Kegedhen Empyak Kurang Cagak Tegese Paribasan

kegedhen empyak kurang cagak tegese
Share

Kegedhen empyak kurang cagak tegese yaiku wong kang kegedhen panjangka/penggayuh kurang sarana. Artinya adalah orang yang berkeinginan tinggi namun tidak mempunyai sarana pendukung harapannya.

Pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, artinya secara harfiah dari peribahasa Basa Jawa barusan adalah kebesaran atap namun kurang tiang penyangga.

Artinya perkata paribasan ini adalah sebagai berikut;

  • Kegedhen artinya kebesaran/kegedean/terlalu tinggi
  • Empyak : atap, bagian atas rumah
  • Kurang : artinya ya kurang/tidak cukup/tidak mencukupi
  • Cagak : tiang/penyangga (dalam hal ini penyangga empyak/atap rumah).

Apabila mencermati ukara/kalimat ini menjadi peringatan atau pepeling bahwasanya janganlah memiliki keinginan yang sangat tinggi apabila sarana prasarana yang ada tidaklah mencukupi.

Sebagaimana kebesaran atapnya namun kurang tiang yang menyangga.

Dampaknya adalah mustahil terjadi alias tidak mungkin karena tiang sebagai penyangganya tidak mampu untuk menyangga empyak atau atap bangunan.

Apa tegese Ojo kegedhen empyak? tegese yaiku janganlah memiliki keinginan yang berlebihan, ojo nduweni kekarepan kang luwih saka kemampuan.

Dadine wong sing kegedhen penggayuh kekarepan kena diparibasake kaya bebasan ing ndhuwur kuwi mau. Artinya, orang yang kegedean keinginan bisa diperibahasakan sebagaimana bebasan yang menjadi judul artikel ini.

Contoh Ukara Tuladha Kegedhen Empyak kurang Cagak

Berikut ini adalah contoh kalimat menggunakan kata paribasan dalam Bahasa Jawa kami lengkapi dengan artinya.

Dadi manungsa iku nek nduweni gegayuhan sak madya miturut kemampuane, aja kegedhen empyak kurang cagak artinya dalam bahasa Indonesia kaya ing ngisor iki.

Arti secara umum menggunakan Bahasa Indonesia adalah “menjadi manusia itu apabila memiliki keinginan sewajarnya saja, jangan kebesaran atap namun kurang tiang penyangganya.

Semestinya orang bisa mengukur sarana prasarana yang ada dengan keinginan (gegayuhan – Jawa) yang hendak diraih.

Apabila keinginannya ini terlalu besar, tinggi menjulang padahal harta benda kemampuan otak dan sarana prasarana yang dia miliki tidak mencukupi maka akan hanya menjadi hayalan serta cemoohan orang banyak.

Kenapa?

Karena tidak imbangnya antara keinginan dengan keadaan dia untuk mencapai gegayuhannya.

Contoh kongkritnya misalnya ada orang yang bergaji sebulan sebesar Rp. 3.000.000,- (tiga juta rupiah) setiap bulannya hendak memiliki keinginan untuk membeli mobil Mitsubishi Pajero yang baru.

Maka peribahasa ini cocok untuk menggambarkan keadaan orang yang bergaji tiga jutaan setiap bulan namun hendak reyen mitsubishi pajero atau toyota fortuner.

Demikian informasi mengenai apa tegese paribasan kegedhen empyak kurang cagak artinya Basa Jawa terjemah ke Indonesia. Wilujeng dalu, selamat malam dan wassalaamu’alaikum.


Share
Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *