Arsip Tag: hadits

Hadits Belajar al Quran dan Mengajarkannya Arab Latin Artinya

Dalil tentang belajar dan mengajarkan al qur’an tulisan latin arab dan artinya riwayat Imam Bukhari, keutamaan belajar dan mengajarkan al-Qur’an. materi hadits belajar al Quran dan mengajarkannya.

pontren.com – Assalamu’alaikum Wr.Wb, wilujeng sonten para pengajar pendidik TPQ (beberapa orang menyebutnya dengan TPA). Semoga anda selalu sehat aman sentausa aman dalam perekonomian.

Hadits Belajar al Quran dan Mengajarkannya

Berikut ini adalah teks hadits tentang belajar dan mengajarkan al Qur’an dalam tulisan arab teks latin lengkap dengan arti terjemah Bahasa Indonesia.

Untuk memudahkan membaca hadits ini kami juga menambahkan harakat syakal. Selain itu hadits ini bisa untuk copy paste pada word blog website situs.

Langsung saja berikut teks arab tulisan hadits mengenai belajar al-Qur’an da mengajarkannya.

Teks Tulisan Arab Khoirukum man ta’allamal qur’an wa ‘allamahu

Berikut penulisan dalam bahasa Arab mengenai hadits belajar al Quran dan mengajarkannya. Stau sebaik orang yang belajar al-Qur’an dan mengajarkan.

خَيْرُكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Teks latin : khoirukum man ta’allama-l qur’aana wa ‘allamahu

Artinya : “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

إِنّ أَفْضَلَكُمْ مَنْ تَعَلَّمَ الْقُرْآنَ وَعَلَّمَهُ

Teks latin : inna afdholakum man ta’allamal qur’aanawa ‘allamahu.

“Sesungguhnya orang yang paling utama di antara kalian adalah yang belajar Al-Qur`an dan mengajarkannya.” (HR. Bukhari)

baca : hadits tentang Kejujuran

Pada dua hadits di atas riwayat Imam Bukhari, ada dua amalan yang dapat membuat seorang Muslim menjadi yang terbaik di antara saudara-saudaranya sesama muslim lainnya, yaitu;

  1. belajar Al-Qur'an dan
  2. mengajarkannya

Tentunya, baik belajar ataupun mengajar yang dapat membuat seseorang menjadi yang terbaik di sini, tidak bisa lepas dari keutamaan Al-Qur`an itu sendiri yang merupakan kalam Allah, Zat Pencipta dan Pengatur Kehidupan manusia.

Penutup hadits belajar Al-Quran dan mengajarkannya

Demikian informasi singkat mengenai tulisan hadits belajar al-Qur’an dan mengerjakannya dalam tulisan bahasa arab teks latin dan arti terjemahnya bahasa Indonesia.

Semoga menambah khazanah pengetahuan tentang hadits mengenai keutamaan mempelajari al-Qur’an dan mengajarkannya.

bukan hanya untuk para pengajar TPQ TPA akan tetapi tentu materi hadits ini cocok untuk siapapun kaum muslimin wal muslimat pada segala penjuru dunia.

Wilujeng sonten, selamat sore, semoga TPQ semakin jaya, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Ightanim Khomsan Qobla Khomsin Hadits Arab Latin dan Arti

Tulisan arab hadits ightanim khomsan qobla khomsin lengkap dengan harakat dan arti terjemahnya dalam bahasa Indonesia tentang memanfaatkan 5 perkara sebelum 5 perkara.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, hadits ightanim khomsan ini termasuk sering kita mendengarnya saat kultum ramadhan maupun ceramah para dai dan mubaligh.

5 perkara sebelum 5 perkara hadits

Seperti apa tulisan arab dan terjemahnya dalam bahasa indonesia?

Baca : HADITS JANGAN MARAH DAN BAGIMU SURGA ARBAIN NAWAWI LATIN ARAB

Berikut teks arab dapat di copy paste.

Teks Arab Hadits Ightanim Khomsan Qobla Khomsin dan artinya

Berikut adalah matan isi hadits diatas ditulis dalam harakat huruf hijaiyah arab dan teks latin beserta artinya

Bahwasanya diriwayatkan oleh sahabat Abdullah Ibnu Abbas RA bahwa Baginda Rasulullah SAW bersabda :

اِغْتَنِمْ خَمْسًا قَبْلَ خَمْسٍ : شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ وَ صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ وَ غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ وَ فَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ وَ حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ

Teks latin : ightanim khomsan qobla khomsin syabaabaka qobla haromika wa sihhataka qobla saqomika wa ghinaka qobla faqrika wa farooghoka qobla syughlika wa hayaataka qobla mautika

Artinya adalah sebagai berikut ;

Manfaatkanlah lima perkara sebelum kamu kedatangan lima perkara. Yakni Masa mudamu sebelum datang masa tuamu. Sehatmu sebelum datang sakitmu. Masa kayamu sebelum datang faqirmu. Waktu luangmu sebelum waktu sibukmu. Masa hidupmu sebelum datang kematianmu”.

Yang dimaksudkan memanfaatkan perkara dalam rangka demi untuk meraih keselamatan dunia akhirat.

baca : hadits Tentang Kejujuran

Apa saja kelima hal tersebut?

Mengutip dari pecihitam org berikut penjelasan dari imam Ghazali

شَبَابَكَ قَبْلَ هَرَمِكَ syabaabaka qobla haramika

Yaitu pada waktu muda kamu sebelum masa tuamu, yaitu masa muda sebelum tua.

Untuk menggunakan waktu semampunya dalam rangka taat kepada Allah sebelum datang lemah fisik saat masa tua datang sehingga menyesal karena lalai dengan perintah Allah.

صِحَّتَكَ قَبْلَ سَقَمِكَ sihhataka qobla saqomika

Masa sehatmu sebelum kondisi sakit, yaitu masa sehat sebelum sakit.

Untuk menggunakan waktu dikala sehat untuk berbuat amal kebajikan karena adakalanya datang hal yang menghalangi semisal sakit sehingga kamu menuju alam keabadian tanpa membawa bekal amal.

غِنَاكَ قَبْلَ فَقْرِكَ ghinaaka qobla faqrika

Artinya masa kayamu sebelum kamu miskin, yaitu masa saat berharta sebelum datang kemiskinan.

Untuk menggunakan kelebihan harta guna bersedekah sebelum kedatangan susahnya kefakiranmu, sehingga kamu menjadi orang yang fakir di dunia maupun pada saat di akhirat.

فَرَاغَكَ قَبْلَ شُغْلِكَ farooghoka qobla syughlika

Waktu luangmu sebelum waktu sibukmu artinya disaat longgar sebelum sibuk.

Untuk mempergunakan saat waktu luang di kehidupan dunia sebelum masa sibuk dengan keadaan genting pada waktu kiamat yang permulaannya yaitu alam kubur.

Maka pergunakan kesempatan waktu luang supaya selamat dari siksaan serta kehinaan.

حَيَاتَكَ قَبْلَ مَوْتِكَ hayaataka qobla mautika

Masa hidupmu sebelum kematianmu yaitu dikala hidup sebelum mati atau ajal menjemput.

Untuk mempergunakan sesuatu yang dapat anda temukan manfaatnya setelah datang kematian. Karena seorang yang telah mati maka terputus amalnya dan hilang angan serta nyata penyesalannya.

Itulah ulasan dan penjelasan singkat dari al Imam Al Ghazali.

Kesimpulan

Untuk memanfaatkan 5 perkara sebelum 5 dalam rangka demi untuk meraih keselamatan dunia akhirat.

Adapun kelima perkara tersebut adalah

Pertama, masa muda sebelum masa tua;
Kedua, masa sehat sebelum masa sakit;
Ketiga, masa kaya sebelum saat miskin;
Keempat, masa waktu luang sebelum saat sibuk/sempit; dan
Kelima, masa hidup sebelum saat kematian.

Ingat, 5 perkara sebelum 5 perkara tersebut adalah

  • muda sebelum tua
  • sehat sebelum sakit
  • kaya sebelum miskin;
  • waktu luang sebelum sibuk
  • hidup sebelum mati

Semoga kita bisa memanfaatkan 5 hal perkara diatas sebelum 5 hal perkara dengan sebaik baiknya, dimasukkan dalam kaum muslimin mukminin muhsinin bagi laki laki dan muslimah mukminah muhsinah bagi para wanita. Diampuni segala salah dan dosa dimudahkan segala urusan.

Wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Hadits Jangan Marah dan Bagimu Surga Arbain Nawawi Latin Arab

Informasi matan hadits dalam tulisan arab dan latin tentang hadits arbain jangan marah serta larangan marah untuk anak tk dilengkapi juga dengan hadis jangan marah bagimu surga latin.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, ada sebuah hadits yang singkat mudah dihafal akan tetapi bisa menjadi hal yang sulit untuk melaksanakannya. Hadits tersebut berkenaan dengan larangan marah.

jangan marah dan bagimu surga latin

Dalam post kali ini akan menyampaikan 2 buah hadits, yang pertama bersumber dari hadits arbain jangan marah. Kedua adalah hadits jangan marah bagimu surga dalam tulisan latin beserta arab dan terjemahnya.

Langsung saja, berikut hadits dimaksud yang bisa menjadi tema ceramah tentang jangan marah.

Hadits Arbain Jangan Marah

merupakan hadits nomor 16 dalam kitab Arbain nawawi.
Riwayat dari Abu Hurairah tentang seorang sahabat yang meminta rasulullah untuk memberinya wasiat.

Hadits ini terdapat dalam kitab yang disusun oleh al Imam Al Bukhari nomor 6.116.

Adapun bunyi teks matan hadits dalam tulisan arab adalah sebagai berikut;

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَجُلًا قَالَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَوْصِنِي قَالَ لَا تَغْضَبْ فَرَدَّدَ مِرَارًا قَالَ لَا تَغْضَبْ
(رَوَاهُ البُخَارِي)

Artinya : Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu berkata, seorang lelaki berkata kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Berilah aku wasiat.” Beliau menjawab, “Janganlah engkau marah.” Lelaki itu mengulang-ulang permintaannya, (namun) Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (selalu) menjawab, “Janganlah engkau marah.” (HR. Bukhari, no. 6116)

hadits larangan atau jangan marah untuk anak tk jangan marah bagimu surga latin

hadits riwayat dari Abu Dardak yang meminta kepada Rasulullah untuk menunjukkan kepada beliau suatu amalan yang bisa membuat beliau masuk surga.

Hadits Riwayat Thabrani dalam terdapat dalam kota Al-Kabir. Lihat Shahih At-Targhib wa At-Tarhib, hadits ini shahih lighairihi

Adapun secara lengkap bunyi hadits dimaksud dalam tulisan arab dan teks latin beserta terjemahnya sebagaimana tertulis dibawah ini.

وعن إبراهيم بن أبي عبلة قال سمعت أم الدرداء تحدث عن أبي الدرداء قال قلت : يَا رَسُوْلَ اللهِ دُلَّنِي عَلَى عَمَلٍ يُدْخِلُنِي الْجَنَّةَ قَالَ لَا تَغْضَبْ وَ لَكَ الْجَنَّةَ

Hadits jangan marah bagimu surga ini terdapat dalam Mujam Thabarani Awsath jilid 3 halaman 25

adapun tulisan jangan marah bagimu surga arab latin adalah sebagai berikut

لَا تَغْضَبْ وَ لَكَ الْجَنَّةَ

teks latin : laa taghdab wa lakal jannah

ceramah tentang jangan marah

materi ceramah tentang marah dapat anda ambilkan dari kedua buah hadits diatas. Kemudian anda dapat menambahkan kiat kiat supaya bisa menahan amarah.

5 Kiat menahan Amarah ini merupakan rangkuman dari tulisan Muhammad Abduh Tuasikal, S.T., M.Sc.

  1. Membaca ta’awudz, meminta perlindungan pada Allah dari godaan setan
  2. Diam
  3. Berganti posisi
  4. Mengambil air wudhu
  5. Ingat wasiat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan janji beliau

Adapun lebih lengkapnya anda bisa melihat dalam buletin yang diterbitkan oleh Rumaysho.com sebagaimana dibawah ini.

kaligrafi hadits jangan marah

berikut adalah sebuah gambar kaligrafi matan hadits jangan marah bagimu surga yang dapat dijadikan sebagai DP WA alias Display Picture Whatsapp anda atau hanya sekedar koleksi gambar.

tidak banyak yang bisa kami lakukan karena edit gambar memerlukan waktu yang lumayan lama dan agak ribet.

la taghdab wa lakal jannah arab

demikian informasi tentang hadits larangan marah atau jangan marah bagimu surga untuk anak TK ataupun PAUD, bisa juga dijadikan materi ceramah.

wilujeng siang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

La Taghdob walakal Jannah Tulisan Arab dan Artinya

Informasi tentang tulisan teks arab la taghdob wa lakal jannah lengkap dengan arti dan terjemahnya dalam bahasa Indonesia serta keterangan mengenai hadits riwayat dari siapa dan terdapat dalam kitab apa.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, wilujeng enjang semuanya kaum mukminin wal mukminat, muslimin wal muslimat di seantero jagad raya dan dunia maya, tanpa basa basi mari kita melihat tulisan arab dari matan hadits yang berbunyi la taghdab wa lakal jannah.

Berikut tulisan arabnya

La taghdab wa lakal jannah Arab

Dalam tulisan arab ini dibuatkan 2 versi yaitu model tulisan arab gundul dan versinya yang kedua dilengkapi dengan harakat syakal untuk memudahkan membaca.

Satu lagi, sampean bisa copy paste dan ditaruh dalam format word maupun blog yang anda kelola.

Langsung saja, here they are tulisan versi pertama la taghdob wa lakal jannah arab gundul

لا تغضب ولك الجنّة

Sedangkan tulisan la taghdob walakal jannah yang ada syakal harakatnya sebagaimana dibawah ini;

لَا تَغْضَبْ وَ لَكَ الْجَنَّةُ

Nah seperti itulah apabila ditulis dalam huruf hijaiyah lengkap syakalnya.

Sebenarnya cara penulisan latin yang tepat adalah kata wa dengan jannah dipisah karena ini merupakan 2 buah kata. Wa artinya “dan”, sedangkan jannah artinya adalah “surga”.

Sehingga menurut saya, apabila ditulis dalam teks latin maka akan lebih tepat apabila memakai “laa taghdob wa lakal jannah”. Pada kata laa (awal kalimat) diberi dua buah huruf “a” sebagai indikasi dibaca panjang.

Arti la taghdob walakal jannah لا تغضب و لك الجنة

la taghdab walakal jannah arab

Apakah arti la taghdob wa lakal jannah? Saya kira sudah banyak yang tahu artinya لا تغضب و لك الجنة.

Arti dari laa taghdob wa lakal jannah adalah “jangan marah dan bagimu surga”.

Dalam salah satu penjelasan singkat, maksudnya adalah apabila engkau mampu menahan amarahmu maka kamu akan mendapatkan untukmu surga.

Menurut Muhammad Abduh Tuasikal, 2 hal makna “Jangan marah”.

Yang pertama yaitu menahan diri ketika ada sebab yang membuat kita marah, sampai kita tidak marah.

Sedangkan yang kedua adalah jangan sampai melakukan kelanjutan dari marah.

La Taghdob walakal jannah hadits riwayat

Berikut adalah sanad dan matan hadits tentang laa taghdob wa lakal jannah bersumber dari Mujam Thabarani Awsath jilid 7 halaman 277

وعن إبراهيم بن أبي عبلة قال سمعت أم الدرداء تحدث عن أبي الدرداء قال قلت ( يا رسول الله دلني على عمل يدخلني الجنة قال لا تغضب و لك الجنة

Artinya : Dari ibrahim Ibnu ‘Abala berkata: aku mendengar Ummu Darda bercerita tentang Abu Darda mengatakan,”Aku berkata” ya Rasulallah, tunjukkanlah kepadaku amal yang memasukkanku ke surga, Rasulullah SAW pun bersabda : “لا تغضب و لك الجنة” Janganlah engkau marah, dan (karena jika engkau mampu menahan amarahmu) maka bagimu surga”.

Nah begitulah informasi tentang teks tulisan arab laa taghdab walakal jannah in arabic text writing beserta hadits riwayat dari Ibrahim bin Abi Abla berkenaan dengan “janganlah marah dan bagimu surga”.

Hadits ini biasa menjadi hafalan yang mudah untuk anak-anak murid PAUD dan TK, serta sebenarnya cocok bagi orang tuanya bahkan kakek neneknya.

Intinya menahan dari amarah cocok untuk semua kalangan baik dari anak anak remaja pemuda dewasa maupun yang sudah senior (mau bilang tua kok sungkan).

Wilujeng enjang, selamat pagi, selamat beraktivitas, wassalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakaatuh.

Khoirunnas Anfa’uhum Linnas Tulisan Arab arti Bahasa Indonesia dan Inggris

Informasi tentang cara penulisan arab khoirunnas anfa’uhum linnas in arabic text beserta tulisan latin dilengkapi dengan arti terjemah bahasa Indonesia dan Inggris tidak lupa disertakan harakat syakal untuk memudahkan membaca bonus gambar sebagai DP dan status WA.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, untaian atau rangkaian kata diatas merupakan salah satu hadits yang lumayan familiar utamanya bagi pelajar dalam mata pelajaran yang berkaitan dengan agama Islam.

baca : Tulisan Arab dan terjemahnya innal hamda lillah nahmaduhu wa nasta’iinuhu ….

Disini akan dituangkan seperti apa cara penulisan khairunnas anfa’uhum linnas arab yang dilengkapi harokat atau syakal.

Tidak lupa keberadaan arti beserta terjemahnya dalam versi bahasa Indonesia dan english Language alias bahasa Inggris.

Dan yang terakhir yaitu sebagai DP WA atau status di Facebook twitter berupa Gambar khoirunnas anfa’uhum linnas.

Tanpa basa basi, langsung saja mari kita ikuti bersama.

Tulisan arab khoirunnas anfa’uhum linnas

Berikut adalah cara penulisannya dalam lafaldz huruf hijaiyah arab dengan harakat atau syakal yang bisa di copy paste di text word pada komputer.

خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ

Kami informasikan bahwa ini merupakan hadits riwayat dari Ahmad, ath-Thabrani, ad-Daruqutni. Hadits ini dihasankan oleh al-Albani di dalam Shahihul Jami’ no:3289

Arti khoirunnas anfa’uhum linnas

Kalimat matan hadits diatas jika diartikan kedalam Bahasa Indonesia berbunyi “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia”

Bagi para siswa siswi atau santri yang berada di bangku sekolah, arti diatas dapat memberikan jawaban untuk pertanyaan yang berupa pilihan soal ataupun isian.

khoirunnas anfa’uhum linnas artinya dalam Bahasa Inggris

hendak menerjemahkan hadits diatas kedalam bahasa Inggris? Silakan disimak artinya sebagaimana dibawah ini.

The best person is the one who benefits all human beings

(sumber : ziaislamic.com)

So that’s the translate in english, begitulah kira kira.

Hadits ini bisa dikatakan mampu mencakup banyak hal, keberadaan hadits khoirunnas anfa’uhum linnas dapat dipergunakan sebagai materi kultum maupun khutbah Jum’ah.

Gambar Khoirunnas anfa’uhum linnas

Era milenial dimana smartphone alias telefon pintar sebegitu dalamnya menjadi alat komunikasi maupun melakukan ekspresi diri di dunia maya yang dapat dilihat orang di belahan dunia yang sangat jauh.

Sebagai bonus untuk self reminder, pengingat diri sendiri dan juga menebarkan aura positif di grup whatsapp ataupun dijadikan DP (display Picture) maupun status, kami bagikan gambar yang terdapat tulisan hadits tersebut.

baca : hadits tentang subhanallah walhamdulillah walaa ilaaha Illallah Allahu Akbar

Ada 2 gambar yang pertama berbentuk kotak yang bisa dimanfaatkan untuk profil baik media sosial ataupun perpesanan gratis.

Yang kedua berupa gambar peregi panjang yang dirancang supaya bisa menjadi status yang dapat pas sebesar layar hape anda.

Berikut gambar khoirunnas anfa’uhum linnas yang bisa di unduh gratis free download.

khoirunnas-anfa'uhum-linnas-arab
gambar khoirunnas anfa’uhum linnas dapat dijadikan DP WA FB
hadits-sebaik-baik-manusia-bermanfaat-bagi-manusia
gambar khoirunnas anfauhum linnas yang dirancang untuk status pada whatsapp

Demikian informasi singkat dan dibuat supaya padat dalam rangka mencapai efisiensi membaca posting dan waktu anda bisa dimanfaatkan sebaik baiknya.

Bisa ditarik kesimpulan khairunnas anfa’uhum linnas hadits ini menyatakan bahwa manusia yang paling baik adalah yang paling bermanfaat bagi manusia atau orang lain.

Semoga semakin menjadi pribadi yang mulia dan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam mengikuti jejak nabi yang menjadi suri tauladan bagi umat manusia.

Wilujeng siang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Hadist tentang Silaturahmi

Kumpulan hadits-hadist tentang silaturahmi dan keutamaan menjalin menyambung silaturahmi ataupun berkaitan dengan menjalin dalam tulisan teks arab latin dan terjemah bahasa Indonesia. Dapat dipergunakan untuk menjawab sebutkan matan hadits tentang silaturahmi dari anas dan lain sebagainya.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, silaturahmi merupakan perbuatan yang tinggi nilainya dan memiliki ancaman tersendiri yang disebutkan dalam beberapa hadits riwayat nabi mengenai silaturahmi.

Dalam salah satu hadits diperintahkan untuk menjalin sillaturrahmi yang merupakan hadist riwayat dari imam bukhari dalam matan sebagaimana dibawah ini;

تَعْبُدُ اللَّهَ لاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا ، وَتُقِيمُ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِى الزَّكَاةَ ، وَتَصِلُ الرَّحِمَ

Artinya: “Sembahlah Allah, janganlah berbuat syirik pada-Nya, dirikanlah shalat, tunaikanlah zakat, dan jalinlah tali silaturahmi (dengan orang tua dan kerabat).” (HR. Bukhari)

Keutamaan silaturahmi

Berikut adalah keutamaan dari menyambung sillaturrahim yang disandarkan kepada riwayat dan hadits dari Nabi

Dipanjangkan umur dan diluaskan rizki

Sebagaimana hadist Rasullullah SAW tentang silaturahmi dari anas bin malik yang berbunyi

” مَنْ أَحَبَّ أَنْ يُبْسَطَ لَهُ فِى رِزْقِهِ وَيُنْسَأَ لَهُ فِى أَثَرِهِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ “

artinya“ Barangsiapa yang senang diluaskan rizqinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi” (Hadits Sahih Riwayat al-Bukhari: 5527)

Didekatkan dengan surga dan dijauhkan dari api neraka

Ganjaran untuk orang yang menyambung tali silaturahmi adalah didekatkan dengan surga dan dijauhkan dari api neraka. Sebagaimana tertuang pada hadist yang diriwayatkan oleh imam bukhari dan imam muslim dibawah ini :

” تَعْبُدُ اللهَ وَلاَ تُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا وَتُقِيْمُ الصَّلاَةَ وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ وَتَصِلُ الرَّحِمَ “

artinya “Engkau menyembah Allah swt dan tidak menyekutukan sesuatu dengan-Nya, mendirikan shalat, menunaikan zakat, dan menyambung tali silaturahmi” (HR Bukhari dan Muslim)

Termasuk tanda ciri orang beriman

Bagi siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka kepadanya untuk menyambung hubungan sillaturrahmi, Sebagaimana hadist yang diriwayatkan dari Abu Hurairah ra ia berkata: Rasulullah saw bersabda:

” مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيُكْرِمْ ضَيْفَهُ, وَمَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللهِ وَاْليَوْمِ اْلآخِرِ فَلْيَصِلْ رَحِمَهُ “

arti dalam bahasa IndonesiaBarang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka hendaklah ia memuliakan tamunya, dan barangsiapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maha hendaklah ia menyambung hubungan silaturahmi

Hadits Ancaman orang yang memutuskan sillaturrahmi

berikut adalah ancaman ancaman yang terdapat dalam hadits bagi siapa saja yang memutuskan silaturahmi

Tidak Masuk Surga

Dalam hadits riwayat Abu Dawud 1488, Jubair Ibnu Muth’im melaporkan bahwa Rasul saw bersabda:

لاَ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ قَاطِعُ رَحِمٍ

Artinya “Tidak akan masuk surga orang yang memutus silaturrahmi”.

Dipercepat siksaan pelakunya di Dunia

Berdasarkan Hadits riwayat Tirmidzi, Beliau saw juga bersabda:

مَا مِنْ ذَنْبٍ أَحْرَى أَنْ يُعَجِّلَ اللهُ لِصَاحِبِهِ الْعُقُوْبَةَ فِي الدُّنْيَا مَعَ مَا يُدَّخَرُ لَهُ فِي اْلآخِرَةِ مِنَ الْبَغْيِ وَقَطِيْعَةِ الرَّحِمِ

artinya “Tidak ada dosa yang Allah swt lebih percepat siksaan kepada pelakunya di dunia, serta yang tersimpan untuknya di akhirat selain perbuatan zalim dan memutuskan tali silaturahmi

Tidak diterima ibadahnya

Berdasarkan hadits riwayat dari Abu Hurairah bahwasanya amalan orang yang memutus sillaturrahmi tidak diterima amal dan ibadahnya. Berikut hadits riwayat dari dari Abu Hurairah; Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

” إِنَّ أَعْمَالَ بَنِي آدَمَ تُعْرَضُ كُلَّ خَمِيسٍ لَيْلَةَ الْجُمُعَةِ، فَلَا يُقْبَلُ عَمَلُ قَاطِعِ رَحِمٍ ” [مسند أحمد: حسن]

arti “Sesungguhnya amalan anak cucu Adam diperlihatkan setiapa hari Kamis di malam Jum’at, maka tidak diterima amalan orang yang memutuskan silaturahmi”. [Musnad Ahmad: Hasan]

Tidak dikabulkan doanya

Merupakan hadits riwayat dari Ahmad yang didalamnya terdapat pemberitahuan bahwa doa orang yang memutus silaturrahmi tidak dikabulkan.

Berikut hadits tidak terkabul doa orang yang memutuskan sillaturrahmi

ما مِنْ مُسْلِمٍ يَدْعُو بِدَعْوَةٍ لَيْسَ فِيهَا إِثْمٌ وَلاَ قَطِيعَةُ رَحِمٍ إِلاَّ أَعْطَاهُ اللَّهُ بِهَا إِحْدَى ثَلاَثٍ إِمَّا أَنْ تُعَجَّلَ لَهُ دَعْوَتُهُ وَإِمَّا أَنْ يَدَّخِرَهَا لَهُ فِى الآخِرَةِ وَإِمَّا أَنُْ يَصْرِفَ عَنْهُ مِنَ السُّوءِ مِثْلَهَا ». قَالُوا إِذاً نُكْثِرُ. قَالَ « اللَّهُ أَكْثَرُ

Arti : “Tidaklah seorang muslim memanjatkan do’a pada Allah selama tidak mengandung dosa dan memutuskan silaturahmi melainkan Allah akan beri padanya tiga hal: [1] Allah akan segera mengabulkan do’anya, [2] Allah akan menyimpannya baginya di akhirat kelak, dan [3] Allah akan menghindarkan darinya kejelekan yang semisal.” Para sahabat lantas mengatakan, “Kalau begitu kami akan memperbanyak berdo’a.” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lantas berkata,” Allah nanti yang memperbanyak mengabulkan do’a-do’a kalian”.” (HR. Ahmad).

Itulah berbagai hadits riwayat mengenai keutamaan silaturahmi dan ancaman bagi orang yang memutuskan tali silaturahim, semoga menambah khazanah keilmuan dalam agama Islam dan meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta kualitas ibadah utamanya hablum minannas menjalin tali silaturahmi.

Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pengertian Hadits

Informasi tentang pengertian hadits yang diambilkan dari kitab AL MANDZHUMAH AL BAIQUNIYYAH Pengantar Ilmu Hadits disusun oleh Syaikh Muhammad Bin Thaha Al Baiquniy.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, kali ini kami rangkumkan berbagai pengertian hadits mengacu kepada kitab karangan Ibnu Thaha yang diberi judul al mandzhumah al baiquniyah.

Pengarang kitab al mandzhummah al baiquniyah

Penyusun kitab al Mandzhumah adalah Syaikh Thaha bin Muhammad bin Futuh Al Baiquny, Beliau adalah Ahli Hadits yang hidup sebelum tahun 1080 H atau 1669 M.

Pengarang kitab Fathul Qadir AL Mughits di dalam bidang hadits.

Tidak ada hal lain yang diketahui oleh para ulama tentang Syaikh Al Baiquny, bahkan mereka berselisih tentang nama nya, sebagian mengatakan bahwa beliau bernama Thaha, sebagian lain mengatakan bahwa namanya adalah ‘Umar.

Buku atau kitab ini memberikan pengertian hadits berdasarkan kualitasnya. Adapun pembagian kualitas hadits menjadi 3 yaitu;

  1. Hadits shahih;
  2. Hadits hasan; dan
  3. Hadits dhaif.

Pengertian Hadits berdasarkan kualitas

Berikut pengertian berbagai hadits mengacu kepada kitab ini.

Hadits shahih adalah shahih yaitu yang bersambung sanad nya, tidak mengandung syadz dan ‘illat, Perawi nya ‘adil dan dhabith yang meriwayatkan dari yang semisalnya (‘adil dan dhabith juga) yang dapat dipercaya ke-dhabith-an dan periwayatan nya

Hadits hasan adalah yang jalur periwayatannya ma’ruf.. akan tetapi perawinya tidak semasyhur hadits shahih.

Hadits Dhaif

Hadits yang lebih rendah dari derajat shohih dan hasan adalah hadits dho’if.
Hadits dhaif (lemah) ini terbagi menjadi banyak macam.

Hadits yang disandarkan kepada nabi adalah Hadis Marfu’,
Sedangkan hadits yang disandarkan kepada Tabi’in adalah Hadits Maqthu.

Hadits Musnad adalah yang bersambung sanadnya perawinya sampai kepada nabi tanpa terputus

Hadits muttasil adalah Hadits yang setiap perawi nya mendengar satu sama lain dan bersambung sanad nya sampai nabi.

Hadits Musalsal adalah hadits yang dibawakan dengan menyertakan sifat (yang selalu sama) seperti perkataan perawi “Ketahuilah, Demi Allah telah memberitahuku seorang pemuda” atau semisal Begitu juga seperti “Si Fulan Telah bercerita kepadaku sambil berdiri” atau “setelah bercerita kepadaku, ia tersenyum”.

Hadits ‘Aziz adalah hadits yang diriwayatkan oleh dua atau tiga orang perawi sedangkan Hadits Masyhur diriwayatkan oleh lebih dari tiga perawi

Hadits Mu’an’an itu seperti perkataan perawi “dari sa’id, dari Karom” dan Al Mubham itu hadits yang perawinya tidak diberi nama

Setiap hadits yang sedikit perawinya disebut hadits ‘Aaliy dan kebalikannya disebut hadits Naazil

Hadits Mauquf adalah Perkataan atau perbuatan yang kau sandarkan kepada Sahabat.

Hadits Mursal adalah hadits yang perawinya gugur di tingkat Sahabat dan katakanlah Hadits Gharib itu hadits yang diriwayatkan oleh seorang perawi saja.

Setiap hadits yang tidak bersambung sanadnya disebut Hadits Munqathi

Hadits Mu’dhal adalah hadits yang gugur pada sanadnya dua rawi.
Hadits yang ditadlis ada dua macam;

Pertama, menggugurkan syaikhnya dan menukil dari perawi di atas nya dengan kata ” dari ( ‘an) dan “bahwa (anna)

Kedua, tidak menggugurkan (syaikh) nya akan tetapi mensifatinya dengan sifat yang tidak dikenal

Hadits (tsiqah) yang menyelisihi hadits yang (lebih) tsiqah disebut dengan Hadits Syadz. Hadits Maqlub ada dua jenis;

Yang Pertama, terganti (terbolak-balik) rawi yang satu dengan yang lain.
Yang Kedua, terbolak-baliknya sanad matan tertentu dengan sanad matan yang lain.

Hadits Fard adalah hadits yang kau kaitkan dengan periwayatan seorang yang tsiqah, atau periwayatan sebuah kelompok tertentu, atau terbatas/dikhusukan pada riwayatnya saja.

Hadits yang mengandung cacat yang samar atau tersembunyi dikenal oleh Ahli Hadits dengan Hadits Mu’allal

menurut Ahli Hadits disebut Hadits Mudhtharib adalah Hadits yang sanad atau matannya berselisih (memiliki perbedaan).

Hadits Mudraj yaitu hadits yang datang (ditambahkan) pada (sanad atau matan) nya sebagian lafaz-lafaz perawi.

Hadist yang diriwayatkan oleh setiap teman dari saudaranya disebut Hadits Mudabbaj

Kesesuaian lafal dan tulisan (nama perawi) nya disebut Muttafiq dan kebalikan dari yang kami sebutkan disebut Muftariq

Mu’talif itu jika sesuai tulisan (nama perawi) nya saja (tidak lafalnya) dan kebalikannya disebut Mukhtalif.

Hadits munkar adalah hadits yang diriwayatkan oleh seorang rawi yang tidak diterima ta’dil nya dalam keadaan menyendiri.

Hadits Matruk adalah hadits yang menyendiri perawinya dan mereka (para ahli hadits) menyepakati Kedhaifan Rawi tersebut dan menolaknya.

Hadits maudhu adalah Hadits dusta yang dibuat-buat (dipalsukan) atas nama nabi maka itulah Hadits ‘Maudhu.

Penutup

Itulah kumpulan pengertian hadits dari kitab yang dikarang oleh Syaikh Muhammad Bin Thaha Al Baiquniy. Dan kami tambahkan pengertian tentang hadits mutawatir sebagai berikut.

Pengertian hadits mutawatir adalah hadits tentang sesuatu yang disampaikan oleh sejumlah besar perawi. menurut kebiasaan, mustahil mereka berkumpul dan bersepakat untuk berdusta atau melakukan kebohongan.

Hadits ahad adalah hadits yang tidak memenuhi syarat untuk dimasukkan dalam kategori hadits mutawatir.

Hadits tentang Niat

Hadits tentang niat dan artinya. Informasi tentang matan hadits tentang niat dan artinya yang terkenal diambilkan dari arbain nawawi disertai dengan terjemahan dalam bahasa Indonesia.

Pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, selamat sore, kali ini akan kami tuliskan tentang hadis berkenaan dengan niat disertai arti dalam bahasa Indonesia.

Baca;
Hadits tentang Kebersihan dan latinnya;
Hadits tentang kejujuran;
Hadits tentang kewajiban menuntut ilmu agama.

Salah satu hadits yang berkenaan dengan niat yaitu hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hafsh Umar Bin Al Khattab, dari Amirul Mukminin bahwasanya dia mendengar nabi Muhammad (rasulullah saw) bersabda;

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّةِ وَلِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللَّهِ وَرَسُولِهِ وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لدُنْيَا يُصِيبُهَا أَوِ امْرَأَةٍ يَتَزَوَّجُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Latin : innamal ‘a’maalu binniyyaati, wa innamaa likulli mriin maa nawaa, faman kaanat hijrotuhu ilallahi wa rosuulihi fahijrotuhu ilallaahi wa rosuulihi, wa man kaanat hijrotuhu lidunyaa yushiibuhaa awimroatin yatazawwajuhaa fahijrotuhu ilaa maa haajaro ilaihi.

artinya “Sesungguhnya setiap amalan tergantung pada niatnya. Setiap orang akan mendapatkan apa yang ia niatkan. Siapa yang hijrahnya karena Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya untuk Allah dan Rasul-Nya. Siapa yang hijrahnya karena mencari dunia atau karena wanita yang dinikahinya, maka hijrahnya kepada yang ia tuju.

(Hadits Riwayat Al Imam al Bukhari dan Al Imam Al Muslim) HR Bukhari no 1 dan Muslim no 1907.

Pengertian niat

dibawah ini adalah pengertian niat secara bahasa dan istilah atau yang istilah kerennya secara etimologi dan terminologi.

Secara bahasa, Niat berasal dari bahasa arab yaitu an niyat yang merupakan bentuk jamak dari niyah.

Secara istilah, pengertian niat berarti al qoshdu yang bermakna maksud. Niat juga berarti al azm yaitu keinginan yang kuat.

Fungsi niat

Mengutip dari situs muslim.or.id, yang memaparkan penjelasan tentang fungsi niat menurut Al-Hafidz Ibnu Rajab Al-Hambali, ada 2 fungsi dari niat. Adapun kedua fungsi niat adalah;

Pertama, berfungsi untuk membedakan ibadah satu dengan ibadah yang lain atau membedakan antara ibadah dengan kebiasaan.

Kedua, untuk membedakan tujuan seseorang dalam melakukan ibadah, apakah seseorang melaksanakan ibadah karena mengharap wajah Allah atau dia beribadah karena selain Allah, semisal karena mengejar wanita, pujian dari orang lain dll. (al Jami al ulum wal hikam h. 67)

Penutup

Demikian informasi tentang hadits tentang niat dan artinya disertai pengertian apa itu niat secara bahasa dan istilah dan penjelasan dari fungsi niat.

Sugeng sonten, selamat beraktivitas, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Hadits tentang Kejujuran

Hadits tentang kejujuran

Informasi tentang hadits kejujuran tulisan arab latin arti bahasa Indonesia dan terjemahnya lengkap dengan haakat syakal ditambahkan pengertian apa itu jujur dan kaitan dalam perdagangan jual beli.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, malam ini akan disampaikan beberapa hadits berkaitan mengenai jujur atau kejujuran yang ditulis dalam tulisan bahasa arab lengkap dengan harakat syakal disertakan arti terjemah bahasa Indonesia.

Pengertian Jujur Secara Bahasa dan Istilah

Secara bahasa, pengertian jujur adalah mengakui, berkata, atau pun memberi suatu informasi yang sesuai dengan apa yang benar-benar terjadi/kenyataan

Pengertian jujur secara istilah pengertian jujur secara istilah adalah sikap seseorang ketika berhadapan dengan sesuatu atau pun fenomena tertentu dan menceritakan kejadian tersebut tanpa ada perubahan/modifikasi sedikit pun atau benar-benar sesuai dengan realita yang terjadi.

Sedangkan Menurut Mohamad Mustari (2011: 13-15), Pengertian jujur secara istilah yaitu suatu perilaku manusia yang didasarkan pada upaya menjadikan dirinya sebagai orang yang dapat dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan, baik terhadap dirinya maupun pihak lain.

Contoh hadits tentang kejujuran

Berikut beberapa hadits dan artinya berkaitan dengan sifat jujur atau kejujuran

عَنْ عَبْدِ اللهِ بنِ مَسْعُوْد رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا ، وَإِيَّاكُمْ وَالْكَذِبَ ، فَإِنَّ الْكَذِبَ يَهْدِيْ إِلَى الْفُجُوْرِ ، وَإِنَّ الْفُجُوْرَ يَهْدِيْ إِلَى النَّارِ ، وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَكْذِبُ وَيَتَحَرَّى الْكَذِبَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ كَذَّابًا

Dari ‘Abdullâh bin Mas’ûd Radhiyallahu anhuma, ia berkata: “Rasûlullâh Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ‘Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga. Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur. Dan jauhilah oleh kalian berbuat dusta, karena dusta membawa seseorang kepada kejahatan, dan kejahatan mengantarkan seseorang ke Neraka. Dan jika seseorang senantiasa berdusta dan memilih kedustaan maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai pendusta (pembohong).’”

Menurut At-Tirmidzi derajat dari hadits ini adalahhasan shahih

Dalam hadits lain disebutkan

عَلَيْكُمْ بِالصِّدْقِ ، فَإِنَّ الصِّدْقَ يَهْدِيْ إِلَى الْبِرِّ ، وَإِنَّ الْبِرَّ يَهْدِيْ إِلَى الْجَنَّةِ

Hendaklah kalian selalu berlaku jujur, karena kejujuran membawa kepada kebaikan, dan kebaikan mengantarkan seseorang ke Surga

, وَمَا يَزَالُ الرَّجُلُ يَصْدُقُ وَيَتَحَرَّى الصِّدْقَ حَتَّى يُكْتَبَ عِنْدَ اللهِ صِدِّيْقًا

Dan apabila seorang selalu berlaku jujur dan tetap memilih jujur, maka akan dicatat di sisi Allâh sebagai orang yang jujur
sumber : almanhaj.or.id/

دَعْ مَا يَرِيبُكَ إِلَى مَا لاَ يَرِيبُكَ فَإِنَّ الصِّدْقَ طُمَأْنِينَةٌ وَإِنَّ الْكَذِبَ رِيبَةٌ

“Tinggalkanlah yang meragukanmu pada apa yang tidak meragukanmu. Sesungguhnya kejujuran lebih menenangkan jiwa, sedangkan dusta (menipu) akan menggelisahkan jiwa.

Hadits tentang kejujuran dalam perdagangan dan jual beli

Selain disampaikan mengenai sifat jujur secara umum, dibawah ini memuat tentang watak atau sikap berbuat jujur dalam bermuamalah pada kegiatan jual beli atau dalam perdagangan secara umum, baik di pasar, online, COD, atau bisnis yang lain yang masih ada sangkut paut dengan perdagangan.

إِنَّ التُّجَّارَ يُبْعَثُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فُجَّارًا إِلاَّ مَنِ اتَّقَى اللَّهَ وَبَرَّ وَصَدَقَ

artinya : “Sesungguhnya para pedagang akan dibangkitkan pada hari kiamat nanti sebagai orang-orang fajir (jahat) kecuali pedagang yang bertakwa pada Allah, berbuat baik dan berlaku jujur

الْبَيِّعَانِ بِالْخِيَارِ مَا لَمْ يَتَفَرَّقَا – أَوْ قَالَ حَتَّى يَتَفَرَّقَا – فَإِنْ صَدَقَا وَبَيَّنَا بُورِكَ لَهُمَا فِى بَيْعِهِمَا ، وَإِنْ كَتَمَا وَكَذَبَا مُحِقَتْ بَرَكَةُ بَيْعِهِمَا

Kedua orang penjual dan pembeli masing-masing memiliki hak pilih (khiyar) selama keduanya belum berpisah. Bila keduanya berlaku jujur dan saling terus terang, maka keduanya akan memperoleh keberkahan dalam transaksi tersebut. Sebaliknya, bila mereka berlaku dusta dan saling menutup-nutupi, niscaya akan hilanglah keberkahan bagi mereka pada transaksi itu.

Sumber : rumaysho.com

Penutup

Itulah beberapa hadits tentang kejujuran termasuk didalamnya ada riwayat yang khusus yaitu hadits tentang kejujuran dalam berniaga jual beli bisnis perdagangan.

Selain itu dapat dijadikan sebagai self remainder pengingat diri sendiri senantiasa bertahan dalam jujur baik perkataan perbuatan maupun perilaku.

Bagi para khatib yang mendapatkan jadwal kultum entah mengisi pengajian rutin ibu-ibu maupun kuliah tujuh menit di bulan ramadhan, hadits hadits diatas bisa menjadi rujukan dan dalil dalil penguat sebagai bahan khutbah yang dapat dicari syarakh atau penjelasannya pada kitab kitab yang bertebaran di dunia maya.

Meskipun browsing dengan internet baik melalui hape atau komputer, ada baiknya juga memperhatikan kesahihan dan sumber yang diambil supaya materi dapat dipertanggungjawaban dalam muatan isi serta kandungannya.
Demikian, sugeng dalu.

wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.