Sumber Ide membuat Judul Tulisan Konten di Blog

Yang namanya blogger tentu ingin mempunyai konsistensi dan kualitas tulisan mumpuni dari waktu kewaktu.

Tentunya termasuk anda, meskipun kadangkala antara harapan dan kenyataan berbeda?

Maksudnya bagaimana? Maksudnya keinginan dan harapan bisa menulis secara konsisten dan kualitas konten berangsur angsur meningkat.

Akan tetapi dalam kenyataan kalah sama mager dan manul. Alias malas gerak dan males nulis.

Beragam alasan dan apologi untuk melegitimasi ketidakberdayaan dalam menambah konten di blog yang dikelola, ada karena sibuk, capek, sedang mengerjakan pekerjaan proyek yang lain, lagi tidak ada ide untuk menulis.

Nah kali ini saya akan bercerita tentang ide sumber tulisan yang ada di blog yang saya kelola, tentunya selain model riset keyword.

Dari pengalaman tentang tema yang ditulis, adakalanya sukses mendapatkan pengunjung puluhan sehari, ada juga yang zonk mendapatkan pengunjung puluhan dalam satu tahun.

Meskipun bisa dikatakan banyak konten pada blog ini yang hanya mendapatkan puluhan viewers dalam satu tahun, akan tetapi setidaknya saya telah mencoba menuangkan coretan di kanvas dunia maya.

Berikut adalah kisah ngeblog pengalaman pribadi, anda dapat berpartisipasi pada kolom komentar jika memiliki pengalaman yang berbeda mengenai bagaimana proses postingan dihasilkan utamanya perihal urusan tema pada konten.

Menulis berdasarkan yang saya Kuasai

Sebenarnya dalam hal ini saya bukan ahli amat sih, hanya sekedar tahu dasar dasar yang sangat terbatas.
Maksudnya bagaumana?

Maksud saya, pada konten yang dibuat, terdapat materi pelajaran bahasa Arab, dulu saya pernah mengajar satu tahun di salah satu MTs Swasta yang berada satu Desa dengan tempat tinggal Saya dan Bapak Ibu.

Dengan modal pengetahuan yang minim dalam bahasa Arab, kemudian saya menuangkan beberapa konten pada blog ini.

Tidak perlu kelas kakap dan rumit pembahasannya.

migrasi ke wordpress self hosting
migrasi ke wordpress self hosting

Bahkan bisa dikatakan pembahasan dimulai dari hal yang paling dasar, yaitu mengenai kata “ini dan itu” ditambah kosakata yang lazim dipakai dalam pembelajaran bahasa Arab pemula, seperti untuk kelas 1 SD Islam maupun madrasah Ibtidaiyah.

Kemudian melebar kemana mana pada tingkatan kosakata dan lain sebagainya.

Dan puji syukur ternyata dari konten yang relatif simpel ini termasuk mendatangkan pengunjung yang lumayan, saya tidak dapat mengatakan persisnya berapa, karena termasuk banyak juga materi pelajaran bahasa arab (utamanya) kosakata pada blog ini.

Akumulasi tulisan tentang bahasa arab saya estimasi setidaknya ada ratusan pengunjung setiap harinya (ingat ya, bukan hanya 1 konten, tapi buannyaaaakkk).

Contohnya anda bekerja di rumah sakit, anda dapat membuat konten tata cara pendaftaran atau mendaftarkan pasien BPJS di rumah sakit tempat anda bekerja.

Kemudian anda menuliskan jam besuk yang diperbolehkan, larangan bagi pengunjung pasian dan lain sebagainya semisal jadwal dokter THT maupun kulit, hari dan jamnya.

Saya kira meskipun tidak banyak, akan tetapi tetaplah ada yang membuka, selain urusan senang dikunjungi, ada hal lain yang lebih menarik, apa itu?

Tulisan kita bermanfaat untuk orang yang membutuhkan dan kita memberikan informasi yang akurat karena kita memahaminya.

Jadi kesimpulan saya, untuk mendorong semangat menulis maka sebaiknya kita membuat tulisan tentang hal yang kita kuasai meskipun itu sedikit.

Karena apa?

Dengan menuliskan hal yang kita pahami maka proses pembuatan konten akan lebih mudah, apabila ada kekurangan informasi kita tinggal browsing, setidaknya kita telah memiliki kerangka tulisan dan bisa mencapai 50% sudah terbayang bagaimana nanti konten tersebut.

Menulis berdasarkan pengalaman (review masakan makanan warung tempat wisata)

Akhirnya saya tidak tahan juga untuk menuangkan berbagai pengalaman dalam journey piknik, mencicipi makanan, berkunjung ke rumah makan restoran.

Kegiatan tersebut kemudian saya coba tuangkan secara urut dalam proses serta melakukan ulasan jujur dan pada bagian bawah saya kasih catatan merupakan opini pribadi saja.

Contoh kongkritnya seperti review tentang telaga madirda, dimulai dari perjalanan, keadaan jalan, harga tiket, fasilitas, kebersihan lokasi, biaya sewa maupun harga makanan minuman warung sekitar.

Makan mie instan termasuk salah satu favorit yang saya tuangkan pada blog ini, entah sudah ada 10 judul tulisan mengenai review mie instan baik goreng kuah ala korea jepang Indonesia, pokoknya sebisanya abis makan mie saya coba mengulasnya dari segi harga rasa, cara memasak tekstur dan komparasi.

Juga pengalaman naik bus antar kota antar provinsi, foto armada, review resto tempat makan, kenyamanan kendaraan dan lain lain, Cuma sedikit saja sih karena jarang saya bepergian jauh, tulisan ini tertuang dalam review bis sumber kencono golden star

sampai lupa saya nama bisnya, ingatnya sumber kencono, kayaknya sekarang menjdi sumber selamat.

jet bus sugeng rahayu by golden express
jet bus sugeng rahayu by golden express

Urusan review makanan sudah, nah ini tips dan kiat dalam melakukan pemesanan pertama kali, namanya orang udik, pengalaman makan di KFC pun kemudian saya tuangkan dalam posting berjudul tips pertama kali pesan makanan di KFC pada gerai secara langsung.

Bagaimana prospek pengunjungnya?

Dari berbagai artikel yang ditulis, untuk ulasan review mie ada satu dua dalam sehari pengunjungnya, naik bus golden star ya sama saja satu atau dua saja termasuk tips memesan pertama kali di KFC.

Sedangkan artikel yang lumayan banyak dikunjungi, malah artikel tentang cara melakukan tarik tunai di alfamart maupun indomaret dengan berbagai kartu debit, entah BCA BRI Mandiri.

Dari artikel tarik tunai ini dalam sehari bisa mendatangkan puluhan, untuk satu konten, meskipun masih dibawah limapuluh visitor perhari, akan tetapi tetaplah merupakan hal yang menggembirakan bagi saya karena 1 konten ada puluhan yang melihatnya.

Saya rasa banyak blogger yang seperti saya ini dalam menuangkan tulisan yaitu latah menulis apapun (setidaknya banyak) pengalaman yang dialami.

Tapi menurut saya sah sah saja selama didalamnya memang bernilai tulisan yang jujur apa adanya bersifat informatif yang dapat memberikan gambaran kepada orang lain.

Menulis dari apa yang kucari dan telah saya temukan

Maksudnya bagaimana nih?

Maksud saya begini, pernahkah anda mengalami atau mencari tips dan kiat?

Atau mencari informasi berkenaan dengan tugas kuliah? Pekerjaan?

Nah dari situ selepas beres yang dikerjakan kemudian ditulis ulang apa yang telah kita temukan tadi.

Contohnya seperti ini.

Pada saat saya mulai membuat konten tulisan pelajaran bahasa arab untuk anak SD dan MI, saya mengalami problem memberi harakat pada komputer di laptop.

Kemudian saya browsing kesana kemari dan ketemulah bagaimana cara memberi tanda huruf pada komputer.

Nah langsung saja daripada lupa mengenai rumus memberi harakat tersebut, kemudian saya kumpulkan berbagai macam tanda baca dan cara penulisannya pada komputer maupun laptop, kemudian saya kemas dan saya publish di blog saya.

cara-pesan-ayam-goreng-di-KFC-langsung

Manfaatnya apa?

Yang pertama, dengan menuliskan kembali maka rumus penulisan ini akan lebih mudah tertancap di memory otak kita.

Kedua, dengan menuliskan pada blog yang kita kelola, apabila lupa tentang cara tersebut, maka dengan mudah kita mencari di blog kita sendiri karena hafal judul atau setidaknya temanya.

Ketiga, bisa menambahkan konten dan memberikan ide lain untuk judul tulisan.

Nah contoh tulisan dalam blog ini yaitu memberi harakat pada komputer, dari situ setidaknya setiap hari diatas 20 visitor yang mengunjunginya.

Manfaat yang lain yaitu muncul ide membuat konten dengan tema cara memberi harakat pada android, melebar rumus menulis translate arab ke Indonesia di skripsi, dan tombol alif hamzah atas bawah pada komputer.

Kisah dan Wawancara dengan pelaku

Kita tentu memiliki teman dan rekan dengan berbagai profesi serta keunikan kisah hidup,
Kisah favorit yang suka saya tulis yaitu cerita lucu dan unik dari rekan, seperti salah paham mengartikan misalnya.

Wawancara lain yang relatif berakibat mendapat segelintir pengunjung (namun rutin) yaitu obrolan dengan pegawai KUA mengenai jam kerja dan pelayanannya.

Lumayan tuh dahulu masa jaya artikel jam buka tutup KUA di tahun 2018-2019 bisa meraih 70-80 pengunjung setiap harinya.

Ada juga artikel yang menurut saya menarik dan informatif, meskipun secara pengunjung bisa dikatakan sangat memble (seminggu seorang pengunjung pun belum tentu mampir) yaitu tentang wawancara penghasilan dari freelance content writer.

Ya setidaknya itulah beberapa hal yang menjadi ide dalam membuat konten, sebenarnya lebih tepat adalah pengalaman dalam membuat judul tulisan.

Ya meskipun hanya menghasilkan visitor dalam hitungan jari setiap harinya, akan tetapi dengan konsistensi pembuatan konten maka secara akumulasi tentunya nanti bisa berjumlah banyak.

Sedikit sedikit lama lama menjadi bukit, biarpun hanya satu dua atau lima pengunjung, akan tetapi kalau konsisten menghasilkan konten maka nanti bisa ribuan pengunjung setiap harinya.

Contoh konten anda rata-rata hanya 5 atau sepuluh visitor, dalam 3 tahun anda mampu membuat 1000 judul tulisan (satu hari bikin satu) maka 5 kali 1000 artinya 5.000 pengunjung saban hari. Lumayan khan? Daripada bikin artikel curhat.

Nah tulisan diatas hanya opini dan pengalaman pribadi, anda boleh setuju bisa juga menyanggah, sukur menambahkan kiat dan tips menggali ide diluar keyword reseach.

Bagaimana dengan anda dalam menemukan ide konten? salam kenal, Salam blogger.

Silakan berkomentar

%d blogger menyukai ini: