Pengalaman Buruk Beli Hape di Tazmanian Karanganyar

By | 15/01/2020
kendala-madrasah-diniyah-takmiliyah

Kisah apes dan kenangan buruk pengalaman beli hape LG Q6plus di Grup Tazmanian Karanganyar karena salah saya sendiri atau kurang informasi dari penjual perihal akun google sebelumnya.

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, selamat malam pemirsa layar hape yang budiman, pengalaman tidak mengenakkan saat beli handphone second di Tazmanian Karanganyar karena problem akun gmail yang harus verifikasi.

Kisahnya begini, sore tanggal 15 Januari lumayan dapet transferan dana dari smaato karena jadi publisher iklan, lumayan lah untuk nambah nambah jajan.

Lha sayangnya ternyata layar hape mengalami trouble error tidak bisa di sentuh pada beberapa wilayah area touch screen.

Mau diperbaiki koq biayanya juga segitu lumayan dibanding harga hapenya, mau di buang koq perlu hape juga. Ya sudahlah mumpung ada rizki dan sebagai kenangan honor smaato cari hape second sebagai gantinya.

Pilah pilih merk dan seri, ada samsung ada oppo ada huawei meizu serta merk merk terkenal maupun yang nyaris tak terdengar tinggal pilih, mulai harga ratusan ribu sampai jutaan tinggal isi kantong menyesuaikan.

Pilih LG Q6 plus sebagai pengganti

Ya karena perlu alat komunikasi, jatuhlah pilihan pada ponsel lansiran korea selatan merk LG seri Q6+ dengan prosessor qualcomm ram 4 giga dan kapasitas drive penyimpanan sebesar 64 Giga.

Sudah lebih dari cukup untuk komunikasi maupun bekerja, sangat mumpuni kalau hanya untuk main game CoC ataupun Class of Royal dan untuk kamera saya tidak terlalu memperdulikannya.

Setelah cek dan tawar menawar akhirnya dibayar ponsel tersebut, saya tanya kepada penjualnya, garansinya berapa lama?

Jawabnya “garansi berlaku satu minggu”. Yup benar, jawaban yang didapat adalah garansi 1 minggu alias 7 hari.

Masalah dimulai

Setelah selesai pembayaran dan pembuatan kuitansi serta penyerahan, tidak ada pesan apapun dari pihak penjual tazmanian tentang ponsel ini.

Karena hujan sangat lebat, saya sejenak duduk dan coba lihat hape ini.

Keadaan terang, saya lanjut aktivitas dan coba mengaktifkan hape 2nd yang barusan saya beli.

Biasa hape android untuk mengaktifkan perlu akun gmail supaya dapat berjalan untuk playstore maupun email dan sikronisasi aplikasi lainnya.

Ternyata, untuk mengaktifkan fitur ini akun google yang dipakai sebelumnya harus dimasukkan terlebih dahulu.

Apesnya saya tidak tahu password email sebelumnya. Yang jelas akun email sebelumnya adalah celltazman [at] gmail.com.

Saya coba otak atik untuk melewati situasi ini, pake googlepass juga harus belajar terlebih dahulu dan install driver LG, akhirnya saya nyerah dan datang ke counter.

Jawabnya counter adalah tazmanian bonjot adalah “saya tidak tahu passwordnya, mungkin yang tazmanian 1 tahu karena biasa yang buat nama gitu orang tazmanian 1, kira kira begitulah yang saya tangkap dari keterangan penjaga tazmanian bonjot.

Lha alternatifnya katanya saya suruh ngeflash hape yang baru satu dua jam saya beli dari toko tazmanian ini. Blaik, jare garansi seminggu hahhahaaa….

Atau saya disuruh ke tazmanian yang taman kali aja ada yang tau passwordnya.

Ya sudah karena saya sudah diliputi rasa jengkel, akhirnya saya keroyo royo ke tazmanian yang ditaman.

Sampai disitu saya ditemuin penjaga ditanya apa perlunya, saya utarakan situasi yang dialami.

Datang lagi yang lain, nanya lagi problem hape apa, saya jawab lagi. Halah ping papat aq sik jawab karena ada 4 orang.

Bukan solusi yang saya dapatkan malah saya diceramahi seharusnya dihapus dahulu akun sebelumnya.

Saya koq mikir, kenapa tidak dari tadi bilang suruh hapus pas hape mau saya bawa, dengan begitu khan lebih elegan. Engga bilangnya baru setelah kami mengalami kesulitan.

Kemudian orang ke empat datang, tanya lagi ada apa. Saya jawab situasi kalo hape nya harus di konfirmasi dengan email sebelumnya untuk lanjut bisa dipergunakan.

Dengan entengnya harus di flash hapenya untuk bisa dipakai kembali biayanya sekitar 50 ribuan.

Halah ya saya bertanya, trus fungsi dari garansi seminggu apa?

Entahlah jawabannya apa yang jelas sekilas kesalahan ditimpakan kepada saya dan garansi seminggu tidak berlaku untuk kasus flash karena google account yang tidak bisa dilewati.

Ya wis lah saya sudah malas dengan keadaannya, karena gelagatnya sudah tidak menyenangkan, saya bilang saja ya sudah flash nya bayar berapa? “Daripada saya semakin terlalu sakit hati ingat garansi”.

Lanjutnya cowok yang datang terakhir dengan pede membuatkan nota service untuk flash hape LG yang baru tadi sore saya beli dan ada garansi 7 hari alias seminggu.

Sambil nulis masnya bilang, nanti biayanya sekitar 50 ribuan.

Jawab saya, terserahlah suka suka anda menarik biaya flash, sudah anyel hati saya.

Itulah sepenggal kisah pengalaman beli hape second di tazmanian.

Yang saya sayangkan katanya garansi 7 hari atau seminggu, ternyata?

Kedua, yang namanya ngeflash itu khan tidak memerlukan spare part, lha koq tega teganya narik ongkos untuk pembeli yang digaransi 7 hari.

Yang ketiga, mbok yao sebelum diserahkan ke pembeli itu di resetkan dahulu emailnya atau minimal dikasih tahu akun gmail atau google harus terhubung dengan sebelumnya atau direset. Sehingga kisah apes ini tidak terjadi.

Kalau saya sudah diberitahu harus hapus akun atau akun teesebut kudu connect, saya ngalah engga senewen. Lha ini??

Ya entahlah saking bodohnya saya saja sih kenapa bisa begini kasusnya, jadi enggan beli lagi disitu entah baru atau lama termasuk pulsa, walaupun salah saya kenapa tidak tahu harus hapus akun sebelumnya, tapi setidaknya saya juga berhak dikasih tahu sebelumnya untuk hapus akun google pemilik hape sebelumnya.

Salam berdagang jual beli yang islami. Tenang saja, jasa service flash hape LG saya bayar koq. Bayar penuh. 🙂

Pagi Hari saat ambil Hape setelah di Flash

Sekitar jam 9.15 menit pagi, saya perkirakan toko ponsel yang kondang ini sudah buka, perkiraan saya yang namanya ngeflash tidak butuh waktu lama jadi saya sakin sudah jadi, minimal saya bisa nunggu kalau belum digarap.

Ditemuin mas mas penjaga dan saya kasihkan tanda bukti atau kuitansi service hape untuk konfirmasi.

Tidak lama diambil LG Q6 Plus yang saya miliki belum genap sehari dalam kondisi menyala dan sudah beres di flash.

Saya tanya berapa biayanya? Jawab mas nya Rp. 35.000,- (tiga puluh lima ribu rupiah). Saya keluarkan uang Rp. 50.000,- untuk biaya service hape tersebut.

Saat itu sekedar ngobrol ama masnya cerita tentang lupa email dan apalah apalah biaya flash samsung yang mencapai 600 ribu tergantung seri nya.

Saat hendak diambil kembalian lima belas ribu, mbak mbak imut mendekat ke mas nya membisikkan sesuatu.

Akhirnya masnya menginfokan kepada saya bahwa untuk biaya flash hape q6+ yang kemaren saya beli, gratis flash alias tidak dikenakan biaya. Katanya ada telfon darimana gitu.

Saya yakin kan ke masnya, jadi ini ga bayar nih, gratis? Iya, begitu jawab masnya. Akhirnya saya ambil uang saya kembali dan lanjut aktivitas. Mungkin kalau tadi tidak ngobrol sebentar dan saya keluarkan uang pas, bisa lain ceritanya.

Demikian kisah perjuangan beli hape second. Ingat untuk cek email dan kepastian password hape sebelumnya supaya lebih lancar jika beli hape 2nd.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Category: usaha bisnis santri Tag:

About Ibnu Singorejo

Postingan baru : Kami usahakan Jadwal hari Senin dan Jumat akan ada tambahan postingan artikel baru. Terima kasih sudah menyimak. saran dan kritik serta sumbangan artikel kami tunggu. contact info : cspontren@yahoo.com twitter : PontrenDotCom FB : Gadung Giri

Silakan berkomentar