Mitsubishi Pajero Bagi Takjil Mengikis Anggapan Mobil Sombong Arogan

mitsubishi pajero bagi takjil
Share

Sore ini atau tepatnya waktu magrib berkumandang (04 April 2022) saya mampir ke toko modern alfamart untuk membeli minuman dan roti untuk sekedar mengganjal perut dalam rangka menyegerakan berbuka puasa.

pontren.com – assalaamu’alaikum, selesai membeli perabot isi perut beserta korek dan asap untuk menemani duduk santai di depan alfamart dekat kantor Tanah Karanganyar, saya melihat orang keluar dari kendaraan warna putih .

anda benar, mobil warna putih tersebut adalah kendaraan lansiran mitsubishi pajero, sepertinya model lama atau baru saya kurang paham.

Kemudian dia mendekat. Saya pikir dia juga hendak berbuka puasa, jadi saya tidak terlalu memperhatikan pemuda yang keluar dari mobilnya dan mendekat ke meja kursi tempat saya mengunyah roti.

Kemudian dengan sopan dia menyapa” permisi mas”.

Saya jawab saja, silakan. Karena anggapan saya dia hendak menempati salah satu kursi yang ada pada meja tersebut.

Ternyata anggapan saya salah, bukannya hendak duduk untuk berbuka puasa juga. Orang tersebut menyodorkan es buah atau koktail atau apalah dalam gelas plastik seraya menyampaikan “ini untuk berbuka puasa”.

Saya jawab,” oh terima kasih banyak.”

Kemudian dia tersenyum dan sepertinya mengatakan “sama-sama”.

dapet Takjil es buah creamy Fruity icecreamy dari pengendara Mitsubishi Pajero

Selanjutnya kembali lagi memasuki mobil dan kendaraan melaju ke arah timur menuju bejen.

Perilaku pengemudi atau penumpang mitsubishi pajero yang membagikan takjil (bukan dalam rangka acar club ya) sendirian dan dengan ramah setidaknya membuat image kendaraan ini agak terkikis sebagai mobil arogan bagiku.

Mitsubishi Pajero terkenal sebagai mobil arogan dan pengemudi yang sombong

Saya membaca sebuah artikel blog yang mengulas mengenai imej yang melekat pada kendaraan. Ada motuba, meski beli mobilnya baru, tetap saja langsung mendapat julukan mobil tua bangka.

Motuba ini menyemat kepada kendaraan pick up mitsubishi L300.

Karena lamanya edar kendaraan ini, meski anda membeli baru namun tetap saja akan mendapatkan sebutan mobil tua bangka yang singkatannya adalah motuba.

Selanjutnya dia mengkategorikan pengguna SUV ladder frame yaitu mitsubishi pajero sebagai mobil atau kendaraan yang arogan.

Situs berita khusus otomotif oto detik memasukkan pula kendaraan Toyota Fortuner sebagai mobil sombong.

Bahkan dengan gamblang blog setia1heri dot com menyebutkan bahwa jenis kendaraan dan image di masyarakat bahwa mobil paling arogan adalah Pajero.

Hal ini sebagaimana artikel blog yang dia tulis dengan judul Daftar Jenis Mobil dan Image (Pandangan) di Masyarakat, mobilmu jenis apa?

Hal senada juga pendapat paman dan bibi saya.

Beliau berdua tinggal di Jakarta, aslinya Boyolali, kalau lebaran pulang pergi dari Jakarta Ke Jawa.

Paman dan bibi saya juga memberikan penilaian minus terhadap perilaku sopan santun pengemudi mobil Pajero.

Bahkan adakalanya saking jengkel malah paman saya sengaja tidak memberi jalan pada saat mobil SUV ladder Frame ini hendak mendahului.

Alasannya paman saya sudah kecepatan 100 km/jam dan dia berada di lajur kanan, makanya enggan minggir ke kiri, meski dibelakangnya pajero bal bel tan tin tiada henti.

Bahkan membandingkan dengan pengemudi mobil yang menjadi pesaingnya masih melihat bahwa pengendara pesaing mitsubishi Pajero lebih memiliki sopan santun yang baik pada waktu ada di jalan raya.

Gara gara nila setitik, rusak susu sebelahnya

mobil Pajero Warna Putih

Kalau menurut saya pribadi, tentu tidak semua pengemudi pajero berperilaku demikian di jalan raya.

Contoh kecilnya barusan yang saya alami, bersedia membagi takjil kepada pengendara lain saat berhenti di alfamart.

Dalam menyampaikan ta’jil pun dengan adab yang baik dan tinggi.

Namun gara gara oknum lainnya yang berkendara secara kurang lazim dan membuat sebal pengemudi lainnya menjadikan image kurang baik ini melekat kepada apapun itu jenisnya pajero.

Tentunya image pandangan masyarakat yang kurang sip ini membuat klub mitsubishi pajero kurang nyaman.

Pastinya mereka menampik anggapan itu dan telah memberikan edukasi kepada anggotanya untuk menghargai pengemudi lain sesama pengguna jalan.

Semoga saja image kurang bagus ini semakin terkikis dan hilang, membuat kendaraan yang menjadi kebanggaan pemiliknya ini sebagai mobil yang memiliki toleransi kepada pengguna lainnya.

Karena kalau hanya memikirkan egois pribadi dan mau show off bisa membuat kerugian kepada sesama kendaraan mitsubishi Pajero.

Ibarat pepatah yang mengatakan gara gara nila setitik rusak susu sebelanga.

Demikian sekedar iseng tulisan malam ini mengingat kebaikan pengendara pajero kepada saya yang memberikan segelas es buah dengan cara sopan dan baik.

Tidak ada kesan sombong, arogan atau merasa lebih berada daripada yang lainnya.

Dan akhirnya wilujeng dalu, selamat malam dan wassalamu’alaikum.


Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.