Arsip Tag: data emis pondok pesantren

Solusi Lupa Akun Emis ID Email Password cara mengatasinya

Informasi cara mengatasi kelupaan akun lembaga EMIS untuk TPQ Madin Pondok Pesantren karena lupa ID Login baik tidak ingat password maupun email yang digunakan untuk pendaftaran operator lembaga.

Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, sugeng siang menjelang sore para operator pengentry data emis tingkat lembaga pendidikan islam baik Taman Pendidikan alqur’an, Madrasah Diniyah Takmiliyah maupun Pondok Pesantren.

Saat ini cara mendaftarkan akun lembaga sudah tidak bisa mandiri dilakukan oleh operator emis tingkat lembaga, pendaftaran dilakukan lewat operator EMiS Kabupaten/Kota dalam hal ini Seksi PD Pontren atau Seksi Pendidikan Agama dan Keagamaan Islam (PAKIS).

Bagaimana kalau sudah mendaftarkan akun untuk log in emis tapi lupa?

Lupa apanya dulu? Ingat password lupa ID Email? Lupa email sekalian password untuk masuk ke aplikasi emis? Atau yang paling parah yaitu lupa Email, lupa password dan lupa nomor statistik?

Nak saya membagikan informasi ini karena barusan saya bertemu dengan operator lembaga EMIS Kabupaten yang saya wawancara detail perihal kelupaan tidak ingat apa password emis baik email maupun nomor statistiknya.

Intinya semua ada solusinya dan secara penanganan mengembalikan atau reset password ini dapat diatasi akan tetapi cara mengatasinya yang paling dekat adalah operator EMIS Tingkat Kemenag Kabupaten atau Kota.

Untuk langkah langkah mengembalikan email maupun password karena lupa, berikut langkah langkah penanganannya berdasarkan masalah yang menimpa.

Lupa Password EMIS Cara mengatasinya

lupa-email-log-in-emis

Bagi operator yang masih ingat email untuk log in atau mendaftarkan sebagai cara masuk ke aplikasi online emis, akan tetapi lupa dengan password, maka langkahnya anda menghubungi operator Kabupaten.

Beritahukan kepada operator lembaga bahwa lembaga dengan nama (lembaga anda) kemudian nomor statistik sekian (no statistik lembaga anda) termasuk email yang anda gunakan untuk mendaftarkan sebagai ID masuk ke aplikasi online EMIS.

Kemudian pihak operator emis Kabupaten selanjutnya akan melakukan reset password lembaga yang anda kelola.

Bagi operator yang baik hati maka teknik pemberitahuan bisa santai melalui pesan whatsapp ataupun SMS, bisa juga telfon, akan tetapi by phone akan agak ribet karena operator kanwil harus mencatat data data lembaga anda, beda kalau anda kirimkan melalui SMS atau WA.

Selanjutnya dari pihak operator EMIS Kemenag akan melakukan reset password milik lembaga anda dan memberitahukan password yang baru sesuai yang anda minta atau password yang dirumuskan atau dibuat operator Kabupaten guna memudahkan mengingat, misalnya password dibuat sama dengan nomor statistik lembaga.

Kalau operator Kabupaten atau Kota orangnya angelan (susah dan memiliki ego tinggi) dengan terpaksa anda harus datang ke Kantor Kemenag guna melaporkan kekhilafan anda lupa password EMIs.

Selanjutnya semoga operator bisa menindaklanjuti saat itu juga dengan harapan anda pulang kerumah sudah membawa hasil.

Solusi Lupa Email EMIS dan Passwordnya

mengatasi-lupa-email-password-emis

Nah ini jenjang kesulitan yang setingkat lebih tinggi kelupaan yang anda lakukan, yaitu tidak ingat apa email yang dipakai untuk emis, apalagi passwordnya.

Langkah yang diperlukan adalah mencari nomor statistik lembaga anda (TPQ / Madin / Ponpes.

Selanjutnya laporkan supaya pengelola EMIS Kabupaten dapat mencari email yang anda gunakan melalui nomor statistik lembaga anda.

Selanjutnya pihak Kemenag Kabupaten/Kota dalam hal ini operator akan memberitahukan anda apa itu email yang anda gunakan untuk log in emis termasuk juga passwordnya yang telah direset, tentunya password sesuai permintaan anda atau bisa juga standar password yang ditetapkan oleh pihak Kabupaten/kota.

Lupa Email dan Password EMIS juga nomor statistik begini Jalan Keluarnya

Lha ini tingkatan yang paling top, lupa ketiga komponen guna keperluan emis, yaitu nomor statistik, ID email untuk log in dan juga passwordnya.

Apakah bisa dilakukan perbaikan? Bisa saja untuk mengatasinya, syaratnya adalah memang lembaga anda sudah terdaftar di Kemenag. Kalau belum terdaftar tentunya nomor statistiknya tidak bakalan ketemu.

Prosesnya agak ribet juga karena pihak operator EMIS Kabupaten harus mencari lembaga anda. Untuk itu anda perlu memastikan nama lembaga anda di EMIS serta alamat lembaga dan kecamatannya.

Jika nomor statistik lembaga anda sudah ditemukan, akan ketemu juga email yang didaftarkan untuk log in emis yang selanjutnya tinggal di reset passwordnya untuk dapat dipergunakan kembali entry data EMIS baik Lembaga, Tenaga Pendidik dan Kependidikan baik Guru, Ustadz, Tenaga Tata Usaha dan juga data para santri alias murid dalam aplikasi EMIS.

Demikian informasi mengenai cara mengatasi lupa email dan password akun emis, semoga segera selesai upload data.

Sugeng sonten, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pondok pesantren Ngaku cinta NKRI tapi tidak mengumpulkan data EMIS, Apa kata dunia?

pesantren cinta NKRIpada saat ini sedang tumbuh semangat kecintaan terhadap NKRI. Banyak ekspresi sebagai wujud dan klaim bahwa termasuk yang cinta NKRI. Hal ini bisa di pantau dari DP pada media sosial misalnya facebook ataupun DP BBM, DP Whatsapp. Selain dari DP media sosial, bisa juga banyak bersliweran status dengan hastag NKRI Harga Mati dan lain sebagainya sebagai perwujudan ekspresi klaim cinta NKRI

Tidak ketinggalan pondok pesantren berbondong bondong menyatakan bahwa sebagai pondok yang mendukung NKRI dan taat serta patuh terhadap pemerintah. Ada seminar-seminar ataupun bahsul masail di lingkungan pondok pesantren dalam rangka pernyataan yang jelas sebagai lembaga yang mendukung NKRI.

Selain itu mubaligh yang merupakan pengurus ataupun pengelola pondok pesantren tidak lupa menyisipkan tentang perlunya cinta NKRI dan dengan mantab mengatakan slogan NKRI Harga mati. Tentunya juga berlanjut kepada semangat santri dalam cinta NKRI.
Hal ini merupakan sikap yang positif untuk kelangsungan bangsa Indonesia dimana masyarakat dari pondok pesantren dengan kesadaran dan penuh semangat berlomba lomba menyatakan diri sebagai yang paling NKRI dan siap untuk melakukan bela negara.
Klaim cinta NKRI dan setor data EMIS (Education Managemen Information System)

Edaran Kemenag tentang data EMIS

Salah satu edaran dari Kementerian Agama RI kepada lembaga pendidikan Keagamaan khususya pendidikan Islam, bahwasanya salah satu kewajiban lembaga pendidikan Keagamaan Islam (dalam hal ini madrasah, Taman Pendidikan AlQuran, Madrasah Diniyah Takmiliyah dan juga Pondok Pesantren, berkewajiban untuk meng update data lembaga maupun santri. Update data dilakukan satu tahun dua kali (setiap semester).Update data lembaga dan santri ini dilakukan melalui aplikasi online data EMIS. Yang mana lembaga bisa berkomunikasi dengan operator emis di tingkat Kabupaten.

malu tidak setor data EMIS
malu tidak setor data EMIS

Kenyataan di lapangan, masih banyak lembaga keagamaan yang dengan semangat mengatakan NKRI Harga mati. akan tetapi pada saat diminta data dengan bentuk form EMIS, ternyata antusiasme mengisi data sebagai salah satu dari bentuk cinta NKRI tidak sebesar teriakan ataupun semangat memasang DP cinta NKRI. Bisa dikatakan bahwa antara DP maupun klaim SaveNKRI dengan kenyataan pengumpulan data adalah hal yang bertolak belakang.

Bukti Cinta NKRI dalam mengisi data EMIS

Saran bagi lembaga pendidikan, baik TPQ, Madrasah Diniyah maupun pondok pesantren, sebagai bentuk kongkrit pernyataan dan klaim cinta NKRI, untuk membuktikan secara kongkrit apa yang di gembar gemborkan dengan cara yang sederhana yaitu melakukan entry data EMIS secara tertib, baik dan juga bisa dipertanggungjawabkan kebenaran data yang di isi.

Jadi sudah baik ketika banyak hastag maupun memasang DP NKRI harga mati ataupun SaveNKRI dan sejenisnya. Dan alangkah baiknya pernyataan dan klaim tersebut diikuti dengan tindakan kongkrit sebagai bentuk warga negara yang baik. Dalam hal ini jika itu adalah lembaga pendidikan keagamaan semisal TPQ, madin ataupun pondok pesantren, untuk mengisi dan setor data emis secara benar, tepat waktu dan dengan kesadaran yang tinggi tanpa perlu di oyak-oyak oleh aparat yang berwajib (dalam hal ini petugas operator data EMIS).

Pondok pesantren tidak mengisi dan mengumpulkan data EMIS? Apa kata dunia?data emis pondok pesantren