Arsip Tag: masjid

Manfaat ID Masjid dan memiliki identitas Mushalla sebagai Data

manfaat ID Masjid. Keberadaan masjid dan mushalla di Indonesia cukup banyak dan semakin bertambah dari tahun ketahun.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah. mengutip berita republika tentang – Informasi ini berdasarkan data Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam (Bimis) Kemenag (Kementerian Agama) Republik Indonesia.

Dengan keberadaan tempat ibadah umat islam berupa masjid dan mushalla ini maka pemantauan dari organisasi, masyarakat serta pemerintah perlu untuk diseriusi.

Sekretaris Dewan Masjid Indonesia kala itu (tahun 2014) menyebutkan pentingnya pihak DMI mengetahui persoalan masjid.

Dari situ kemudian pihak DMI bisa melakukan arahan dan mengarahkan Dewan Kemakmuran Masjid masing-masing masjid untuk melakukan sesuatu.

Dalam rangka melakukan pendataan masjid maka perlu tindak lanjut yang serius tanpa mengabaikan akurasi datanya. Hal inilah yang membedakan dengan sensus yang lainnya.

kode ID Masjid mushalla

Kedepan (pada tahun 2014) dalam melakukan pendataan DMI akan melakukan koordinasi dengan Kementerian Agama, Badan Pusat Statistik.

Tujuannya untuk menyeragamkan data seluruh masjid di Indonesia.

Dengan begitu akan lebih memudahkan untuk menganalisis masjid di seluruh Indonesia dari sabang sampai merauke.

Akurasi Pendataan masjid pada Kemenag

Menurut Dirjen Bimis kala itu (Muhammadiyah Amin) menyebutkan bahwa Kemenag memiliki data masjid di Indonesia.

Akan tetapi metode mengumpulkan data dengan cara mendapatkan laporan dari masing-masing provinsi melalui Kantor Wilayah Kementerian Agama.

Adapun akurasi data (kala itu) dianggap kurang.

Saat ini metode pendataan melalui aplikasi Simas dengan memberikan nomor ID Masjid pada mushalla atau masjid yang sudah masuk data.

Keberadaan aplikasi simas ini jauh lebih bagus dalam hal keseragaman dan akurasi datanya. (jika dibandingkan dengan laporan Kanwil ke Dirjen Bimis).

Pihak entry data atau yang memasukkan data adalah KUA maupun Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota.

Kabar baiknya, berdasarkan data masjid ini selanjutnya menjadi kemenag akan menjadikannya bahan untuk mengetahui masjid atau musala mana saja yang layak untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah.

Sayangnya dasar pemberian bantuan pemerintah berdasarkan data ini masih belum banyak masyarakat yang merasakannya.

Apalagi model bantuan berupa pengajuan proposal serta tidak ada pengumuman (setidaknya saya belum pernah melihat) pada Kantor Kementerian Agama Kabupaten masjid mana saja di Indonesia yang mendapatkan bantuan.

Kesimpulan Manfaat ID Masjid

Manfaat kebergunaan ID Masjid adalah;

  • Sebagai nomor induk identitas masjid atau mushalla
  • Memudahkan Pemerintah dan yang lain memantau masjid mushalla
  • Dewan masjid bisa mengetahui persoalan masjid dan arahan melakukan tindakan pada masing masing masjid.
  • Pertimbangan Kemenag dalam memberikan bantuan

Nah demikian kesimpulan manfaat kebergunaan memiliki nomor ID masjid atau Identitas mushalla.

Wilujeng enjang, wassalaamu’alaikum.

Sumber : Republika pentingnya pendataan masjid

Mari Mengenal urutan Kode ID Masjid dan Mushalla

Kode ID Masjid dan mushalla. Masjid anda sudah memiliki nomor ID Masjid atau Mushalla yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama? Bisa yang mengeluarkan adalah Kantor Urusan Agama maupun Kankemenag Kabupaten setempat.

Pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, Mengetahui jumlah angka kode identifikasi nomor ID Masjid dan Mushalla pada aplikasi SIMAS Kemenag (Kementerian Agama).

Apakah SIMAS itu?

SISTEM INFORMASI MASJID (SIMAS) adalah media layanan data dan informasi Bidang Kemasjidan berbasis WEB, sebagai bentuk layanan publik yang dapat diakses oleh seluruh masyarakat di Indonesia.

Kode ID

Kembali lagi ke Kode ID Masjid atau musholla.

Kode ID ini terdiri dari 15 digit angka.

Fungsinya nomor identifikasi ini untuk mengidentifikasikan tipologi, lokasi dan nomor urut masjid atau mushalla.

kode ID Masjid mushalla

Adapun 15 digit angka masjid dan keterangan fungsinya adalah sebagai berikut;

ID Masjid/Mushalla adalah nomor/kode identifikasi masjid/mushalla yang mengidentifikasikan tipologi, lokasi dan nomor urut masjid/mushalla.

ID Masjid/Mushalla terdiri dari 15 digit angka yaitu :

  • Digit 1-2 = Jenis Rumah Ibadah
  • Dijit 3 = Tipologi
  • Digit 4-5 = Kode Provinsi
  • Dijit 6-7 = Kode Kab/Kota
  • Digit 8-9 = Kode Kecamatan
  • Digit 10-5= Kode Masjid/Mushalla

Contoh nomor id masjid yang sudah jadi misalnya Masjid Raya Baiturrahman alamat Jln. Muhammad Jam no.1, Kota Banda Aceh dengan ID Masjid 01.1.01.19.01.000001

Daftar Kode Rumah Ibadah Muslim (Masjid Mushalla) berdasarkan Tipologi

berikut adalah daftar kode masjid dan mushalla, kenapa muncul angka nol satu dua dan seterusnya.

KodeMasjid & MushallaKeterangan
01Masjid 
01.0Masjid NegaraMASJID ISTIQLAL
01.1Masjid RayaMasjid Provinsi
01.2Masjid AgungMsasjid pada tingkat Kabupaten/Kota
01.3Masjid BesarMasjid pada tingkat Kecamatan
01.4Masjid JamiMasjid ditengah pemukiman masyarakat/Masjid desa
01.5Masjid BersejarahMasjid yang memiliki nilai sejarah perkembangan Islam atau perjuangan Bangsa
01.6Masjid Tempat PublikMasjid di sarana fasilitas publik (Mal, pasar, Terminal, stasiun, Bandara, SPBU, Tempat Hiburan/ Wisata
02Mushalla 
02.1Mushalla ditempat publikMushalla pada terminal, pasar,stasiun, Bandara, Mall, SPBU, Tempat Hiburan/ Wisata
02.2Mushalla PerkantoranMushalla pada perkantoran dan hotel
02.3Mushalla pendidikanMushalla pada sarana pendidikan (kampus, sekolah, madrasah, pondok pesantren)
02.4Mushalla perumahanMushalla ditengah pemukiman masyarakat/ masjid desa
Kode Rumah Ibadah Muslim pada aplikasi SIMAS

Darimana kode-kode ini?

Kami mendapatkan informasinya melalui file SOSIALISASI SISTEM INFORMASI MASJID oleh SUBDIT KEMASJIDAN DIREKTORAT URUSAN AGAMA ISLAM DAN PEMBINAAN SYARIAH DITJEN BIMAS ISLAM KEMENTERIAN AGAMA RI.

Demikian semoga menambah wawasan khazanah informasi mengenai kemasjidan. Salam kenal, wassalaamu’alaikum.

Salat tarawih Masa Pandemi dengan Prokes di Pokoh Tasikmadu

Salat tarawih masa pandemi. Tak terasa pada ramadan tahun 2021 masehi 1422 hijriyah kali ini wabah pandemi covid-19 sudah berjalan lebih satu tahun. Saya ingat waktu itu pada tahun sebelumnya (2021) suasana puasa dan lebaran begitu mencekam.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, sampai-sampai pada waktu itu saya membuat tulisan reportase tentang kampung saya mendapatkan protes keras dari sebagian warga.

Entah apa dia sudah membaca isi berita atau belum, yang jelas ada yang komplain, sampai ada beberapa pemuda dan ketua karangtaruna yang datang ke rumah supaya saya menurunkan berita pada blog ini.

Memang judulnya agak provokatif, dalam artian agak susah menjabarkan situasinya saat itu, saya kasih judul saja lock down, padahal kala itu yang ada adalah larangan orang luar masuk ke kampung. Akan tetapi orang kampung bisa saja keluar masuk.

Karena situasinya seperti itu kemudian menimbulkan banyak komentar panas dari orang luar karena saya unggah di facebook ICK.

Kembali lagi ke tarawih masa pandemi covid-19 dengan menggunakan protokol kesehatan. Hari pertama salat tarawih tahun ini saya bersama anak anak berangkat ke Masjid Miftaahul Jannah.

Letaknya di tengah perumahan kompleks Perum Puri Persada Hijau, biasa menyebut dengan perum PPH.

Sebelumnya sudah beredar pada grup erte mengenai penataan salat tarawih pada masa pandemi tahun ini. Intinya ada 3 yaitu jaga jarak, memakai masker dan pelaksanaan ibadah yang singkat.

Bagaimana singkatnya? Mari kita simak.

Salat tarawih dengan menjaga jarak dengan jamaah yang lain

Pada masjid sudah ada tanda silang, artinya tempat tanda x ini tidak boleh untuk jamaah duduk atau sholat, tujuannya agar ada jarak antara makmum satu dengan makmum lainnya.

Tanda X ini letaknya pada 1 tegel atau ubin yang kisaran ukurannya adalah 30 cm.

Jadi setiap 3 ubin akan ada 1 tanda silang sebagai pembatas untuk jaga jarak.

Pada keadaan biasa, maksudnya saat situasi aman terkendali, hari pertama puasa jamaahnya membludak sampai luar meskipun tanpa jaga jarak. Bahkan ada sebagian orang yang kesulitan tempat.

Pada masa korona ini karena ada jarak antar jamaah maka tentu agak susah untuk mengakomodasi semua warga.

Tetapi sepertinya tidak semua warga keluar untuk melaksanakan salat tarawih, ada juga yang berhati hati untuk tetap berdiam dirumah dan menjalankan ibadah pada kediaman masing-masing.

Menurut kiai Legendaris dusun Gadungan Girimulyo, dengan bertambahnya jumlah hari puasa, maka jamaah semakin meluber.

Maksudnya meluber sampai luar masjid. Akan tetapi luberan ini bukan karena masjid tidak mampu menampung jamaahnya, lebih tepat karena semakin banyak jamaah yang melaksanakan ibadah dirumah sehingga salatnya luber pada rumah masing-masing.

Memakai masker Salat Tarawih Masa Pandemi

Pada saat hendak melaksanakan salat isya, Bapak Sobari memberikan pengumuman dan mewanti-wanti kepada jamaah untuk menjaga jarak.

Juga mengingatkan semua jamaah untuk memakai masker.

Perihal masker, apabila ada jamaah yang kelupaan membawa dari rumah untuk menghubungi takmir masjid. Pesan pak Bari kepada jamaah untuk jangan keseringan lupa, eman eman masker masjidnya nanti jika habis banyak.

Saya melihat tidak ada satupun jamaah yang tidak mengenakan masker.

Melaksanakan Ibadah dengan cepat

Maksudnya dalam melakasanakan ibadah dengan cepat bukanlah membaca salat dan ruku super kilat (pernah lihat video sholat super cepat? Saya sudah).

Akan tetapi maksudnya adalah menghilangkan kegiatan yang biasa mengiringi salat tarawih ini supaya jamaah bisa segera pulang ke rumah masing-masing.

Adapun yang pada saat normal ada dan pada waktu pandemi ditiadakan adalah kultum (kuliah tujuh menit), dan jaburan.

Meskipun jaburan ditiadakan, perihal takjil masih tetap ada.

Selain itu ketiadaan kultum juga menghilangkan kegiatan kotak infaq yang berjalan antar jamaah. Sebagai gantinya diletakkan kotak besar tempat untuk infaq jamaah area depan masjid.

Tujuaannya adalah untuk meminimalisir bersinggungannya antar jamaah satu dengan yang lainnya.

Sekedar cerita tentang salat tarawih pada masjid Miftaahul Jannah Pokoh Ngijo Tasikmadu

Masjid Miftaahul Jannah melaksanakan salat tarawih 11 rokaat dengan 4 rakaat salam kemudian 3 rekaat salat witir.

Malam pertama ramadan ini 4 rekaat pertama bacaan suratnya adalah an naba’ serta surat yang panjangnya setara dengan surat ini.

Kemudian pada 4 rokaat kedua dengan panjang surat yang lebih pendek.

Pada penutup salat alias sholat witir dengan bacaan surat surat pendek yaitu rekaat pertama surat al Kafirun, kemudian al Kautsar dan rakaat ketiga yaitu surat al Ikhlas.

Setelah salam kemudian pak Bari mengumumkan kepada jamaah untuk melaksanakan niat puasa dirumah masing-masing, selain itu pak Bari menyebutkan bahwa niat tempatnya ada pada hati.

Untuk malam pertama ramadan pada masjid Miftaahul Jannah Pokoh Baru Ngijo Tasikmadu ini para jamaah berniat puasa pada rumah masing-masing.,

Malam selanjutnya bisa bersama sama dengan takmir masjid sebagai pemandu niat seperti biasanya.

Nah demikian sebuah kisah tentang salat tarawih pada masa pandemi corona covid – 19 tahun 2021 Masehi/1442 Hijriyah sebagai kenangan.

Semoga Allah senantiasa melimpahkan rahmat hidayat keberkahan kesehatan kepada kita semua. Wilujeng dalu, wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

KUA Tasikmadu serahkan surat Keterangan Nomor Identitas Masjid

Kepala KUA Kecamatan Tasikmadu (Moh Aziz) menyerahkan surat keterangan Nomor Identitas Nasional Masjid kepada Mulyono Abdul Karim.

yaitu Takmir Masjid Al-Mukmin Jembangan Rt 7 RW 3 Kaling Kecamatan Tasikmadu Kabupaten Karanganyar pada tanggal 26 Maret 2021 di ruangannya.

pontren.com – Penyerahan ini merupakan tindak lanjut ajuan pengurus masjid Al-Mukmin kepada Kepala KUA dengan mengisi formulir yang telah disediakan oleh pihak Kantor Urusan Agama Kecamatan Tasikmadu.

Dengan penyerahan surat keterangan ini merupakan bukti bahwa masjid al-Mukmin Jembangan Kaling Tasikmadu telah benar terdaftar pada Sistem Informasi Masjid (Simas) Kementerian Agama dengan nomor identitas yang ada pada surat keterangan itu.

Sampai saat penyerahan perdana dilakukan, sudah ada 12 pengajuan berupa form isian yang siap diproses.

Selanjutnya apabila proses entry data masjid selesai maka surat keterangan nomor identitas nasional masjid diserahkan kepada pengurus yang mengelola masjid.

KUA tasikmadu mendesain supaya piagam surat keterangan ini ditempelkan pada dinding masjid.

Harapannya bisa meminimalisir hilangnya dokumen akibat penyimpanan yang lama dan lupa siapa yang memegangnya.

Untuk itu KUA membuat 2 lembar piagam yang sama untuk takmir.

1 untuk dipasang pada dinding masjid dengan kertas tebal dan satunya berupa kertas biasa yang disimpan oleh ketua atau sekretaris masjid.

Ada barcode pada surat keterangan

Pada piagam surat keterangan nomor Identitas Masjid nasional ini juga menempelkan kode barkode yang berdampingan dengan tanda tangan Kepala KUA

Isi barkode akan muncul apabila anda memindainya dengan gadget canggih semisal smartphone.

Kemudian data besrta informasi masjid akan muncul pada tampilan browser anda.

piagam surat keterangan nomor statistik nasional masjid

Siapapun yang bisa memindai barcode ini bisa melihat data masjid yang umum seperti alamat, gambar foto (apabila sudah diupload), fasilitas dan lain sebagainya.

Syarat mendapatkan surat Keterangan Nomor Identitas Masjid Nasional

Bagi masjid yang hendak mendapatkan surat keterangan ini prosedurnya tidak terlalu rumit.

Utamanya adalah mengisi form blangko yang ada dan mengirimkan foto masjid kepada operator/pihak yang bekerjasama dan koordinasi dengan KUA.

Yaitu penyuluh Agama Islam Fungsional (Ummu Hani Maryam) dan Penyuluh Agama Islam non PNS.

Untuk mengunduh dan melihat seperti apa isian formulirnya sampean bisa membaca pada artikel dengan judul Nomor Identitas Masjid Mushalla, cara mendaftarkan dan proses.

Dalam mengirim foto, setidaknya ada 3 yaitu berupa foto nampak dalam masjid, tampak luar yang kelihatan plakatnya dan foto masjid dari jauh.

Selanjutnya setelah mengisi secara lengkap blangko pengajuan dan menyiapkan foto sebagai salah satu file yang diunggah pada aplikasi.

Lengkap syarat dan isian form kemudian bawa ke Kantor Urusan Agama yang kemudian proses entry data oleh operator dan tahap cetak surat keterangan.

Pengajuan juga bisa ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten

Dalam melayani surat keterangan ini, selain Kantor Urusan Agama Kecamatan, takmir masjid juga bisa mengajukan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Menurut penuturan Kiai Nuryadi (JFU Bimbingan Masyarakat Islam) Kankemenag Kabupaten Karanganyar,

Takmir masjid juga bisa mendapatkan piagam surat keterangan terdaftar ini melalui Kantor Kemenag Kabupaten cq. Bimas Islam.

nuryadi, SHI

Dalam mengajukan, syarat dan ketentuannya juga sama alias tidak berbeda dengan mengajukan ke KUA.

Intinya yaitu mengisi blangko dan mengirimkan foto masjid.

Selanjutnya pihak Bimas Islam kabupaten memprosesnya dan melakukan cetak surat keterangan melalui aplikasi simas.

Adapun kekuatan hukum surat keterangan ini baik yang dikeluarkan oleh KUA maupun Kantor Kemenag kabupaten adalah sama saja.

Alias tidak ada perbedaan sama sekali kecuali hanya yang menandatanganinya.

Demikian sekilas info pagi ini, selamat beraktivitas, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Surat Keputusan kepala Desa tentang Pengurus Takmir Masjid Jami

Contoh Surat Keputusan Pengurus atau Takmir Masjid dari Kepala Desa maupun Lurah dalam format doc ms word PDF tahun 2021 bisa unduh gratis free download mengacu kepada berbagai ketentuan yang berlaku.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, Kepala desa atau lurah merupakan pimpinan di suatu wilayah atau desa yang keberadaannya terikat dengan aturan dan perundang undangan dalam mengeluarkan surat keputusan.

Termasuk disini yaitu dalam membuat SK Pengurus Takmir masjid. baik tahun 2020 atau nantinya pada tahun 2022.

Ada baiknya sebelum mengunduh file yang kami unggah, sampean bisa mencermati ketentuan dasar pengurus takmir masjid yang diangkat oleh kepala Desa atau Lurah.

Dalam pembuatan SK Takmir masjid dari desa ini yang perlu diperhatikan didalamnya adalah keberadaan dari Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014 tentang standar pembinaan manajemen masjid.

takmir masjid desa

Khususnya yang terdapat dalam huruf F perihal Masjid Jami.

Masjid jami dalam SK Dirjen ini memiliki pengertian sebagai masjid yang terletak di pusat pemukiman pedesaan atau kelurahan dengan kriteria tertentu.

Adapun kriteria tertentu dimaksud dapat anda baca pada artikel Masjid Jami

Landasan Pokok Pembuatan Contoh SK Takmir Masjid dari Desa

Selain aturan dan ketentuan dari Menteri dalam Negeri yang berkaitan dengan desa, dalam pembuatan contoh SK ini juga menyebutkan dasarnya.

Ada 2 aturan, yang pertama berasal dari Peraturan Menteri Agama nomor 56 tahun 2006 dan yang kedua yaitu Keputusan Dirjen Pendis nomor tahun tentang.

Itulah landasan pokok pengurus masjid sebagai acuan kami menyusun tulisan ini.

Ketentuan kepengurusan Takmir Masjid Jami

Dalam SK Dirjen dimaksud, berkaitan dengan kepengurusan atau pengurus takmir masjid Jami desa atau kelurahan adalah sebagai berikut;

  • Kepengurusan Masjid dipilih oleh Jamaah
  • Ditetapkan oleh pemerintah setingkat kelurahan atau Desa
  • Takmir Masjid atas Rekomendasi Kepala KUA Kecamatan
  • Periode Kepengurusan adalah 3 tahun dan dapat dipilih kembali maksimal 2 periode
  • Merupakan representatif dari perwakilan mushalla, majelis taklim dan tokoh desa.

Itulah setidaknya hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat akan dilakukan pembuatan SK Pengurus masjid Jami tingkat desa oleh Kades atau Lurah.

Setelah memahami ketentuan dalam SK Dirjen Bimis, maka bisa dilakukan eksekusi pembuatan SK Takmir Masjid dari Kepala Desa Kelurahan ini dengan standar susunan Kepengurusan yang telah digariskan.

Baca : Tulisan Masjid Jami’ Arab beserta artinya

Seperti apa struktur organisasi kepengurusan Masjid tingkat Desa?

Tidak ada ketentuan yang menunjuk secara spesifik untuk masjid jami, akan tetapi mengacu kepada standar struktur yang umum berlaku dalam SK dirjen maka susunan takmir masjid tingkat desa setidaknya adalah sebagai berikut;

  • Penasihat
  • Ketua
  • Bendahara
  • Sekretaris/Ketua Bidang Idarah
  • Ketua Bidang Imarah dan
  • Ketua Bidang Ri’ayah.

Adapun jumlah pengurus menyesuaikan dengan banyak sedikitnya pekerjaan.

Contoh Teks SK DKM Pengurus Masjid oleh Kepala Desa

pengurus masjid jami dan pengurusnya
ilustrasi jamaah masjid sedang menunggu iqamah

Berikut adalah teks bunyi dari SK Kepala desa atau lurah untuk Takmir Masjid Jami menyesuaikan dengan berbagai ketentuan yang ditulis diatas.

Langsung saja, berikut contoh teks yang disusun.

KEPUTUSAN KEPALA DESA GIRIMULYO
KECAMATAN NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR

NOMOR : 01/01 TAHUN 2021

TENTANG

PENGANGKATAN PENGURUS MASJID JAMI
DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO
MASA JABATAN 2021-2023

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA GIRIMULYO

Menimbang

  • Bahwa untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan di masjid Jami Desa Girimulyo perlu mengangkat pengurus masjid Jami tingkat Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso.
  • bahwasanya mereka yang namanya tercantum dalam lampiran keputusan ini, dianggap cakap dan mampu untuk melaksanakan tugas dimaksud;
  • bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan b tersebut diatas, perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa Girimulyo tentang Pengangkatan Pengurus Masjid Jami Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601);
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
  3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 6);
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2016 tentang Administrasi Pemerintahan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1100);
  5. Peraturan Menteri Agama nomor 54 tahun 2006 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Kesejahteraan Masjid
  6. Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid
  7. Rekomendasi Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Ngargoyoso Nomor …../….. Tahun 2020 Tentang Susunan Pengurus Masjid Jami Desa Girimulyo.
  8. Pemilihan pengurus masjid Jami Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso pada tanggal ………………… di ………

Memutuskan

Menetapkan

Pertama : Mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini ditetapkan sebagai Pengurus Masjid Jami Desa Girimulyo.

Kedua Bahwa yang namanya tercantum dalam lampiran keputusan ini dianggap mampu dan cakap dalam menjalankan tugas dan fungsi sertatanggungjawab dibidangnya masing-masing.

Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bahwa apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Ngargoyoso
Pada Tanggal : 01 Januari 2021
Kepala Desa Girimulyo

……………………………

  1. Camat Ngargoyoso;
  2. Kepala KUA Kecamatan Ngargoyoso;
  3. Ketua BPD Desa Girimulyo;
  4. Masing-Masing Yang Bersangkutan;
  5. Arsip.

LAMPIRAN : SURAT KEPUTUSAN KEPALA DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO
NOMOR : 01/01 TAHUN 2021
TANGGAL : 01 JANUARI 2021
TENTANG : PENGANGKATAN PENGURUS MASJID JAMI
DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO MASA JABATAN 2021-2023

PENGURUS MASJID JAMI DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO
MASA JABATAN TAHUN 2021-2023

Penasihat : Kepala Desa
Ketua : Dafit Jaelani
Bendahara : Erna Jayanto
Sekretaris/Ketua Bidang Idarah : Sriyanta
Anggota : Jaka Parmanta
: Gunung H
Ketua Bidang Imarah : Panoto
Anggota : Waluyo Jati
: Tri Wanti
Ketua Bidang Ri’ayah : Nunus
Anggota : Catur
: Wardoyo

Ditetapkan di : Ngargoyoso
Pada Tanggal : 01 Januari 2021
Kepala Desa Ngargoyoso

(Nama Kepala Desa)

untuk memantau tampilan SK Kepala Desa Tentang Pengurus masjid format PDF bisa dipantau sebagaimana penampakan preloved dibawah ini;

apabila ingin memilikinya, silakan saja unduh dengan gratis alias free dalam rangka download file contoh SK Pengurus masjid dari desa, apabila ada kendala pengambilan langsung dari preloved, kami siapkan tautannya dibawah ini.

Download Contoh SK Pengurus Masjid dari Kepala Desa atau Lurah

Berikut adalah link tautan untuk melakukan unduh gratis free download contoh Surat Keputusan Kepala Desa atau Lurah tentang Takmir Pengurus Masjid Jami tingkat Desa dalam format doc ms word.

Ini hanya merupakan contoh olahan pribadi saja dimana anda dapat melakukan perubahan apapun didalamnya baik dari segi kata kalimat susunan kepengurusan dan yang lain.

Baca : Contoh Profil Masjid

Atau sampean boleh juga memakainya persis seperti yang dibuat, silakan saja pilihan ada ditangan anda.

Buat para re-upload dan jagoan copas repost di blog website pribadi maupun instansi institusi, silakan dicantumkan tautan ya.

Here it is the sample

sk takmir masjid format PDF
sk pengurus masjid dari desa format doc

Nah begitulah hal yang dapat kami lakukan pagi menjelang siang ini pada hari libur, semoga bisa menjadi pertimbangan dalam pembuatan surat keputusan takmir masjid jami.

Orang bijak meninggalkan jejak, begitulah kata yang tenar di kalangan para blogger beberapa tahun belakangan. Wilujeng enjang menjelang awan. Wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Berita Acara Pemilihan Ketua DKM Takmir Masjid

Berita acara pemilihan ketua DKM Dewan Kemakmuram Masjid download contoh format doc ms word unduh gratis sebagai salah satu dokumen dalam pergantian pengurus takmir.

pontren.com – assalaamu’alaikum, pada masjid yang sudah maju secara penataan administrasi dan tata kelola kantor yang mumpuni maka pemilihan ketua DKM merupakan acara yang besar.

berita acara pemilihan ketua DKM takmir pengurus masjid

Perlu menyiapkan berbagai perangkat dan dokumen guna kelancaran dan keabsahan serta ketertiban dalam suksesi pergantian ketua dewan kemakmuran masjid dari yang lama pada yang baru.

Contoh berita acara pemilihan ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) alias pengurus atau takmir ini kami sadur dari halaman facebook masjid Jami’ Pangrango Cianjur.

Kemudian kami adaptasi pada masjid besar Baiturrahman sebagai contoh dalam format doc sebagai kenangan kami semasa dahulu biasa sholat tarawih pada masjid ini.

Teks Berita acara Pemilihan Ketua DKM

BERITA ACARA PEMILIHAN KETUA DEWAN KEMAKMURAN MASJID (DKM) MASJID BESAR BAITURRAHMAN NGARGOYOSO PERIODE 2022 – 20235
BERITA ACARA

PEMILIHAN KETUA DEWAN KEMAKMURAN MASJID (DKM)
MASJID BESAR BAITURRAHMAN NGARGOYOSO
PERIODE 2022 – 2026

Pada hari ini Sabtu Tanggal 12 November Tahun 2022 telah diadakan rapat/musyawarah pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Baiturrahaman Ngargoyoso Periode tahun 2022 s.d. 2026 yang bertempat di Masjid Besar Baiturrahan Ngargoyoso.

Alamat : Kompleks Masjid Baiturrahman Dusun Gadungan Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar
Pukul : 19 : 30 WIB (jam setengah delapan malam)

Berdasarkan hasil rapat/musyawarah pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Mubarok telah terpilih Bapak/Saudara : Mugiyono, SE sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Baiturrahman Ngargoyoso Periode tahun 2022 s.d. 2026 pada hari Rabu Tanggal 12 November Tahun 2022 bertempat di Masjid Besar Baiturrahman Ngargoyoso.

Alamat : Kompleks Masjid Baiturrahman Dusun Gadungan Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar
Pukul : 19 : 30 WIB (jam setengah delapan malam)

Demikian berita acara pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Baiturrahman Ngargoyoso ini dibuat.

Ngargoyoso, 12 November 2022

Mengetahui,

Ketua RW 014 Ketua Dewan Penasehat
Masjid Besar Baiturrahman Ngargoyoso
S u j a d i Sarwono

Kepala Desa Girimulyo
Nunus Catur Wardoyo, SE

Nah seperti itu contohnya, anda bisa melakukan ubahan edit seperlunya atau melakukan modifikasi drastis yang cocok untuk takmir tempat anda.

Sekedar informasi, ini bukan contoh baku berasal dari Kemenag (tidak ada contohnya dari Kementerian Agama).

Sehingga apapun karya anda selama asas kepantasan dan tidak melanggar UU maka adalah benar dan sah.

Download File Format Doc MS word

Sebagaimana awal tulisan, kami menyediakan format file contoh berita acara pemilihan takmir masjid atau ketua DKM dalam format bentuk doc ms word.

Sebelum sampean mengunduhnya, anda bisa melihat tampilan preloved sebagaimana berikut ini.

Kami memakai font bookman old style dengan ukuran huruf 12.

Supaya sebagaimana pilihan font pada peraturan dan perundang-undangan yang banyak memakai tipe huruf ini.

Ada kendala dalam mengunduhnya secara langsung?

Jangan khawatir, kami sediakan tautan untuk mengunduhnya.

Berikut ini tautan untuk unduh gratis free download berita acara memilih ketua takmir pengurus masjid yang baru atau kepala DKM.

Download berita acara pemilihan takmir masjid

Demikian informasi tambahan kali ini untuk melengkapi dokumen dalam pemilihan takmir masjid.

Semoga masjid anda semakin barakah makmur dan ramai semarak dalam kegiatan keislaman yang mendapat ridha Ilahi.

Wilujeng dalu, selamat malam, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh.

Susunan Acara Pemilihan Pengurus DKM Takmir Masjid

Susunan Acara Pemilihan Pengurus DKM Takmir Masjid, dalam membentuk pengurus yang baru setelah masa bakti takmir masjid sebelumnya selesai dalam periode masa kepengurusan sebagai acuan dalam menyelenggarakan kegiatan suksesi.

pontren.com – assalaamu’alaikum, untuk menyelenggarakan pemilihan pengurus masjid yang baru atau pergantian kepengurusan maka memerlukan susunan acara pemilihan pengurus DKM atau Takmir masjid.

Fungsi susunan acara ini sebagai memandu acara demi acara bisa berjalan dengan lancar, hemat waktu, singkat tanpa meninggalkan esensi dan ruh musyawarah maupun metode dengan pemungutan suara.

Jika menyimak kepada panduan kemenag, ada baiknya dalam memilih ketua DKM yang baru beserta jajaran pengurusnya maka waktunya adalah selepas salat jum’at atau ba’da magrib, bisa juga selepas ibadah sholat isya’.

Dalam memilih waktu ini mencari kesempatan banyak jamaah yang bisa berkumpul untuk turut serta dalam memilih ketua takmir masjid atau pengurus DKM.

Tips mengadakan acara pemilihan Takmir Masjid

Sebelum acara hari H waktu pemilihan, ada kegiatan sebelumnya alias pra pemilihan yang perlu panitia lakukan.

tujuannya supaya acara bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan pengurus masjid yang solid dan mampu mengembangkan kegiatan masjid dengan baik.

Ada beberapa hal yang perlu panitia lakukan yaitu;

  • Menentukan waktu tempat untuk acara
  • Menjaring Bakal calon pengurus
  • Membuat tata tertib dalam memilih
  • Melakukan sosialisasi kepada jamaah
  • Membuat surat undangan kepada jamaah
  • persiapan konsumsi

Dengan kegiatan pra pemilihan ini maka harapannya kedepan yaitu para jamaah bisa banyak yang hadir.

tentu tidak lepas karena sudah mengetahui adanya kegiatan dalam memilih pengurus yang baru.

Surat undangan dalam pemilihan pengurus masjid bisa dengan cara membuat satu persatu dan diedarkan oleh remaja Masjid.

zaman now yang praktis berupa pesan berantai WA alias whatsapp pada grup maupun perorangan.

Dan pada hari H sebelum pelaksanaan, bisa mengumumkan lewat horn toa yang suaranya sudah kondang menggelegar.

Bentuk sosialisasi kepada masyarakat bisa memanfaatkan media sosial seperti twitter, facebook.

Dan utamanya papan pengumuman masjid, sukur-sukur membuat MMT yang penempatannya strategis.

Jika kesemuanya sudah dilaksanakan, tinggal menunggu hasilnya bagaimana jamaah berkumpul untuk menyemarakkan acara pilihan ketua takmir masjid yang baru.

Bisa dapat baru atau masih ngandang (balik lagi memilih ketua yang lama atau sedang duduk menjadi takmir).

Contoh susunan acara pemilihan ketua DKM pengurus Masjid

Dalam kegiatan ini maka sebaiknya panitia sudah jauh hari menentukan dan memberitahukan susunan acara kepada berbagai pihak yang bersangkutan.

Adapun pihak yang perlu anda hubungi yaitu;

  • Ketua takmir masjid yang lama (menyiapkan sambutan sebagai ketua yang lama)
  • Bakal calon pengurus (ketua baru melakukan sambutan)
  • MC pembawa acara (mempersiapkan diri dan waktu sebagai pembawa acara dan melakukan cek acara kegiatan);
  • Pembaca doa (supaya bisa mempersiapkan doa penutupan dengan baik).

Sedangkan peralatan maupun dokumen yang perlu ada saat acara kegiatan adalah;

  • Juknis tata tertib dan tatacara pemilihan;
  • Alat memilih jika musyawarah tidak bisa mufakat;
  • Berita acara hasil pemilihan;
  • Dokumen serah terima jabatan;
  • Stempel cap takmir masjid;
  • Snack makanan minuman secukupnya.

adapun contoh susunan acaranya adalah seperti ini

  • Pembukaan (dengan bacaan basmalah)
  • Sambutan Panitia Pemilihan Ketua Takmir masjid (ada baiknya singkat saja, membacakan dua hal berikut;)
  • Tata tertib dan peraturan pemilihan
  • Teknis pemilihan
  • Pelaksanaan Pemilihan (jika musyawarah mencapai mufakat tidak tercapai)
  • Pengitungan Suara
  • Sambutan Ketua DKM lama
  • Penanda tanganan Surat Serah terima jabatan dan penyerahan berkas dan stempel Ketua DKM lama ke Ketua DKM Baru
  • Sambutan Ketua DKM baru
  • Pembacaan Do’a
  • Penutup
  • Ramah Tamah/Santapan Jasmani
  • Pembubaran Panitia

Nah itulah susunan acara pemilihan ketua DKM Takmir masjid yang saya kutip dari situs Saepulgens.blogspot.com susunan acara rapat pemilihan ketua dkm

Tentunya acara ini hanya panduan atau acuan saja, bukan keharusan.

Sampean bisa melakukan perubahan modifikasi menyesuaikan dengan keadaan dan kondisi tempat anda.

Sebaiknya memang kegiatan ini sifatnya singkat padat dan cepat dalam rangka waktu yang biasanya mepet.

Setelah ibadah salat jum’at jamaah banyak yang masih bekerja atau selepas isya (malam hari waktunya orang istirahat).

Wilujeng sonten, selamat sore, akhirnya wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

NOMOR IDENTITAS NASIONAL MASJID MUSHALLA Syarat CARA daftar

Nomor Identitas Nasional Masjid Cara Mendaftarkan dan syarat dan ketentuan pendaftaran. Jamaah, ooe, ooo jamaah, SUDAHKAH MASJID/MUSHALLA ANDA TERDAFTAR??

Jika belum terdaftar, daftarkan segera Masjid/Mushalla anda.

Kemanakah mendaftarkan masjid untuk mendapatkan nomor identitas nasional Masjid? Tempat mendaftarkannya ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan atau Kemenag Kabupaten/Kota yang dekat pada wilayah anda.

Apa saja syaratnya?

Mengacu pada situs simas (website resmi tentang nomor identitas nasional masjid) adalah dengan membawa:

  1. Surat Keputusan Pendirian atau Pembentukan Takmir Masjid/Mushalla:
  2. Surat Keterangan Status Tanah / Wakaf / Sertipikat;
  3. Foto Bangunan Masjid/Mushalla dalam bentuk Softcopy

Apa manfaat mendaftarkan masjid ke Kementerian Agama?

Jawabnya adalah Masjid atau Mushalla sampean akan mendapat Nomor ID Nasional Masjid dan layanan lainnya dari Kementerian Agama.

Sekedar saran, untuk foto softcopy, mungkin akan lebih baik minimal 3 buah foto, yaitu tampak depan, tampak dalam dan tampak jauh.

Syarat mendaftarkan masjid ke Kemenag untuk mendapatkan Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Ada form yang bisa anda unduh pada akhir tulisan ini, dalam format excel sebagai lampiran dalam mendaftarkan masjid anda supaya mempunyai nomor statistik.

Untuk mempermudah anda menyiapkan data, dalam form yang perlu anda isi adalah sebagai berikut;

Data Masid yang mengajukan no statistik

Merupakan data lembaga masjid beserta tipe atau tipologi masjid yang anda daftarkan, untuk tipologi nanti anda bisa berkonsultasi kepada petugas KUA atau Kemenag, biasanya antara masjid tempat publik atau masjid jami’.
Apa saja yang perlu anda siapkan? Monggo anda simak

  • Nama Masjid
  • Jenis Tipologi
  • Masjid Besar
  • Masjid Jami
  • Mesjid Bersejarah
  • Masjid di Tempat Publik
  • No Telp / HP
  • Email
  • Website
  • No. Badan Hukum
  • Tahun Berdiri

Bagaimana jika masjid tanpa badan hukum atau lupa, ada yang memberi strip (-) pada kolom isiannya.

Informasi Kapasitas Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Berisi informasi mengenai luas bangunan masjid beserta tanahnya, dan estimasi berapa kapasitas daya tampung tempat ibadah baik mushola atau masjid.

Apa saja yang perlu anda siapkan ukurannya?

Berikut isian dalam form yang perlu anda isi.

  • Luas Tanah
  • Luas Bangunan
  • Status Tanah
  • Wakaf
  • No AIW
  • No Sertifikat Wakaf
  • Daya Tampung Max

Jika belum tanah wakaf bagaimana? Atau data ikrar (nomor AIW hilang) wah entahlah, ada KUA yang memberi tanda strip atau bisa memberi keterangan belum ditemukan. Bisa berbeda beda JFU mensikapi situasi ini.

Alamat lengkap dan letak bangunan Masjid atau mushalla pada google map

Urusan mengisi alamat adalah hal sangat praktis dan mudah, lain lagi jika anda harus mengisi latitude longitude.

Yang jelas pastikan anda paham letak masjid anda pada google map, nanti urusan latitude longitude akan otomatis ada angkanya.

• Provinsi
• Kabupaten / Kota
• Kecamatan
• Alamat Lengkap
• Latitude longitude
• Kalibrasi Arah Kiblat
• Azimut Arah Kiblat
• Tgl Kalibrasi
• Upload Sertifikat (arah kiblat)

data SDM Masjid

Berisi beberapa informasi mengenai jumlah pengurus, imam,khatib beserta kapasitas maksimal masjid menampung jamaah (daya tampung max masjid).

Selain jumlahnya, anda perlu menyiapkan nama nama imam tetap, nama muadzin serta nama ketua remaja masjid. Dalam isian kolom memerlukan informasi namanya.

persyaratan menjadi takmir masjid

Apa saja sih yang perlu anda persiapkan?

Ini dia jumlah yang perlu anda isi.

  • Jumlah Pengurus
  • Jumlah Imam
  • Khatib
  • Jumlah Muazin
  • Jumlah Remaja
  • sejumlah Jamaah

Fasilitas Umum

Merupakan informasi fasilitas masjid yang anda daftarkan, anda tinggal memberi centang pada kotak form lampiran mendaftarkan masjid ke Kemenag. Yaitu centang pada fasilitas yang dimiliki oleh masjid.

Jika tidak ada bagaimana? Anda bisa memberi tanda silang atau mencoret, atau anda membiarkan apa adanya.

Apa saja fasilitas yang ada dalam form?

  • Sarana Ibadah
  • Tempat Wudhu
  • Kamar Mandi/WC
  • Pembangkit Listrik/Genset
  • Sound System dan Multimedia
  • Penyejuk Udara/AC
  • Kantor Sekretariat
  • Perpustakaan
  • Koperasi
  • Poliklinik
  • Mobil Ambulance
  • Perlengkapan Pengurusan Jenazah
  • Aula Serba Guna
  • Toko
  • Ruang Belajar (TPA/Madrasah)
  • Tempat Penitipan Sepatu/Sandal
  • Gudang
  • Taman
  • Parkir
  • Internet Akses
  • Penginapan/Hotel
  • Perkantoran
  • Situs Bersejarah
  • Museum Masjid
  • Lainnya :

Jika memiliki fasilitas yang belum tercantum pada form, anda bisa menambahkan dengan menulis pada kolom yang ada. Contoh fasilitas imunisasi corona, fasilitas kontak jodoh dan lain sebagainya.

Fasilitas Ramah Anak

Sangat jarang masjid yang menyediakan fasilitas khusus anak, bahkan masjid agung yang dikelola oleh pemerintah daerah Kabupaten atau Kota.

Dalam form lampiran, isian mengenai fasilitas ramah anak pada masjid adalah;

  • Fasilitas Toilet Anak
  • Ruang Laktasi
  • Tempat Penyimpanan ASI
  • Tempat Bermain Anak
  • Pojok Baca Anak
  • Buku Bacaan Anak
  • Peralatan Permainan Edukatif
  • Ruang Belajar Anak
  • Kawasan Bebas Asap Rokok

Fasilitas Disabilitas

Nasibnya mirip dengan fasilitas ramah anak, harap maklum, masjid memenuhi fasilitas yang sifatnya untuk umum saja kewalahan, apalagi yang model spesifik.
Berikut isian mengenai fasilitas disabilitas pada masjid

  • Toilet Khusus Disabilitas
  • Tempat Wudhu Disabilitas
  • Jalur Kursi Roda
  • Fasilitas Kursi Roda
  • Sarana Lift Disabilitas
  • Buku Bacaan Braile
  • Jalur Khusus Tuna Netra
  • Papan Informasi Sarana Disabilitas
  • Monitor Informasi
  • Kursi Shalat Lansia

Yang jelas apabila memang tidak ada fasilitas sebagaimana dalam form ini, anda tinggalkan saja, tidak usah mengkhawatirkan, bukan merupakan syarat untuk mendapatkan piagam tanda daftar nomor statistik nasinal masjid

Kegiatan

Berisi tentang kegiatan masjid yang anda daftarkan, berilah tanda centang pada kotak form apabila kegiatan ini ada pada masjid atau musholla anda.

Saya yakin akan ada yang anda centang, mustahil jika satupun tidak ada kegiatan pada kolom berikut ini.

  • Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
  • Menyelenggarakan Sholat Jumat
  • Penyelenggaraan Kegiatan Hari Besar Islam
  • Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar
  • Menyelenggarakan Pengajian Ruti
  • Kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid)
  • Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
  • Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
  • Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
  • Melaksanakan Bimbingan Mualaf
  • Melaksanakan Bimbingan Manasik Haji

Foto Masjid untuk Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Anda bisa membawa flashdisk dam menyetorkan ke Kemenag atau KUA tempat anda mendaftarkan masjid.

Yang jelas ketentuan ukuran foto yaitu File Ekstensi yang diijinkan : jpeg, png (ukuran max : 5Mb)

Apa boleh memakai foto kamera hape? Dan kirim melalui whatsapp alias WA? Tidak ada larangannya.

Yang penting foto masjid jelas, tidak blur dan layak (tidak pas ada mbak mbak pake rok mini sedang lewat didepan masjid).

Sejarah dam Deskripsi

Nah ini merupakan tantangan tersendiri, hemat saya, sejarah masjid anda adalah gambaran perjalanan bangunan masjid ini.

Misalnya anda memberikan informasi awal mula berdiri masjid yaitu kegiatan pemuda dalam mengaji kemudian menjadi pengajian yang besar.

Selanjutnya timbul pikiran membangun tempat ibadah karena belum adanya masjid di lingkungan, ada yang mewakafkan pada tahun sekian atas nama siapa dan lain sebagainya. Silakan membuat narasi sesuai dengan sejarah yang bisa anda susun.

Untuk deskripsi, misalnya merupakan masjid lingkungan kampung berdiri dengan bantuan dan swadaya masyarakat, terbuka untuk umum, mempunyai kegiatan rutin pengajian setiap bulan dan ahad pagi.

Atau apalah yang menggambarkan masjid anda. (ini opini saya).

Kondisi masjid

Ada kolom yang anda perlu memilih untuk memberikan gambaran keadaan bangunan fisik masjid anda, bukan keadaan rohani masjidnya.

Ada 4 pilihan yang menggambarkan bangunan masjdi atau musholla anda yaitu;

  • baik
  • kurang baik
  • rusak ringan
  • rusak berat

faham keagamaan

merupakan gambaran masjid anda sebagai representasi dalam faham Islam, ada 5 pilihan dan yang paling akhir merupakan faham untuk sapu jagad. Silakan pilih satu diantara kelima pilihan ini.

Saya meyakini kebanyakan akan memilih sunni.

  • sunni
  • syiah
  • ahmadiyah
  • gafatar
  • dan lain lain

afiliasi Organisasi

nah ini yang gayeng, dalam form tidak memberikan ruang untuk bersikap netral, masjid umum misalnya, tetapi memaksa untuk memilih salah satu.

Mungkin dengan tidak memilihnya maka afiliasi masjid lebih netral dan umum, tidak condong pada ormas tertentu.

  • Nahdlatul ulama (NU)
  • Muhammadiyah
  • Persatuan Islam (PERSIS)
  • Nahdlatul Wathan
  • al Washliyah
  • al-Ittihadiyyah
  • al irsyad al islamiyah
  • Mathlaul Anwar
  • Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI)
  • Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti)
  • LDII
  • HTI
  • FPI
  • Persatuan Umat Islam

Download lampiran mengajukan Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Kemungkinan besar pihak kemenag akan meminta anda membuat proposal pengajuan, atau setidaknya halaman depan permohonan, yang Kemenag enak dan praktis tentu hanya selembar surat permohonan.

Jika model JFU pada kemenag yang bertele tele anda bisa saja harus membuat kata pengantar, landasan pengajuan, maksud tujuan dan sebagainya, mau tidak mau kalau ada yang mensyaratakan seperti itu sampean kudu buat.

Seperti apakah form lampiran format excel mengajukan nomor statistik nasional masjid? Monggo anda simak penampilannya berikut;

Anda bisa langsung mengunduhnya melalui file dalam bentuk preloved ini, file ini sama persis sebagaimana dokumen milik kemenag. Lha wong saya mengunduhnya dari sana kemudian saya ubah nama file nya supaya tidak bentrok.

Intinya file ini persis dan resmi berasal dari aplikasi simas (sistem informasi masjid).

Apabila ada kerepotan mengunduh langsung berasal pada preview sebelumnya, jangan khawatir, kami siapkan tautan mengunduhnya.

Download lampiran form mengajukan nomor statistik masjid nasional

Nah itulah unduh gratis free download file sebagai lampiran dalam mendaftarkan masjid ke Kementerian Agama beserta penjelasan singkat apa saja syarat yang perlu anda bawa.

Juga sekilas informasi berbagai data masjid yang sebaiknya anda siapkan supaya data masjid anda lengkap dan proses memberikan nomor statistik segera rampung dan beres.

Bentuk surat keterangan Nomor Identitas Nasional Masjid

contoh kartu ID masjid

Jika masjid atau mushalla anda sudah beres dalam melakukan entry data, maka secara resmi masjid anda sudah memiliki nomor identitas masjid.

Apa buktinya untuk masjid jika sudah mempunyai nomor identitas?

Bentuk bukti ini berupa surat keterangan nomor identitas nasional masjid dengan tanda tangan Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) atau Kepala Kemenag.

Dan satu lagi berupa kartu ID Masjid, kira-kira bentuknya seperti KTP, sayangnya menurut salah satu pegawai KUA memberi informasi bahwa file kartu ID masjid ini tidak ada menu tombol download.

Dan juga belum ada media untuk mencetaknya, jadi lazimnya bukti nomor identitas nasional masjid hanya berupa surat keterangan saja, untuk kartu ID masjid nya belum bisa mencetakkan.

Lebih lanjut, Pada surat keterangan ini ada barcode yang bisa anda scan kemudian menuntun anda ke situs informasi masjid yang anda daftarkan.

Pada situs ini anda bisa melihat data isian yang sudah anda masukkan.

Adapun teks surat keterangan ini berbunyi;

KOP KUA
Beserta alamat, ya intine kop Kantor Urusan Agama

SURAT KETERANGAN
Nomor : (nomor surat KUA)

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : nama kepala KUA.
NIP : NIP Kepala KUA
Jabatan : Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan …

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa masjid di bawah ini:

Nama Masjid : (nama masjid)
Tipologi: (tipologi masjid jami/tempat publik/yg lain
Alamat : alamat lengkap keberadaan bangunan masjid/mushalla

Adalah benar telah terdaftar pada Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama dengan Nomor Identitas Nasional Masjid : 01.4.14.13.10.000101

Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

nama kecamatan, tanggal penerbitan surat
Kepala,
(Nama lengkap kepala KUA)
NIP. ….

Untuk lebih jelasnya, penampakan surat ini sebagaimana bisa anda sawang berikut ini.

Nah itulah informasi sore ini yang bisa kami haturkan, semoga masjid segera mendapatkan nomor nasional, nanti kalau ada bantuan bisa segera mengajukan karena sudah terdaftar di Kemenag dan memiliki nomor nasional.

Wilujeng sonten, selamat sorrreeee, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla, Cara Mendaftarkan dan syarat

Nomor Identitas Nasional Masjid Cara Mendaftarkan dan syarat dan ketentuan pendaftaran. Jamaah, ooe, ooo jamaah, SUDAHKAH MASJID/MUSHALLA ANDA TERDAFTAR??

Jika belum terdaftar, daftarkan segera Masjid/Mushalla anda.

Kemanakah mendaftarkan masjid untuk mendapatkan nomor identitas nasional Masjid? Tempat mendaftarkannya ke Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan atau Kemenag Kabupaten/Kota yang dekat pada wilayah anda.

Apa saja syaratnya?

Mengacu pada situs simas (website resmi tentang nomor identitas nasional masjid) adalah dengan membawa:

  • Surat Keputusan Pendirian atau Pembentukan Takmir Masjid/Mushalla:
  • Surat Keterangan Status Tanah / Wakaf / Sertipikat;
  • Foto Bangunan Masjid/Mushalla dalam bentuk Softcopy

Apa manfaat mendaftarkan masjid ke Kementerian Agama?

Jawabnya adalah Masjid atau Mushalla sampean akan mendapat Nomor ID Nasional Masjid dan layanan lainnya dari Kementerian Agama.

Sekedar saran, untuk foto softcopy, mungkin akan lebih baik minimal 3 buah foto, yaitu tampak depan, tampak dalam dan tampak jauh.

Syarat mendaftarkan masjid ke Kemenag untuk mendapatkan Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Ada form yang bisa anda unduh pada akhir tulisan ini, dalam format excel sebagai lampiran dalam mendaftarkan masjid anda supaya mempunyai nomor statistik.

Untuk mempermudah anda menyiapkan data, dalam form yang perlu anda isi adalah sebagai berikut;

Data Masjid yang mengajukan (nomor identitas nasional masjid)

Merupakan data lembaga masjid beserta tipe atau tipologi masjid yang anda daftarkan, untuk tipologi nanti anda bisa berkonsultasi kepada petugas KUA atau Kemenag, biasanya antara masjid tempat publik atau masjid jami’.

Apa saja yang perlu anda siapkan? Monggo anda simak

  • Nama Masjid
  • Jenis Tipologi
  • Masjid Besar
  • Masjid Jami
  • Mesjid Bersejarah
  • Masjid di Tempat Publik
  • No Telp / HP
  • Email
  • Website
  • No. Badan Hukum
  • Tahun Berdiri

Bagaimana jika masjid tanpa badan hukum atau lupa, ada yang memberi strip (-) pada kolom isiannya.

Informasi Kapasitas Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Berisi informasi mengenai luas bangunan masjid beserta tanahnya, dan estimasi berapa kapasitas daya tampung tempat ibadah baik mushola atau masjid.

Apa saja yang perlu anda siapkan ukurannya?

Berikut isian dalam form yang perlu anda isi.

  • Luas Tanah
  • Luas Bangunan
  • Status Tanah
  • Wakaf
  • No AIW
  • No Sertifikat Wakaf
  • Daya Tampung Max

Jika belum tanah wakaf bagaimana? Atau data ikrar (nomor AIW hilang) wah entahlah, ada KUA yang memberi tanda strip atau bisa memberi keterangan belum ditemukan. Bisa berbeda beda JFU mensikapi situasi ini.

Alamat lengkap dan letak bangunan Masjid atau mushalla pada google map

Urusan mengisi alamat adalah hal sangat praktis dan mudah, lain lagi jika anda harus mengisi latitude longitude.

Yang jelas pastikan anda paham letak masjid anda pada google map, nanti urusan latitude longitude akan otomatis ada angkanya.

  • Provinsi
  • Kabupaten / Kota
  • Kecamatan
  • Alamat Lengkap
  • Latitude longitude
  • Kalibrasi Arah Kiblat
  • Azimut Arah Kiblat
  • Tgl Kalibrasi
  • Upload Sertifikat (arah kiblat)

data SDM Masjid

Berisi beberapa informasi mengenai jumlah pengurus, imam,khatib beserta kapasitas maksimal masjid menampung jamaah (daya tampung max masjid).

Selain jumlahnya, anda perlu menyiapkan nama nama imam tetap, nama muadzin serta nama ketua remaja masjid. Dalam isian kolom memerlukan informasi namanya.

Apa saja sih yang perlu anda persiapkan?

Ini dia jumlah yang perlu anda isi.

  • Jumlah Pengurus
  • Jumlah Imam
  • Khatib
  • Jumlah Muazin
  • Jumlah Remaja
  • sejumlah Jamaah

Fasilitas Umum

Merupakan informasi fasilitas masjid yang anda daftarkan, anda tinggal memberi centang pada kotak form lampiran mendaftarkan masjid ke Kemenag. Yaitu centang pada fasilitas yang dimiliki oleh masjid.

Jika tidak ada bagaimana? Anda bisa memberi tanda silang atau mencoret, atau anda membiarkan apa adanya.

Apa saja fasilitas yang ada dalam form?

  • Sarana Ibadah
  • Tempat Wudhu
  • Kamar Mandi/WC
  • Pembangkit Listrik/Genset
  • Sound System dan Multimedia
  • Penyejuk Udara/AC
  • Kantor Sekretariat
  • Perpustakaan
  • Koperasi
  • Poliklinik
  • Mobil Ambulance
  • Perlengkapan Pengurusan Jenazah
  • Aula Serba Guna
  • Toko
  • Ruang Belajar (TPA/Madrasah)
  • Tempat Penitipan Sepatu/Sandal
  • Gudang
  • Taman
  • Parkir
  • Internet Akses
  • Penginapan/Hotel
  • Perkantoran
  • Situs Bersejarah
  • Museum Masjid

Lainnya :

Jika memiliki fasilitas yang belum tercantum pada form, anda bisa menambahkan dengan menulis pada kolom yang ada. Contoh fasilitas imunisasi corona, fasilitas kontak jodoh dan lain sebagainya.

Fasilitas Ramah Anak

Sangat jarang masjid yang menyediakan fasilitas khusus anak, bahkan masjid agung yang dikelola oleh pemerintah daerah Kabupaten atau Kota.

Dalam form lampiran, isian mengenai fasilitas ramah anak pada masjid adalah;

  • Fasilitas Toilet Anak
  • Ruang Laktasi
  • Tempat Penyimpanan ASI
  • Tempat Bermain Anak
  • Pojok Baca Anak
  • Buku Bacaan Anak
  • Peralatan Permainan Edukatif
  • Ruang Belajar Anak
  • Kawasan Bebas Asap Rokok

Fasilitas Disabilitas

Nasibnya mirip dengan fasilitas ramah anak, harap maklum, masjid memenuhi fasilitas yang sifatnya untuk umum saja kewalahan, apalagi yang model spesifik.

Berikut isian mengenai fasilitas disabilitas pada masjid

  • Toilet Khusus Disabilitas
  • Tempat Wudhu Disabilitas
  • Jalur Kursi Roda
  • Fasilitas Kursi Roda
  • Sarana Lift Disabilitas
  • Buku Bacaan Braile
  • Jalur Khusus Tuna Netra
  • Papan Informasi Sarana Disabilitas
  • Monitor Informasi
  • Kursi Shalat Lansia

Yang jelas apabila memang tidak ada fasilitas sebagaimana dalam form ini, anda tinggalkan saja, tidak usah mengkhawatirkan, bukan merupakan syarat untuk mendapatkan piagam tanda daftar nomor statistik nasinal masjid

Kegiatan

Berisi tentang kegiatan masjid yang anda daftarkan, berilah tanda centang pada kotak form apabila kegiatan ini ada pada masjid atau musholla anda.

Saya yakin akan ada yang anda centang, mustahil jika satupun tidak ada kegiatan pada kolom berikut ini.

  • Menyelenggarakan Ibadah Sholat Fardhu
  • Menyelenggarakan Sholat Jumat
  • Penyelenggaraan Kegiatan Hari Besar Islam
  • Menyelenggarakan Dakwah Islam/Tabliq Akbar
  • Menyelenggarakan Pengajian Rutin
  • Kegiatan sosial ekonomi (koperasi masjid)
  • Menyelenggarakan kegiatan pendidikan (TPA, Madrasah, Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat)
  • Pemberdayaan Zakat, Infaq, Shodaqoh dan Wakaf
  • Unit Pengumpul Zakat (UPZ)
  • Melaksanakan Bimbingan Mualaf
  • Melaksanakan Bimbingan Manasik Haji

Foto Masjid untuk Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Anda bisa membawa flashdisk dam menyetorkan ke Kemenag atau KUA tempat anda mendaftarkan masjid.

Yang jelas ketentuan ukuran foto yaitu File Ekstensi yang diijinkan : jpeg, png (ukuran max : 5Mb)

Apa boleh memakai foto kamera hape? Dan kirim melalui whatsapp alias WA? Tidak ada larangannya.

Yang penting foto masjid jelas, tidak blur dan layak (tidak pas ada mbak mbak pake rok mini sedang lewat didepan masjid).

Sejarah dam Deskripsi

Nah ini merupakan tantangan tersendiri, hemat saya, sejarah masjid anda adalah gambaran perjalanan bangunan masjid ini.

Misalnya anda memberikan informasi awal mula berdiri masjid yaitu kegiatan pemuda dalam mengaji kemudian menjadi pengajian yang besar.

Selanjutnya timbul pikiran membangun tempat ibadah karena belum adanya masjid di lingkungan, ada yang mewakafkan pada tahun sekian atas nama siapa dan lain sebagainya. Silakan membuat narasi sesuai dengan sejarah yang bisa anda susun.

Untuk deskripsi, misalnya merupakan masjid lingkungan kampung berdiri dengan bantuan dan swadaya masyarakat, terbuka untuk umum, mempunyai kegiatan rutin pengajian setiap bulan dan ahad pagi.

Atau apalah yang menggambarkan masjid anda. (ini opini saya).

Kondisi masjid

Ada kolom yang anda perlu memilih untuk memberikan gambaran keadaan bangunan fisik masjid anda, bukan keadaan rohani masjidnya.

Ada 4 pilihan yang menggambarkan bangunan masjdi atau musholla anda yaitu;

  • baik
  • kurang baik
  • rusak ringan
  • rusak berat

faham keagamaan

merupakan gambaran masjid anda sebagai representasi dalam faham Islam, ada 5 pilihan dan yang paling akhir merupakan faham untuk sapu jagad. Silakan pilih satu diantara kelima pilihan ini.

Saya meyakini kebanyakan akan memilih sunni.

  • sunni
  • syiah
  • ahmadiyah
  • gafatar
  • dan lain lain

afiliasi Organisasi

nah ini yang gayeng, dalam form tidak memberikan ruang untuk bersikap netral, masjid umum misalnya, tetapi memaksa untuk memilih salah satu.

Mungkin dengan tidak memilihnya maka afiliasi masjid lebih netral dan umum, tidak condong pada ormas tertentu.

  • Nahdlatul ulama (NU)
  • Muhammadiyah
  • Persatuan Islam (PERSIS)
  • Nahdlatul Wathan
  • al Washliyah
  • al-Ittihadiyyah
  • al irsyad al islamiyah
  • Mathlaul Anwar
  • Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI)
  • Persatuan Tarbiyah Islamiyah (Perti)
  • LDII
  • HTI
  • FPI
  • Persatuan Umat Islam

Download lampiran mengajukan Nomor Identitas Nasional Masjid Mushalla

Kemungkinan besar pihak kemenag akan meminta anda membuat proposal pengajuan, atau setidaknya halaman depan permohonan, yang Kemenag enak dan praktis tentu hanya selembar surat permohonan.

Jika model JFU pada kemenag yang bertele tele anda bisa saja harus membuat kata pengantar, landasan pengajuan, maksud tujuan dan sebagainya, mau tidak mau kalau ada yang mensyaratakan seperti itu sampean kudu buat.

Seperti apakah form lampiran format excel mengajukan nomor statistik nasional masjid? Monggo anda simak penampilannya berikut;

Anda bisa langsung mengunduhnya melalui file dalam bentuk preloved ini, file ini sama persis sebagaimana dokumen milik kemenag. Lha wong saya mengunduhnya dari sana kemudian saya ubah nama file nya supaya tidak bentrok.

Intinya file ini persis dan resmi berasal dari aplikasi simas (sistem informasi masjid).

Apabila ada kerepotan mengunduh langsung berasal pada preview sebelumnya, jangan khawatir, kami siapkan tautan mengunduhnya.

Download lampiran form mengajukan nomor statistik masjid nasional

Nah itulah unduh gratis free download file sebagai lampiran dalam mendaftarkan masjid ke Kementerian Agama beserta penjelasan singkat apa saja syarat yang perlu anda bawa.

Juga sekilas informasi berbagai data masjid yang sebaiknya anda siapkan supaya data masjid anda lengkap dan proses memberikan nomor statistik segera rampung dan beres.

Bentuk surat keterangan Nomor Identitas Nasional Masjid

contoh kartu ID masjid

Jika masjid atau mushalla anda sudah beres dalam melakukan entry data, maka secara resmi masjid anda sudah memiliki nomor identitas masjid.

Apa buktinya untuk masjid jika sudah mempunyai nomor identitas?

Bentuk bukti ini berupa surat keterangan nomor identitas nasional masjid dengan tanda tangan Kepala KUA (Kantor Urusan Agama) atau Kepala Kemenag.

Dan satu lagi berupa kartu ID Masjid, kira-kira bentuknya seperti KTP, sayangnya menurut salah satu pegawai KUA memberi informasi bahwa file kartu ID masjid ini tidak ada menu tombol download.

Dan juga belum ada media untuk mencetaknya, jadi lazimnya bukti nomor identitas nasional masjid hanya berupa surat keterangan saja, untuk kartu ID masjid nya belum bisa mencetakkan.

Lebih lanjut, Pada surat keterangan ini ada barcode yang bisa anda scan kemudian menuntun anda ke situs informasi masjid yang anda daftarkan.

Pada situs ini anda bisa melihat data isian yang sudah anda masukkan.

Adapun teks surat keterangan ini berbunyi;

KOP KUA
Beserta alamat, ya intine kop Kantor Urusan Agama

SURAT KETERANGAN
Nomor : (nomor surat KUA)

Yang bertanda tangan dibawah ini:

Nama : nama kepala KUA.
NIP : NIP Kepala KUA
Jabatan : Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan …

Menerangkan dengan sesungguhnya bahwa masjid di bawah ini:

Nama Masjid : (nama masjid)
Tipologi: (tipologi masjid jami/tempat publik/yg lain
Alamat : alamat lengkap keberadaan bangunan masjid/mushalla

Adalah benar telah terdaftar pada Sistem Informasi Masjid Kementerian Agama dengan Nomor Identitas Nasional Masjid : 01.4.14.13.10.000101
Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dapat digunakan sebagaimana mestinya.

nama kecamatan, tanggal penerbitan surat
Kepala,
(Nama lengkap kepala KUA)
NIP. ….

Nah itulah informasi sore ini yang bisa kami haturkan, semoga masjid segera mendapatkan nomor nasional, nanti kalau ada bantuan bisa segera mengajukan karena sudah terdaftar di Kemenag dan memiliki nomor nasional.

Wilujeng sonten, selamat sorrreeee, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.