya sehingga dapat membuat orang menjadi salah paham.
Dalam soal ujian, pertanyaan dan jawaban (jika pilihan ganda atau menjodohkan) sifatnya harus jelas dan benar, tidak ada ruang untuk kebingungan.
Contoh soal yang tidak bias, anda menampilkan gambar ilustrasi orang sedang sujud, kemudian pilihan jawabannya adalah a i’tidal, b tahiyat c ruku.
Adapun contoh soal yang bias adalah salat yang jumlah rakaatnya 4 yaitu a subuh b dhuhur c asar d magrib.
Pada contoh soal ini ada 2 jawaban yang benar, sehingga kepastian memilih menjadi bias.
Atau anda membuat soal dengan gambar ilustrasi tampak dari depan orang sedang tahiyat, kemudian anda memberikan pilihan jawaban a tahiyat awal, b tahiyat akhir, c tawaru’/iftirasy
Jenis soal TPQ yang sesuai untuk anak TPQ kelas 1, 2 dan 3

Dalam soal ujian biasanya pada 1 lembar ada yang berupa pilihan ganda, menjodohkan, menjawab singkat, dan beberapa menambahkan soal jawaban uraian.
Untuk jenjang TPQ kelas 1-3, rumusan dalam pembuatan jenis soalnya adalah;
- Untuk pilihan Ganda 3 opsi jawaban: A, B, C.
- Soal Isian Singkat Jawaban berupa kata atau angka singkat.
- Menjodohkan : Pasangkan gambar dan kata atau soal dan jawabannya yang isingkat soalnya maupun pilihan dalam menjodohkannya.
- Soal dengan format B – S Benar/Salah : Tentukan pernyataan yang benar atau salah dengan melingkari huruf yang menjadi jawaban tepat bagi siswa.
Validitas dan Reliabilitas Soal
Dalam pembuatan soal ujian TPQ juga perlu memperhatikan validitas dan realibilitasnya.
Maksud dari validitas soal ujian Taman Pendidikan Al-Qur’an yaitu Soal mengukur materi yang sebenarnya diajarkan.
Jadi secara teknis soal mutlak harus berada dalam koridor kurikulum yang menjadi pembahasan dalam kegiatan belajar mengajar.
Arti reliabel adalah handal, dapat dipercaya, atau konsisten.
Jadi maksud dari reliabilitas soal yaitu Hasil ujian stabil saat diuji berulang.
Jangan lupa juga untuk melakukan ujicoba soal sebelum anda melaksanakannya dalam ujian.
Hal ini untuk mengenali tingkat kesulitan soal sebelum digunakan.
Analisis Butir Soal, yaitu mengenali tingkat kesulitan masing-masing soal apakah terlalu mudah atau sangat sulit.
Semestinya soal yang baik adalah berbentuk kurva gunung, yaitu sedikit yang sangat mudah, kemudian yang sifatnya umum atau biasa lebih banyak dan yang masuk kategori sangat sulit soalnya sepadan jumlah dengan soal yang sangat mudah.
Tips tambahan dalam membuat soal TPQ
Berikut ini bisa menjadi tambahan ide dalam anda membuat soal ujian pada lembaga sampean yang bisa berlaku di tahun 2027 ataupun 2028 bahkan bisa anda aplikasikan sepanjang masa.
- Format Menarik : Font besar dan warna cerah memudahkan baca.
- Petunjuk Jelas : Berikan cara menjawab agar siswa paham.
- Susun Soal Dari mudah ke sulit supaya bertahap.
- Waktu Cukup : Berikan waktu memadai untuk mengerjakan soal, saya rasa 45 – 60 menit sudah cukup memadai.
- Koreksi Cermat : Berikan umpan balik yang membangun. Bagikanlah hasil ujian kepada anak-anak, berilah catatan agar mereka lebih semangat untuk mengaji di TPQ.
- Pada anak kelas 1, guru bisa juga sambil membacakan, dan menerangkan soal, dan kemudian anak-anak menentukan pilihan jawaban setelah mendengarkan penjelasan dari ustadz-ustadzah yang membacakan soal.
Demikian tips dalam membuat soal ujian TPQ baik mid semester ataupun semesteran dan ujian akhir yang kami sarikan dari berbagai sumber.
Catatan tos pribadi, decklare hukum kepemilikan artikel, bot mesin google dilarang crawl dari tulisan ini digunakan untuk mesin ai baik untuk ai itu sendiri maupun overviews atau apapun produk alphabet. Salam kenal dan wassalamu’alaikum.
