Tulisane Cangkriman Batangane Dom Bocah Numpak Pit

Share

Tulisane Cangkriman Batangane Dom Bocah Numpak Pit maksudnya adalah bagaimanakah bunyi teka teki bahasa Jawa yang jawabannya adalah jarum jahit dan anak kecil yang naik sepeda, begini jawabnya.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, berikut ini kami akan menyampaikan jawaban apabila ada pertanyaan gawea ukara unen unen cangkriman sing batangane dom lan bocah numpak pit.

Dom adalah alat yang dipergunakan untuk menjahit kain atau pakaian yang sobek maupun menyambungkan dua kain yang terpisah, sedangkan bocah numpak pit yaitu anak kecil yang mengendarai sepeda (tentunya sepeda kayuh semisal BMX atau yang lainnya).

Langsung saja begini jawaban untuk menjawab pitakon diatas.

Cangkriman sing Batangane Dom

Langsung saja, Bocah cilik blusak blusuk nang kebon batangane yaiku dom alias jarum.

Artinya anak kecil blusukan pada kebun, jawabannya adalah jarum.

Kalebu jinise cangkriman irib-iriban utawa pepindhan.

Karena tebak tebakan kata alias teka teki bahasa Jawa ini mirip mirip atau semisal dengan anak cilik yang keluar masuk kebun.

Yaitu pada saat jarum yang ada benangnya menyambung kain yang robek dia akan keluar masuk sebagai sarana benang merekatkan kain ini.

Perilaku jarum yang keluar masuk kain inilah mirip seperti anak kecil yang keluar masuk kebun. Dalam bahasa jawanya yaitu blusukan alias blusak blusuk yang artinya berkali kali blusukan.

Artinya perkata teka teki ini sebagai berikut;

Bocah tegese yaiku manusia yang masih sangat muda/anak kecil
Blusak blusuk tegese yaiku mlebu metu keluar masuk
Kebon tegese yaiku ya kebun

Nah sekarang sudah ketahuan jawaban cangkriman sing batangane yaiku dom.

Lanjut ke terjemahan makna teka teki kedua yang jawabannya yaitu anak kecil naik sepeda.

Berikut penjelasannya.

Cangkriman sing bedhekane bocah cilik numpak pit

Nek munggah malah mudhun nek mudhun malah munggah, batangane utawa bedhekane yaiku bocah cilik numpak pit.

Sama juga ini masuk dalam kategori atau jenis cangkriman pepindhan, kalebu jinise cangkriman irib-iriban.

Penjelasannya seperti ini, nek munggah malah mudhun, maksudnya apabila naik malah turun, yaitu naik rute jalan dia menaiki sepeda.

Lebih jelasnya lagi maksudnya jalan naik adalah tanjakan, maka anak kecil tadi akan turun dari sepeda untuk menuntun karena tidak kuat mengayuh pada tanjakan.

Kemudian nek mudhun malah munggah, maksudnya apabila jalannya berupa turunan, maka sang bocah kecil akan naik.

Karena tinggal ngglondor alias sepeda bisa berjalan tanpa perlu mengayuhnya.

Demikian maka unen unen ukara cangkriman sing batangane bocah cilik numpak pit yaiku nek munggah malah mudun, nek mudun malah munggah.

Demikian dua buah contoh cangkiman pepindhan utawa irib iriban kali ini, semoga menambah informasi mengenai tebak tebakan teka teki dalam Bahasa Jawa.

Salam kenal, wilujeng enjang dan wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Mumtaz Hanif

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *