Cara Menggunakan Theodolit Digital untuk mengukur arah Kiblat

Share

Cara Menggunakan Theodolit Digital untuk mengukur arah Kiblat berguna dalam pembangunan awal masjid musholla tempat ibadah maupun melakukan pelurusan baris shaf pada tempat ibadah kaum muslimin.

Dalam mengukur arah kiblat, salah satu alat yang dipakai untuk mengukur yaitu Theodolit model digital.

Cara penggunaan theodolit digital

Yang akan kita bahas mengenai cara menggunakan alat ini adalah cara melakukan setting peralatan theodolit digital serta cara menggunakan alat.

cara menggunakan theodolit digital

Tanpa banyak menulis, langsung saja berikut langkah-langkahnya.

Cara seting optis

  • Meletakkan alat theodolit pada atas patok, paku payung terlihat pada lensa teropong untuk centering optis.
  • Pengunci kaki statif dikendurkan, kaki statif ditancapkan pada tanah dan selanjutnya dikunci dengan cara kencangkan lagi.
  • Gelembung nivo diatur sedemikian rupa sehingga berada tepat pada tengah lingkaran.
  • Mengatur salah satu nivo tabung dengan mengatur sekrup pengatur nivo.
  • melakukan pengaturan nivo tabung yang lain.
  • Mengatur nivo teropong dengan sekrup pengatur nivo teropong.

Cara penggunaan alat

  • Memasukkan baterai ke dalam tempatnya kemudian melakukan centering optis ke atas.
  • Menghidupkan display dan atur sesuai keperluan.
  • Untuk membaca sudut mendatar, arahkan teropong pada titik yang dikehendaki kemudian membaca pada display.
  • cara membaca sudut vertikal, mengarahkan teropong secara vertikal dan kemudian dibaca pada display.

Gambar alat theodolit digital DT 20 ES beserta keterangan gambarnya

Berikut adalah tampilan alat pengukur arah kiblat theodolit digital DT 20 ES beserta angka yang ada keterangan nama istilah pada peralatan ini.

Keterangan penampakan tampilan theodolit digital ( DT 20 ES ) :

  1. Nivo kotak
  2. Klem untuk pengunci
  3. Penggerak halus
  4. Tempat battery
  5. Klem pengunci lingkaran horisontal
  6. Penggerak halus lingkaran horisontal
  7. Klem pengatur nivo tabung
  8. Pegangan / pembawa
  9. Lensa okuler
  10. Klem pengatur fokus benang
  11. Tombol ON / OFF
  12. Nivo tabung
  13. Layar tampilan
  14. Keyboard ( papan tombol )
  15. Plat dasar

Demikianlah informasi cara memakai atau menggunakan alat pengukur arah kiblat menggunakan theodolit digital. Semoga membantu anda dalam membuat makalah tugas kampus maupun saat ada seminar pelatihan.

Atau untuk mempelajari alat ini dalam rangka menjadi tim pemburu arah kiblat melayani ummat supaya barisan shaf dan arah masjid mushalla tempat ibadah kaum muslimin lebih presisi mengarah ke Ka’bah di Makkah.

Sampun sonten, salam kenal dan wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *