Cara Mendaftarkan Masjid di Kemenag supaya Terdaftar pada Kementerian Agama

masjid-jami-tari-wetan-sumber-simo-boyolali

Cara Mendaftarkan Masjid di Kemenag supaya Terdaftar pada Kementerian Agama

Informasi tentang tata cara dan kelengkapan syarat untuk mendaftarkan Masjid Mushola untuk mendapatkan nomor ID Nasional Masjid serta layanan yang lain dari Kemenag (Kementerian Agama).

Pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh para pemirsa layar hape maupun monitor laptop komputer, setelah kemarin ramai pemberitaan tentang keharusan majelis taklim untuk mendaftarkan diri di Kemenag melalui Kantor Kementerian Agama pada Kabupaten atau Kota, saatnya disampaikan informasi tentang pendaftaran masjid.

Baca;
Macam Tipe (tipologi) masjid di indonesia ;
Pengertian Idarah Imarah dan Ri’ayah dalam manajemen masjid ;
Contoh susunan pengurus takmir masjid standar Kemenag
;

Mengutip dari instagram Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Dirjen Bimis) bahwasanya untuk mendapatkan nomor ID Nasional Masjid dan pelayanan dari Kemenag (rekomendasi, atau bantuan jika ada, maka masjid maupun mushola perlu didaftarkan.

Tempat Pendaftaran

Bagaimana cara mendaftarkannya? Untuk pendaftaran masjid di Kementerian Agama relatif mudah dan tidak bertele tele, anda hanya memerlukan sedikit usaha dan fotocopy serta gambar digital masjid maupun mushola anda, selanjutnya dibawa ke instansi yang berwenang.

Dalam hal ini kepada siapakah pendaftaran diajukan?

Berdasarkan keterangan dari Dirjen Bimas Islam disebutkan bahwa untuk pendaftaran Masjid Mushola dilakukan pada Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan setempat dan Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) terdekat.

Syarat pendaftaran Masjid mushola pada Kemenag

Apa saja yang perlu dibawa sebagai persyaratan pendaftaran masjid guna mendapatkan ID Nasional?

Setidaknya ada 3 syarat yang diperlukan sebagai kelengkapan pendaftaran.

Adapun ketiga syarat dimaksud adalah;

  • Surat Keputusan Pendirian atau pembentukan Takmir Masjid atau Mushola
  • Surat keterangan status tanah wakaf atau sertifikat
  • Foto bangunan masjid atau mushalla dalam bentuk softcopy (digital) dengan ukuran maksimal 1 mb.

Itulah ketiga syarat yang perlu dipersiapkan oleh takmir masjid atau pengelola mushalla dalam mengurus daftar masjid pada instansi yang berwenang.

pendaftaran-masjid
syarat pendaftaran masjid dari Bimas Islam Via Instagram

Ada baiknya juga pengajuan ini berbentuk proposal dimana terdapat surat pengantar atau permohonan pendaftaran masjid mushalla yang dilengkapi dengan tanda tangan pemohon dan stempel resmi dari masjid.

Itu saja informasi siang ini mengenai masjid, semoga dapat memberikan tambahan tentang perizinan maupun wawasan bahwasanya saat inipun masjid juga didata pihak penguasa.

Sebagai kemudahan pengajuan, insyaallah nantinya akan kami buatkan contoh proposal pengajuan izin eh maaf, maksudnya permohonan untuk mendaftarkan masjid pada Kemenag dalam format doc ms word.

loading...

7 Comments on “Cara Mendaftarkan Masjid di Kemenag supaya Terdaftar pada Kementerian Agama”

    1. seharusnya hanya pengantar saja sih bukan berbentuk proposal, tapi bisa jadi pada daerah tertentu meminta permohonan dalam bentuk proposal lengkap yang bikin keki dalam pembuatannya, doakan kami bisa membuat contoh proposal pengajuan mendaftarkan masjid ke Kemenag yang bisa diterima oleh para pejabat yang berwenang.

    1. wa’alaikum salaam wa rahmatullahi wa barakaatuh. saat ini kami belum membuatnya, doakan semoga segera kelar contoh pengajuan yang lengkap tinggal edit oleh para takmir masjid.

Silakan berkomentar