Alasan PNS mengajukan Pinjaman Hutang ke Bank


Informasi tentang kesimpulan pribadi penyebab atau alasan Pegawai Negeri Sipil atau disebut juga Aparatur Sipil Negara (ASN) menggadaikan SK ke Bank atau istilah kerennya adalah sekolah.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, wilujeng dalu para pembaca internet yang budiman, smoga kesehatan dan kemakmuran senantiasa dilimpahkan kepada anda.

Salah satu senjata yang ampuh untuk mengajukan pinjaman hutang ke Bank adalah surat keputusan pengangkatan pegawai negeri serta SK terakhir yang dimiliki.

Bahkan ada SK PNS yang berada lebih lama di penyimpanan bank dibandingkan disimpan dirumah, alasannya lebih aman gitu. Bisa juga lebih aman tapi bisa juga karena butuh duit heheee.

Dari hasil ngobrol dengan nona yang paling baik hati dan tidak sombong di area Ungaran yang terlahir di Kebumen, ternyata kebanyakan PNS mengajukan pinjaman bukan untuk modal usaha atau bisnis.

Berikut kesimpulan dari berbagai alasan dalam macam pinjaman uang ke bank yang diajukan oleh para abdi negara ini.

Membeli Tanah

Papan merupakan salah satu kebutuhan manusia diluar sandang dan pangan. Begitu pula PNS membutuhkannya.

Dengan harga tanah di Indonesia yang naik dengan pesat dari tahun ke tahun dan apabila menggunakan metode menabung maka harganya akan melambung saat uang tabungan lumayan.

Dengan tidak singkronnya menabung untuk membeli tanah, maka cara paling praktis untuk memiliki tanah dengan cara meminjam duit ke bank untuk membayar harga tanah.

Kebanyakan pns yang baru beberapa tahun dan tidak memiliki orang tua yang kaya maka investasi besar pertama kali ya kepemilikan sertifikat tanah ini.

Membeli rumah atau untuk Bayar Perumahan

Kasusnya seperti diatas yaitu kebutuhan pokok, bagi pns yang ngeri dengan biaya membangun rumah, maka dia akan mencari perumahan atau membeli rumah dari pihak lain.

Pertimbangan perumahan atau membeli rumah yang sudah jadi dipandang lebih hemat dalam memikirkan keuangan karena tidak perlu berpikir biaya pembelian tanah dan pembangunannya.

meskipun dianggap lebih hemat dalam biaya dan pikiran angsuran, akan tetapi tentunya secara luas tanah dan bangunan serta kualitas rumahnya berbeda dengan model membangun sendiri dari awal.

Membuat Rumah rumah

bagi PNS yang telah membeli tanah atau mendapatkan pemberian dari orang tuanya, tentunya merupakan satu langkah dalam hal aset yang dimiliki, langkah selanjutnya yaitu memikirkan biaya untuk pembangunan pendirian rumah.

rumah memerlukan pembiayaan yang banyak, apalagi harga besi, kayu semen maupun bahan bangunan yang membuat melotot serta bayaran tukang dan kuli nya yang bisa mencapai dari setengah rumah maka dana yang diperlukan bisa diatas 50 juta bahkan ratusan juta.

nyandi maneh nek ra utang bang.

Rehab Rumah

dengan berjalannya tahun, rumah yang terbuat dari kayu tentunyapmemerlukan pengecekan apakah masih kokoh dan jauh dari serbuan rayap.

apalagi rumah yang sudah dihuni selama puluhan tahun dan bahan baku utama bagian atap adalah kayu tentu perlu mendapatkan perhatian lebih.

biaya rehab atau melakukan perbaikan rumah apalagi yang luas bukanlah perkara yang murah, apabila tidak memiliki tabungan bisa menjual tanah kebon sawah atau motor kendaraan.

akan tetapi jika masih owel menjual salah satu dar barang barang diatas ujung ujungnya sillaturrahmi ke Bank yang telah memiliki nota kerjasama atau kesepahaman.

Membeli Motor Atau Mobil

Kendaraan pribadi roda dua ataupun empat merupakan alat tansportasi yang lazim dipergunakan oleh berbagai kalangan di negeri ini termasuk PNS.

entah memang membeli kendaraan sebagai keperljuan trasnsportasi atau ngiras ngirus sebaga ajang untuk eksistensi menunjukkan kesuksesan, ada banyak PNS yang berhutang ke Bank untuk membeli sepeda motor ataupun mobil.

apalagi saatini harga sepeda motor baru yang mencapai harga 17 juta dan disisi lain masih banyak tanggungan serta bukan jagoan konsisten menabung, akhire pendidikan SK berlanjut.

apalagi jika yang ingin dimiliki adalah kendaraan roda empat, tentu baiayanya akan lebih tinggi lagim uang rabungan plus sekolah SK di Bank sebagai angsuran perbulan sampai dengan lunas. entah itu mobil baru maupun kondisi 2nd.

untuk biaya sekolah dan kuliah anak

riva susanty
Demi Sang Buah Hati

meskipun ada sekolah gratis, tidak serta merta membuat semyanya mengarahkan ke tempat pendidikan yang gratis, ada yang memilih menyekolahkan ke lembaga pendidikan swasta yang biaya uang masuk dan SPP yang mahal.

tentu pertimbangan adalah kualitas terbaik untuk sang buah hati.

itu baru untuk pendidikan dasar dan sekolah menengah saja adakalanya perlu memeras dompet untuk membayarnya. apalagi daftar ulang anak masuk kuliah.

dengan biaya masuk alias daftar ulang kuliah di kampus universitas yang wow keren harganya membuat PNS dengan serta merta membawa SK ke Bank sebagai agunan untuk mendapatkan pinjaman.

apalagi jika di fakultas kedokteran atau yang kondang dengan penyedot uang, meskipun sudah pnya tabungan yang bisa untuk membeli mobil bekas tetap saja kurang untuk biaya daftar ulang.

Untuk Modal anak Mencari Kerja

bagi PNS yang sudah puluhan tahun menjadi PNS tdan sudah punya anak yang lulus kuliah tentu huga akan memikirkan karir pekerjaan profesi sang anak.

meskipun orang tua sudah mapan baik ekonomi dan pangkat akan tetapi masih akan pusing dleapan keliling jika si anak masih nganggur belum punya pekerjaan.

Sama seperti perkataan orang bijak bahwa sesukses sukesya seseorang masih akan memiliki kekhawatiran yaitu, setidanya khawatir anaknya tidak sesukses dirinya.

entah mencarikan modal atau memberikan uang guna memulai usaha bahkan membayar biaya masuk suatu pekerjaan tentu bisa menjadi alasan orang tua untuk mengajukan pinjaman dalam rangka sang anak mendapatkan pekerjaan. bisa menghaiskan ratusan juta rupiah untuk hal ini.

Biaya Walimahan Hajatan Mantu

di wilayah tertent, PNS merupakan orang yang terpandang, sehingga jika sang anak telah mendapatkan jodoh maka saat acara ijab kabul atau walimahan akan mengadakan pesta yang meriah.

Acara hajatan ini tentu memerlukan biaya yang tidak sedikit mulai dari biaya sewa maupun bahan untuk dimasak.

belum lagi dalam pakaian yang dipersiapkan untuk keluarga, pengantin, besan yang bisa menghabiskan anggaran berjuta juta bahkan puluhan juta. sak klengere pokok e. bisa jadi acara mantu ataupun ngunduh mantu yang besar besaran di kalangan PNS mampu mengabiskan biaya ratusan Juta.

akan tetapi demi disebut orang yang perwiro atau gagah tentu bukan masalah mengeluarkan dana ratusan juta, dan utamanya sebagai perayaan anak diijabkandan mendapatkan jodoh dalam ikatan suci.

Pinjam uang untuk Bayar Hutang

nah ini yang unik, karena sudah malang melintang di bidang pinjam meimjam uang pada Bank, PNS yang cerdik aan melakukan kalkulasi pinjaman disaat ada penurunan bunga.

dengan kecermatan penghitungan apabila aada penurunan bunga yang lumayan maka bisa saja terjadi penutupan pinjaman dari bank satu ke bank yang lainnya.

atau apabla masih dalam satu bank peminjaman disebut dengan njerokne, suatu istilah melakukan pinjaman padahal uutang sebelumnya belum lunas.

akan tetapi adapula dimana kondisi PNS yang kurang beruntung dimana karena banyaknya taggungan atau salah manajemen membuat ekonomi menjadi morat marit.

akhirnya tertimpa situasi kesulitan untuk keluar dari pinaman sehingga kisah gali lubang tutup lobang menjadi kenyataan. semoga para PNS dijauhkan dari Kejadian seperti ini.

Sebenarnya masih ada kelanjutan yaitu membantu biaya pembangunan rumah anak atau banuan beli tanah termasuk hadiah saat cucu hadir ke dunia, aka tetapi hal tersebut dianggap sebagai situasi sekunder. demikian terawangan saya pribadi, jika sampean punya opini tambahan silakan corat coret di kolom komentar. wassalaamu’alaikum wa rahmatllahi wa barakatuh.

monggo silakan komen atau tanya

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: