Arsip Tag: santri mahasiswa yogyakarta

Manajemen Pendidikan Islam, Gelar, pekerjaan lulusan

Manajemen Pendidikan Islam, Gelar, pekerjaan lulusan selepas wisuda meraih gelar S1 Fakultas Tarbiyah prodi MPI. Panduan untuk calon mahasiswa mahasiswi yang hendak mencari informasi kampus UIN maupun Institut Agama Islam Negeri (IAIN) maupun swasta. (foto dokumen sebelum masa pandemi covid-19)

pontren.com – assalaamu’alaikum, Selepas pendidikan SMA maupun Madrasah Aliyah ada banyak yang hendak melanjutkan pendidikan ke jenjang Strata 1, adapula yang memilih untuk langsung mencari kerja.

Bagi yang hendak melanjutkan pendidikan strata 1 baik lulusan pesantren jenjang aliyah setara SMA maupun pendidikan umum, Manajemen Pendidikan Islam adalah salah satu yang bisa menjadi tujuan lanjut pendidikan sampean.

Apa sih Prodi MPI?

Mengacu kepada situs Resmi UIN Suka Yogya, Program Studi (Prodi) Manajemen Pendidikan Islam (MPI) adalah merupakan perkembangan dan kelanjutan dari Jurusan Kependidikan Islam (KI).

Khususnya untuk tingkat akreditasi, MPI Fakultas Tarbiyah Yogyakarta memiliki Akreditasi A. Nilai paling tinggi dalam standar akreditasi.

Ini akan membawa nilai lebih bagi lulusan yang memilikinya. Kemungkinan menjadi salah satu pertimbangan dalam mendapatkan pekerjaan dan penerimaan CPNS.

Pekerjaan Lulusan Manajemen Pendidikan Islam, bisa jadi apa?

Jika ada pertanyaan berbunyi begini,” Jurusan Manajemen Pendidikan Islam bisa jadi apa?

Maka jawabannya adalah kans pekerjaan yang sesuai jalur pendidikan pada MPI ini, bukan membahas pekerjaan diluar setting disiplin ilmu lulusannya.

Yang pertama, lulusan MPI bisa menjadi Pegawai Negeri pada bagian administrasi sekolah, kantor maupun menjadi pegawai inspektorat baik pada Kementerian Agama, Pemerintah Daerah, maupun Pemerintah Pusat.

Contohnya Thaufiq Arsyaf, yang saat ini bekerja pada Inspektorat Jenderal Kementerian Agama.

Kedua, apabila linier dalam pendidikan MPI S1, S2 bisa menjadi dosen pada kampus-kampus fakultas pendidikan atau tarbiyah.

contohnya Heru Sulistya, M.Pd. yang menjadi dosen pada UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

mahasiswa prodi manajemen pendidikan Islam
mahasiswa prodi Manajemen Pendidikan Islam

Ketiga, Tenaga Administrasi sekolahan mulai dari jenjang pendidikan PAUD, Paudqu, TK, SD, Madrasah Ibtidaiyah, SMP, MTs, Aliyah maupun kampus dan universitas.

Keempat, menjadi asisten Peneliti pendidikan, dimana saat ini ada banyak penelitian yang dilakukan oleh lembaga maupun dosen, alumni Jurusan Prodi ini memiliki kesempatan sebagai asisten dengan penghasilan yang lumayan.

Kelima, menjadi asisten konsultan pendidikan, dengan kemampuan manajerial dan memiliki kesempatan untuk menjadi asisten konsultasi pendidikan mulai jenjang pendidikan paling awal yaitu paud sampai dengan jenjang S3.

Gelar Lulusan Prodi atau Jurusan Manajemen Pendidikan Islam

Manajemen Pendidikan Islam gelarnya apa? Gelarnya adalah Sarjana Pendidikan, singkatannya seperti anda tahu yaitu S.Pd. untuk lulusan strata 1.

Sedangkan bagi yang lulus Manajemen Pendidikan Islam pada strata 2 maka memiliki gelar Master Pendidikan Islam, singkatannya yaitu M.Pd.

Untuk s3 berlaku gelar umum yaitu Dr. Alias Doktor.

Nah begitulah gelar untuk sarjana s1 dan S2 bagi mahasiswa mahasiswi yang lulus Manajemen Pendidikan Islam.

Prodi Jurusan Manajemen Pendidikan Islam terbaik di Indonesia

Di indonesia ada 200 an prodi MPI untuk jenjang strata 1, dan ada beberapa jenjang pendidikan strata 2 maupun strata 3.

Manakah Jurusan atau prodi MPI terbaik?

Saya meyakini bahwa Prodi Manajemen Pendidikan Islam Fakultas Tarbiyah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan kampus terbaik dalam hal prodi MPI.

Kenapa demikian?

Yang pertama adalah para Dosen tenaga pendidik berasal dari kalangan mumpuni dan memiliki kemampuan hebat untuk membimbing mahasiswa mahasiswinya memaksimalkan kemampuan dan potensi yang dimiliki.

Kedua, lingkungan kampus UIN Sunan Kalijaga yang menjadi tujuan banyak mahasiswa dengan semangat dan daya juang untuk belajar. Hal ini menjadikan anda berada dalam lingkungan yang kondusif untuk bersemangat.

Misalnya anda naik motor, kanan kiri anda kebanyakan berjalan dengan kecepatan 40 km/jam, mungkin anda bisa lebih cepat atau mengikuti irama kiri kanan anda.

Apabila anda naik motor dengan kanan kiri rata rata kecepatan 80 km/jam, anda akan terbawa juga untuk berkecepatan yang sama seperti kanan kiri anda.

Nah ini juga berlaku seperti itu.

Dengan lingkungan kalangan mahasiswa dan akademisi yang semangat dan haus akan ilmu memberikan pancaran semangat kepada yang lain yang mungkin saja kurang pol dalam semangat.

Ketiga, faktor UIN Sunan Kalijaga yang merupakan kampus senior tentunya berpengalaman dalam mengelola pendidikan dan menata dosen.

gelar lulusan manajemen pendidikan islam adalalah S.Pd.

Yaitu mengantarkan mahasiswa untuk meraih ilmu dan strategi dalam mendapatkan pekerjaan di masa yang akan datang.

Jadi setidaknya ada 3 faktor kenapa saya meyakini Prodi MPI sunan Kalijaga Yogyakarta merupakan kampus terbaik untuk Manajemen Pendidikan Islam yaitu;

  • Dosen – dosen profesional dan kemampuan mendalam dalam keilmuan;
  • Lingkungan mahasiswa kampus yang kondusif untuk memaksimalkan kemampuan dan potensi; dan
  • Pengalaman jam terbang UIN Sunan Kalijaga dalam pengelolaan mahasiswa dan dosen.

Biaya Terjangkau

Ada satu lagi faktor yang menarik yaitu pada sektor biaya kuliah untuk ukuran strata 1.

Yaitu biaya pendidikan yang murah.

Murahnya berapa?

Biaya UKT (uang Kuliah tunggal), orang lama menyebut dengan SPP Semesteran paling murah kisarannya hanya Rp. 400.000,- ( empat ratus ribu rupiah)/semester.

Sedangkan paling mahal yaitu UKT 7 sebesar Rp. Rp. 2.200.000,- (dua juta dua ratus ribu rupiah).

hal ini menyesuaikan dengan kebijakan pembayaran SPP dengan memandang tingkat perekonomian orang tua atau wali mahasiswa.

Ada sebagaian orang yang tidak memikirkan biaya untuk kuliah yang penting berkualitas, maka Prodi MPI Fak. Tarbiyah Yogyakarta merupakan pilihan yang tepat.

Apabila biaya kuliah menjadi pertimbangan dan tidak mengorbankan kualitas dan mendapatkan ijazah dari kampus terkenal maka sekali lagi Prodi MPI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta memenuhi kriteria ini.

Semoga selepas lulus kuliah anda segera mendapatkan pekerjaan yang baik barakah dan bisa membanggakan orang tua, wassalaamu’alaikum.

Cara Penulisan Daftar Pustaka

Informasi tentang cara penulisan daftar pustaka yang diambilkan dari pedoman penulisan skripsi universitas terkenal di Indonesia tepatnya dinamakan dengan Airlangga fakultas sains dan teknologi.
Kami ringkaskan dan tidak bertele-tele memudahkan memahami baik untuk daftar pustaka jurnal, buku, internet website langsung dengan contohnya.

pontren.com – bagi mahasiswa yang sedang menempuh pendidikan S1 S2 maupun S3 tentu akan banyak membuat makalah karya tulis maupun jurnal, dan diakhir studi akan mendapat tugas karya ilmiah sesuai jenjangnya entah skripsi, tesis atau disertasi.

Salah satu komponen dalam makalah karya ilmiah paper maupun tugas akhir adalah keberadaan daftar pustaka yang memiliki ketentuan dalam penulisannya. Berikut tata cara menulis daftar pustaka.

Ketentuan daftar pustaka

Daftar pustaka hanya memuat pustaka yang benar-benar diacu dalam proposal skripsi dan disusun sebagaimana dibawah ini :

Ke bawah menurut abjad nama utama atau nama keluarga penulis pertama.
Ke kanan

Untuk penulisan daftar pustaka dari buku Nama penulis, tahun, judul buku text book (dicetak miring), terbitan (edisi), nama penerbit, kota/Negara.

Contoh : Fatwaningrum, S., 1990, Kiat Membuat Resep Makanan Sehat, Biologi Sumber Daya, Penerbit Express, Surabaya

Untuk daftar pustaka yang berasal dari Jurnal/majalah : Nama penulis, tahun, judul tulisan, nama majalah (dengan singkatan resminya dan dicetak miring/italic), jilid/volume (dicetak tebal), dan halaman.

Contoh : Cerda, B., dkk., 2005, Metabolism of antioxidant and chemo-preventive ellagitannins from strawberries, raspberries, walnuts, and oak-aged wine in humans: Identification of biomarkers and individual variability, J. Agric. Food Chem., 53: 227-235

Penulisan daftar pustaka dari internet atau website = Nama penulis (jika ada), alamat website, tanggal. akses.

Contoh : Singorejo,I., Guru TPQ yang baik hati, https://pontren.com, 30 Desember 2019

Cara penulisan nama penulis dalam daftar pustaka

Pada daftar pustaka, semua penulis harus dicantumkan namanya dan tidak boleh hanya penulis pertama ditambah dkk., atau et al. saja.

Contoh : Suparman, E., Suciyanti, I., Herningtyas, C., 2000………

Penulisan Nama penulis yang terdiri dari lebih satu kata

Jika nama penulis terdiri atas dua kata atau lebih, cara penulisannya ialah nama akhir diikuti dengan koma singkatan nama depan, tengah, dan seterusnya.

Contoh : Soultan Ahmad Suciyan ditulis : Suciyan, S.A.

Nama dengan garis penghubung

Kalau penulis dalam sumber aslinya ditulis dengan garis penghubung di antara dua kata, maka kedua kata tersebut dianggap sebagai satu kesatuan

Contoh : Ciyan-Suci ditulis : Ciyan-Suci

Nama yang diikuti dengan singkatan

Nama utama atau nama keluarga yang diikuti singkatan ditulis sebagai nama yang utuh.

Misalnya :

a. Herningtyas K. ditulis Herningtyas, K.
b. Karyo D. Maysita Jr. ditulis Maysita Jr., K.D.

Nama dengan derajat kesarjanaan

Derajat kesarjanaan maupun gelar lainnya dilarang alias tidak boleh dicantumkan dalam penulisan nama kecil, pengecualian pada ucapan terima kasih.

Jarak Spasi Daftar Pustaka

Secara ketentuan jarak spasi untuk daftar pustaka adalah 1 spasi. Berikut keterangan disertai informasi jarak penulisan yang lain.

Jarak baris Jarak antara dua baris dibuat 1,5 spasi, kecuali abstrak, kutipan langsung, judul daftar: tabel, gambar, dan daftar pustaka, diketik dengan jarak 1 spasi.

Contoh gambar daftar pustaka

Untuk lebih pas lagi, anda dapat mencontoh penulisannya sebagaimana gambar dibawah ini ;

contoh-penulisan-daftar-pustaka

Demikian keterangan singkat dan tidak bertele tele tentang daftar pustaka, semoga segera wisuda. Wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pondok pesantren bagi mahasiswa di daerah Yogyakarta

penutupan-mqkSeperti banyak kita ketahui bahwa kota Yogyakarta yang biasa disebut Jogja atau Yogya mempunyai kampus negeri yang favourite yaitu UGM, UNY maupun UIN. selain itu juga banyak sekali kampus atau perguruan tinggi swasta yang mempunyai nama mentereng di tingkat nasional, misalnya UII dan UMY. Dari sekian banyak mahasiswa yang melanjutkan studi di kota pelajar ini ternyata banyak juga yang tinggal tidak kost di kos kosan, akan tetapi mereka menjadi santri di pondok pesantren. Macam macam alasan dari mereka yang di  usia mahasiswa masih semangat menjadi santri, dari beberapa alasan yang didapat adalah :

  1. untuk menghafal Al Qur’an,
  2. menguasai kitab kuning,
  3. disuruh orang tua,
  4. suka dengan suasana pesantren,
  5. pengen menjadi pribadi yang lebih baik dan mendapatkan pergaulan lebih baik dibanding dengan kost,
  6. entah kenapa ingin saja merasakan suasana pesantren,
  7. sebelumnya pernah mondok sehingga masih ingin tetap di pondok pesantren.
  8. biaya hidup di ponpes lebih irit dibanding di kost (kalau yang ini relatif).

Selanjutnya beberapa pesantren yang banyak menjadi tempat para santri mondok adalah :

  • Pondok Krapyak atau pondok Ali Maksum di daerah Krapyak. Ada juga Al Munawwir Krapyak.
  • Pondok pesantren luqmaniyah di daerah warung boto
  • Pondok pesantren Nurul Ummah di Mlangi
  • Ada juga yang menjadi ustadzah di lembaga pondok pesantren milik Muhammadiyah yaitu Muallimat Yogyakarta.
  • Pondok pesantren Wahid Hasyim di daerah Nologaten condong catur.

Itulah beberapa pondok pesantren yang sering saya dengar menjadi lokasi para mahasiswa yang masih tetap nyantri di daerah Yogyakarta. Bagi yang mengetahui informasi pondok pesantren bagi mahasiswa silakan untuk ditambahkan.

baca : Kehidupan sehari hari di pondok Al Munawwir Krapyak Yogyakarta

baca : Berapa gaji ustadz di pondok pesantren ?