Arsip Tag: syarat nikah

Foto nikah latar biru sebagai syarat mendaftar pernikahan ke KUA

Foto nikah latar biru sebagai syarat mendaftar pencatatan nikah ke KUA Kantor Urusan Agama mengacu kepada formulir model N2 permohonan kehendak nikah lampiran Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor 473 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pelaksanaan pencatatan pernikahan.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, kali ini kita akan membahas mengenai foto nikah latar belakang warna biru sebagai salah satu syarat untuk mendaftarkan pernikahan di KUA.

Selanjutnya foto ini nantinya akan melekat pada surat nikah yang diberikan kepada mempelai laki laki dan perempuan. Kemudian juga ditempelkan pada akta nikah yang aslinya disimpan oleh KUA.

Kode warna latar biru foto nikah

Dalam aturan mengenai foto untuk surat nikah, tidak menyebutkan secara presisi maupun menentukan warna biru dalam kode.

Hanya menyebutkan bahwa lampiran untuk mendaftarkan nikah adalah foto ukuran 2×3 sebanyak 3 lembar dengan latar belakang/background biru.

Dengan begitu, selama pasfoto nikah anda jelas berwarna biru dan tidak ada keraguan misalnya keabu abuan atau kemerah merahan maupun kehijauan maka Kantor Urusan Agama akan menerima foto yang anda serahkan selama patut untuk ditempel.

foto buku nikah ukuran dan warna background

Maksudnya patut bagaimana?

Yaitu meninjau kostum pakaian busana yang anda kenakan serta model gaya pada saat anda berfoto.

Aturan gaya dan busana Pakaian untuk foto Surat nikah

Meskipuntidak ada aturan pakaian kostum untuk pasfoto nikah, juga model gaya pemotretan, akan tetapi asas kepantasan tetaplah berlaku.

Ada baiknya menghindari penolakan pegawai KUA untuk foto maka seyogyanya anda menyetorkan foto mengenakan kemeja yang sopan, hindari model baju seperti hawaii yang banyak ornamennya.

Sebaiknya kenakan baju model formal dengan kerah serta warna polos tanpa ada gambar lain. Hal ini tentu lebih aman.

Kenapa begitu?

Karena Buku nikah merupakan dokumen resmi negara sebagaimana ijazah, nanti bisa bernilai hukum untuk mengurus harta warisan, keabsahan perkawinan dan lain sebagainya.

Perihal gaya, berfotolah dengan gaya sewajarnya, boleh senyum tipis atau sedikit nampak gigi selama wajar dan sopan.

Jangan aneh aneh semisal foto melirik ke kiri atau kanan, terlalu mangap maupun gaya norak alay ala anak abg yang keseringan kawin.

Jumlah foto untuk Buku Nikah ke KUA

Dalam form SK Direktur Jenderal Bimis menyebutkan bahwa salah satu lampiran untuk mendaftarkan nikah adalah foto ukuran 2X3 sebanyak 3 lembar.

Sayangnya hal ini berbeda kenyataan dengan yang ada di lapangan.

Maksudnya?

Dalam akta nikah, ukuran pasfoto yang pas untuk menempelkan pada dokumen ini adalah foto latar belakang warna biru ukuran 4X6.

SK Dirjennya salah dong?

Mana ada boss yang salah, kemungkinan yang mencetak blangko akta nikah saja yang salah, kenapa membuat kolom untuk fotonya ukuran 4X6?

Pengalaman memiliki teman yang bekerja pada Kantor Urusan Agama.

Dia memerlukan foto masing masing calon pengantin sebanyak 4 lembar ukuran 2×3, dan selembar pasfoto ukuran 4X6.

Adapun perincian penggunaan foto adalah sebagai berikut;

  • Selembar foto 2×3 untuk buku nikah warna merah (suami)
  • Satu lembar foto 2×3 untuk buku nikah warna hijau (istri)
  • 1 lembar foto ukuran 2×3 untuk sibir (tanda bukti terima buku)
  • Satu foto ukuran 2×3 untuk ditempelkan pada form NB (pemeriksaan)
  • Selembar ukuran 4×6 untuk ditempelkan pada Akta Nikah.

Nah,dari kesimpulan ini, daripada bolak balik kurang foto, maka sebaiknya masing-masing calon suami istri yang mendaftarkan nikah untuk menyiapkan foto .

adapun jumlah serta ukurannya dengan latar belakang berwarna biru adalah;

  • 4 lembar ukuran 2X3;
  • 1 lembar ukuran 4X6

Demikianlah informasi mengenai background biru untuk foto nikah mengacu kepada aturan yang berlaku untuk mendaftarkan nikah pada Kantor Urusan Agam Kecamatan di seluruh Indonesia.

Wilujeng sonten, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Foto buku nikah, ukuran, warna background, pakaian dan aksesoris

Informasi mengenai ketentuan foto buku nikah tahun 2021 pada kantor Urusan Agama mengacu kepada aturan berupa jumlah foto, ukuran warna background dan pakaian aksesoris seperti peci kacamata softlens senyum nampak gigi dan lain sebagainya.

pontren.com – urusan ketentuan foto yang akan ditempel pada duplikat akta nikah (orang wam menyebut dengan buku nikah atau surat nikah) memiliki aturan dan ketentuan, misalnya warna background foto atau latar belakang.

Tanpa basa basi, berikut aturannya,

Warna background buku nikah

Dalam ketentuan, warna latar belakang background untuk buku nikah adalah biru.

Birunya seperti apa? Apa kode warna biru untuk foto pernikahan pada bukunya?

Tidak ada ketentuan lebih lanjut mengatur seperti apakah rupa biru ini.

Yang pasti warna birunya jelas tidak seperti abu abu maupun hijau.

Apabila ada yang bertanya mengenai kode warna biru untuk foto ini maka jawabnya tidak ada kode pasti sebagai syarat dan ketentuannya.

Bolehkah memakai latar belakang warna merah?

Jawabnya tidak boleh.

Buku nikah memiliki aturan sendiri termasuk dalam hal foto, baik tahun genap maupun tahun ganjil tetap memakai latar belakang warna biru.

Tidak ada bedanya baik itu pada saat tahun genap maupun ganjil.

Ukuran foto untuk buku nikah

Nah ini mungkin bisa jadi berbeda antara KUA satu dengan yang lainnya dalam hal jumlah foto yang anda setorkan.

Mungkin KUA meminta lebih jumlah foto sebagai arsip tersendiri untuk KUA, atau pihak desa juga perlu menyimpan foto sebagai bukti telah menikah.

Lepas dari itu, setidaknya dalam menikah, untuk masing-masing calon suami dan istri perlu menyiapkan foto berwarna sebagai berikut;

  • 2 lembar ukuran 2×3
  • 1 lembar ukuran 4×6

Untuk foto ukuran 2×3 ini akan ditempelkan pada sepasang buku nikah.

Jadi kedua foto ini menempati pada buku yang nantinya diserahkan kepada pengantin apabila sudah beres semua administrasinya.

ukuran foto buku nikah

Sedangkan foto ukuran 4×6 ditempelkan pada akta nikah yang disimpan oleh pihak Kantor Urusan agama.

Kemudian akan diarsipkan dan dibendel sebagai dokumen negara.

Fungsinya adalah apabila nanti apabila buku anda hilang atau rusak, anda bisa mendapatkan duplikatnya dengan melakukan pengecekan pada akta nikah asli yang ada pada KUA.

Ketentuan Baju aksesoris seperti peci hijab kacamata softlens untuk surat nikah

Pada perdirjen tidak mengatur secara detil mengenai ketentuan busana baju maupun aksesoris yang boleh atau dilarang untuk dipakai saat foto untuk buku nikah.

Akan tetapi meskipun tidak ada aturan tertulis, ada asas kepantasan dalam memilih pasfoto untuk syarat pernikahan ini.

Misalnya untuk memakai baju yang sopan, kostum kemeja dengan warna yang soft, bukan dengan pola pola yang terlalu ramai.

Atau hanya kaos oblong saja sehingga secara asas kepantasan busana ini kurang pantas untuk dijadikan foto pada dokumen negara.

Memangnya ada orang yang mau menikah menyetorkan foto asal asalan?

Ada, beberapa kasus calon pengantin asal saja dalam berfoto tanpa memperhatikan kepatutan untuk dokumen resmi yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang.

Bagaimana dengan memakai peci? Atau menggunakan hijab, atau memakai kacamata softlens?

Secara ketentuan, tidak ada yang mewajibkan untuk menggunakan peci atau mengenakan hijab, akan tetapi juga tidak ada larangan untuk mengenakannya.

Selama pemakaiannya wajar dan baik tentu KUA akan menerima foto anda dengan peci maupun memakai hijab.

Kalau pakai softlens gimana? Boleh apa engga?

Memakai kacamata saja boleh, apalagi softlens, tetapi ini kembali lagi kepada petugas kua melihat foto yang anda setorkan, apakah lebai atau layak tempel.

Kalau senyum nampak gigi sedikit gimana?

Teman saya yang bekerja pada KUA selama bertahun tahun tidak mempermasalahkan foto untuk buku nikah yang senyum tampak gigi, selama masih dalam koridor kepatutan dan kepantasan.

Tentunya rekan saya akan menolaknya jika foto tersebut nampak ketawa ngakak. Ya anda bisa mengira ngira sendiri kepantasannya karena dalam aturan foto nikah hanya memberikan ketentuan bahwa foto dengan latar belakang warna biru. Selebihnya tidak mengatur lebih detil.

Foto studio untuk kualitas keawetan dokumen anda

Saran saya, jangan sekali kali anda menyetorkan foto untuk buku nikah hasil print out canon epson maupun printer warna lainnya meskipun pihak kua meloloskan foto anda.

Kenapa begitu?

Anda tahu tentunya buku nikah ini akan anda pakai untuk dokumen selama mungkin.

Setidaknya sampai maut memisahkan, bahkan nanti masih dipakai untuk warisan anak cucu anda.

Apabila anda ingin praktis tidak ribet serta maunya hemat dengan mencetak foto dokumen pernikahan anda pada printer warna, saya yakin dalam usia 3 sampai 4 tahun warnanya sudah berubah.

Apesnya lagi bisa saja sudah hilang wajah anda dalam foto, tinggal menyisakan warna putih semu biru latar belakangnya.

Repotnya, ada beberapa petugas birokrasi pada negara ini yang tidak mau menerima buku nikah yang sudah hilang pudar fotonya.

Alasannya dianggap sudah rusak.

Misal anda mau mengurus akta kelahiran anak anda, tentu perlu legalisir ke KUA.

Jika petugasnya kenceng mengikuti aturan dan melihat foto suami istrinya sudah tidak tampak, siap siap saja anda perlu repot untuk mengganti buku nikah anda dengan duplikat.

Alasannya kenapa?

Karena buku anda dianggap rusak, sudah tidak bisa dilihat fotonya.

Nah demikian informasi mengenai foto buku nikah, selamat sore, salam kenal dan wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Catatan : informasi ini sudah divalidasi oleh pegawai kua dekat rumah saya.

Ketentuan Foto Buku Nikah di KUA

Informasi tentang jumlah foto buku nikah di Kantor Urusan Agama, warna background, kode warna, jumlah serta ukuran yang diperlukan guna syarat pendaftaran pernikahan pada KUA Kecamatan lengkap hasil wawancara dengan pegawai KUA Kemenag.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, saya sendiri pernah magang di KUA beberapa minggu dan dari situ selanjutnya mendapatkan informasi yang lebih detil tentang foto nikah bagi pengantin calon mempelai yang sedianya dikumpulkan sebagai salah satu syarat pendaftaran nikah.

Meskipun lebih detil dalam obrolan wawancara dengan para staf pegawai KUA, ada juga landasan secara hukum alias dasar kenapa pemilihan warna serta ukuran dan alasan jumlah foto yang ditumpuk pada KUA untuk persyaratan nikah.

Langsung saja, berikut informasi mengenai foto nikah di KUA

Ukuran Foto Nikah

Bagi masing-masing calon pengantin pria dan wanita untuk mengumpulkan foto dengan ukuran 2X3 dan 4X6.

Keterangan ukuran foto 2X3 akan ditempelkan pada buku nikah yang berwarna coklat untuk suami dan buku nikah warna hijau bagi istri.

Sedangkan foto ukuran 4X6 ditempelkan pada akta nikah yang nanti akan menjadi arsip Kantor Urusan Agama Kecamatan tempat berlangsungnya pencatatan pernikahan.

Jumlah Foto untuk Buku Nikah

Sebenarnya lebih tepat dikatakan adalah jumlah foto yang dikumpulkan sebagai syarat pendaftaran nikah, karena selain buku nikah, diperlukan juga foto yang nanti akan ditempelkan pada akta nikah.

Baiklah, dalam format blangko FORMULIR PERMOHONAN KEHENDAK NIKAH Model N2 disitu tertera lampiran yang mengatakan bahwa Paspoto 2×3 = 3 lembar berlatar belakang biru.

Akan tetapi, melihat kenyataan dilapangan maka sebaiknya bagi anda calon pengantin untuk menyiapkan sejumlah foto nikah sebanyak sebagai berikut untuk masing masing (sendiri-sendiri ya).

Ukuran 2X3 = 5 lembar
Ukuran 4X6 = 1 lembar

Jadi kalau sepasang mempelai berarti bagi pria mengumpulkan pasfoto sebanyak Ukuran 2X3 = 5 lembar, Ukuran 4X6 = 1 lembar, begitu pula dengan calon pengantin wanita mengumpulkan foto nikah Ukuran 2X3 = 5 lembar, Ukuran 4X6 = 1 lembar
.
Penjelasan jumlah foto nikah.
Sebenarnya yang pokok untuk keberadaan foto nikah itu hanya 2 lembar 2X3 dan 1 lembar 4X6, akan tetapi daripada anda nanti kecele bisa saja balik karena kurang foto karena kearifan lokal kantor.

Kebutuhan pokok foto nikah

Baiklah, 1 lembar foto pria dan 1 lembar foto wanita ukuran 2X3 ditempel pada buku nikah warna merah untuk suami.

Lanjut kemudian 1 lembar foto pria dan 1 lembar foto wanita ukuran 2X3 ditempel pada buku nikah warna hijau untuk istri.

Selanjutnya adalah 1 lembar foto pria dan 1 lembar foto wanita ukuran 4X6ditempel pada akta nikah.

Itulah yang pokok mutlak tidak bisa ditawar tawar lagi.

Kemudian, ada beberapa tempat yang memerlukan tambahan foto yang mana kebutuhan foto ini untuk keperluan ditempel pada;

Sibir (tanda terima buku nikah) 1 foto pria & 1 foto wanita
Blanko pemeriksaan, 1 foto pria & 1 foto wanita

Nah sudah jelas seperti apa khan jumlah kebutuhan foto nikah sebagai persyaratan daftar pernikahan pada KUA.

Warna background foto nikah

Dalam peraturan, warna yang menjadi latar belakang foto pengantin adalah warna biru. Jika ada pertanyaan apakah warna merah atau biru foto buku nikah tahun genap ganjil? Maka jawabnya adalah selalu biru. Sekali biru dan akan selalu biru. Tidak peduli tahun genap atau ganjil.

Apa kode warna background foto buku nikah? Nah ini pertanyaan menarik, dalam ketentuan tidak disyaratkan kode warna tertentu sebagai background foto nikah. Kalau saran saya ya yang jelas berwarna biru yang tidak perlu diperdebatkan.

Maksudnya jangan warna semu ungu atau hijau. Kira kira lebih mudah dipahami antara pilihan warna biru langit sampai dengan biru laut.

Bolehkah berfoto dengan jilbab kerudung baju warna warni tampak gigi pakai kacamata

Beberapa kali saya pernah ditanya tentang apakah bisa foto nikah dengan memakai kacamata? Secara peraturan tidak ada ketentuan yang mengharuskan atau mewajibkan melepas kacamata, atau larangan memakai kacamata.

Dengan demikian secara teknis pemahaman, memakai kacamata bisa disebut dengan boleh atau mubah. Bisa tergantung KUA setempat dalam pelaksanaannya didalam pengumpulan foto.

Bolehkah foto tersenyum tampak gigi? Ini juga unik, ada teman saya yang manisnya meningkat drastis tidak ketulungan saat foto apabila dia tersenyum dan Nampak deretan giginya.

Hal ini juga sama seperti foto dengan kacamata, kalau saya pribadi asal masih batas asas kepatutan kepantasan, boleh saja foto dengan senyum yang tampak gigi. Balik lagi ke tempat pendaftaran nikah anda.

Urusan warna baju tidak ada ketentuan maupun keharusan dengan memakai baju apa, boleh saja memakai baju seragam profesi anda, TNI, Polisi, pelayaran, PNS, bahkan dahulu kami pernah menerima foto calon pengantin yang mengenakan seragam perguruan silat.

Selama masih pantas dan patut saya kira diizinkan oleh petugas KUA.

Nah kemudian, pemakaian jilbab atau peci, tidak ada larangan anda mengenakan jilbab dan peci untuk buku nikah, atau keharusan memakai peci atau kerudung, akan tetapi kalau mau keluarga sakinah tentunya diawali dengan sesuatu yang disukai-Nya.

Pernah ada calon pengantin yang bertanya, apakah boleh foto calon pengantin wanita mengenakan cadar, khusus untuk ini tidak diperbolehkan karena nanti tidak akan diketahui seperti apa wajah pengantin dalam dokumen pernikahan.

Saya kira sudah panjang lebar dan berbuih buih mengetik tulisan mengenai foto nikah untuk persyaratan pendaftaran perkawinan di KUA. Kalau ada hal yang mengganjal dan ingin ditanyakan tidak usah sungkan untuk bertanya, jika saya buka notifikasi insyaallah akan segera kami jawab.

Satu lagi saran dari kami, pernikahan adalah peristiwa yang sakral dan diharapkan seumur hidup sekali, ada baiknya urusan foto sampean modal dikitlah dengan foto di studio dan di afdrukkan dengan kualitas baik supaya foto pada buku nikah bertahan sampai akhir hayat.

Kesimpulan dan Penutup

Bagi yang hendak menikah, sebaiknya masing masing calon pengantin mempersiapkan foto background warna biru.

Masing masing pengantin mengumpulkan foto setidaknya 2×3 sejumlah 5 lembar dan ukuran 4×6 sebanyak 1 lembar. (Jika lebih bisa dimanfaatkan untuk yang lain).

Untuk kebaikan arsip buku nikah anda sebaiknya anda foto di studio dan diafdrukkan atau dicetak dengan kualitas bagus, jangan dicetak pada print pinggir jalan.

Tidak ada yang mengatur secara pasti kode warna foto buku nikah, termasuk dalam hal pakaian, peci, kacamata, kerudung, senyum tampak gigi, model baju. Ini hanya menyangkut asas kepantasan dan kepatuan foto dokumen negara.

Sangat disarankan untuk tidak memakai baju atau pakaian warna biru send

Formulir Terbaru Blangko Nikah Model N1 N2 N3 N4 N5 N6 N7 N8 N9 N10

Download file dalam format doc ms word form blangko pendaftaran nikah terbaru mulai dari N1 – N4 N7 – N10 mengacu kepada SK Dirjen Bimis No 473 tahun 2020 sebagai penjabaran dari Peraturan Menteri Agama no 20 tahun 2019, Permendirjen ini menggantikan SK Dirjen Bimis no 713 TAHUN 2018.

Dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor 473 tahun 2020 ini menggantikan permendirjen sebelumnya, terdapat perubahan dalam kode ataupun istilah penggunaan kata perkawinan menjadi pernikahan pada keseluruhan blangko.

Adapun perihal penambahan form ditemukan pada model N3 tentang permohonan pencatatan isbat nikah.

Untuk formulir model N1 pengantar nikah dari desa dan N2 permohonan kehendak nikah secara umum masih sama kecuali sedikit perubahan kata dan bentuk format untuk N2.

Dalam persetujuan calon pengantin, terdapat perubahan kode model yang sebelumnya berkode sebagai model N3 mundur 1 angka menjadi model N4, begitu pula dengan surat izin orang tua dari model N4 sampai dengan N5.

Yang tetap setia dalam kata dan juga kode model adalah surat keterangan kematian suami atau istri dengan kode surat permohonan perkawinan model N6 sebagai kelengkapan syarat bagi calon suami atau istri dengan status janda duda ditinggal mati oleh pasangannya.

Hampir tidak ada perubahan apapun pada tulisan kata teks maupun model N6 pada surat keterangan kematian untuk pengajuan permohonan kehendak nikah.

Untuk formulir penolakan kehendak nikah rujuk karena kekurangan syarat atau tidak dapat dilaksanakan kembali ke kode lama yaitu model N7.

Pada N8 berisi tentang blangko pemeriksaan nikah sebagai pendamping form nb kemudian model N9 formulir pengumuman nikah yang pada era purbakala (maksudnya beberapa tahun yang lalu) memakai kode C.

Dan yang terakhir yaitu formulir rekomendasi nikah yang melompat jauh kode nya menjadi model N10 yang pada SK Dirjen sebelumnya dilabeli dengan kode N7.

Dalam blangko formulir nikah ini terdapat berbagai macam tanda tangan dari pihak pengantin, kepala desa/lurah dan kepal KUA atau Penghulu.

Adapun surat yang hanya memerlukan tanda tangan dari pengantin/wali untuk pengajuannya tanpa kepala desa/lurah adalah : Permohonan kehendak nikah (nanti akan ditanda tangani oleh Kepala KUA jika sudah diterima pendaftaran), pencatatan isbat, persetujuan calon pengantin, dan surat izin orang tua.

Sedangkan form atau blangko yang harus ada tanda tangan dari pihak desa atau kelurahan yaitu : pengantar nikah, dan surat keterangan kematian.

Adapun form atau blangko yang dibuat oleh KUA dan ditandatangani kepala/atau penghulu yaitu ; Surat Keterangan Pendaftaran Bukti Pernikahan Luar Negeri, Penolakan Kehendak Nikah rujuk, Pemeriksaan Nikah, Pengumuman Nikah, dan Rekomendasi Nikah.

Form dalam SK Dirjen Bimis no 473 tahun 2020

pasangan-pengantin-resepsi-ngunduh-mantu
ilustrasi pengantin

Untuk lebih jelasnya apa saja file yang di unggah pada tulisan ini dan dapat di download dengan format doc ms word adalah sebagai berikut :

Surat Keterangan Pendaftaran Bukti Pernikahan Luar Negeri
Formulir Pemeriksaan Wali
Ikrar berwakil wali
pengantar nikah (N1)
Permohonan Kehendak Nikah (N2)
Permohonan Pencatatan Isbat (N3)
Persetujuan Calon Pengantin (N4)
Surat Izin Orang Tua (N5)
Surat Keterangan Kematian (N6)
Penolakan Kehendak Nikah Rujuk (N7)
Pemeriksaan Nikah (N8)
Pengumuman Nikah (N9)
Rekomendasi Nikah (N10)

Itulah 13 (tiga belas) file formulir terbaru berkaitan dengan pernikahan.

Download Blangko Terbaru Formulir pendaftaran pernikahan / nikah

Jika anda bekerja di Kantor Kelurahan atau desa, atau sampean ASN PNS di Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan, tentunya telah mengenal model file ini semenjak dahulu terlepas ada berbagai perubahan.

Jika anda hendak mengunduh file terbaru dalam formulir pendaftaran nikah berdasarkan SK Permendirjen yang baru maka silakan anda mengikuti tautan yang telah kami sediakan dibawah ini.

Monggo disimak.

Formulir Surat Keterangan Pendaftaran Bukti Pernikahan Luar Negeri (here)
Formulir Pemeriksaan Wali disini
Formulir Ikrar berwakil wali disana
Formulir N1 pengantar nikah disitu
Formulir N2 Permohonan Kehendak Nikah here
Formulir N3 Permohonan Pencatatan Isbat disini
Formulir N4 Persetujuan Calon Pengantin disana
Formulir N5 Surat Izin Orang Tua disitu
Formulir N6 Surat Keterangan Kematian here
Formulir N7 Penolakan Kehendak Nikah Rujuk disini
Formulir N8 Pemeriksaan Nikah disana
Formulir N9 Pengumuman Nikah disitu
Formulir N10 Rekomendasi Nikah here

Demikian unduh gratis free download blangko formulir pernikahan nikah terbaru dari Kementerian Agama sebagai landasan dalam pengajuan permohonan pernikahan ataupun isbat nikah yang mengikuti ketentuan paling mutakhir yang berlaku semenjak ditetapkan di Jakarta pada tanggal 1 Juli tahun 2020.

Wilujeng sonten, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Ngunduh Mantu Artinya Adalah Panen Menantu berikut Penjelasannya

Informasi mengenai pengertian dari ngunduh mantu dalam bahasa Indonesia dan Jawa tentang arti dari ngunduh mantu disertai penjelasan sekilas guna mendapatkan pemahaman yang menyeluruh terhadap prosesi upacara pesta pernikahan pengantin yang diselenggarakan oleh pihak keluarga pengantin pria/laki laki.

pontren.com – Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, pernah mendengar istilah ngunduh mantu? Apa bedanya dengan istilah mantenan? Ngunduh mantu dilakukan oleh pihak laki laki atau perempuan? Pada hari keberapa ngunduh mantu dilakukan? Dan masih banyak lagi yang akan diketengahkan guna menambah khazanah pengetahuan tentang resepsi pernikahan adat budaya jawa ini.

Yang pertama tentang arti ngunduh mantu.

Arti Ngunduh Mantu

Ngunduh mantu artinya adalah sebagai berikut, berasal dari 2 buah kata yaitu ngunduh dan mantu. Ngunduh berarti panen dan mantu memiliki arti menantu.

Jadi secara harfiah ngunduh mantu artinya panen menantu.

Langsung saja, yang dimaksud dengan ngunduh mantu adalah resepsi pernikahan yang diadakan oleh pihak (keluarga pengantin) laki laki.

Sedangkan menurut Suwarna, (suwarna, 2006:257) yang dimaksud dengan istilah ngunduh mantu adalah prosesi dari rangkaian upacara perkawinanan adat jawa pengantin diboyong dihadirkan dari kediaman orang tua pengantin wanita ke kediaman pengantin pria.

Masih menurut suwarno, bahwasanya acara pengantin diboyong ini (ngunduh mantu) dilakukan pada hari kelima atau sepasaran.

arti-ngunduh-mantu
ngunduh mantu = ndownload mantu 😀

Sekedar selingan, kalau menurut pakde saya yang memberikan tausiah saat acara ngunduh mantu, dia sebut dengan ndownload menantu (secara bahasa, ngunduh adalah terjemahan dari download, sehingga ngunduh mantu disebut dengan download mantu).

Akan tetapi dalam kehidupan modern saat ini, adat istiadat ngunduh manten yang kaku harus sepasaran sudah sangat banyak diabaikan mengingat situasi waktu kesibukan pengantin orang tua maupun mertua sehingga acara ngunduh mantu tidak terpancang pada hari sepasaran atau hari kelima.

Tujuan Ngunduh Mantu

Setelah rangkaian acara prosesi pernikahan oleh pihak keluarga selesai, biasanya selang beberapa hari diadakan acara ngunduh mantu yang merupakan seremonial penutup dalam upacara pernikahan manten.

Termasuk salah satu tujuan ritual ngunduh manten ini adalah memberikan pengalaman kepada penganti perempuan supaya dapat hidup di lingkungan keluarga mempelai laki laki.

Dan juga salah dua dari tujuan ngunduh manten ya pihak keluarga laki laki ingin menggelar pesta perkawinan, bisa eksis, show off, ataupun menunjukkan kebahagiaan yang tak terkira mengantarkan anak laki lakinya ke jenjang pernikahan.

Terlepas apakah sederhana atau mewah, menerima sumbangan atau tidak menerima amplop bingkisan, terserah kepada pihah pelaksana kondangan ini (yang salah dua ini hanya opini pribadi ya, jangan dianggap serius meskipun nyata dan realistis di lapangan).

Prosesi dalam Acara Ngunduh Mantu

Dalam pelaksanaan ritual ngunduh manten, terdapat tata cara yang menjadi rumusan yang entah siapa dan darimana serta asal muasal pertama kali dilakukan belum ada yang mengklaim menjawab dengan dasar yang jelas, hanya berdasarkan kata mbah mbah terdahulu.

Berikut tata cara ngunduh mantu;

Pertama, pihak keluarga penganten pria membawa tebusan yang berwujud gedang ayu (pisang ayu), suruh ayu ke kediaman pihak keluarga manten putri.

Tujuannya supaya keluarga manten perempuan berkenan memberikan izin untuk membawa suai istri baru ke rumah keluarga pengantin pihak laki-laki.

Kedua, upacara wijik pupuk ; yaitu kegiatan pembasuhan kedua belah kaki pengantin dan ditempeli (dipupuki) dengan kembang setaman oleh ibu manten pria.

Maksud diadakan ritual ini agar kedua manten yang baru saja melakukan perjalanan jauh segera hilang sarab sawan atau kotoran spiritualnya.

Minum unjukan tirta wening ; yaitu mempelai diberikan air minum ketenangan (unjukan tirta wening), dilakukan setelah acara wijik pupuk, ini melambangkan pengantin akan saling bertukar pikiran yang dilandasi kebeningan jiwa tanpa ada rahasia yang disembunyikan (Pringgawidagda : 197).

Penggantian keris oleh ayah pengantin pria, yaitu proses dimana Bapak dari manten laki laki mengambil keris yang dipakai anaknya kemudian digantikan dengan senjata atau pusaka lain (biasanya keris, saya belum pernah menemukan dengan pusaka sejenis tombak, pedang ataupun pistol yang dipergunakan dalam prosesi ini).

penggantian-pusaka-saat-ngunduh-mantu-biasanya-keris
jangan harap pusaka dalam ngunduh mantu berupa pistol

Selanjutnya kedua raja dan ratu sehari ini dikalungi kain sindur oleh ibu mempelai pria dan sang bapak berada di berisan depan dalam rangka menuntun penganti menuju pelaminan dan diikuti oleh orang tua manten putri.

Ketiga, upacara sungkeman. Dan selanjutnya kirab sebagai tanda telah berakhir acara ngunduh manten.

Begitulah hal seputar ngunduh manten yang dapat dihaturkan. Dengan begitu artikel ini dibuat untuk menjawab pertanyaan seputar ;

Ngunduh mantu
Ngunduh mantu adalah
Ngunduh mantu artinya
Ngunduh mantu adat jawa

Dilanjut pernak pernik sekitar ngunduh mantu, mari kita lanjut lagi.

Hantaran Seserahan Ngunduh Mantu untuk Mempelai Pria Istilahnya Angsal Angsul

Sebagai tambahan informasi, bahwasanya dalam tradisi adat jawa untuk wilayah Surakarta dan Yogyakarta, seserahan bukan hanya dari pihak laki laki kepada wanita, akan tetapi juga pihak pria mempunyai hak untuk menerima bingkisan dari mempelai perempuan.

Dalam hantaran untuk pengantin pria ini (angsal angsul) tidak ada spesifikasi rumusan barang yang dibawa, hanya umumnya berupa makanan yang terdiri dari kue kue maupun masakan khas daerah tempat pengantin wanita berdomisili.

Penyerahan angsal angsul dilakukan pada saat malam midodareni, diwaktu pengantin wanita sedang melakukan tirakatan berdoa meminta restu kepada Tuhan.

angsal-angsul-seserahan-untuk-pengantin-pria
petugas penunggu angsul-angsul (ilustrasi)

Yang menjadi harapan dalam keberadaan angsal angsul ini adalah sebagai tanda kasih yang dapat mempererat hubungan dengan besan.

Hal yang umum terjadi pada barang angsal angsul adalah, jumlah barang biasanya tidak sebanyak sebagaimana srah srahan untuk wanita, akan tetapi dalam pemberian angsal angsul ini tetap dilakukan dengan ciamik yaitu memperhatikan cara pengemasan dan dibuat seindah mungkin.

Biasanya di desa sudah ada ahli yang sering menjadi rujukan untuk melakukan pengemasan barang angsal angsul, sedangkan orang orang kota cenderung menyewa jasa profesional dengan pemesanan siap pakai dan dipergunakan, tinggal bayar dan barang jadi.

Namun adapula yang dibuat oleh keluarga tentu dengan bantuan orang yang memiliki jiwa seni dan rapi dalam urusan kemas mengemas barang, utamanya makanan.

Setelah ibu pengantin wanita memberikan angsal angsul makanan dan kue kue, selanjutnya bapak pengantin wanita memberikan angsal angsul utama yang disebut dengan kancing gelung.

Kancing gelung ini berupa satu set busana pengantin dan sebilah keris yang nantinya dikenakan pada hari pernikahan.

Selanjutnya adalah angsal angsul. Yang dimaksud dengan angsal angsul adalah hantaran atau seserahan untuk pihak keluarga mempelai pria

Bagaimana jika ada yang mencari artikel ngunduh mantu bahasa jawa?

Ngunduh mantu yaiku reroncening acara mantenan adat jowo manten sajodo kaboyong seko omah wong tuwo manten kenyo marang papan panggonan manten lanang.

Demikian informasi tentang ngunduh manten, semoga dapat melengkapi informasi tentang adat budaya jawa dalam hal rangkaian prosesi pernikahan. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Contoh Susunan Panitia hajatan Manten Beserta Tugasnya

Informasi tentang susunan panitia pada acara pernikahan perkawinan maupun ngunduh mantu yang biasa dipergunakan oleh masyarakat jawa baik dikota maupun didesa dapat di download dalam format doc ms word guna kemudahan edit dan penggantian nama beserta jabatan.

Pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Wilujeng enjang poro sedulur. Pada masyarakat biasa sebelum pelaksanaan hari H terdapat acara panitia kecil maupun kumbokarnan, disini adalah acara tentang penyusunan panitia hajatan manten atau walimatul ursy beserta pembagian tugas maupun pembagian ulem surat undangan guna dibagikan kepada sang pemilik nama.

Keberadaan panitia ini berfungsi untuk penghematan biaya dan pengeluaran pemilik hajat karena tidak diperlukan penyewaan even organizer, termasuk juga sarana sillaturrahmi antar warga turut menikmati pelaksanaan raja sehari.

Selain itu juga pembagian tugas peminjaman bolo pecah, kajang, yang tentunya berkewajiban juga dalam pengembalian benda benda yang dipergunakan dalam acara.

Saat ini tugas dari para jayeng among tamu maupun sinoman adakalanya telah sedikit berkurang karena trend orang sang empu pemilik hajatan ada yang memilih atau menggunakan jasa even organizer ataupun jasa catering dalam kegiatan pernikahan.

Berikut adalah contoh susunan panitia acara nikah sebagai acuan maupun pertimbangan dalam pembuatannya.

Selamat menikmati.

Contoh Susunan Panitia Pernikahan

SUSUNAN PANITIA HAJATAN MANTEN
Tempat: Bpk. Jimin Hadi Suparno
Hari/Tgl: Sabtu Legi Malam Ahad Pahing, 23 Juni 2020
Rr. Hartini Daup Kaliyan Bgs. Hartono

  1. Paran Poro : Bpk. H. Padmo Surato
    Bpk. Suhardi
    Bpk. Supardi
  2. Ketua Panitia : Bpk. Wahyudi
    Bpk. Parsam Abdul Azis
  3. Sekretaris : Sdr. Amir Marzuki
  4. Bendahara : Ibu Lugimin/Mukinem

Seksi-seksi:

  1. Kajang : Bpk. Sukino Cs.
    Bpk. Wito Kabul Cs.
  2. Toto Tarub : Bpk. H. Jumadi
    Bpk. Teguh Santoso
    Bpk. Suratman Kentut
  3. Jayengan : Bpk. Sukimin
    Bpk. Warsono Sunggul
  4. Konsumsi : Ibu Mukinem
    Ibu Partinah
    Bpk. Muhammad Mujahid
    Bpk. Sumarno
  5. Ulem Ijohan : Bpk. Rewang
    Bpk. Karmin
    Bpk. Sarmin
    Bpk. Wahyono
    Bpk. Slamet Mugi
    Bpk. Suroto
  6. Ulem Surat : ITABI
  7. Dekorasi/Janur : ITABI
  8. Sinoman/Pramuladi : ITABI
  9. Pambiworo : Bpk. Pariyo
  10. Caroko Adicoro : Bpk. Syarifuddin
  11. Dokumentasi : Nur Arif
  12. Rias Manten : Ibu H. Parto Diharjo
  13. Perlengkapan : Bpk. Arjo Jiman
    Bpk. Lukman
    Bpk. Kadiman
    Bpk. Suyadi
    Bpk. Tugimin
  14. Nompo Bolo Pecah : Bpk. Teguh
    Bpk. Simin
  15. Penghubung : Sdr. Qomarul
    Sdr. Muhsin Burhani
    Sdr. Taufiqurrahman
  16. Hiburan : FATWA SENADA
  17. Penerangan : Dipo Sound System
  18. Among Tamu : Bpk. Mardina Sekalian (Bayan)
    Bpk. Setiyono Sekalian
    Bpk. Suhardi Sekalian
    Bpk. H. Jumadi Sekalian
    Bpk. Suyanto Sekalian
    Bpk. Sumardi Sekalian
    Bpk. Darmanto Sekalian
    Ibu Pariyo Sumiati
  19. Among Tamu Keluarga : Bpk. H. Padmo Surato
    Bpk. Sukirno Dirjo Martono Sekalian
    Bpk. Samidi Sekalian
    Bpk. Turut Muslim Sekalian
    Bpk. Lugimin Sekalian
    Bpk. Wijiyanto R. A. Sekalian
    Bpk. Arjo Jiman Sekalian
    Bpk. Suyadi Sekalian
  20. Keamanan : Bpk. Lasimin
    Bpk. Sugiyo
    Bpk. Sadiyanto
  21. Patah Sakembaran : Fadila Ramadania
    Mutiara Marfu’ah
  22. Penunggu Kado/Souvenir : Qomariyah
    Hafizh Fauziyah
  23. Panompo Pasrah : Bpk. Setiyono, S.Pd.
  24. Atur Pambagyo Harjo : Bpk. Suparno, S.Ag. (Lurah)
    Penjabaran Tugas Panitia Hajat Manten

Perlu juga di ketengahkan apa saja yang menjadi tanggungjawab masing masing bidang seksi guna memahami apa saja yang harus dilakukan dan diselesaikan dengan cermat guna ketepatan dan presisi waktu, alat bahan dan juga susunan acara.

Sekretaris

Hendaknya yang memiliki kemampuan dalam penulisan komputer yang mumpuni dan betah atau tahan dalam mengetik serta memiliki ingatan yang kuat tentang apa saja yang perlu atau telah ditulis. Memiliki tanggungjawab dalam mencatat barang barang pinjaman maupun surat ulem yang perlu diedarkan, serta melakukan konfirmasi atas kehadiran tamu.

Bendahara

bendahara madin melihat uang

Bertugas melakukan pencatatan pengeluaran secara rapi yang mengatur sirkulasi keuangan dalam rangka kebutuhan kegiatan hajatan, mestinya pos bendahara ini dipegang oleh pihak keluarga atau seseorang yang sangat dipercaya dalam bidang keuangan oleh pemilik hajatan.

Tata Tarub

Tarub berasal dari kata ditata karep ben murup, tugas tata tarub yaitu melakukan penataan ruang dan pemasangan tenda di sekitar rumah yang punya hajat untuk dijadikan sebagai tambahan ruang bagi para tamu maupun para rewang

Melakukan pemasangan pemasangan berbagai hiasan seperti anyaman daun kelapa untuk peneduh (bleketepe) rangkaian janur kuning, pisang tuwuhan/suluhan, kelapa muda dan berbagai dedaunan

Membuat hiasan sepasang suluhan pisang suluhan Di muka pintu masuk rumah bagian kanan dan kiri, biasanya diletakkan. Pisang suluhan merupakan buah Pisang Raja yang sebagaian buahnya sudah masak secara alami (suluh)

Kemudian elemen elemen yang mendampingi suluhan berupa Elemen pendukung sandang, pangan dan papan biasanya disimbolkan dengan berbagai dedaunan yang dirangkai disekitar pohon pisang raja. Dahan, daun dan buah kapas melambangkan sandang, padi seuntai melambangkan pangan, dan dahan beringin melambangkan papan yang juga bisa dimaknai sebagai pengayom.

Disekitar pohon suluhan ini juga dibuat elemen hias lainnya yaitu Cengkir kuning/gading (kelapa gading muda).

Pelengkap penghias sepasang suluhan juga dapat berupa tebu wulung, yaitu tebu yang berwarna hitam, ada otak atik gatuk yang mengartikan dengan anteb ing kalbu.

Seksi Jayengan

menikmati hidangan rm utama

Menurut Satrio Gunawan, tim peracik minuman teh disebut atau dinamakan dengan Jayeng.

Dalam perkembangan selanjutnya, para pria yang bertugas sebagai kelompok dalam acara hajatan yang menyiapkan minuman teh kepada tamu mulai dari peracikan penyeduhan dan penuangan kedalam gelas atau wadahnya terkenal dengan istilah jayeng.

Termasuk dalam tugas jayeng ini mempersiapkan air bersih guna bahan baku serta mencuci membilas gelas yang dipergunakan dalam acara hajatan.

Seksi Kajang

Memastikan peminjaman kajang dan juga pemasangan dengan memperhatikan bentuk dan lokasi pemasangan, ada baiknya sebelum eksekusi, terlebih dahulu menyampaikan rancangan penempatan kajang.

Jika tuan rumah sudah menyewa peralatan ini tentu akan sangat meringankan para warganya, akan tetapi kalau ada rt atau rw yang memiliki kajang guna dipergunakan warga dengan sewa yang penuh kewargaan tentunya diperukan personel untuk memasangnya.

Seksi Konsumsi

ruang makan rm utama

hal yang menjadi tugas utama dari seksi konsumsi dalam acara hajatan manten atau pernikahan adalah Mengawasi jumlah makanan yang ada sehingga ketersediannya selalu terjamin. Menyiapkan makanan untuk pengantin, keluarga, panitia, penerima tamu dan pendukung acara lainnya.

Dengan begitu seksi konsumsi perlu lihai dalam melakukan estimasi kedatangan tamu dengan ketersediaan makanan yang telah siap disajikan kepada para hadirin yang datang.

Seksi Serat Ulem

Bertugas untuk memilah milah tujuan ulem kemudian membagikan kepada para petugas dan memantau perkembangan pendistribusian ulem juga meminimalisir kesalahan nama dan gelar dalam ulem.

Selanjutnya memastikan ulem sampai kepada yang bersangkutan dan apabila ada pengembalian ulem karena alamat yang salah atau pindah alamat segera melakukan konfirmasi kepada pemilik hajat.

Bagi petugas yang memiliki tanggungjawab mendistribusikan ulem kepada tamu yang diundang hendaknya segera menyampaikan undangan dan memastikan bahwa serat ulem tersebut sampai ditangan yang bersangkutan.

Jikapun dititipkan maka harus yakin bahwa yang diberikan titipan ulem serat sedahan memang mengenal dan tau serta diyakini menyampaikan surat undangan kepada yang bersangkutan.

Seksi Ulem Ijohan

cara-penulisan-daftar-pustaka

Ulem ijohan adalah undangan untuk datang ke acara pernikahan (dan tentunya dengan membawa amplop nyumbang atau sumbangan) yang dilakukan tanpa pemberian serat ulem atau undangan.

Jadi undangan ini bersifat lisan.

Dalam istilah kata lain dalam bahasa jawa adakalanya ada yang menyebut dengan penggunaan kata “atur – atur”.

Tugas seksi ijohan ulem ini adalah memastikan pemberitahuan tentang hajatan dapat disampaikan secara jelas kepada yang dituju di wilayah tertentu.

Dapat berupa kelompok khusus yang bertugas untuk melakukan ijohan, juga bisa kepada pembawa ulem untuk disebar dengan catatan ijohan di wilayah yang dilewati seandainya namanya tidak tercantum dalam surat undangan.

Seksi Dekorasi / janur kuning

Bertugas membuat hiasan baik berupa tulisan maupun dalam pembuatan kembar mayang janur kuning.
Hal yang paling lumrah adalah kembar mayang dirangkai sebanyak dua buah dan memiliki bagian-bagian yang sama. Bagian-bagian tersebut adalah tatakan, awak, dan mahkota.

Mengenai hiasan tulisan sugeng rawuh, sugeng riyadi, wilujeng lelenggahan, maupun kreasi kata yang lain, Saat ini keberadaan mmt sangat membantu dalam kemudahan untuk dekorasi karena sifatnya yang praktis dan rapi dibandingkan dengan tulisan yang dibuat dengan kertas dengan pembuatan yang lama serta bahan baku yang seimbang dengan harga cetak MMT.

Tugas Seksi Sinoman atau Pramuladi

makanan-awet-tahan-lama-santri-pondok-pesantren

Yang menjadi tugas utama atau pokok dari para muda mudi yang tergabung dalam organisasi sinoman dikala sedang ada acara hajatan adalah adalah melayani, menghidangkan minuman dan makanan kepada para tamu.

Biasanya sinoman ini hilir mudik menyuguhkan konsumsi kepada para tamu dengan dikomandoi oleh koordinator dan dipandu para among tamu dalam penyajian makanannya.

Tugas sinoman akan berkurang banyak jika model hajatan dengan menggunakan metode prasmanan untuk perjamuan makanan para tamu.

Petugas Pambiworo / pambiwara

Selain bertugas membawakan acara saat hajatan berlangsung, seorang pambiwara wajib dan perlu memastikan keabsahan nama dan gelar orang yang nantinya akan disebutkan dalam acara baik pengantin, orang tua, keluarga, kalangan pejabat dan lain sebagainya.

Juga memastikan tentang susunan acara yang akan diucapkan telah terverifikasi kebenaran urutannya dan juga siapa saja yang nanti melakukannya, misalnya mubaligh ular ular oleh s A, doa penutup oleh si B, penata foto oleh si C dan lain lain.

Seksi Dokumentasi

majelis taklim dibawah yayasan

Meskipun saat ini sudah banyak persewaan maupun fotografer acara perkawinan, di wilayah yang masih kuat gotong royong bisa saja urusan dokumentasi diserahkan kepada warga atau yang biasa melaksanakan.

Tentunya ahli bidang fotografi dan pandai dalam mengoperasikan peralatan digital yang dipilih.

Keahlian dalam mengambil moment pernikahan serta kelengkapan person yang perlu diambil gambarnya merupakan tantangan tersendiri bagi fotografer wedding ini.

Seksi Perlengkapan

Merupakan seksi sapujagad yang tidak tercover oleh seksi lain dalam penyediaan peralatan dan kelengkapan pernikahan.

Sangat mungkin perbedaan adat istiadat suatu wilayah membuat tugas dari para seksi perlengkapan ini berbeda beda.

paling sering terlibat dalam menyiapkan peralatan dalam pra pelaksanaan walimahan baik tempat lokasi supaya nyaman dipergunakan maupun kelengkapan sarana prasarana petugas pernikahan.

Rias Manten

Dari namanya sudah jelas yaitu merias calon manten beserta yang lain berkaitan dengan acara hajatan.

Bagi petugas rias manten harus sangat memperhatikan kecermatan dan ketepatan waktu selesai dalam merias karena kalau molor dan penghulu sudah ditunggu di tempat walimahan lain maka beresiko ditinggal oleh petugas PPN atau Penghulu dari KUA.

Untuk itu ketepatan waktu periasan dan hasil maksimal merupakan kombinasi mutlak ukuran sukses seorang perias manten.

Hasil indah tapi molor bisa menjadi awal bencana keruwetan dalam susunan acara manten.

Among Tamu

Among tamu adalah mereka yang bertugas untuk menyambut, mengantar sekaligus “ngemong”, “ngangon” , mengajak ngobrol para tamu undangan.

Among tamu bisa juga berfungsi sebagai pengganti tuan rumah dalam menerima tamu karena kesibukan sohibul hajat dalam walimahan.

Selain tugas diatas, biasanya secara umum yang dapat ditangkap oleh khalayak adalah among tamu mengarahkan dimana tempat duduk para tamu yang datang, kemudian juga memantau para hadirin yang belum dan sudah mendapatkan snack kudapan minum maupun hidangan makan.

Among tamu keluarga

guru madrasah diniyah takmiliyah

Merupakan penyambut tamu yang lebih spesifik yaitu among tamu bagi keluarga mempelai baik pihak laki laki atau perempuan.

Bertugas memastikan kebutuhan dari pihak pengantin ini tercukupi dalam hal konsumsi dan kaitan dengan foto keluarga maupun yang berkenaan dengan acara pernikahan.

Termasuk menemani basa basi ngobrol jika diperlukan.

Nompo Bolo Pecah

Bertugas untuk menerima peralatan makan yang umumnya terbuat dari bahan beling kaca yang mudah pecah, sehingga disebut dengan bolo pecah.

Umumnya bolo pecah adalah gelas piring mangkuk termasuk sendok garpu didalamnya.

Petugas ini melakukan penghitungan jumlah dan memastikan bentuk model supaya nanti saat dikembalikan tidak terjadi kesimpangsiuran dalam jumlah dan bentuk barang.

Patah Sakembaran

lampiran SK izin operasional PPS Wajardikdas Ula Wustha
(c) Faizal Riza

Merupakan pendamping cilik untuk penganten, biasanya bertugas mengipasi penganten, umumnya berusia anak SD atau sebelumnya dan dicarikan anak paling cantik dan terimut yang bisa didapatkan.

Dalam bahasa jawa biasa disebut dengan patah dan umumnya terdiri dari 2 orang anak yang duduk mengapit mempelai.

Penunggu Kado Souvenir

Gadis gadis cantik yang berada di belakang meja sebagai tempat diletakkan kado dari teman pengantin, dibekali dengan buku dan pena yang berfungsi untuk mencatat nama dan alamat pemberi kado.

Juga bertugas dalam memberikan souvenir buah tangan dari pemilik acara hajatan walimahan kepada para tamu. Biasanya para penunggu Kado ini sudah dandan maksimal dengan seragam mentereng pemberian tuan rumah.

Panompo pasrah / panampi pasrah

Seseorang yang bertugas mewakili pihak keluarga mempelai wanita dalam menerima pengantin pria.

Biasanya dilakukan dengan cara ucapan verbal menggunakan bahasa jawa dalam sastra yang sangat halus bahkan cenderung sudah lama sekali sehingga kalangan anak muda akan mengeryitkan dahi jika diminta untuk mengartikan kedalam bahasa Indonesia

Atur Pambagyaharja / Pambagyo Harjo

kartun-pembawa-acara-bahasa-jawa

Bertugas untuk mewakili tuan rumah dalam pambagyaharja.

Apa itu pambagyaharja?

pambagyaharjo adalah sambutan yang berisi ucapan selamat datang dan terima kasih kepada para hadirin acara walimahan oleh tuan rumah yang diwakilkan kepada orang lain dan biasanya yang mewakili adalah sesepuh desa atau orang yang dihormati pada lingkungan.

Dalam isian pambagyaharja standarnya yaitu

  1. mbagekake tamu atau menyapa para hadirin memberi ucapan selamat datang
  2. menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
  3. menyampaikan informasi tujuan diadakannya acara
  4. minta doa dan restu kepada para pengunjung
  5. mengajak atau meminta kepada para tamu supaya dapat mengikuti acara hingga kelar

Seksi Keamanan

Paling sering yang menjadi dedengkotnya adalah hansip setempat atau tokoh sangar di lingkungan tertentu, yang menjadi sasaran utama pihak keamanan tentunya keamanan hajatan dan juga lingkungan beserta persiapan tempat parkir kendaraan bagi para tamu.

doa naik motor

Penataan parkiran serta kelancaran lalu lintas merupakan salah satu tugas pokok dari seksi keamanan dalam hal acara manten.

Penutup tulisan susunan panitia hajatan Manten

Demikian contoh susunan kepanitiaan dalam persiapan acara walimatul ursy atau yang biasa disebut dengan mantenan.

Dalam prosesi penyusunan ini biasanya para pejabat di lingkungan memiliki andil yang besar utamanya di kampung atau desa yang belum banyak terkontaminasi asap kendaraan bermotor baik mobil maupun sepeda.

Tentunya dalam penyusunan panitia diatas dan pemilihan bagian atau seksi mengacu kepada kebutuhan dan akomodasi terhadap eksistensi tokoh masyarakat tanpa meninggalkan fungsionalitas dan kemanfaatan.

Perubahan istilah maupun pengantian bagian termasuk dalam modifikasi merupakan hal yang sangat perlu diperhatikan demi kelancaran dan kecermatan dalam perjalanan acara yang semoga lancar aman terkendali tiada hal yang mengecewakan.

Demikian, wilujeng enjang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Khotbah Nikah

Informasi tentang teks khotbah nikah dalam bahasa arab dilengkapi dengan harakat syakal juga ditambahkan contoh kalimat ijab qobul yang diucapkan oleh wali (biasanya ayah) calon mempelai perempuan.

Pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, sugeng enjang poro muslimin wal muslimat di luar negeri maupun yang sedang berada di Indonesia, salam sejahtera dan juga semoga kesehatan dan keberkahan selalu dilimpahkan kepada kita semua.

Saat ini saya berpendapat bahwasanya masih banyak pemahaman orang awam yang salah tentang ijab kabul pernikahan.

Maksudnya disini adalah masih adanya ketidakpahaman bahwasanya yang berhak untuk melakukan ijab kabul atau menikahkan pengantin yaitu wali (paling umum adalah ayah) calon mempelai. Bukan pak Naib atau Penghulu dari KUA.

Lha terus memangnya apa tugasnya penghulu atau kepala KUA?

Tugasnya adalah melakukan pencatatan nikah setelah dilakukan penelitian dan berkas serta persyaratan lengkap disertai dengan administrasi yang telah ditentukan. makanya disebut dengan PPN yaitu Petugas Pencatat Nikah.

calon mempelai

Lha kok yang ngijabpi pak penghulu atau pak naib?

Itu karena wali meminta tolong kepada naib untuk mewakilinya dalam menikahkan anak atau saudara maupun ponakan yang ada dalam perwaliannya dalam hal pernikahan.

Jadi yang paling aneh adalah adanya jasa nikah sirri yang bahkan di iklankan secara online melalui google adsense maupun lewat pengumuman google map.

Saya berpikir, kenapa harus pakai jasa penghulu partikelir kalau mau nikah sirri? Padahal yang berhak menikahkan pada prinsipnya adalah wali calon mempelai perempuan.

Kenapa repot repot keluar biaya jutaan jika sama sama sah secara agama dan tidak tercatat di negara? Itulah yang menurut saya merupakan masih minimnya pemahaman masyarakat dalam hal syarat dan ketentuan nikah baik secara agama (Islam) maupun administrasi negara (Indonesia).

Baiklah, disini saya mendapatkan kiriman file tentang khotbah nikah dari ustadz Syarifuddin, SHI yang tinggal di Panasan, beliau dengan segala baik hatinya bersedia mengirimkan file ini dalam format doc ms word melalui whatsapp kira kira beberapa bulan yang lalu dan baru kami publish saat ini (mohon maaf ya tadz).

Khutbah nikah ini dapat anda cetak dan dipergunakan untuk proses pernikahan anak atau saudara kandung maupun ponakan yang anda menjadi wali dalam pernikahan.

Kemudahannya yaitu ditulis lengkap dengan harakat sera syakal guna kemudahan dalam membacanya. Berikut teks khutbah nikah dilengkapi dengan ucapan ijab dan juga doa pernikahan, yang dikirimkan kepada redaksi.

Teks KHOTBAH NIKAH

أَلْحَمْدُ لِلهِ نَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنْ لآ إِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لآ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

أَمَّا بَعْدُ فَيَاأَيُّهَا الْحَاضِرُوْنَ أُوْصِيْكُمْ وَنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقِوْنَ قَالَ اللهُ تَعَالٰى فِى كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ: ياَ أَيُّهَا الَّذِيْنَ آمَنُوْا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوْتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
وَاعْلَمُوْا أَنَّ النِّكَاحَ سُنَّةٌ مِنْ سُنَنِ رَسُوْلِ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ. قَالَ اللهُ تَعَالَى فِى الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ: أعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ. «وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجاً لِّتَسْكُنُوْا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِيْ ذَالِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ».

وَقَالَ النَّبِىُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَمَا وَاللهِ إِنِّى لَأَخْشَاكُمْ لِلهِ وَأَتْقَاكُمْ لَهُ، لٰكِنِّى أَصُوْمُ وَأُفْطِرُ ، وَأُصَلِّى وَأَرْقُدُ وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ، فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِى فَلَيْسَ مِنِّي

وَقَالَ أَيْضًا يَا مَعْشَرَ الشَّبَابِ مَنِ اسْتَطَاعَ مِنْكُمُ الْبَاءَةَ فَلْيَتَزَوَّجْ ، فَإِنَّهُ أَغَضُّ لِلْبَصَرِ وَأَحْصَنُ لِلْفَرْجِ، وَمَنْ لَمْ يَسْتَطِعْ فَعَلَيْهِ بِالصَّوْمِ فَإِنَّهُ لَهُ وِجَاءٌ

بَارَكَ اللهُ لِىْ وَلَكُمْ فِى اْلقُرْآنِ الْعَظِيْمِ. وَنَفَعَنِىْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلأَيَاتِ وَالذِّكِرِالْحَكِيْمِ وَتَقَبَّلَ مِنِّىْ وَمِنْكُمَ تِلَاوَتَهُ إِنِّهُ هُوَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ

أَقُوْلُ قَوْلِيْ هٰذَا وَاسْتَغْفِرُوْا اللهَ اْلعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِوَالِدَيَّ وَلِمَشَايِخِي وَلِسَائِرِ الْمُسِلِمِيْنَ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنَّهُ هُوَ اْلغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ
أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِيْ لآ إِلَهَ إِلاَّ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِ × 3
أَشْهَدُ أَنْ لآ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَّمَدًا رَّسُوْلُ اللهِ × 3

Kalimat Ijab

lambang cinta

SAUDARA: _____ BIN________________
AKU NIKAHKAN ENGKAU, DAN AKU KAWINKAN ENGKAU DENGAN PINANGANMU, ANAK PEREMPUANKU: _ DENGAN MAHAR: __ DIBAYAR TUNAI.

DOA NIKAH

اَعُوْذُبِاللهِ مِنَ اْلشَيْطَانِ الرَّجِيْمِ. بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ, اَلْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ حَمْدَ الشَّاكِرِيْنَ حَمْدَالنَّاعِمِيْنَ حَمْدًا يُوَا فِيْ نِعَمَهُ وَيَكُافِىءُ مَزِيْدَهُ, يَارَبَّنَا لَكَ الْحَمْدُ كَمَايَنْبَغِيْ لِجَلاَلِ وَجْهِكَ وَعَظِيْمِ سُلْطَانِكَ, اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى محُمَّدٍ وَعَلَى اَلِ محُمَّدْ.

بَارَكَ اللهُ لَكَ وَبَارَكَ عَلَيْكَ وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِي خَيْرٍ.

اَللَّهُمَّ اَلِّفْ بَيْنَهُمَا كَمَا اَلَّفْتَ بَيْنَ آدَمَ وَحَوَّا وَكَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَخَدِيجَةَ الْكُبْرَى,وَكَمَا أَلَّفْتَ بَيْنَ عَلِيٍّ رَضِىَ اللهُ عَنْهُ وَفَاطِمَةَ الزَّهْرَى.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا من الصالحين.

رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَاماً.

رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى اْلآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار

سُبْحَانَ رَ بِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ,وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِينَ وَالْحَمْدُ للهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Demikianlah contoh khutbah nikah dan doa pernikahan yang dilengkapi teks guna kelancaran sebagai prosesi pernikahan mempelai dalam melaksanakan ijab kabul maupun administrasi negara berupa pencatatan nikah (biasanya menghadirkan orang banyak yang disebut dengan acara nyumbang atau kondangan).

wilujeng enjang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

rabi? syarate gampang, tapi juga angel

humor santriHumor santri. Dikisahkan semasa buwuh / jagong / menghadiri walimahan teman di Nganjuk Jawa Timur, menginaplah beberapa orang di rumah lulusan pondok pesantren, rumah tersebut terletak diKota Kediri, kira-kira 30 menit perjalanan kendaraan bermotor. Setelah selesai menghadiri walimahan dilanjutkan dengan ngobrol santai_santai. salah satu obrolan berkisar masalah jodoh dan kapan menikah. Ditanya temannya sang santri tersebut oleh temennya”, durung rabi kang? dijawab oleh santri”,Gung ki.” ditanya lagi oleh temennya”, nyapo gung rabi?” dijawab santri”, yo terah gung wae, lha nyapo tho? meh ngenalne ye??” dijawab temannya”, gak kang, gak ape ngenalne, lha koq durung rabi ki nyapo. opo bapakmu angelan ye? wenehi syarat sik neko-neko? Jawab santri,” jane bapakku sih gak neko-neko, syarate yo penak, tp yo mergo penak  kuwi mallah isoo dadi angel. temannnya pun menyahut,” gampang koq iso dadi angel? emang syarate opo tho? kata santri,” bapakku ngene…. rip nek awakmu meh rabi aku yo gak nyarattne opo opo, sik penting bocahe gelem karo kowe. lhaa syarate lak mung siji tho seko bapakku. gammpang, tapi yoo angel, syarate gelem karo aku. sampai tulisan ini diterbitkan (17/4/20016) sang santri masih betaah menjomblo di umur 35 (in memoriam bp. toha abdullah)