Ramadan Bulan Pembebasan (Materi Kultum Via Whatsapp)

Share

Ramadan Bulan Pembebasan. Siapapun kita pasti mengharapkan kebahagiaan hidup. Kebahagiaan yang tentu saja tidak bersifat semu semata.

pontren.com – Kebahagiaan yang sesungguhnya dan sejati.

Berbagai literatur filsafat dan psikologi memberi informasi kepada kita bahwa faktor terpenting “penyumbang” kebahagiaan manusia adalah kebebasan (baca juga ; kemerdekaan).

Tentu saja kebebasan bukan dalam arti yang stereotype yaitu kebebasan dalam arti bisa berbuat apa saja.

Kebebasan yang dimaksud adalah kebebasan yang hakiki dan esensial.

Ramadan sebagai salah satu syi’ar Agama yang sangat agung mengisyaratkan pentingnya misi pembebasan ini.

Pembebasan Intelektual (Ramadan Bulan Pembebasan)

Sebuah misi yang menjadikan Agama ini relevan dan sesuai dengan kebutuhan manusia di setiap waktu dan tempat.

Diantara pesan pembebasan tersebut adalah pembebasan intelektual.

Al Qur’an yang turun di Bulan Ramadan adalah kitab intelektual.

ucapan selamat puasa bulan ramadan bahasa arab

Kitab yang mendorong pemeluknya memiliki etos literasi dan keterbukaan wawasan (iqra’).

Mereka yang terbebas fikirannya dari kebodohan (kejahiliyahan) akan mampu menjalani kehidupan secara beradab (civilized) dan pada saat yang sama menjauhkan diri dari perilaku yang tidak beradab.

Mereka yang tercerahkan secara intelektual adalah aktor-aktor penentu terwujudnya peradaban manusia yang utama.

Pembebasan secara Sosial

Pesan Pembebasan yang kedua adalah pembebasan secara sosial.

Ramadlan adalah bulan yang mendorong terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh umat manusia.

Konsep zakat, shodaqoh,menolong kaum tertindas (mustad’afien) serta pengalaman sejarah kemenangan Nabi pada beberapa peperangan dari Kaum Kafir-Agresor Arab di Bulan Ramadan adalah gambaran pentingnya misi pembebasan sosial ini.

Ramadlan juga merupakan bulan pembebasan emosional.

Yaitu sebuah pembebasan terhadap respon, reaksi dan hal-hal yang menyulut emosi, fikiran dan perilku kita.

Pembebasan emosional berarti kitalah yang mentukan perilaku dan perasaan kita, bukan orang lain.

Itulah mengapa ketika ada orang yang mengajak untuk berdebat atau berkelahi pada bulan ini,kita diajarkan mengucapkan “inni sho’imun” (sesungguhnya aku sedang berpuasa).

Pembebasan yang terakhir adalah pembebasan spiritual, pembebasan rohani.

Ramadan adalah bulan pembebasan spiritual. Dengan berbagai keutamaan ibadah yang ada di dalamnya.

Bulan Ramadlan adalah Bulan pembebasan manusia dari belenggu penyembahan materi, manusia, makhluk, bahkan penyembahan terhadap diri kita (ego, hawa), untuk semata-mata menyembah Sang pencipta yang berhak disembah, yaitu Allah swt.

Inilah puncak pembebasan manusia yang akan menghantarkannya menjadi mulia dan bahagia, dunia dan akhirat.

Semoga di Bulan yang suci ini kita mampu melaksanakan pesan pembebasan ini, sehingga kita menjadi pribadi yang mulia dan mendapat cinta Allah SWT, Amien ya Rabbal ‘alamien..

—— Muh.Rifai al Faqir 🌾 Ngaji Kehidupan (Hari Ke-tiga Ramadhan 1442 H)


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *