Arsip Tag: unsur TPQ

Perlunya membuka TKA/TKQ dan TPA/TPQ dibawah koordinasi lembaga pembina

Perlunya membuka TKA/TKQ dan TPA/TPQ dibawah koordinasi lembaga pembina

Dipandang perlu karena ada 3 (tiga) hal yaitu :

  1. Adanya arahan, Bimbingan dan binaan secara terus menerus dan berkesinambungan oleh lembaga pembina kepada unit unit dibawah koordinasinya.
  2. Unit berkesempatan untuk meningkatkan pengalaman dan kualitas para guru maupun para santrinya dengan cara mengikuti acara-acara tertentu yang dilaksanakan oleh lembaga pembina baik tingkat daerah, wilayah maupun pusat.
  3. Unit memiliki tempat bergantung dalam memecahkan masalah, khususnya yang memang menjadi kewenangan dan tanggungjawab pembina.

Untuk lebih mempertegas tugas, wewenang dan tanggungjawab pengelola, pelaksana dan lembaga pembina maka dapat diperhatikan struktur organisasi unit seperti dibawah ini.

struktur organisasi unit tpq tkq

 

Sistem pengelolaan TKQ dan TPQ pada unit bersangkutan yang dilaksanakan oleh pelaksana, seyogyanya dibawah pembinaan dua lembaga, yaitu lembaga yang bertanggungjawab di bidang tenaga pelaksana, pendanaan, sarana prasarana dan fasilitas teknis lainnya. Dan lembaga pembina yang berwenang dan bertanggungjawab di bidang edukasi.

Sebagaimana skema dibawah ini unit dirangkai menjadi Persatuan Orang Tua Santri (POS)/ Komite. Adalah suatu keharusan untuk senantiasa menggalang kerjasama yang baik dengan POS

Supaya dapat berperan nyata di tengah masyarakat, TKQ dan TPQ perlu mengikut sertakan 4 (empat) unsur pendukung yang sangat strategis dan potensial keberadaannya, yaitu :

  1. Ulil anfus. Yaitu muslim mu’min pada umumnya dan pemuda pemudi masjid/musholla pada khususnya yang dengan sukarela menyerahkan jiwa, pikian, tenaga dan waktunya untuk beramal secara terampil dan mandiri khususnya dalam pengelolaan TKQ TPQ.
  2. Ulil Albab. Yaitu Ulama, cendekiawan muslim, pakar Islam serta pemimpin umat dari berbagai organisasi, memberikan bimbingan dan pembinaan, nasihat serta pemikiran jitu nya kepada kepentingan TQA TPA
  3. Ulil amri. Yaitu para pejabat pemerintah dari berbagai unsur instansi dan kementerian baik sipil maupun militer, wakil rakyat. Mereka memberikan dorongan moral dan fasilitas yang diperlukan dalam pengelolaan dan pengembangan TPQ TKQ.
  4. Ulil Amwal. Yaitu hartawan dan dermawan sekaligus tampil sebagai pendukung dana/keuangan dan aktivitas yang dilaksanakan oleh lembaga khususnya yang berkaitan dengan terselenggaranya kegiatan belajar mengajar (KBM) secara teratur.

Unsur Dominan dalam pendirian dan pengelolaan TKA/TKQ dan TPA/TPQ dan tugas tugas ustadz ustadzah

Dalam penyelenggaraan dan berjalannya suatu lembaga keagaamn Islam dalam hal ini Taman Kanak-kanak Al Qur’an  ( TKQ) dan Taman Pendidikan Al Qur’an (TPQ), ada 3 (tiga) unsur dominan. Yaitu Pengelola, Pelaksana dan Lembaga Pembina. Dengan penjelasan sebagai berikut.

Pengertian Pengelola

pedoman kurikulum TPQ
buku kurikulum TPQ
standar nasional TPQ
buku standar nasional TPQ

secara pengertian, pengelola dalah pengurus suatu organisasi tertentu seperti ; Yayasan, Masjid, Musholla, Majlis Ta’lim atau organisasi kemasyarakatan lainnya. Pengelola berarti juga  pengurus suatu organisasi yang bertanggungjawab terselenggaranya kegiatan belajar mengajar pada TKQ atau TPQ pada tingkat unit dibawah kewenangannya, khususnya berkaitan dengan tenaga pelaksana (guru/ustadz/ustadzah), biaya pengelola (dana), sarana prasarana serta fasilitas lainnya dan juga perlindungan kepada TKA/TKQ & TPA/TPQ yang bersangkutan.

Maksud Keberadaan Organisasi Pengelola TPQ

  • Untuk keseragaman nama TKA/TKQ dan TPA/TPQ dengan organisasi pengelola
  • Untuk memberikan perlindungan dan pengayoman kepada keberadaan lembaga di tingkat unit di bawah kewenangannya
  • Untuk lebih mencerminkan tanggungjawab pengelola terhadap :
  1. Tersedianya tenaga pelaksana (Guru/ustadz/ustadzah) yang memiliki persyaratan sebagai berikut :
  2. Persyaratan khusus : Guru mempunyai wawasan keilmuan dalam bidang al Qur’an dan mampu mengaplikasikan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM)
  3. Persyaratan Umum 1) mempunyai sertifikat mengajar. 2) Bersedua mengikuti penataran bidang lain yang dilaksanakan oleh lembaga pembina seperti BBM (Bermain, Bercerita, Menyanyi), administrasi dan supervisi serta pembinaan pembinaan lainnya.. 3) akan lebih profesional jika masuk ke PGRA Program Strata 1 (S1). 4) Loyalitas terhadap lembaga atau profesi.

Tersedianya dana yang merupakan sarana penunjang sangat vital bagi penyelenggaraan kegiatan lembaga yang didalamnya termasuk kesejahteraan para pelaksana (guru/ustadz/ustadzah), adapun dana dimaksud dimungkinkan bersumber dari iuran santri, infaq santri, zakat, maupun pemasukan lain yang sifatnya halal tidak mengikat.

Tersedianya sarana prasaran serta fasilitas lainnya yang merupakan satu hal yang sangat penting dalam rangka pencapaian sarana KBM.

baca : Aplikasi Pengajaran Al-Qur’an pada TKA/TPQ dan TPA/TPQ dalam rangka mencapai target

baca : Peraturan dan Tata Tertib TPQ TPA TKQ

women-608949_1280
santri putri

Pengertian Pelaksana pada Lembaga TPQ

yang dimaksud dengan pelaksana pada TPQ adalah semua personel (ustadz/ustadzah) yang terlibat langsung akan terselenggaranya pelaksanaan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) pada TKQ TPQ yang menjadi tanggung jawabnya.

Pelaksana Terdiri dari Kepala sekolah, Wakil Kepala sekolah, Wali Kelas, Guru, Kepala T.U. Bendahara serta staff sesuai dengan kewenangan dan kebutuhan. Adapun tugas dan wewenang tenaga pelaksana adalah sebagai berikut :

Kepala Sekolah TPQ

  1. Memimpin langsung lembaga dibawah kewenangannya dan memegan kebijaksanaan keluar dan kedalam.
  2. Sebagai administrator, organisator, dinamisator, motivator, dan supervisor serta bertanggungjawab terhadap pencapaian target kurikulum (GBPP)
  3. Sebagai munaqisy unit
  4. Membuat laporan secara periodik kepada supervisor lembaga yang kemudian dilanjutkan kepada Direktur Daerah/Wilayah serta kepala lembaga Pengelola/Penyelenggara.

Wakil Kepala Sekolah TPQ

  1. Membantu tugas kepala sekolah dalam menggantikan kedudukan dan tanggungjawab apabila Kepala Sekolah Berhalangan.
  2. Mengkoordinasikan bidang-bidang tertentu sesuai dengan petunjuk kebijaksanaan Kepala Sekolah

Wali Kelas TPQ

  1. Memimpin para guru dibawah koordinasinya dalam rangka pencapaian target KBM yang efektif dan efisien
  2. Mencatat administrasi KBM di bawah koordinasinya dan kemudian memberikan laporan kepada kepala sekolah.

Guru/Ustadz/Ustadzah

  1. Melaksanakan KBM serta memberikan bimbingan dan pembinaan kepada santri untuk mendapatkan hasil yang maksimal
  2. Bersama wali kelas membuat program kerja bulanan, mingguan dan harian
  3. Mengklasifikasi kelompok belajar santri
  4. Mencatat prestasi santri pada lembar prestasi

Kepala Tata Usaha (Ka. T.U)

  1. Memimpin dan mengendalikan fungsi kesekretariatan secara keseluruhan
  2. Melaksanakan kegiatan kesekretariatan

Bendahara

  1. Mengupayakan pemasukan keuangan agar lancar dan teratur
  2. Menerima, menyimpan, dan mengeluarkan uang atas persetujuan kepala sekolah
  3. Membuat laporan pertanggungjawaban kepada Kepala Sekolah
  4. Menciptakan kondisi manajemen keuangan yang terbuka

Staff

berstatus sebagai pembantu umum