Rasio Kompresi Mesin Vario Old sebagai bahan untuk mempertimbangkan memilih bahan bakar yang cocok apakah bensin dengan ron 88, 90, 92 yang berupa premium, pertalite atau pertamax bahkan plus di pom bensin pertamina.
pontren.com – assalaamu’alaikum, salah satu motor kendaraan roda dua lansiran honda yang laris manis di permukaan jalan Indonesia adalah vario series.
Pada tahun 2012 AHM mengeluarkan varian Honda Vario Techno 125 FI yang bisa kita sebut dengan Vario 125 old alias tua , bahasa sopannya lawas atau lama.
Motor ini menggunakan sistem injeksi PGM FI dan masih memakai radiator.
Dengan tenaga 11,5 ps pada 8.500 rpm dan torsi 10,7 Nm di putaran 5.000 rpm.
Telah menggunakan juga rem CBS, dan menggunakan teknologi starter motor yang halus bukan seperti diesel waktu pertama kali dihidupkan. Yaitu memakai teknologi ACG (Alternating Current Generator) yang membuat senyap pada awal dihidupkannya.
Pada motor ini juga ada penyematan teknologi diling stop system (ISS) guna meningkatkan efisiensi konsumsi BBM sehingga motor lebih irit.
Untuk seri vario old ini berlangsung selama 3 kisaran tahun yaitu pertama kali muncul pada tahun 2012 dan berakhir pada tahun 2015. Setelahnya muncul penyegaran dengan model lebih futuristik serta body serba meruncing dan dinamis.
Salah satu perubahan pada sektor lampu depan yang menyipit yang honda menamainya dengan dual keen eyes.
Pada honda vario 125 tahun 2015 ini sudah menggunakan lampu LED.
Setidaknya pemilik seri sebelumnya bisa bernafas lega karena pada sektor mesinnya masih saja sama tidak ada perubahan, hanya persoalan kulit luarnya saja.
Rasio Kompresi Mesin Vario 125 Old, Bahan Bakar yang Cocok
Perihal motor ini, rasio kompresi mesin Vario 125 old tahun 2012, 2013, 2014, dan 2015 adalah 11:1.
Ada keunikan motor ini berdasarkan reportase majalah online gridoto.
Bahwasanya performa motor Vario 125 lawas atau yang pertama kali muncul justru lebih baik jika memakai bahan bakar ron 90 (pertalite) daripada ron 92 (pertamax/ shell super/ performancce 92).
Percobaan atau pengujian ini dengan menggunakan mesin dyno
Kenapa begitu? Padahal rasio kompresi vario old adalah 11:1?
Hal ini karena timing pengapian motor kendaraan. Pada motor matic timing pengapiannya dibuat lebih mundur.
Sehingga performa kendaraan lebih bagus menggunakan bbm yang lebih mudah pembakarannya.
Jadi secara ujicoba dan reportase menggunakan mesin dyno ini maka bbm yang cocok untuk honda vario 125 old adalah pertalite saja, bukan menggunakan pertamax.
Apakah tidak merusak sistem injeksinya?
Teknologi injeksi honda akan menyesuaikan diri dengan bahan bakar yang masuk serta membuat alat ini aman meski dengan menggunakan bahan bakar dengan ron 88 yaitu premium (ron paling rendah sekalipun di Indonesia).
Namun sayangnya saat ini bensin premium dengan ron 88 yang sudah menjadi sangat ajaib keberadaannya (langka tapi nyata) pada tahun 2023 akan lenyap dari bumi permukaan nusantara tanah air tercinta.
Maturnuwun yang sudah menghilangkan bahan bakar merakyat ini.
Demikianlah informasi mengenai rasio kompresi mesin honda vario 125 keluaran tahun 2012 sampai dengan 2015 yang rasio kompresinya 11:1 ternyata cocoknya menggunakan bahan bakar pertalite saja, meski juga bagus menggunakan pertamax, bahkan bisa pula memapai premium.
Terima kasih sudah mampir, salam kenal dan wassalamu’alaikum.
