Gugon tuhon utawa wewaler Basa Jawa sing unine aja mangan koredan mundhak guneme mencla mencle tegese yaiku lan artine ugo karepe unen-unen Basa Jawa.
pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, dalam wewaler ini terjemahan kedalam Bahasa Indonesia adalah “Janganlah memakan sisa – sisa makanan akhir nanti omongannya berubah – ubah tidak bisa dipegang.
Dalam Bahasa Jawa, tegese koredan yaiku turahan kang keri dhewe. Atau bagian sisa yang paling akhir, dalam hal ini adalah makanan.
Jadi seakan akan adalah mengais-ngais sisa makanan yang ada pada piring atau wadahnya.
dan anehnya, ada media besar online nasional (kompas) yang menerjemahkan kata koredan ini dengan menyisakan makanan pada piring… 😅🤣😂
Saya jadi ragu dengan berita dari kompas karena hal ini, tampak sembarang dan asal saja menerjemahkan bahasa Jawa padahal dia adalah media yang sudah lama berkecimpung di dunia artikel dan menerbitkan berita.
Baiklah, kembali lagi ke gugon tuhon aja mangan koredan.
Apa maksudnya? Apa karepe?
Aja mangan koredan, mundhak guneme mencla mencle
Dalam Basa rinengga, ungkapan guneme mencla mencle paribasane yaiku esuk dhele sore tempe.
Yaitu menggambarkan proses terjadinya makanan tempe yang sewaktu masih pagi berwujud kedelai (dele), dan saat sore hari sudah berbentuk tempe.
Ini menggambarkan sifat sikap maupun omongan seseorang yang berubah ubah tidak memiliki pendirian.
Contoh misalnya ada yang mengatakan : Saya tidak akan terjun di politik, lebih fokus ke dunia bisnis berjualan pisang bakar misalnya.
Namun tidak lama berselang kemudian dia masuk ke partai agar bisa maju untuk menjadi calon walikota.
Nah seperti inilah contoh keadaan guneme atau omongane mencla mencle (ucapannya tidak bisa dipegang atau berubah ubah atau gampang berbohong karena perubahan situasi).
Apa hubungannya dengan janganlah memakan makanan sisa pada piring atau wadah untuk makan? Maksudnya apa?
Jadi wewaler merupakan ungkapan yang diikuti dan dipercaya orang Jawa yang mempercayainya tanpa menanyakan kenapa atau merasionalkannya.
Namun, memakan sisa makanan yang tinggal pada piring tampaknya merupakan hal yang ora ilok atau tidak pantas. Karena seperti sedang mengais-ngais sisa makanan.
Selain itu, Karena makanan koredan ini sudah dikokohi (dipegang-pegang, disentuh dengan tangan, dll), maka jika ada penyakit nanti akan ada kemungkinan menular kepada yang mengonsumsi selanjutnya. Demikian, salam kenal dan wassalaamu’alaikum.