Pendidikan Formal Nonformal Informal, Pengertian dan Contoh Lembaga

Share

Pengertian Pendidikan Formal nonformal informal dan contohnya berdasarkan tulisan Ibrahim Bafadhol Dosen Tetap Prodi Pendidikan Agama Islam STAI Al Hidayah Bogor yang berjudul LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM DI INDOESIA .

pontren.com – Assalaamu’alaikum wa rahmatullah, alhamdulillah ketemu kembali para pembaca internet yang budiman, kali ini kami merangkum sebuah tulisan sebagaimana data yang kami sampaikan pada paragraf sebelumnya.

Langsung saja berkenaan dengan Lembaga pendidikan Formal dan yang lainnya berikut rangkuman tulisan.

Pendidikan Formal Nonformal Informal

Dalam tulisannya, Ibrahim Bafadhol menyebutkan bahwa Ada tiga macam lembaga pendidikan Islam, yaitu;

  1. Lembaga Pendidikan Islam Formal,
  2. Lmbg Pendidikan Islam Non Formal, dan
  3. Lembaga Pendidikan Islam Informal.

Dalam tulisannya menjelaskan bahwa Lembaga pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Adapun Lembaga pendidikan non formal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

Lembaga pendidikan nonformal ini disediakan bagi warga yang tidak sempat mengikuti atau menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu dalam pendidikan formal.

Sedangkan lembaga pendidikan informal adalah pendidikan yang ruang lingkupnya lebih terarah pada keluarga dan masyarakat.

pada pasal 13 ayat 1 dalam UU Sisdiknas no 20 tahun 2003 menerangkan bahwasannya jalur pendididikan terdiri atas pendidikan formal, nonformal, dan informal yang dapat saling melengkapi dan memperkaya.

Pengertian Lembaga Pendidikan Formal, ciri-cirinya dan contoh

pengertian pendidikan formal ciri dan contohnya

Berikut ini adalah pengertian dari Pendidikan Formal, non formal dan Informal berdasarkan undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sisdiknas. Kemudian kami sampaikan ciri-cirinya dan contoh lembaga pendidikan formal.

Seperti apa uraian penjelasannya?

Silakan anda simak.

Pengertian lembaga pendidikan formal adalah jalur pendidikan yang terstruktur dan berjenjang yang terdiri atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan pendidikan tinggi.

Lembaga pendidikan jalur normal terdiri dari lembaga pendidikan prasekolah, lembaga pendidikan dasar (SD/SMP), lembaga pendidikan menengah (SMA/SMK), dan lembaga pendidikan tinggi.

Dalam sisdiknas menyebutkan bahwa setiap warga negara diwajibkan mengikuti pendidikan formal minimal sampai selesai tingkat SMP.

Adapun orientasi Lembaga pendidikan formal adalah pengembangan manusia Indonesia seutuhnya.

dalam artikel ini menyebutkan ada 9 ciri pendidikan formal.

Adapun kesembilan ciri pendidikan formal yaitu;

  1. Pendidikan berlangsung dalam ruang kelas yang sengaja dibuat oleh lembaga pendidikan formal.
  2. Guru adalah orang yang ditetapkan secara resmi oleh lembaga.
  3. Memiliki administrasi dan manajemen yang jelas.
  4. Adanya batasan usia sesuai dengan jenjang pendidikan.
  5. Memiliki kurikulum formal.
  6. Adanya perencanaan, metode, media, serta evaluasi pembelajaran.
  7. Adanya batasan lama studi.
  8. Kepada peserta yang lulus mendapatkan ijazah.
  9. Dapat meneruskan pada jenjang yang lebih tinggi.

Berikut adalah contoh lembaga penyelenggara pendidikan formal Indonesia baik yang berada pada naungan Kemendikbud maupun dibawah Kementerian Agama (Kemenag).

Ini contoh-contoh lembaga pendidikan formal;

Contoh Pendidikan formal Kemendikbud;

  • Taman Kanak-kanak (TK)
  • Sekolah Dasar (SD)
  • Sekolah Menengah Pertama (SMP)
  • Sklh Menengah Atas (SMA)
  • Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)

Contoh pendidikan formal Kementerian Agama

  • Raudatul Athfal (RA)
  • Madrasah Ibtidaiyah (MI)
  • Madrosah Tsanawiyah (MTs)
  • Madrasah Aliyah (MA)

Selanjutnya yaitu jenjang pendidikan formal jenjang Perguruan Tinggi yang meliputi, meliputi; Akademi, Politeknik, Sekolah Tinggi, Institut, dan Universitas

Demikian ringkasan singkat dan padat berkenaan dengan Pendidikan Formal dari segi pengertian, ciri lembaga dan juga contoh lembaga pendidikannya.

Pendidikan noformal, pengertiannya, ciri-ciri lembaga dan contoh Penyelenggara

pengertian pendidikan informal ciri dan contoh lembaga

Pembahasan selanjutnya yaitu berkenaan dengan lembaga pendidikan non formal.

Silakan anda simak ringkasannya.

Masih berdasarkan sisdiknas no 20 th 2003 menyebutkan bahwa Lembaga Pendidikan nonformal adalah jalur pendidikan di luar pendidikan formal yang dilaksanakan secara terstruktur dan berjenjang.

Uraian penjelasan singkatnya yaitu Lembaga pendidikan non formal adalah lembaga pendidikan yang disediakan untuk warga negara yang tidak sempat mengikuti atau menyelesaikan pendidikan pada jenjang tertentu dalam pendidikan formal.

Dalam penyelenggaraan pendidikan nonformal, ada program-program pendidikan nonformal yang memiliki kesetaraan dengan pendidikan formal.

contohnya pendidikan nonformal yang berada pada naungan Kemendikbud yaitu; kejar paket A, kejar paket B, kejar paket C.

Maupun pendidikan nonformal yang berada pada naungan Kementerian Agama seperti Pendidikan Kesetaran Pondok Pesantren Salafiyah jenjang Ula, Wustha, dan Ulya.

Ada 7 ciri lembaga pendidikan nonformal.

7 Ciri-ciri pendidikan nonformal adalah sebagai berikut;

  1. Pendidikan berlangsung dalam lingkungan masyarakat.
  2. Guru adalah fasilitator yang diperlukan.
  3. Tidak ada pembatasan usia.
  4. Penyesuaian Materi pelajaran praktis dengan kebutuhan pragmatis.
  5. Waktu pendidikan singkat dan padat materi.
  6. Memiliki manajemen yang terpadu dan terarah.
  7. Pembelajaran bertujuan membekali peserta dengan keterampilan khusus untuk persiapan diri dalam dunia kerja.

Ada banyak sekali macam lembaga yang menyelenggarakan pendidikan nonformal.

Adapun sebagian contoh yang bisa kami sebutkan adalah;

  • Kelompok bermain (KB)
  • Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ)
  • Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA)
  • Madrasah Diiniyah Takmiliyah (Madin)
  • Taman penitipan anak (TPA)
  • Lembaga khusus
  • Sanggar
  • Lembaga pelatihan
  • Kelompok belajar
  • Pusat kegiatan belajar masyarakat
  • Majelis taklim
  • Lembaga ketrampilan dan pelatihan

Itulah ringkasan mengenai lembaga pendidikan nonformal di Indonesia.

Pengertian Lembaga Pendidikan Informal, ciri-cirinya dan contohnya

ciri pendidikan informal dan pengertiannya

Pembahasan terakhir mengenai lembaga pendidikan yang ada di Indonesia ini setelah merangkum mengenai pendidikan formal dan nonformal.

Selanjutnya adalah mengenai pendidikan informal beserta ciri cirinya dan contohnya.

Langsung saja berikut ulasan singkat dan padatnya.

Pengertian pendidikan informal menurut sisdiknas no 20 tahun 2013 adalah adalah jalur pendidikan keluarga dan lingkungan.

Selanjutnya ada keterangan yang menyebutkan bahwa Lembaga pendidikan informal adalah pendidikan yang ruang lingkupnya lebih terarah pada keluarga dan masyarakat.

Sayangnya saat ini belum ada penanganan secara khusus dalam pendidikan informal khususnya pendidikan keluarga sebagaimana pada pada pendidikan formal.

Hal ini menjadikan masuk akal apabila sebagian besar keluarga belum memahami dengan baik tentang cara mendidik anak-anak dengan benar.

Dalam tulisannya, Ibrahim Bafadhol menyebutkan ada 3 ciri pendidikan informal.

Adapun 3 ciri pendidikan informal adalah;

  • Proses Pendidikan berlangsung terus-menerus tanpa mengenal tempat dan waktu.
  • Yang berperan sebagai guru adalah orangtua.
  • Tidak memiliki manajemen yang baku.

Mengajari anak mengaji pada masjid selepas jamaah magrib;
Pendidikan anak dalam sopan oleh ayah ibunya dengan contoh perilaku;

Demikian informasi mengenai pengertian pendidikan formal nonformal dan informal beserta ciri cirinya dan contoh lembaga yang menyelenggarakannya.

Terima kasih sudah berkunjung, salam kenal dan wassalaamu’alaikum.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *