Syarat Daftar Menjadi Publisher ADOP Indonesia

Share

Syarat mendaftar menjadi Publisher ADOP Indonesia alias bekerjasama sebagai penerbit iklan pada blog website yang anda kelola.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, wilujeng siang para blogger yang semangat dalam membuat artikel, semoga tulisan anda banyak yang membacanya. Amiin.

Kemarin beberapa hari yang lalu saya mendapat email dari Nabila Agdianasti Salleha selaku Publisher Account Executive Adop Indonesia. Kalau saya menerjemahkan secara bebas non Nabila ini adalah Eksekutif Akun Penerbit pada perusahaan Adop Korea di Indonesia.

Isinya berupa tawaran untuk menjembatani antara pemilik blog dengan pengiklan melalui jaringan ADOP.

Dalam keterangannya menyebutkan bahwa permintaan iklan melalui ADOP berasal dari open auction, memenuhi standar Interactive Advertising Bureu dari Google. Intinya tidak mengganggu kenyamanan User.

Wah saya sih kurang paham begitu begituan, yang jelas blog saya tidak neko-neko, lugu-lugu saja, ada kesempatan kerjasama ya saya coba. Begitulah kira-kira.

Jumlah minimal pageview untuk daftar sebagai publisher ADOP cc Indonesia

Dahulu kala (mungkin setahun yang lalu), jika anda membaca pada situs ads id, bahwasanya dalam rilis pegawai resminya, untuk menjadi publisher adop minimal pengunjung setiap bulannya adalah setengah juta (500.000/bulan).

Weladalah, aboot poro rawuh, zaman itu sih blog saya mah melongo saja melihat batasannya, namun saat komunikasi via email ternyata bukan harga mati alias mutlak segitu. Kisaran atau mendekati juga bisa.

Nah informasi terbaru, saya konfirmasi ke non Nabila Agdianasti Salleha, berapa sih batasan minimal pengunjungnya untuk bisa menjadi publisher ADOP?

Nabila Agdianasti Salleha adop

Jawabannya adalah 100.000 pageview/bulan alias seratus ribu dilihat dalam satu bulan. Jadi ada penurunan yang banyak dan lumayan, yang dulu tidak bisa, sekarang dapat mencobanya.

Urusan syarat yang lainnya tentu ya kira kira kayak syarat tos google lah, namun saya kira tidak sekejam adsense dalam mereview suatu situs.

Bisa menggunakan blogspot sebagai publisher adop

Iseng-iseng saya bertanya, kira kira apakah blog harus top domain level untuk menjadi publisher?

Ternyata blog yang nebeng pada blogspot misalnya sitapanuntun.blogspot.com pun bisa anda daftarkan selama syarat dan ketentuan berlaku.

Utamanya page view diatas 100.000 yang melihatnya, bukan jumlah pengunjungnya dalam satu bulan.

Kira kira kalau anda rata rata dalam satu hari ya kisaran 3500 pengunjung.

Menurut saya sih yang ini lebih rasional dan logis daripada setengah juta sebulan, bisa gempor kalau banyak gitu, klemun klemun mripat melihat batasan minimal pengunjung untuk menjadi publisher pada adop korea ini.

Demikian informasi bagi para blogger yang hendak mendaftarkan diri sebagai publisher adop penerbit iklan sebagai salah satu cara monetize blog untuk mendapatkan penghasilan uang.

Semoga menambah khazanah info mengenai penyedia iklan pada internet yang bisa anda coba untuk bekerjasama. Oh iya, katanya batasan PO/pencairan dana setiap bulannya adalah Rp. 100.000,- (seratus ribu rupiah), terjangkau juga.

Ga usah kelamaan kaya adsense yang batasan pengiriman transfer ke rekening adalah US$ 100 alias Rp. 1.300.000,- (satu juta tiga ratus ribu rupiah).

Demikian, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.


Share

Mumtaz Hanif

salam blogger

2 komentar pada “Syarat Daftar Menjadi Publisher ADOP Indonesia

    • 11/11/2021 pada 05:41
      Permalink

      saya pasang script nya gagal melulu, kalau pengakuan pegawai yang kerja di adop adakalanya lebih bagus daripada google adsense, namun saya pribadi belum membuktikannya. apalagi kalau memakai metode apaan tuh yg saya kurang paham istilahnya, jadi dari adsense akan memilih mana yang lebih tinggi antara milik adsense atau adop, sehingga dalam satu spot iklan nanti akan ada pilihan untuk dimunculkan dalam display dengan rate yang lebih tinggi.

      kayak gitu sekilas yang saya tangkap penjelasan pihak adop. demikian jawaban dari saya yang bisa saya tangkap dari penjelasan dan pihak Adop Indonesia.

      Balas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *