Arsip Tag: proses kbm tpq

Ruangan yang Harus disediakan oleh Lembaga TPQ

Dengan kedatangan Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 91 tahun 2020 tentang Juklak penyelenggaraan al-Qur’an ini tak pelak membuat Lembaga Pendidikan Al-Qur’an termasuk didalamnya Taman Pendidikan Al-Qur’an untuk berbenah memenuhi persyaratan dan ketentuan yang menjadi standar dalam juklak dimaksud, khusus untuk TPQ bahkan diatur mengenai ruangan perlu disediakan dan lebuh kompleks dari Lembaga yang lain.

Baca;

Contoh Proposal Permohonan Nomor Statistik dan Tanda Daftar TPQ #
Masa Berlaku Tanda Daftar Izin Operasional TPQ #
Alasan dan Ketentuan Pencabutan SK Tanda Daftar TPQ #

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, Jika lembaga yang lain seperti rumah tahfidz al-Qur’an, TKQ, TQA dalam persyaratan sarana prasarana disebutkan menyediakan tempat belajar yang representatif dan meadai berupa ruang belajar yang dapat berwujud gedung, masjid, mushalla, rumah dan atau tempat lainnya, maka untuk TPQ memiliki catatan tersendiri.

Apakah itu catatan untuk TPQ?

Berikut catatan yang ada dalam SK Dirjen Pendis no 91 tahun 2020.

Untuk TPQ dipersyaratkan mempunyai;

Ruang Belajar

Yaitu suatu ruangan yang menjadi tempat utama melakukan kegiatan belajar mengajar transfer ilmu dari guru ustadz ustadzah kepada anak anak TPQ yang biasa disebut dengan santri.

Dalam ruangan ini tidak diperinci kelengkapan yang harus ada seperti meja bangku kursi ataupun peralatan yang lain, dengan begitu hanya meja dan duduk lesehan pun masih dapat dilakukan.

Ruang Guru

menjadi guru tpq yang hebat

Entah apa yang ada dibenak para boss sehingga mensyaratkan keberadaan dari ruang guru ini, di kampung ataupun di desa kebanyakan para guru tidak memiliki ruangan tersendiri, meskipun ada juga satu dua yang punya ruangan.

Kebanyakan adalah menjadi satu ruangan antara guru dan murid, untuk keperluan administrasi disediakan almari untuk menyimpan berbagai berkas yang dipunyai oleh guru maupun lembaga.

Ruang Kepala

Tersedianya ruang guru saja sudah merupakan hal yang langka, apalagi ruangan khusus untuk kepala TPQ, seandainya tersedia pun tentu perlu dana puluhan juta jika dibuat secara permanen.

Dengan sempitnya waktu pembelajaran TPQ (biasanya antara waktu asar sampai dengan jam 5 sore, maka sangat jarang kepala dan guru yang nongkrong di ruangannya, kebanyakan sambil menunggu santri dengan berada di teras depan tempat ruang pembelajaran.

Ruang Administrasi

Betapa hebatnya jika ada suatu lembaga TPQ yang telah memiliki ruangan khusus permanen dengan pembatas tembok bagi tenaga administrasi. Yang pernah saya tahu adalah paling banter tenaga adminsitrasi dirangkap oleh guru pengajar (kebanyakan guru pengajar rangkap sebagai kepala, wakil kepala, sekretaris, bendahara, dan juga tata usaha).

Paling lazim guru TPQ merangkap sekaligus sebagai tenaga administrasi yang bertugas mengurus tetek bengek kelembagaan mulai absen sampai data emis, jarang ada tenaga yang khusus mengurus TPQ tanpa ikut mengajar sebagai ustadz atau ustadzah.

Ruang Ibadah

Jika pelaksanaan TPQ di masjid maka tidak perlu repot membuat tempat ibadah karena dialah tempat ibadah itu, bagaimana kalau ada TPQ yang memiliki bangunan sendiri? Apakah harus membangun lagi tempat khusus ibadah?

Karena dengan waktu belajar antara asar dan magrib tentu keberadaan tempat ibadah relatif bisa diabaikan, akan tetapi karena ini adalah hal yang dipersyaratkan, silakan memutar otak untuk membuat keberadaannya terwujud.

Ruang bermain

sibling rivalry

Saya kira ruangan out door dapat diklaim sebagai ruang untuk bermain bagi para santri TPQ, jikalau harus berupa ruangan seperti bangunan permanen tentu merupakan hal yang berat bagi pengelola TPQ untuk membuat ruangan semisal gedung olahraga atau minimal ruangan sebesar 6×6 sebagai tempat bermain anak.

Paling banter anak anak bermain sebelum masuk pembelajaran dikarenakan sempitnya waktu yang dialokasikan dalam KBM mencari celah jam yang telah dikuasai oleh pendidikan formal.

Tempat bersuci

Hal ini relatif tidak sulit dibuat oleh pengelola yaitu keberadaan kamar mandi dan kran air yang stabil mengalir untuk bersuci dan keperluan anak anak jika ada yang hendak ke belakang mengurusi keperluannya.

Tidak dipersyaratkan harus seperti apa dan bagaimana sehingga apapun itu dapat diklaim sebagai tempat bersuci.

Bolehkah berupa ruang luas sebagai pemenuhan persyaratan ruangan untuk TPQ?

Nah ini yang menjadi angan angan dalam pikiran, misalnya begini, ada sebuah masjid yang dipergunakan dan dikelola TPQ, kemudian ruangan luas dalam masjid itu diberi tanda pembatas sebagai ruang guru, ruang TU, ruang Kepala sekolah tanpa ada temboknya.

Apakah hal ini diterima?

Logikanya sih tidak bisa, karena dalam sarana prasarana diatas telah disebutkan bagi Lembaga LPQ untuk menyediakan ruangan gedung bla bla bla, selanjutnya ada catatankhusus yang berbunyi “untuk TPQ dipersyaratkan mempunyai ruangan belajar, ruangan guru, ruangan kepala sekolah, ruang administrasi, ruang ibadah, ruang bermain adn tempat bersuci.

Akan tetapi seandainya ruang luas ini tidak diakui sebagai ruang yang dipersyaratkan niscaya jumlah TPQ yang memenuhi syarat untuk mendapat nomor statistik dan tanda daftar Lembaga Pendidikan Al-Qur’an akan menurun drastis.

Terlepas mengenai ketentuan diatas, karena dalam verifikasi dan penerbitan nomor statistik beserta SK Tanda Daftar LPQ berada di tangan Kantor Kemenag tentunya akan ada perbedaan penafsiran oleh Pelaksana, Kasi dan kunci keputusannya di tangan Kankemenag, mau dibawa kemana dan seperti apa maksud dari ruang yang dipersyaratkan dalam sarana prasarana untuk TPQ.

Demikian, sugeng dalu, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Doa Pembuka Metode Ummi Tulisan Arab Latin dan Terjemahnya untuk TPQ

Doa Pembukaan metode Umi Arab Latin Terjemah

pontren.com – downoad do’a pembuka dan penutup TPQ dengan menggunakan metode ummi dalam tulisan arab dan latin beserta terjemah disertai dengan urutan tata cara pengajaran alquran yang diambilkan dari koordinator Al Qur’an yang berasal dari Makassar Indonesia, meski begitu tetap dapat diaplikasikan di kota anda baik Jawa Sumatra Kalimantan maupun Papua dan pulau pulau lainnya.

dalam pembukaan ini memiliki urutan yang sebaiknya dapat dipraktekkan para ustadz guru pengajar pada TPA sebagai awal pelajaran sebelum memasuki tahap privat menyimak maupun materi pembelajaran yang telah disusun oleh para pengasuh TPQ.

Baca ;

Materi Doa Harian untuk santri TPQ
Contoh Jadwal Pelajaran TPA
Materi yang harus dikuasai untuk Menjadi guru TPQ yang baik

Berikut adalah urutan dalam pembukaan dengan metode umi yang diambilkan dari beberapa sumber.

  1. Pengajar berada dalam posisi duduk pada waktu mengucapkan salam kepada santri yang juga dalam keadaan duduk rapi.
  2. Membaca surat Al-Fatihah bersama-sama dimulai dengan bacaan ta’awudz
  3. Dilanjutkan dengan do’a untuk ayah dan ibu serta do’a nabi Musa a.s
  4. Dilanjutkan dengan do’a awal pelajaran secara terputus-putus dan siswa mengikuti.
  5. Dilanjut dengan menghafal surat pendek yang sudah ditentukan oleh pengelola TPQ.
  6. Mengulang kembali pelajaran yang lalu (klasikal dengan alat peraga).
  7. Penanaman konsep secara baik dan benar.
  8. Pemahaman konsep/latihan.
  9. Terapkan terampil.
  10. Berikan tugas-tugas di rumah sesuai dengan kebutuhan.
  11. Do’a akhir pelajaran

Itulah urutan yang dapat dijadikan sebagai pedoman dalam pembukaan TPQ bagi siapapun yang hendak menggunakan urutan yang dicontohkan utamanya yang menggunakan metode ummi dalam kegiatan belajar mengajar mengaji alquran.

Doa Pembukaan Metode Umi

Berikut adalah teks doa pembukaan metode umi yaitu berupa doa kepada orang tua dan doa Nabi Musa AS.

Berikut doanya;

Doa untuk orang tua

رَبِّ اغْفِرْلِي وَلِوَالِدَيَّ وَلِلْمُؤْمِنِيْنَ آمِيْن

Rabbi ghfirlii wa liwalidayya wa lilmu’minina amin
Artinya : Wahai Tuhanku, ampunilah saya dan kedua orang tua saya (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka sebagaimana mereka menyayangiku diwaktu kecil

Doa nabi Musa as :

رّبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي
وَيَسِّرْلِي أَمْرِي
وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي
يَفْقَهُوْا قَوْلِي

Rabbi syrahlii shadrii
wa yassirlii amrii
wa hlul ‘uqdatan min lisaanii
yafqahuu qaulii

Artinya :
Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku,
dan mudahkanlah untukku urusanku,
dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku,
supaya mereka mengerti perkataanku

Doa Awal Mulai Belajar

ياَ فَتَّاحٌ ياَ عَلِيْمٌ۞
افْتَحْ لَنَاباَبَناَ۞
بِالقُرْآنِ العَظِيْمِ۞
نَصْرٌ مِنَ اللهِ۞
وَفَتْحٌ قَرِيْبٌ۞
وَبَشِّرِ الْمُؤْمِنِيْنَ۞
اللَّهُمَّ نَوِّرْ بِكِتَابِكَ بَصَرِي۞
وَاطْلِقْ بِهِ لِسَانِي۞
وَاشْرَحْ بِهِ صَدْرِي۞
وَاسْتَعْمِلْ بِهِ جَسَدِي۞
بِحَوْلِكَ وَقُوَّتِكَ۞
فَإِنَّهُ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ بِكَ۞
وَإِنَّهُ لاَحَوْلَ وَلاَقُوَّةَ إِلاَّ باِللهِ العَلِيِّ الْعَظِيْمِ۞

Ya fattaah ya ‘aliim
iftah lanaa baabanaa
bil qur’anil ‘adzim
nashrun minallah
wa fathun qoriib
wa basysyiril mu’miniin
allahumma nawwir bikitaabika basharii
wa thliq bihii lisaanii
wa syrah bihii shadrii

was ta’mil bihii jasadii
bihaulika wa quwwatika fainnahuu laa haula wa laa quwwata illaa bika
wa innahu laa haula wa laa quwwata illa billahil ‘aliyyil ‘adzim

artinya

wahai yang Maha Pembuka dan Maha Mengetahui
Bukakanlah kepada Kami pintu kami
Dengan Al Qur’an yang agung
Pertolongan dari Allah
Dan Kemenagan yang dekat
Dan sampaikanlah berita gembira kepada orang-orang yang beriman
Ya Allah dengan kitab-Mu terangilah dengan kitabmu penglihatanku,
bebaskan (belenggu) lidahku
lapangkanlah dadaku, bahagiakan diriku
terapkanlah kepada badanku
bebaskan (belenggu) lidahku,
lapangkanlah dadaku
terapkanlah kepada badanku,
dengan daya dan kekuatanMu. Sesungguhnya tak ada daya dan kekuatan kecuali dengan (pertolongan)Mu
Sesungguhnya tiada daya dan upaya kecuali dengan kekuatan Allah yang maha tinggi lagi maha agung

Do’a akhir pelajaran

اللَّهُمَّ ارْحَمْنِي باِلقُرْآنِ۞
وَاجْعَلْهُ لِي إِمَامًا وَنُوْراً وَهُدًى وَرَحْمَةً۞
اللَّهُمَّ ذَكِّرْنِي مِنْهُ مَا نَسِيْتُ۞
وَعَلِّمْنِي مِنْهُ مَا جَهِلْتُ۞
وَاْرزُقْنِي تِلاَوَتَهُ آنَاءَ اللَّيْلِ وَأَطْرَافَ النَّهَارِ۞
وَاجْعَلْهُ لِي حُجَّةً ياَ رَبَّ العاَلَمِيْنَ۞

Allahummar hamnii bil qur’an
waj ‘alhulii imaaman wa nuuran wa hudan wa rahmah
allahumma dzakkirni minhu maa nasiitu
wa ‘allimni minhu ma jahiltu
war zuqni tilaawatahu aana’al laili wa athraafan nahaar
waj ‘alhu lii hujjatan yaa rabbal ‘alamiin.

Artinya :

Ya Allah, rahmatilah aku dengan Al-Qur’an
dan jadikanlah Al-Qur’an untukku sebagai ilmu dan cahaya dan petunjuk dan rahmat.
Ya Allah, ingatkan darinya apa yang aku lupa
dan ajarilah aku darinya apa-apa yang aku tidak tahu
dan berilah rizki kepadaku dengan membacanya tengah malam dan penghujung siang
dan jadikanlah dia untukku sebagai pembela. Wahai Tuhan semesta alam.

Demikian informasi mengenai cara pembukaan dan penutupan TPQ dengan metode ummy disertai dengan doa dalam tulisan arab dan latin.

Game Permainan perkenalan untuk TPA TPQ

permainan TPQ kenalanpontren.com – Game Permainan perkenalan untuk TPA TPQ
Macam Permainan anak TPA dan berbagai jenis game TPQ yang bisa di praktekkan pada Taman Pendidikan Alquran guna mempercepat saling kenal dan akrab dengan cara menyenangkan happy sebagai selingan bermain dan dimasukkan pendidikan di dalamnya.

Berikut beberapa permainan yang bisa di aplikasikan oleh guru TPQ sebagai sarana ice breaking atau santai sejenak untuk para santri TPA. Selain menghilangkan kejenuhan, juga bermanfaat untuk menambah pengetahuan anak terhadap pelajaran dengan metode fun dan happy riang gembira menyenangkan.

Diperlukan praktek dan latihan beberapa kali supaya guru bisa membawakan permainan dengan lihai menarik dan membuat anak terkesan. Jangan putus asa patah arang jika percobaan pertama kali anda anggap gagal karena antusias anak yang kurang ataupun karena pemahaman anak yang belum sempurna.

Permainan siapa dia

permainan TPQ siapa diaPermainan ini baik digunakan ketika masuk pertama. Dimana berfungsi untuk saling mengetahui nama rekan dan mempercepat keakraban diantara anak didik.
Berikut langkah yang diperlukan untuk permainan ini :

  1. Semua peserta disuruh berdiri
  2. Minta semua peserta untuk berdiri dan membentuk lingkaran
  3. ustadz meminta salah satu peserta berdiri ditengah lingkaran untuk memperkenalkan nama, asal sekolah, alamat rumah hal lain mengenai dirinya dalam bentuk sebuah kalimat Contoh: Nama saya Agpit Mujiyantari, Sekolah di SD Godhong, Hobi menabung.
  4. Selesai peserta pertama, peserta kedua mengulang kalimat peserta pertama, baru kemudian memperkenalkan dirinya sendiri, misal : Rekan saya bernama Agpit Mujiyantari, Sekolah di SD Godhong, Hobi menabung. Saya Nur Khoyin, sekolah di Pondok Pesantren Al Falah, Hobi berorganisasi
  5. Peserta ketiga harus mengulang kalimat dua orang peserta sebelumnya sebelum memperkenalkan diri, demikian seterusnya sampai semua peserta mendapat giliran memperkenalkan diri.
  6. Jika terjadi peserta lupa mengingat nama dan apa yang disampaikan oleh 2 peserta sebelumnya, maka ia harus bertanya langsung pada yang bersangkutan: ‘siapa nama Anda?’ atau ‘siapa nama Anda dan dimana bersekolah?

Permainan Kisah angka

permainan kenalan lewat angkaBerfungsi sama guna saling kenal antar santri TPQ dan melatih konsentrasi dan perhatian anak didik.
Langkah yang dilakukan oleh guru TPQ yaitu :

  • Meminta seluruh peserta berhitung dari angka satu sampai selesai berurutan
  • Meminta masing-masing peserta mengingat nomor urutannya sendiri dan dipesan jangan sampai lupa, jika diperlukan, lakukan sedikit tes dengan menyebut angka kemudian sang anak yang memilikinya untuk berteriak atau menyahut dengan ya, atau saya. Pastikan sekali lagi anak paham dengan nomor urutannya.
  • Setelah yakin para santri mengingat nomor urut mereka, Berilah kejelasan bahwa Anda akan menyampaikan suatu berita atau suatu cerita tertentu di mana cerita itu akan disebut sejumlah angka – angka
  • Peserta yang disebut angka atau nomor urutnya diminta segera berdiri dan langsung meneriakkan namanya dengan jelas supaya peserta yang lain mendengar.
  • Jika terlambat 3 detik, peserta dikenakan hukuman sanksi maju kedepan dan memperkenalkan diri nama lengkap serta asal sekolah dan hobi
  • Tanyakan kepada peserta apakah mereka paham peraturan tersebut?, jika perlu ulangi sekali lagi dan berikan contoh.
  • Mulai bercerita, misalnya : para santri, latihan ini sebenarnya sudah direncanakan sejak enam minggu sebelumnya, tapi karena beberapa hal, barulah empat hari yang lalu ada kejelasan dan kemudian dipersiapkan oleh sepuluh orang ustadzah ……….. dst. Atau cerita lain yang Anda karang sendiri pada saat itu ( Catatan, dalam cerita itu ada disebutkan angka – angka nomor urut santri anda setiap satu kalimat atau setiap selang satu menit ).

Lakukan sampai dengan mencapai separuh peserta tersebut nomornya atau seluruhnya (bergantung kepada seberapa cepatAnda dan anak anak santri TPQ serta memperhatikan ketersediaan waktu)

Selesai latihan, berilah penjelasan kegunaan permainan untuk mempercepat perkenalan dan keakraban antara para santri dengan cara yang lebih cantik dan menarik.

Demikian semoga ada manfaat yang bisa diambil.

Sumber https://spaitrucuk.wordpress.com/2011/06/14/game-untuk-perkenalan-santri-tpa/

Proses Pelaksanaan Kegiatan Belajar mengajar TPQ dan TKQ

Setelah mendapatkan kesepakatan dari semua yang terkait, khususnya POS (persatuan orang tua santri), maka langkah langkah berikut yang harus diambul untuk mewujidkan kelancaran kegiatan belajar mengajar ( KBM ) pada TPA atau TKA secara efektif dan efisien adalah :

  1. Membuat rencana kegiatan tahunan atau semester yang berkaitan dengan proses KBM di TKA TPA atau TKQ TPQ sesuai dengan kalender pendidikan
  2. Membuat atau merencanakan adanya target kurikulum yang di tuangkan dalam suatu alat yang besar (papan tulis) yang setiap saat bisa dilihat oleh para guru.
  3. Menyusun program bulanan, mingguan, harian
  4. Menyajikan materi hafalan dengan pola 90 s/d 120 menit belajar efektif dengan rincian sebagai berikut :
  • ammar-mengaji
    ammar

    10 s/d 15 menit klasikal awal (pertama) yaitu : 1) disajikan secara klasikal (berkelompok) dibawah koordinasi seorang wali kelas atau dapat dilaksanakan secara berkelompok TKA TQA TPA TPQ masing masing. 2) Terlebih dahulu guru harus dapat mengkondisikan perhatian santri. 3). Diisi dengan materi hafalan do’a pembuka ikrar dan paket hafalan yang disajikan dengan pendekatan BBM ( Bermain, bercerita, Menyanyi)

  • 10 s/d 15 menit klasikal kelompok, dimana guru didalam kelompoknya masing masing menjelaskan apa yang harus dipelajari dalam privat.
  • 60 s/d 70 meniy privat (perorangan) dengan cara bergantian
  • 10 s/d 15 menit klasikal akhir (kedua) dengan sajian materi cerita idola, menyanyi, pesan dan kesan maupun do’a penutup.

5. Kenaikan Jilid (EBTA) oleh kepala sekolah atau guru yang ditunjuk kepala sekolah karena dianggap mampu

6. Penamatan (target kurikulum dimungkinkan sudah tercapai) yaitu :

  • Telah tamat paket bahan ajar jilid 1-6 dan paket hafalan lainnya yang diebutkan level A (dasar)
  • Telah tamat tadarus al Qur’an 30 juz dan paket tajwid yang disebut level B (tadarus)

7. Setelah santri selesai (dinyatakan telah tamat) level A dan level B, maka santri berhak :

  • Mengikuti wisuda
  • Mendapatkan Ijazah
  • Mengikuti jenjang berikut, yaitu pada tingkat TQA (Ta’limul Qur’an Lil Aulad)

8. Kegiatan Kegiatan ekstra kurikuler mencakup kepada :

  • Tadabur alam (rekreasi)
  • Petuah (pesantren Sabtu – Ahad)
  • Ahad gembira
  • Forum Ukhuwah
  • Perlombaan antar unit/santri
  • Penampilan/show pada moment-moment penting yang bersifat religius
  • Tour dakwah pedesaan
  • Paket Spontanitas
  • Kegiatan lain sebagai hasil kreasi ustadz ustadzah

Keterangan

pedoman kurikulum TPQ
buku kurikulum TPQ

Walaupun kegiatan ekstra kurikuler hanya bersifat suplemen (tambahan), namun demikian dapat pula dikembangkan menjadi komplemen (bagian) dari KBM, manakala pelaksanaannya itu sendiri berorientasi pada materi-materi yang berkaitan erat dengan kurikulum. Dengan diaktifkannya kegiatan ekstrakurikuler pada TKA TKQ  & TPA TPQ dimasing masing, dimaksudkan :

  1. Lebih memberikan penyegaran dan variasi dalam KBM sehingga guru dan santri tidak mengalami kejenuhan
  2. Dapat membantu tercapainya target kurikulum
  3. Dapat memanfaatkan hari – hari libur, agar tidak terbuang percuma
  4. Keterangan lebih lanjut dari rincian penjelasan KBM ini dapat diikuti dalam Materi Panduan Kurikulum TKA/TKQ & TPA/TPQ

baca : Perlunya membuka TKA/TKQ dan TPA/TPQ dibawah koordinasi lembaga pembina

baca : Peraturan dan Tata Tertib TPQ TPA TKQ