Oleh itunge Luput Sunduke Tegese Ukara, Artinya

Oleh itunge Luput Sunduke Tegese Ukara, Artinya

Unen unen ukara oleh itunge luput sunduke tegese yaiku ora jumbuh antarane itungan karo kasunyatane. Artinya adalah tidak sesuai antara perhitungan dengan kenyataan.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu. Ungkapan kata kata dalam basa Jawa ini bahasa gaulnya yaitu realita kenyataan tidak sesuai dengan harapan ekspektasi.

unen-unen ini kalebu tembung bebasan kagolong purwakanthi guru swara.

Orang saat akan melakukan tindakan, membuat sesuatu yang lumayan besar, perlu pengeluaran banyak lazimnya akan merancang, membuat kalkulasi, menghitung berbagai kemungkinan.

Setelah lengkap kalkulasinya, dirasa perhitungannya sudah cermat dan mumpuni kemudian dilaksanakanlah eksekusi dari perencanaan ini.

Namun pada saat pelaksanaan dari rencana tadi, di tengah perjalanan atau setelah selesai pengerjaan, banyak hal yang luput tidak sesuai dengan harapannya alias kekarepane.

Contoh misalnya orang hendak membangun rumah. Dia menghitung biaya habis 250 juta rupiah dan perkiraan perktu pengerjaannya selesai dalam tempo tiga bulan.

Namun kenyataannya uang seperempat miliar ini belum cukup menyelesaikan rumahnya dan waktu pengerjaannya juga molor lebih dari 3 bulan.

Hal seperti ini sesuai dengan ukara basa Jawa ana ing ndhuwur.

Contoh dalam kasus asmara misalnya, ada cowok ganteng, kaya dan keturunan orang terpandang. Dia naksir cewek cantik kembang desa.

Mengacu kepada kekayaannya serta kedudukan orang tuanya maka dia optimis akan mendapatkan gadis itu dan diterima lamarannya.

Namun apa daya kenyataannya cintanya ditolak oleh wanita pujaan hatinya. Kasus ini pas atau cocok dengan peribahasa Basa Jawa diatas.

Tegese Oleh itunge Luput Sunduke, Tuladha Ukara

Gawea lan wenehana uga andharna tembung oleh itungane namung luput sundukane nganggo Basa Jawa.

Oleh tegese yaiku entuk, bisa tampa. Artinya adalah mendapatkan, bisa menerima, ketemu.

itunge asale saka tembung lingga itung, tegese yaiku disumurupi cacahe, sumurup kahananing barang. Artinya adalah diketahui jumlahnya, ketahuan kondisi keadaan barang.

Luput tegese yaiku kliru, salah, ora kena. Artinya yaitu salah, keliru, tidak dapat.

Sunduke asale saka tembung lingga sunduk, tegese yaiku oleh itunge anggone nacah angka utawa barang. Artinya yaitu mendapatkan angka yang sesuai perhitungan atau barangnya.

Tuladha ukara contohnya dalam kalimat Bahasa Jawa misalnya;

Agustinus rugi gedhe anggone bakul amarga oleh pitunge luput sunduke. Artinya si Agustinus rugi besar dalam berdagang karena perhitungannya tidak sesuai kenyataan yang ada. Demikian, wassalamu’alaikum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top