Arsip Tag: pip pesantren

Download Instrumen Monitoring & evaluasi Program Indonesia Pintar

INSTRUMEN MONEV PIPpontren.com – Download file instrumen untuk kegiatan Monitoring dan evaluasi Program Indonesia pintar dalam format words doc bisa diedit. Dalam contoh ini peruntukan monev PIP pada Pondok pesantren, akan tetapi bisa juga di edit sedikit guna keperluan lembaga pendidikan yang lain seperti MI MTs MA maupun SD SMP SMA.

File terdiri dari cover halaman depan dengan dua buah contoh, pertama untuk diisi dari pihak Kementerian Agama dan yang satu pihak penerima dana atau pondok pesantren.

Baca :

File satunya memuat berbagai macam isian pertanyaan serta checklist kelengkapan data beserta hal terkait penggunaan dana.

SURAT TUGAS MONEV PIPDalam pelaksanaan kegiatan monitoring ini mestinya terdapat petugas pelaksana di lapangan yang mendatangi lokasi lembaga ataupun instansi yang dituju. dalam bertugas, secara resmi orang yang mendapat mandat melakukan monev akan dibekali dengan surat tugas resmi dari instansi yang berwenang.

Pada bagian atas terdapat keterangan cara pengisian kemudian dilanjut dengan pertanyaan-pertanyaan.
Petunjuk pengisian pada contoh ini sebagai berikut :

  • Pemantauan ini bertujuan untuk menjaring informasi dari Bapak/ Ibu/Saudara tentang pelaksanaan PIP.
  • Data hasil pemantauan ini akan dijadikan sebagai bahan masukan bagi kebijakan pelaksanaan PIP di masa mendatang
  • Lingkarilah dan isilah pertanyaan atau pernyataan berikut ini dengan jawaban yang benar.

Untuk form yang harus diisi oleh Kemenag pertanyaannya sebagai berikut :

Instrumen monev dengan responden Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota

A. Triwulan Persiapan

1. Apakah sudah memahami Petunjuk Teknis PIP 2018
a. Sudah
b. Belum

2. Apakah sosialisasi dan koordinasi terkait pelaksanaan program PIP sudah pernah dilaksanakan?
a. Ya
b. Tidak

3. Jika ya, siapa yang menyelenggarakan dan dimana?
…………………………………………………………,………………………………………
………………………………………………………………………………………………….

4. Apakah Surat Edaran Pendataan calon penerima manfaat telah disampaikan, siapa yang menyampaikan dan kapan disampaikan?
a. Ya
b. Tidak
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………………………….

5. Apakah data yang diusulkan tidak mendapatkan bantuan dari Dinas Sosial/Pemerintah Daerah?
……………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………….

6. Apakah Saudara melakukan verifikasi data pada santri penerima manfaat ?
a. Ya
b. Tidak

7. Apakah data yang saudara kirim sudah sesuai dengan form EMIS?
a. Ya
b. Tidak

8. Apa kesulitan saudara dalam melakukan pendataan santri calon penerima PIP?
……………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………….

9. Apa saran Saudara untuk perbaikan kerjasama penyaluran dana PIP selanjutnya?
……………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………….
……………………………………………………………………………………………………………….

PETUGAS MONEV

Instrumen monev untuk pondok pesantren

1. Apakah sudah memahami Petunjuk Teknis PIP 2018
a. Sudah
b. Belum

2. Apakah data penerima manfaat sudah otomatis masuk dalam data Emis?
a. Sudah semua
b. Belum

3. Apakah ada kendala dalam melaksanakan pendataan santri penerima PIP di Pondok Pesantren Saudara?
a. Tidak ada,
b. Ada

4. Dalam rangka ketertiban dan kesahihan data santri penerima PIP pada Pondok Pesantren di wilayah Saudara, apakah dilakukan pendataan dan validasi data oleh Kementerian Agama Kabupaten/Kota?
a. Ya,
b. Tidak, karena …………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………………..

5. Apakah Kantor Kementerian Agama/Tim Manajemen PIP Kab/Kota membuka kotak pengaduan tentang pelaksanaan PIP?
a. Ya,
b. Tidak.

6. Jika ada pengaduan, apakah bisa diselesaikan atau masih bermasalah?
a. Sudah selesai
b. Perlu tindak-lanjut (petugas membuktikan dalam laporan kegiatan Tim PIP Kabupaten/Kota)

7. Berapa Santri di Pondok Pesantren Saudara usulkan PIP 2018 ?

NO JUMLAH SANTRI DANA YG DITERIMA
1

8. Apakah ada kendala dan hambatan dalam Pelaksanaan PIP Tahun Anggaran 2018 ?
a. Tidak,
b. Ada, yaitu ……………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………
15. Tulislah beberapa masalah yang dianggap penting dalam proses pelaksanaan program PIP pada Pondok Pesantren yang terkait dengan:
a. Pendataan dan Pencairan dana PIP………………………………….
…………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………….
b. Pemanfaatan dana PIP……………………………………………….
…………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………….

c. Pertanggungjawaban penggunaan dana PIP……………………..
…………………………………………………………………………….
…………………………………………………………………………….

Download Form Blangko Monev PIP

download-proposal-pengajuan-TPQSeperti disampaikan diatas, dibawah ini adalah form monev PIP berbentuk microsoft words yang bisa diedit menyesuaikan dengan keperluan lembaga yang melakukan kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Indonesia Pintar yang dicontohkan disini adalah PIP Pondok Pesantren.

Download Cover monev PIP
Download Instrumen Monev PIP

Demikian informasi mengenai unduh file instrumen monev PIP pada pondok pesantren yang bisa diaplikasikan untuk SD SMP SMA serta MI MTs MA tentunya dengan sedikit edit dan penyesuaian peruntukan lembaga yang mempergunakan.

mekanisme usulan Format Usulan Pesantren Program Indonesia Pintar

Pendataan calon penerima manfaat melalui Format Usulan Pesantren (FUP) dilakukan untuk mengakomodir calon penerima manfaat yang memenuhi sasaran dan kriteria, tetapi belum termasuk dalam hasil pendataan calon penerima manfaat melalui Kementerian/Lembaga terkait melalui Basis Data Terpadu (BDT); contoh blanko bisa dilihat disini

kartu indonesia pintarPendataan calon penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam melalui Format Usulan Pesantren (FUP) disusun dengan mekanisme sebagai berikut:

  1. Pengelola PIP pada Pendidikan Keagamaan Islam di tingkat pusat menginformasikan kepada Pengelola PIP pada Kemenag Kanwil Provinsi perihal pendataan calon penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam melalui Format Usulan Pesantren (FUP).
  2. Pengelola PIP pada Kanwil Kemenag Provinsi melakukan sosialisasi pendataan calon penerima manfaat PIP pada Pendidikan Keagamaan Islam melalui Format Usulan Pesantren (FUP) kepada Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota dan pesantren di wilayahnya
  3. Pesantren menghimpun data calon penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam yang terdiri dari :
    • Santri yang belum memiliki Kartu Indonesia Pintar, berdasarkan data dari santri/keluarga santri/masyarakat, dengan memperhatikan ketentuan sasaran dan kriteria penerima manfaat yang telah ditetapkan
    • Anak usia sekolah yang belum memiliki Kartu Indonesia Pintar dan mendaftar untuk memperoleh layanan pendidikan keagamaan Islam pada pesantren tersebut, berdasarkan pengajuan dari keluarga/masyarakat/Pemerintah Daerah, dengan memperhatikan ketentuan sasaran dan kriteria penerima manfaat yang telah ditetapkan

4. Pesantren membuat pengajuan calon penerima manfaat PIP pada Pendidikan Keagamaan Islam dengan melampirkan data dan/atau dokumen pendukung, kepada Pengelola PIP pada Kementerian Agama di tingkat wilayah melalui Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

Data dan/atau dokumen pendukung sebagaimana dimaksud dalam huruf d, di antaranya sebagai berikut:

  • Surat usulan yang ditandatangani pimpinan pesantren/ penanggung jawab mutlak usulan
  • Biodata santri
  • Salinan KKS atau SKRTM dari Pemerintah Desa dan/atau surat keterangan dari pimpinan pesantren atas santri sebagai calon penerima manfaat Kartu Indonesia Pintar, dengan memperhatikan ketentuan sasaran dan kriteria yang telah ditetapkan.
  • Rekap usulan penerima manfaat.

5. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota melakukan verifikasi dan validasi terhadap pesantren pengusul dengan memastikan bahwa pesantren pengusul adalah pesantren yang telah  terdaftar dan memiliki tanda daftar/izin operasional pesantren yang masih berlaku.

6. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota melakukan verifikasi dan validasi terhadap pengajuan calon penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam dengan memastikan bahwa calon penerima manfaat yang diusulkan oleh pesantren telah memenuhi ketentuan sasaran dan kriteria penerima manfaat yang telah ditetapkan, berdasarkan data dan/atau  dokumen pendukung yang dilampirkan dalam pengajuan.

7. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota melakukan pendataan santri/peserta didik calon penerima manfaat yang diusulkan oleh pesantren melalui aplikasi Sistem Informasi dan Manajemen Pendidikan (Education Management Information System/EMIS), Pendidikan 😀

8. Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota membuat Surat Rekomendasi terhadap pengajuan yang telah diverifikasi dan divalidasi serta meneruskan pengajuan beserta Surat Rekomendasi kepada kepada Pengelola PIP pada Kementerian Agama di tingkat wilayah pada provinsi masing-masing.

9. Pengelola Program Indonesia Pintar pada Kementerian Agama di tingkat wilayah menyusun dan menetapkan Penerima Manfaat Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam untuk masing-masing provinsi, berdasarkan pengajuan yang diteruskan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota.

10. Pengelola Program Indonesia Pintar pada Kementerian Agama di tingkat wilayah menyampaikan daftar penerima manfaat Program Indonesia Pintar    pada    Pendidikan    Keagamaan    Islam   kepada Pengelola Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam Tingkat Pusat.

11. Pengelola Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam Tingkat Pusat menghimpun penetapan penerima manfaat Program Indonesia Pintar pada Pendidikan Keagamaan Islam dari masing-masing provinsi sebagai bahan untuk disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan.

Hasil pendataan calon penerima manfaat melalui Format Usulan Pesantren (FUP) tidak diterbitkan Kartu Indonesia Pintar.