3 Macam ujian madin dalam 1 Tahun Pelajaran

3 macam ujian madin
Share

3 Macam ujian madin (Madrasah Diniyah Takmiliyah) dalam 1 tahun pelajaran yang mestinya dilaksanakan oleh penyelenggara lembaga pendidikan Diniyah Takmiliyah segala jenjang baik itu MDTA (Awaliyah), Wustha maupun Ulya dan jika perlu Al-Jami’ah. (area wilayah Provinsi Jawa Tengah)

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, dalam dua tahun terakhir ini ada SK Ka. Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Tengah berupa Kalender Pendidikan MDT.

Kalender ini menggunakan sistem Hijriyah dalam penanggalannya.

Dalam SK memut berbagai ketentuan misalnya kewajiban Kepala MDT, tanggal awal masuk mulai tahun pembelajaran, hari libur nasional serta jadwal waktu ujian bagi santri Madrasah Diniyah Takmiliyah segala jenjang.

Dari situlah kita bisa menarik kesimpulan bahwasanya ada 3 macam ujian madin (madrasah diniyah takmiliyah) baik awaliyah Wustha maupun Ulya dalam satu tahun kalender pendidikan.

3 Macam ujian madin dalam 1 tahun pelajaran

Adapun ujian yang ada jadwalnya pada kaldik madin Provinsi Jawa Tengah adalah;

  1. Ujian Mid Semester bagi semua kelas dan jenjang
  2. Pelaksanaan Ujian semesteran untuk semua santri setiap kelas dan jenjang
  3. Ujian akhir khusus santri yang berada pada akhir tingkat masing-masing jenjang.

Mestinya, lembaga DTA yang berada dibawah naungan Kemenag Provinsi Jawa Tengah menyelenggarakan ketiga ujian ini dalam satu tahun untuk peserta didiknya.

Sayangnya pada kenyataan di lapangan tidak semua lembaga melaksanakan kegiatan ujian baik berupa mid maupun semesteran bahkan ujian akhir.

Ada banyak faktor yang menjadi penyebabnya.

Faktor lembaga tidak meyelenggarakan Ujian

madin gagal punya soal ujian

Menurut analisa admin, berikut adalah beberapa faktor yang menyebabkan lembaga tidak melaksanakan keseluruhan atau sebagian ujian in.

Faktor-faktor tersebut diantaranya adalah;

Pada jadwal kaldik tahun 2021/2022 atau 1443/1444 Hijriyah tahun ini waktu penyelenggaraan mid semester jatuh pada bulan agustus.

Sayangnya SK mengenai Kalender pendidikan madin keluarnya atau di tanda tangani setelah bulan agustus.

Hal ini membuat banyak lembaga, mungkin nyaris 80 persen madrasah diniyah takmiliyah tidak mengadakan ujian mid semester gasal pada bulan agustus.

Faktor lain yaitu lembaga atau guru madrasah diniyah tidak mempunyai koleksi soal ujian untuk mid semester, semesteran dan ujian akhir.

Bagaimana bisa melakukan ujian jika soal saja tidak punya.

Tahun kemarin, FKDT melakukan penyusunan soal untuk madin. Keberadaan soal ini perlu adanya biaya kontribusi FKDT Kabupaten atau kota untuk mendapatkannya.

Sayangnya FKDT Kabupaten atau Kota yang tongpes alias tidak punya kas serta kalkulasi jumlah peserta ujian tidak cucuk membuat mereka tidak menebus soal dari FKDT Provinsi Jawa Tengah.

Ini agak susah pula penjabarannya, apakah memang tidak bisa atau tidak mau membuat soal ujian.

Tentu anda bisa membedakan istilah tidak mampu dengan tidak mau.

Yang jelas, dengan ketiadaaan soal buatan guru secara mandiri maka lembaga hanya memiliki kegiatan belajar mengajar rutin saja tanpa adanya evaluasi hasil pengajarannya melalui ujian baik mid, semester maupun ujian akhir.

Semoga kedepan lembaga madin bisa mendapatkan soal ujian secara rutin dengan pendampingan para pemangku yang berwenang sehingga Madrasah Diniyah Takmiliyah semua jenjang (Awwaliyah, Wustha, Ulya, dan Al-Jami’ah) berkembang dengan baik dan maju.

Demikian informasi mengenai 3 macam ujian madin dalam 1 tahun kalender pendidikan. Salam kenal, wilujeng sonten dan wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *