Arsip Tag: pelajaran kelas 7 SMP MTs

Contoh khobar muqoddam mubtada muakhkhor

Contoh khobar muqoddam mubtada muakhkhor pelajaaran bahasa arab kelas 1 MTs alias kelas VII lengkap dengan tulisan hijaiyah teks latin arti dan terjemahnya dalam bahasa Indonesia.

pontren.com – assalaamu’alaikum para siswa siswi murid MTs kelas 1 yang imut dan cantik (untuk mbaknya) dan cakep ganteng bagi para mas masnya, kali ini kita akan membahas mengenai contoh kalimat menggunakan khobar muqoddam dan mubtada’ muakkhor.

contoh khobar muqoddam mubtada muakhkhor

Apabila anda mendapatkan pertanyaan dalam soal ujian ulangan maupun semester yang berbunyi;

Sebutkan 5 contoh kalimat yang ada mengandung khobar muqodam dan mubtada’ muakhor!

Berilah contoh dalam bahasa arab mubtada muakhor dan khobar muqoddam 10 saja.

Manakah yang menjadi mubtada muakhkhor dan khobar muqoddam? Tunjukkan berikut ini!

Maupun manakah yang menjadi mubtada dan khobar? Jelaskan.

Mari kita bahas satu persatu.

Dalam bahasa arab, mubtada’ kita kenal dengan subyek. Sedangkan khobar adalah obyek.

Kenapa ada khobar muqoddam dan mubtada muakkhor?

Karena ada penekanan pada khobarnya alias obyek dalam kalimat ini.

Langsung saja berikut adalah contoh kalimat yang menggunakan susunan struktur mubtada’ muakhor dan khobar muqoddam.

Sekedar catatan, yang berwarna hijau adalah khobar muqoddam, sedangkan yang tulisan warna hitam yaitu khobar muakhkhor.

Contoh khobar muqoddam mubtada’ muakhkhor dalam kalimat Bahasa Arab

وَرَاءَ الْبَيْتِ حَدِيْقَةٌ

Warooa-l baiti hadiiqotun, artinya dibelakang rumah ada kebun/taman.

عَلَيْ السَّرِيْرِ وِسَادَةٌ

Ala-s sariiri wisaadatun artinya diatas tempat tidur ada bantal

أَمَامَ الدَّرَّاجَةِ سَيَّارَةٌ

Amaama-d darroojati sayyaarotun artinya didepan sepeda ada mobil/kendaraan.

وَرَاءَ الْفَصْلِ مُوَظَّفُ الْمَكْتَبَةِ

Warooa-l fashli muwadhdhofu-l maktabati artinya dibelakang kelas ada pegawai perpustakaan.

جَانِبَ الْمَطْبَخِ حَمَّامٌ

Jaaniba-l mathbakhi hammaaamun artinya disamping dapur ada kamar mandi.

فِيْ غُرْفَةِ الأَكْلِ مَائِدَةٌ كَبِيْرَةٌ

Fii ghurfati-l akli maaidatun kabiirotun artinya di dalam ruang makan ada meja makan yang besar.

فِيْ غُرْفَةِ الْمُذَاكَرَةِ رَفُّ الْكُتُبِ

Fii ghurfati-l mudzaakaroti roffu-l kutubi artinya di dalam ruangan belajar ada rak buku-buku.

Penutup contoh

Nah itulah ada 7 contoh kalimat bahasa arab menggunakan struktur khobar muqoddam dan mubtada’ muakhkhor.

Untuk membantu para siswa anak didik yang sedang belajar mapel B. Arab kelas 1 MTs semester 2 atau yang saat ini adalah kelas VII (tujuh).

Semoga memudahkan dalam menjawab soal ujian maupun ulangan dan PR, mendapatkan nilai menyenangkan menggembirakan sempurna.

Jika ada pertanyaan silakan sampean isi pada kolom komentar.

Memberikan komentar juga boleh misalnya contoh terlalu mudah atau penjelasan sangat sulit dan lain sebagainya.

Wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Ketentuan salat jamak (pelajaran kelas VII)

Ketentuan salat jamak pelajaran kelas VII 1 SMP. Membahas tentang arti, pengertian dan dalil hadits nabi mengenai bolehnya menjama’ salat fardhu dalam satu waktu.

pontren.com – assalaamu’alaikum gaeess…. Salat jama’ artinya adalah salat fardu yang dikumpulkan atau digabungkan.

ketentuan salat jamak

Maksud salat jamak adalah menggabungkan dua salat fardu dan mengerjakannya dalam satu waktu saja.

Sholat jama’ boleh dilaksanakan pada waktu Salat yang pertama (jama’ taqdim) maupun pada waktu salat yang kedua (jama’ ta’khir).

Hukum Salat jamak adalah boleh bagi orang yang berada pada kondisi darurat, seperti dalam perjalanan jauh.

Dalil Hadits

Dalil salat jamak dalam hadits nabi tentang salat jamak sebagaimana riwayat Anas bin malik berikut ini;

عَنْ اَنَشٍ رَضِيَ اللّٰهُ عَنْهُ قَالَ كَانَ النَّبِيِّ اِذَا اَرَادَ اَنْ يَجْمَعَ بَيْنَ الصَّلَاتَيْنِ فِي السَّفَرِ اَخَّرَ الظُّهْرَ حَتَّي يَدْخُلَ اَوَّلُ وَقْتِ الْعَصْرِ ثُمَّ يَجْمَعُ بَيْنَهُمَا

‘an Anas r.a. ‘anhu qoola kaanannabii (shallallahu ‘alaihi wa sallam) idzaa arooda an yajma’a bainas sholataini fis safari akhkhoro-dh dhuhra hattaa yadkula awwala waqti-l ‘ashri tsumma yajma’u bainahumaa.

Artinya : Dari Anas r.a., ia berkata : Apabila Nabi Muhammad saw. hendak menjama’ antara dua £alat ketika dalam perjalanan, beliau mengakhirkan £alat ¨uhur hingga awal waktu A¡ar, kemudian beliau menjama’ antara keduanya.” (H.R. Muslim).

Jama’ taqdim

Yang dimaksud dengan salat jamak taqdim adalah salat yang dilakukan dengan cara gabungkan dua salat fardhu dan dilaksanakan pada saat waktu salat fardhu yang pertama.

Contoh, salat duhur dan salat A¡ar dilaksanakan pada waktu duhur, demikian juga salat Magrib dan salat Isya dilaksanakan pada waktu Magrib.

Cara melaksanakan salat jama’ taqdim adalah mendahulukan Salat fardu yang pertama kemudian melaksanakan salat yang kedua. Berniat salat jama’ taqdim, berturut-turut tidak boleh diselingi dengan perbuatan lain.

Setelah selesai melaksanakan salat duhur lanjut dengan langsung melaksanakan salat Asar.

Cara yang sama yaitu setelah melaksanakan salat Magrib langsung melaksanakan salat Isya.

Tidaklah sulit untuk melaksanakan sholat jamak taqdim ini.

Salat Jamak ta’khir

Yang dimaksud dengan salat jama’ Ta’khir adalah salat yang dilakukan dengan cara menggabungkan dua salat fardu dan dilaksanakan pada waktu yang kedua atau terakhir.

Contoh salat jamak ta’khir. Salat duhur dan salat Asar melaksanakannya pada waktu salat Asar.

Contoh kedua yaitumelaksanakan salat Magrib dan salat Isya pelaksanaannya pada waktu salat Isya.

Dalam tata cara melaksanakan salat jama’ ta’khir tidak disyaratkan harus mendahulukan salat pertama.

Boleh mendahulukan salat pertama baru melakukan salat kedua atau sebaliknya.

Apabila hendak melaksanakan salat jama’ ta’khir, caranya dengan berniat hendak mengerjakan kedua salat fardlu tersebut dengan cara menjamaknya.

Dalam mengerjakan salat jamak kedua sholat fardu ini (dhuhur dengan asar, magrib dengan isya) dilakukan secara berturut-turut.

Tidak boleh diselingi perbuatan lain.

Maksudnya adalah setelah selesai melaksanakan salat Asar langsung melaksanakan salat dhuhur.

Begitupula setelah melaksanakan salat Isya langsung melaksanakan malat Magrib.

Atau sebaliknya, setelah selesai melaksanakan salat dluhur langsung melaksanakan salat Asar.

Begitu juga setelah melaksanakan solat Magrib langsung melaksanakan shalat Isya.

Syarat salat jamak

  • Pada saat sedang melakukan perjalanan jauh, jarak tempuhnya tidak kurang dari 80,640 km.
  • Perjalanan yang dilakukan bertujuan baik, bukan untuk hal kejahatan maupun perbuatan maksiat.
  • Sakit atau dalam kesulitan.
  • salat yang dijama’ salat ada’an (tunai) bukan £alat qadha’.
  • Berniat men-jama’ ketika takbiratul ikram.

Nah demikianlah informasi ringkas mengenai salat jamak, tata cara beserta dalil hadits mengenai bolehnya menggabungkan dua salat fardhu dalam satu waktu.

Wilujeng siang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Kesimpulan Cerita Imam Syafi’i menghormati Guru

Kesimpulan cerita Imam Syafi’i menghormati guru dalam kisah bertemu dengan orang tua yang kumal dan lusuh. Suatu pelajaran kisah teladan yang dapat diambil dari kisah Imam Syafii dalam perilaku hormat dan patuh kepada guru dalam menuntut ilmu.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah, pada mata pelajaran PAI kelas 7 dan 8 (Kelas 1 dan 2 SMP/MTs) pada bab perilaku hormat patuh menghormati dan mematuhi guru memuat kisah cerita tentang Imam Syafi’i.

kisah kesimpulan cerita imam Syafi'i

Mengisahkan bagaimana imam Syafi’i serta merta memeluk orang tua yang dalam kondisi kumal lusuh yang membuat heran para murid murid yang mengikutinya.

Bahkan dalam cerita juga mencium tangan orang tua ini sebagai tanda ta’dzim (hormat), padahal menurut para pengikutnya masih banyak ulama yang lebih layak untuk mendapat perlakuan ini (salim tangan dan memeluknya).

Alasannya tentu keadaan orang tua yang pakaiannya mungkin kurang begitu terhormat secara harga maupun layak pakai.

Seperti apa ilustrasi ceritanya? Mari kita simak.

Kisah Imam Syafi’i menghormati guru yang mengajarkan perbedaan usia anjing dengan kirik (jawa : anak anjing)

Syahdan, suatu hari tiba-tiba Imam Syafi’i pernah tiba-tiba mencium tangan dan memeluk orang tua dengan hangat saat berpapasan.

Perilaku memuliakan orang tua ini membuat para pendereknya (pengikut atau murid Imam Syafii) menjadi keheranan.

Salah satu sahabatnya bertanya kepada beliau “Wahai Imam (syafi’i), kengapa anda mau mencium tangan dan memeluk lelaki tua yang tidak banyak orang mengenalnya?

Bukankah masih ada banyak ulama yang lebih pantas mendapatkan perlakuan seperti itu dari pada dia?”

Dalam buku PAI Kelas 1 dan 2 SMP MTs memberikan keterangan mengenai orang ini.

Bahwa kondisi orang tua ini dalam keadaan berpakaian kumal dan lusuh.

contoh sikap perilaku menghormati guru

kondisi ini sedemikian rupa memancing sahabatnya untuk bertanya.

Menjawab pertanyaan sahabatnya, maka dengan lugas (sebagaimana kami kutip dari tulisan republika) beliau menjawab,” “Dia (orang tua itu) adalah salah seorang guruku.

Ia kumuliakan karena pernah suatu hari aku bertanya kepadanya, bagaimana mengetahui seekor anjing telah dewasa.

Ia pun menjawab, untuk mengetahuinya dengan melihat apakah anjing itu mengangkat sebelah kakinya ketika hendak kencing. Jika iya, ketahuilah bahwa anjing itu telah berusia dewasa.”

Pada buku PAI menyebutkan bahwa dengan informasi perbedaan usia kirik dengan anjing.

dari informasi ini kemudian beliau bisa menulis buku fiqih (dalam kisah tidak menyebutkan buku fikih yang mana).

Seperti itulah akhlak imam syafi’i dalam memuliakan guru dan menghormatinya.

Meskipun sang guru dalam keadaan kumal dan lusuh tidak mengurangi rasa hormat Imam Syafi’i kepadanya.

Bahkan orang bisa menganggap informasi keilmuan yang sederhana.

Yaitu berupa ilmu membedakan ciri anjing yang sudah baligh atau masih dalam kondisi anakan (berupa kirik).

Kesimpulan Cerita Imam Syafi’i dalam memuliakan Guru

Dalam soal ujian atau mid semester dan semesteran genap kelas 1 dan 2 SMP mungkin saja ada soal yang berbunyi;

Buatlah kesimpulan dari cerita Imam Syafi’i!
apa pesan yang diambil dibalik kisah imam syafi’i tersebut?

Kesimpulan dan pelajaran yang dapat diambil dari kisah imam syafi’i dalam menghormati guru adalah;

  • Untuk memuliakan orang yang memberikan ilmu kepada kita meskipun sederhana
  • Tetap menghormat dan memuliakan guru meskipun sudah menjadi orang besar dan lebih sukses dari guru
  • Begitu berharganya ilmu meskipun ada yang menyebut remeh, karena hal remeh bisa melengkapi keilmuan yang lebih komprehensif.
  • Penghormatan kepada guru tanpa memandang derajat pangkat kaya miskin, akan tetapi mempertimbangkan bahwa dia telah memberikan ilmu kepada kita.

Demikian informasi mengenai kesimpulan kisah imam syafi’i semoga menambah wawasan dalam menjawab soal.

untuk menjawab pertanyaan pada buku Tematik maupun LKS. Utamanya dan buku Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti kelas 1 dan 2 SMP MTs (kelas 7 dan 8).

Salam kenal, semoga tambah keren cantik dan ganteng, wilujeng dalu, wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Menghormati Guru, Cara, Contoh Sikap Perilaku, Alasannya dan Dalil

Mengapa kita harus menghormati guru? Pentingnya menghormati guru apalagi dalam Agama Islam sebagaimana dalam buku pelajaran PAI dan budi Pekerti Kelas 7 atau 1 SMP/MTs adalah karena guru telah mendidik dan mengajarkan ilmu kepada kita.

pontren.com – assalaamu’alaikum mbak mbak dan mas mas peserta didik pada Sekolah Menengah Pertama kelas 7 atau pada Madrasah Tsanawiyah baik Negeri maupun Swasta. Kali ini akan menyampaikan contoh sikap perilaku dalam kehidupan sehari hari menghormati orang tua dan guru.

sikap perilaku menghormati guru

Adapun perilaku menghormati orang tua bisa beserta contohnya baik saat masih hidup maupun sudah meninggal bisa anda lihat dalam artikel perilaku menghormati orang tua yang masih hidup.

Jadi pada post kali ini kita fokus tentang contoh perilaku menghormati guru, mengapa harus beserta alasannya dan dalil naqli pada al-qur’an maupun al-hadits.

Siapakah guru? Mengapa kita harus menghormati guru?

Setidaknya, alasan menghormati guru sebagaimana berikut ini;

Guru adalah orang yang telah mendidik dan mengajarkan ilmu kepada kita.

Sebagai pendidik, guru membentuk kita menjadi manusia yang beriman, mengerti baik dan buruk, berbudi pekerti luhur, dan menjadi orang yang bertanggung jawab, baik kepada diri sendiri, masyarakat, bangsa, maupun negara.

Selanjutnya, alasan yang lain yaitu Guru yang menjadikan kita orang yang memiliki ilmu (cerdas/pandai) dan memahami ilmu pengetahuan

Dengan mempunyai pengetahuan, kita akan memperoleh kedudukan yang tinggi di ha dapan Allah Swt.

10 contoh sikap perilaku hormat kepada guru dalam kehidupan sehari hari

  1. Mengucapkan salam apabila bertemu;
  2. Memperhatikan apabila diajak bicara di dalam dan di luar kelas;
  3. Rendah hati, sopan, dan menghargai;
  4. Melaksanakan nasihatnya;
  5. Melaksanakan tugas belajar dengan ikhlas;
  6. menjaga nama baik guru diluar kelas maupun diluar sekolahan;
  7. mendoakan bapak ibu guru dalam hal kebaikan;
  8. tidak memotong penjelasan guru saat menerangkan dikelas;
  9. minta izin terlebih dahulu saat hendak keluar kelas kepada guru jika ada keperluan penting;
  10. tetap berperilaku sopan kepada guru semasa sekolah meski kita sudah dewasa bekerja .

Pada beberapa contoh tadi bisa anda pakai untuk menjawab hal berkenaan dengan berikanlah contoh sikap perilaku sehari hari menghormati guru di kelas.

Bisa sebagai jawaban untuk soal ujian mid semester, semesteran, ulangan harian, atau pertanyaan langsung pendidik kepada peserta didik.

Dalil menghormati guru dalam al-Qur’an Hadits

Sebutkan dalil menghormati guru dalam al Qur’an dan Hadits lengkap tulisan arab teks latin dan artinya!

Berikut adalah dalil mengenai menghargai guru dan menghormatinya dalam al-Qur’an dan hadits beserta tulisan arab teks latin dan artinya terjemah bahasa Indonesia.

Yang pertama yaitu dalil menghormati guru dalam al-Qur’an terdapat pada surat an nahl ayar 43, bunyinya;

فَسْئَلُوا أَهْلَ الذِّكْرِ إِن كُنتُمْ لاَتَعْلَمُونَ

Teks latin ; fas-aluu ahladz dzikri in kuntum laa ta’lamuun (an nahl ayat 43)

“Maka bertanyalah kepada orang yang mempunyai pengetahuan jika kamu tidak mengetahui.”

Selanjutnya dalil menghormati guru dalam hadits berasal dari riwayat Imam Ahmad;

لَيْسَ مِنَّا مَنْ لَمْ يُجِلَّ كَبِيرَنَا، وَيَرْحَمْ صَغِيرَنَا، وَيَعْرِفْ لِعَالِمِنَا

Laisa minna man lam yujilla kabiiranaa, wa yarham soghiironaa ya’rif li’aaliminaa

“Tidak termasuk golongan kami orang yang tidak memuliakan yang lebih tua dan menyayangi yang lebih muda serta yang tidak mengerti (hak) orang yang berilmu (agar diutamakan pandangannya).” (Riwayat Ahmad)

Nah itulah dalil naqli dalam al-Qur’an, nama surat beserta nomor ayatnya, juga hadits riwayat berkenaan dengan menghormati guru.

Kisah Imam Syafi’i Hormat kepada Gurunya

Dalam buku Mapel PAI dan Budi pekerti kelas VII atau 1 SMP/MTs memuat kisah atau cerita tentang imam syafi’i yang hormat kepada gurunya.

Begini ceritanya;

Syahdan, Imam Syafi’i sedang mengajar santri-santrinya di kelas, secara tiba-tiba dikejutkan kedatangan dengan seseorang dalam keadaan berpakaian lusuh, kumal dan juga kotor.

Dan pada saat itu juga Imam Syafi’i mendekati dan memeluknya.

Para murid tertegun, kaget serta heran melihat perilaku sang guru (Imam Syafi’i)

Para murid bertanya bertanya: “Siapa dia wahai Guru, sampai engkau memeluknya erat-erat. Padahal ia kumuh, kotor, dan menjijikkan?”

Imam Syafi’i menjawab: “Ia guruku. Ia telah mengajariku tentang perbedaan antara anjing yang cukup umur dengan anjing yang masih kecil.

Pengetahuan itulah yang membuatku bisa menulis buku fiq ini.” Sungguh mulia akhlak Imam Syafi’i.

Beliau menghormati semua guru-gurunya, meskipun berasal dari masyarakat biasa.

Hikmah yang bisa kita petik atau kesimpulan cerita imam Syafi’i ini adalah tetap menghormati guru meskipun berasal dari kalangan biasa maupun karena ilmu sederhana yang pernah dibagikan.

Siapa tahu dari kesederhanaan informasi bisa menggali lebih dalam pengetahuan kita.

Demikian adik adik mas mas mbak mbak yang baik hati, semoga selalu mendapatkan keberkahan bisa berlaku hormat kepada orang tua dan guru, sukses mengerjakan ujian, lulus dengan hebat, mendapatkan pekerjaan yang mulia makmur membanggakan orang tua. Khusnul khotimah bahagia fid dunya wal akhirah. Wassalamu’alaikum.

Cara Menghormati Orang Tua yang Sudah Meninggal Dunia

Cara menghormati orang tua yang sudah meninggal dunia contoh perilaku mencerminkan perbuatan hormat kepada orang tua yang sudah meninggal dunia beserta dalil dalam al-Qur’an dan hadits lengkap teks tulisan arab latin terjemah bahasa Indonesia.

pontren.com – dalam buku PAI dan budi pekerti kelas 7 (tujuh) atau kelas 1 SMP MTs menuliskan pertanyaan yang berbunyi “ siapakah orang yang paling dekat dengan kamu sejak lahir?

cara menghormati orang tua yang sudah meninggal

Dalam buku ini menjawab orang yang paling dekat dengan kita sejak lahir adalah orang tua.

Siapakah orang tua? Maka jawabnya jawabannya yaitu orang tua adalah orang yang paling dekat dengan kita semenjak kita lahir, keduanya membawa kita ke dunia dengan izin Allah.

Jasa orang tua sangat besar sehingga tidak akan mampu bagi kita untuk menghitungnya.

Jasa orang tua dan kenapa kita harus menghormati keduanya antara lain adalah;

  • Ibu mengandung dengan keadaan susah payah, melahirkan dengan mempertaruhkan nyawa.
  • Ibu menyusui selama dua tahun dengan penuh kasih sayang tanpa mengenal waktu baik siang maupun malam guna memenuhi kebutuhan sang bayi (anaknya);
  • Orang tua (ayah dan ibu) memelihara kita sehingga bisa mandiri;
  • Ayah dan ibu (kedua orang tua kita) bekerja keras untuk memenuhi kebutuhan keluarga termasuk apa yang menjadi kebutuhan anak-anaknya).
  • Orang tua kita membekali dengan pendidikan untuk masa depan;
  • Ayah ibu kedua orang tua mengasihi dan menyayangi dengan penuh ikhlas tanpa minta balasan.

Itulah beberapa contoh jasa orang tua dan kenapa kita harus menghormati dan berperilaku baik kepada keduanya.

Contoh menghormati orang tua yang sudah meninggal

Bagaimanakah caranya menghormati orang tua yang sudah meninggal? Seperti apa caranya kita berbakti kepada keduanya jika beliau sudah tiada?

4 contoh berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal

Itulah contoh sikap perilaku dan cara menghormati, berbakti kepada orang tua yang sudah meninggal dunia.

Contoh ini bisa anda lihat dalam buku Pendidikan Agama Islam kelas 7 SMP/MTs.

Dalil Al-Qur’an wajib hukumnya berbuat baik kepada Kedua orang tua

Jasa orang tua sangat besar, sebagai anak kita wjib hukumnya berbuat baik kepada kedua orang tua.

Perintah Allah untuk berbuat baik kepada keduanya salah satunya terdapat dalam surat Al Baqarah/2 ayat 83. Tulisan arab teks latin dan terjemahnya sebagai berikut;

وَاِذْ اَخَذْنَا مِيْثَاقَ بَنِيْٓ اِسْرَاۤءِيْلَ لَا تَعْبُدُوْنَ اِلَّا اللّٰهَ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَقُوْلُوْا لِلنَّاسِ حُسْنًا وَّاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَۗ ثُمَّ تَوَلَّيْتُمْ اِلَّا قَلِيْلًا مِّنْكُمْ وَاَنْتُمْ مُّعْرِضُوْنَ

Teks latin surat al Baqarah ayat 83 ;
Wa idz akhodznaa miitsaaqa banii isroo-iila laa ta’buduuna illallaaha wa bil waalidaini ihsaanaa-wa dzil qurbaa wal yataamaa wal masaakiini wa quuluu linnaasi husna-w aqiimu-sh sholaata wa aatu-z zakaata tsumma tuwalliitum illaa qoliila-m minkum wa antum mu’ridhuun

Artinya surat al Baqarah ayat 83 bahasa Indonesia;
Dan (ingatlah) ketika Kami mengambil janji dari Bani Israil, “Janganlah kamu menyembah selain Allah, dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, kerabat, anak-anak yatim, dan orang-orang miskin. Dan bertuturkatalah yang baik kepada manusia, laksanakanlah salat dan tunaikanlah zakat.” Tetapi kemudian kamu berpaling (mengingkari), kecuali sebagian kecil dari kamu, dan kamu (masih menjadi) pembangkang.

Dalam teks wa bil waalidaini ihsaanaa (وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا) Allah Subhaanahu wa Ta’aala menegaskan tentang keharusan berbuat baik kepada orang tua.

Dalil Hadits menghormati orang tua

Dalil menghormati orang tua dari hadits nabi kali ini adalah berasal dari Imam Abu Dawud dan Baihaqi.
Riwayat sebuah hadits dari Abdullah.

Berikut bunyi teks arab latin dan terjemahnya berkaitan tentang menghormati, berbakti kepada orang tua.

عَنْ عَبْدِ اللّٰهِ ابْنْ عُمَرَ قَالَ : جَاءَ رَجُلُ اِلَى رَسُوْلِ اللّٰهِ فَقَالَ : جِئْتُ أُبَايِعُكَ عَلَى الْهِجْرَةِ وَ تَرَكْتُ اَبَوَيَّ يَبْكِيَانِ فَقَالَارْجِعْ اِلَيْهِمَا وَفَأَضْحِكْهُمَا اَبَكَيْتَهُمَا (رَوَاهُ الْبَيْهَقِى)

Teks latin;
‘an “Abdillah Ibni Umaro Qoola : jaa-a rojulun ila rasuulillahi faqoola : ji’tu ubaayi’uka ‘alal hijroti wa taroktu abawayya yabkiyaani faqaala-rji’ iaihimaa faadhhikhumaa kamaa abakaitahumaa (rowaahul baihaqii).

Artinya hadits dalam bahasa Indonesia
“Dari Abullah bin Umar berkata. Seseorang datang kepada Rasulullah saw. dan berkata, “Aku akan berbaiat kepadamu untuk berhijrah, dan aku tinggalkan kedua orang tuaku dalam keadaan menangis.” Rasulullah saw. bersabda, “Kembalilah kepada kedua orang tuamu dan buatlah keduanya tertawa sebagaimana engkau telah membuat keduanya menangis.” (H.R. Baihaqi)

Dalam hadits ini menegaskan kepada kita untuk tidak sekali-kali mengecewakan orang tua.

Demikian informasi tentang contoh perilaku mengormati orang tua yang sudah meninggal dunia, cara berbakti kepada keduanya beserta dalil dalam al-Qur’an dan hadits lengkap dengan tulisan arab teks latin dan arti terjemahnya dalam bahasa Indonesia.

Wilujeng enjang, selamat pagi, wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Perilaku Menghormati Orang Tua yang Masih Hidup

Contoh perilaku dan sikap cara menghormati orang tua yang masih hidup berdasarkan buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas VII (tujuh) SMP/MTs.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, dalam soal ujian maupun pertanyaan ulangan semester 2 mapel PAI mungkin meminta anda menyebut tentang orang tua.

perilaku menghormati orang tua yang masih hidup

Salah satunya mengenai contoh perilaku menghormati orang tua yang masih hidup.
Contoh soal misalnya;

  • Sebutkan cara menghormati orang tua!
  • buatlah contoh perilaku menghormati kedua orang tua!
  • bagaimana cara menghormati orang tua? jelaskan
  • cara menghormati orang tua yang masih hidup

Seperti itulah kira kira salah satu soal pertanyaan dalam ujian ulangan mid semester maupun semesteran genap kelas VII SMP/MTs mapel Pelajaran PAI dan Budi pekerti.

Cara menghormati orang tua yang masih hidup

Bagaimana cara menjawabnya? Merujuk kepada buku pegangan maka cara menghormati orang tua yang masih hidup adalah dengan cara merendahkan diri serta berlaku sopan kepada keduanya dengan kasih sayang, bersikap lemah lembut.

Selanjutnya mengatakan (berdoa)

رَّبِّ ٱرْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانِى صَغِيرًا

artinya : rabbi irhamhuma kama rabbayanii saghiiran

kemudian tidak sekali-kali mengatakan uffin (ah) kepada orang tua.

contohnya sebagai beriku;

5 contoh perilaku menghormati orang tua yang masih hidup

  1. Memperlakukan keduanya dengan sopan dan hormat;
  2. Membantu pekerjaanya;
  3. Mengikuti nasihatnya (apabila nasihat itu baik);
  4. Membahagiakan keduanya.
  5. membantu kehidupan perekonomian

Dalil al-Qur’an tentang menghormati orang tua

Berikut beberapa dalil al-Qur’an mengenai menghormati kepada orang tua, tidak menyebutkan baik semasa masih hidup maupun sudah meninggal.

Al isra ayat 23 – 24

وَقَضٰى رَبُّكَ اَلَّا تَعْبُدُوْٓا اِلَّآ اِيَّاهُ وَبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسٰنًاۗ اِمَّا يَبْلُغَنَّ عِنْدَكَ الْكِبَرَ اَحَدُهُمَآ اَوْ كِلٰهُمَا فَلَا تَقُلْ لَّهُمَآ اُفٍّ وَّلَا تَنْهَرْهُمَا وَقُلْ لَّهُمَا قَوْلًا كَرِيْمًا – ٢٣

Dan Tuhanmu telah memerintahkan agar kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah berbuat baik kepada ibu bapak. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berusia lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah engkau mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah engkau membentak keduanya, dan ucapkanlah kepada keduanya perkataan yang baik.
17:24

وَاخْفِضْ لَهُمَا جَنَاحَ الذُّلِّ مِنَ الرَّحْمَةِ وَقُلْ رَّبِّ ارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيٰنِيْ صَغِيْرًاۗ – ٢٤

Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, “Wahai Tuhanku! Sayangilah keduanya sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku pada waktu kecil.”

An nisa ayat 36

وَاعْبُدُوا اللّٰهَ وَلَا تُشْرِكُوْا بِهٖ شَيْـًٔا وَّبِالْوَالِدَيْنِ اِحْسَانًا وَّبِذِى الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنِ وَالْجَارِ ذِى الْقُرْبٰى وَالْجَارِ الْجُنُبِ وَالصَّاحِبِ بِالْجَنْۢبِ وَابْنِ السَّبِيْلِۙ وَمَا مَلَكَتْ اَيْمَانُكُمْ ۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُحِبُّ مَنْ كَانَ مُخْتَالًا فَخُوْرًاۙ – ٣٦

Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki. Sungguh, Allah tidak menyukai orang yang sombong dan membanggakan diri,

Demikian informasinya, semoga bisa membantu dalam mengerjakan tugas maupun soal berkenaan dengan cara menghormati orang tua yang masih hidup. Wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Kata Tanya madza man liman bahasa Arab, contohnya cara menjawab

Kosakata pertanyaan kata tanya madza man liman dalam bahasa arab beserta contohnya dan cara menjawab untuk mata pelajaran Bahasa Arab kelas 7 atau 1 MTs maupun jenjang pendidikan yang mengajarkan tema ini.

pontren.com – assalamu’alaikum, dalam bahasa arab ada kata tanya yang awal kalimat menggunakan kata madza, man, dan liman.

contoh kalimat tanya madza man liman

Artinya madza, man dan liman dalam Bahasa Arab ke Indonesia

Apa arti madza, man, liman dalam bahasa arab ke bahasa Indonesia?

Madza artinya adalah “apa” atau “apa saja”.
Man artinya adalah “siapa”.
Liman artinya adalah “milik siapa”.

Adapun tulisannya adalah sebagai berikut ;

مَاذَا – madza
مَنْ – man
لِمَنْ – liman

Itulah arti kosakata tanya dalam bahasa arab yang biasa mengawali dalam kalimat bertanya/pertanyaan.

Contoh kalimat tanya menggunakan kata madza مَاذَا

Berilah atau Buatlah contoh kalimat tanya madza 5 buah beserta jawabannya!

Untuk menjawab soal seperti itu, berikut contohnya dalam bahasa arab lengkap dengan harakat dan syakalnya. Tentu tidak lupa arti dan teks latin dalam bahasa Indonesia.

مَاذَا فِيْ الْحَمَّامِ؟ فِيْ الْحَمَّامِ صَابُوْنٌ

Madza fil hammaami? Fil hammaami shoobuunun, artinya ; apa di dalam kamar mandi? Didalam kamar mandi ada sabun.

مَاذَا أَمَامَ الْبَيْتِ؟ أَمَامَ الْبَيْتِ حَدِيْقَةٌ

Madza amaamal baiti? Amamal baiti hadiiqotun artinya; apa didepan rumah? Didepan rumah ada kebun.

مَاذَا فِيْ الجَيْبِ؟ فِيْ الجَيْبِ فُلُوْسٌ

Madza fil jaibi? Fil jaibi fuluusun, artinya; apa didalam kantong? Didalam kantong ada uang.

مَاذَا وَرَاءَ المَدْرَسَة؟ وَرَاءَ الْمَدْرَسَةِ مَقْصَفٌ

Madza warooal madrosati? Warooal madrosati maqshofun, artinya; apa dibelakang sekolah? Dibelakang madrasah ada kantin.

مَاذَا فَوْقَ الْمَكْتَبِ؟ فَوْقَ المَكْتَبِ مِصْبَاحٌ

Madza fauqol maktabi? Fauqol maktabi mishbaahun.
Artinya; apa diatas meja? Diatas meja ada lampu

مَاذَا جَانِبَ السَّيَّارَةِ؟ جَانِبَ السَّيَّارَةِ دَرَّاجَةٌ

Maadzaa jaanibas sayyaaroti? Jaanibas sayyaaroti darroojatun, artinya; apa disamping mobil? Disamping mobil ada sepeda.

Itulah contoh bahasa arab kalimat menggunakan kata madza.

Sekarang kita lanjut pada contoh kalimat menggunakan kata man atau siapa.

Contoh kalimat tanya menggunakan kata man مَنْ

Buatlah 5 contoh kalimat menggunakan kata man lengkap dengan jawabannya dan artinya dalam bahasa Indonesia.

Berikut contoh singkat penggunaan kata man beserta jawabannya;

مَنْ أَنْتَ؟ أَنَا طَالِبٌ

Man anta? Ana thoolibun artinya; siapa kamu (laki-laki), saya seorang murid laki-laki.

مَنْ أَنْتِ؟ أَنَا تِلْمِيْذَةٌ

Man anti? Ana tilmidzatun, artinya; siapa anda (perempuan)? Saya seorang siswi.

مَنْ أَمَامَ الْمَدْرَسَةِ؟ أَمَامَ الْمَدْرَسَةِ مُدَرِّسٌ

Man amamal madrasati? Amamal madrasati mudarrisun, artinya; siapakah didepan sekolahan? Didepa sekolahan seorang guru laki-laki.

مَنْ فِيْ الْمَكْتَبَةِ؟ فِيْ المَكْتَبَةِ مُوَظَّفٌ

Man fil maktabati? Fil maktabati muwadhofun
Artinya, siapakah di dalam perpustakaan? Didalam perpustakaan ada pegawai.

مَنْ فِيْ الْفَصْلْ؟ فِيْ الْفَصْلِ أُسْتَاذٌ وَ تِلْمِيْذٌ

Man fil fashli? Fil fasli ustaadzun wa tilmiidzun, artinya; siapakah didalam kelas? Didalam kelas ada bapak guru dan murid laki-laki.

Selesai sudah memberikan contoh kata tanya menggunakan kosakata man (مَنْ) sejumlah 5.

Selanjutnya adalah menggunakan kata liman لِمَنْ dalam kalimat bahasa arab beserta contoh bertanya dan cara menjawabnya lengkap dengan arti dan teks latin.

Contoh kalimat tanya menggunakan kata liman لِمَنْ

Buatlah 5 contoh kalimat menggunakan kata liman lengkap dengan jawabannya dan artinya dalam bahasa Indonesia.

لِمَنْ ذٰلِكَ الْبَيْتُ؟ ذٰلِكَ الْبَيْتُ لِفَرْحَانِ

Liman dzalikal baitu? Dzalikal baitu lifarhaani, artinya: milik siapa rumah itu? Rumah itu milik Farhan

لِمَنْ هٰذِهٖ الْغُرْفَةِ؟ هٰذِهٖ الْغُرْفَةِ لَفَاطِمَة

Liman hadzihil ghurfati? Hadzihil ghurfati lifaathimah, artinya; milik siapa kamar ini? Kamar ini kepunyaan Fatimah.

لِمَنْ هٰذِهٖ الْوِسَادَةِ؟ هٰذِهٖ الْوِسَادَةِ لِرِفْقِيْ

Liman hadzihil wisadati? Haadzihil wisaadati lirifqii, artinya; milik siapakah bantal ini? Bantal ini milik Rifqi.

لِمَنْ تِلْكَ الزَّهْرِيَّةُ؟ تِلْكَ الزَّهْرِيَّةُ لِعَائِشَة

Liman tilka-z zahriyyatu? Tilka-z zahriyyatu li’Aaisyah, artinya: milik siapakah vas bunga itu? Vas bunga itu kepunyaan Aisyah.

لِمَنْ هٰذَا الْقَلَمُ؟ هٰذَا الْقَلَمُ لِسِيْتَا

Liman hadza-l Qolamu? Hadza-l Qolamu liSiitaa, artinya; milik siapakah pena ini? Bolpoin ini kepunyaan Sita.

Anda bisa mengganti nama nama diatas sesuai dengan selera atau nama anda sendiri menyesuaikan percakapan atau perintah dari guru, bis juga dalam soal ujian maupun ulangan dan semesteran.

Demikian semoga menambah kemudahan dalam menjawab soal, salam kenal, wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah.

Sikap Empati, Pengertian, Contoh, Dalil dalam al Qur’an

Pengertian empati atau berempati, contoh sikap empati dalam kehidupan sehari-hari, dalil naqli dalam surat al Qur’an beserta ayatnya.

pontren.com – materi pelajaran Pendidikan Agama Islam PAI kelas 7 Bab 8 berempati itu mudah menghormati itu indah. Perilaku empati merupakan sebagai implementasi dari al Qur’an surat An nisa ayat 8.

sikap empati adalah

Langsung saja mari membahas mengenai sikap empati beserta yang berkenaan dengannya semisal dalil naqli Al-Qur’an beserta nama surat dan ayatnya. Teks hadits lengkap dengan harakat tulisan latin beserta terjemahannya.

Empati adalah dan contohnya

Empati adalah keadaan mental yang membuat orang merasa dirinya dalam keadaan, perasaan atau pikiran yang sama dengan orang lain.

Dalam istilah lain, empati dapat diartikan sebagai kemampuan untuk menyadari diri sendiri atas perasaan seseorang, lalu bertindak untuk membantunya. Empati merupakan sifat terpuji Islam menganjurkan hambanya memiliki sifat ini.

Empati sama dengan rasa iba atau kasihan kepada orang lain yang terkena musibah.

Islam sangat menganjurkan sikap empati, sebagaimana firman Allah Swt. dalam Q.S. an-Nisa (4) ayat 8.

Menumbuhkan sikap empati

Pada buku pelajaran mapel PAI Kelas 7 menyebutkan bahwa sikap empati ini akan timbul apabila:

  1. Bisa merasakan apa yang dirasakan oleh orang lain,
  2. Mampu menempatkan diri sebagai orang lain, dan
  3. Menjadi orang lain yang merasakan.

Dalil sikap Empati dalam al Qur’an dan Hadits

Berikut adalah dalil naqli dalam alQuran tentang berempati beserta hadits yang berkaitan.

Dalil dalam al-Qur’an mengenai empati salah satunya terdapat pada surat an-nisa ayat 8.

Tulisan arab teks latin beserta terjemahnya sebagai berikut;

وَاِذَا حَضَرَ الْقِسْمَةَ اُولُوا الْقُرْبٰى وَالْيَتٰمٰى وَالْمَسٰكِيْنُ فَارْزُقُوْهُمْ مِّنْهُ وَقُوْلُوْا لَهُمْ قَوْلًا مَّعْرُوْفًا

teks tulisan latin : Wa iżā ḥaḍaral-qismata ulul-qurbā wal-yatāmā wal-masākīnu farzuqụhum min-hu wa qụlụ lahum qaulam ma’rụfā

artinya : Dan apabila sewaktu pembagian itu hadir beberapa kerabat, anak-anak yatim dan orang-orang miskin, maka berilah mereka dari harta itu (sekedarnya) dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang baik.

Dalil empati dalam hadits berkaitan dengan sikap berempati

عَنْ أَبِيْ مُوْسَى رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَ آِلهِ وَ سَلَّمَ : اَلْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا

‘an abii Muusa RA. Qaala : Qaala rasuulullah saw. (Al Mukminu lilmukmini kalbunyaani yasyuddu ba’dhuhu ba’dhon.

Dari Abu Musa RA, Rasulullah SAW bersabda “Seorang mukmin dengan mukmin lainnya seperti satu bangunan yang satu sama lain saling menguatkan” (H.R. Imam Bukhari)

Cara mewujudkan Berempati dalam kehidupan sehari hari

Bagaimana cara mewujudkan sikap perilaku empati kepada sesama dalam kehidupan sehari hari?

Tips kiat cara untuk mewujudkan Perilaku empati terhadap sesama dalam kehidupan sehari-hari setidaknya ada 4.

caranya adalah sebagai berikut :

  1. peka terhadap perasaan orang lain,
  2. membayangkan seandainya diri sendiri adalah dia,
  3. berlatih mengorbankan kepunyaan kita/diri sendiri, dan
  4. membuat bahagia orang lain.

Contoh sikap empati dalam kehidupan sehari-hari

Sebutkan 10 contoh sikap berempati kepada teman guru sahabat tetangga kerabat keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Seperti itulah kemungkinan soal ataupun pertanyaan mengenai berempati, anda mendapatkan perintah untuk menyebut berbagai macam contoh nyata perilaku yang mencerminkan sikap empati dalam kehidupan sehari hari.

Bagaimana menjawabnya?apa jawabannya?

Mari kita mencoba menjawab soal ulangan mid semester ujian semesteran jika menemukan pertanyaan seperti itu.

Contoh ;

  • Menjenguk teman yang sakit bila keadaan memungkinkan
  • Meminnjamkan pena untuk rekan yang lupa atau hilang alat tulisnya
  • Mengantarkan anak kecil pulang ke rumah jika tempat tinggalnya jauh
  • Memberikan minuman kepada musafir yang memerlukan
  • Turut membantu tetangga yang membangun rumah
  • Memberikan sumbangan bencana alam
  • Memberikan pakaian pantas pakai kepada yang membutuhkan
  • Membantu teman menjawab soal yang dia tidak tahu
  • Mengunjungi sanak family yang rumahnya jauh
  • Membantu paman pada saat sedang membutuhkan bantuan, misalnya mengantar check up atau terapi.
  • Membantu membayar hutang bapak ibu
  • Membawakan barang bapak ibu guru apabila membawa banyak barang bawaan.

Sikap empati di sekolah seorang pelajar dapat diwujudkan dalam bentuk berbuat baik. Seperti membantu kawan, mengajari rekan pelajaran yang belum paham maupun membantu bapak ibu guru membawakan barang bawaan.

Itulah rangkuman singkat mengenai berempati dalam dalil al Quran beserta haditsnya lengkap contoh perilaku yang mencerminkan empati dalam keseharian kehidupan sehari hari.

Wilujeng enjang, selamat pagi, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Meneladani Ketaatan Malaikat Malaikat Allah SWT.

Contoh Perilaku mencerminkan kesadaran beriman kepada Malaikat serta hadits ingin meneladani ketaatan Malaikat-malaikat Allah SWT. Kesimpulan, rangkuman, peta konsep mind mapping.

pontren.com – assalaamu’alaikum kakak mbak yang berada pada jenjang pendidikan kelas 1 SMP, selamat malam, salam kenal. kali ini akan membahas mengenai meneladani ketaatan Malaikat Allah SWT.

ingin meneladani ketaatan malaikat malaikat Allah SWT.

Tanpa basa basi berikut materi pembahasan besrta rangkuman kesimpulan peta konsep mind mapping maupun dalil hadits ingin meneladani ketaatan malaikat.

Sifat dan perilaku Malaikat

Sifat-sifat dan perilaku malaikat antara lain:

  1. Selalu patuh kepada Allah Swt. dan tidak pernah berbuat maksiat kepada-Nya.
  2. Malaikat dapat berubah wujud sesuai kehendak Allah. Kadang-kadang Jibril datang kepada Nabi Muhammad saw. menyamar seperti sahabat yang bernama Dihyah al-Kalbi, terkadang seperti sahabat dari Arab Badui.
  3. malaikat tidak makan dan tidak minum.
  4. tidak berjenis kelamin.
  5. tidak pernah letih dan tidak pula berhenti beribadah kepada Allah Swt.
  6. senang mencari dan mengelilingi majelis zikir.
  7. berdoa bagi hamba yang duduk menunggu salat berjamaah.

Hikmah Beriman kepada Malaikat Allah SWT

Beberapa hikmah yang dapat diambil dengan memperhatikan tugas Malaikat antara lain adalah;

  1. Memberi motivasi selalu taat dan bertakwa kepada Allah Swt. Sebagaimana taatnya para malaikat;
  2. Malaikat mengawasi perkataan dan perbuatan manusia, termasuk kita didalamnya;
  3. Memberi dorongan serta rasa optimis selalu berusaha karena Allah Swt. akan memberi ilmu lewat malaikat Jibril dan memberi rezeki lewat malaikat Mikail;
  4. memberikan motivasi selalu beramal saleh karena bekal amal saleh yang kelak akan dibawah pada saat meninggal dunia untuk menghadapi pengadilan Allah Swt.

Contoh Perilaku Beriman Kepada Malaikat Allah

Berikut adalah contoh singkat tentang perilaku beriman kepada Malaikat Allah SWT masing-masing malaikat mengacu kepada tugasnya.

Malaikat Jibril Selalu berusaha mencari dan memohon hidayah kepada Allah. Bersyukur dengan cara banyak berbagi ilmu.

Malaikat Mikail contoh perilaku beriman dengan Berusaha secara maksimal untuk mencari rezeki yang baik dan halal.

Contoh perilaku Iman kepada Malaikat Israfil yaitu dengan cara Selalu memohon kepada Allah Swt. Supaya mendapatkan keselamatan dalam menghadapi kesulitan di dunia, maupun hari kiamat.

Perilaku yang mencerminkan beriman kepada Malaikat Izrail yaitu Berusaha mempersiapkan diri untuk menghadapi kematian. Selalu berdoa agar terhindar dari siksaan sakaratul maut (ketika ajal menjemput kita).

Contoh Iman kepada Malaikat Munkar dan Nakir yaitu dengan cara Selalu memohon kepada Allah Swt. agar dilapangkan di alam kubur dan diringankan dari siksa kubur.

Perilaku Iman kepada Malaikat Raqib dalam kehidupan sehari hari contohnya adalah Selalu memiliki niat baik, dalam segala perbuatan, baik ucapan maupun perbuatan.

Iman kepada Malaikat Atid Menjauhi niat buruk, perkataan yang kotor, perbuatan yang jelek dan menjauhi perilaku tercela.

Beriman kepada Malaikat Ridwan dalam praktek kehidupan sehari hari yaitu Selalu memohon kepada Allah Swt. agar masuk surga dengan aman. Menciptakan kedamaian dan ketentraman di dunia ini.

Salah satu Contoh perbuatan Iman kepada Malaikat Malik yaitu Selalu memohon kepada Allah Swt. agar terhindar dari siksaan api neraka.

rangkuman kesimpulan ingin meneladani ketaatan malaikat-malaikat allah SWT.

secara pengertian, yang dimaksud dengan Iman kepada malaikat adalah percaya dan yakin bahwa Allah Swt. menciptakan malaikat dari cahaya (nur) untuk mengatur dan mengurus alam semesta.

Sifat-sifat malaikat, antara lain adalah :hamba Allah Swt. yang mulia, dapat menyamar sesuai kehendak Allah, tidak makan dan tidak minum, tidak memiliki jenis kelamin, tidak pernah letih dan tidak pula berhenti beribadah kepada Allah, tidak mau masuk ke rumah-rumah yang ada anjing dan patung-patung, senang mencari dan mengelilingi majelis zikir, selalu berdoa bagi hamba yang duduk menunggu salat berjamaah.

Nama-nama malaikat yang kita kenali adalah Jibril, Mikail, Israfil, Izrail, Munkar dan Nakir, Raqib, Atid, Malik, dan Ridwan.

Beriman kepada malaikat dapat diwujudkan dengan cara mengetahui tugas malaikat kemudian menjadikan tugas malaikat itu sebagai pedoman untuk melakukan perbuatan baik pada kehidupan sehari hari maupun niatan dalam hati.

Gambar Bagan Peta Konsep meneladani ketaatan Malaikat

Berikut ini adalah gambar dalam bentuk bagan menggambarkan peta kosep dalam meneladani ketaatan Malaikat. Silakan anda menyimak.

peta konsep ketaatan Malaikat Allah SWT

Dalil Hadits tentang beriman kepada Malaikat

Berikut adalah Lanjutan dari hadits Umar bin Al-Khathab radhiyallahu ‘anhu, berkenaan dengan Islam utamanya pada tema ini dalil mengenai iman kepada Malaikat.

وَقاَلَ : يَا مُحَمَّدُ أَخْبِرْنِي عَنِ الإِسْلاَمِ ؟ فَقَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ : الإِسْلَامُ أَنْ تَشْهَدَ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ ، وَتُقِيْمَ الصَّلاَةَ ، وَتُؤْتِيَ الزَّكَاةَ ، وَتَصُوْمَ رَمَضَانَ ، وَتَحُجَّ البَيْتَ إِنِ اسْتَطَعْتَ إِلَيْهِ سَبِيْلاً

artinya : Selanjutnya ia berkata, “Hai Muhammad, beritahukan kepadaku tentang Islam.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Islam itu engkau bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan sesungguhnya Muhammad itu utusan Allah, engkau mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, berpuasa pada bulan Ramadhan dan mengerjakan ibadah haji ke Baitullah jika engkau mampu melakukannya.”

قَالَ : صَدَقْتَ فَعَجِبْنَا لَهُ يَسْأَلُهُ وَيُصَدِّقُهُ قَالَ : فَأَخْبِرْنِي عَنِ الإِيْمَانِ قَالَ أَنْ تُؤْمِنَ بِاللهِ وَمَلاَئِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ وَاليَوْمِ الآخِرِ وَتُؤْمِنَ بِالقَدَرِ خَيْرِهِ وَشَرِّهِ

artinya : Orang itu berkata, “Engkau benar.” Kami pun heran, ia bertanya lalu membenarkannya. Orang itu berkata lagi, “Beritahukan kepadaku tentang Iman.” Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Engkau beriman kepada Allah, kepada para Malaikat-Nya, Kitab-kitab-Nya, kepada para rasul-Nya, kepada hari Kiamat dan kepada takdir yang baik maupun yang buruk.” Orang tadi berkata, “Engkau benar.” (Hadits Riwayat Imam MuslimNomor 8)
Sumber :
https://rumaysho.com/16663-hadits-arbain-02-memahami-rukun-iman.html

Soal ingin meneladani Ketaatan Malaikat Allah SWT

Berikut adalah contoh contoh soal uraian dengan tema ingin meneladani ketaatan malaikat.

Uraian Jawablah soal-soal berikut sesuai dengan pernyataan!

  1. Mengapa malaikat selalu taat Allah Swt.?
  2. Tuliskan sebuah ayat beserta terjemahannya yang menegaskan bahwa malaikat tidak merasa letih untuk taat kepada Allah!
  3. Sebutkan sifat-sifat malaikat!
  4. Jelaskan perbedaan malaikat dengan manusia dan makhluk gaib lain (jin dan setan/iblis)!
  5. Sebutkan (minimal 5) contoh pengamalan dari iman kepada malaikat!
  6. Mengapa kita harus mengimani malaikat Allah Swt.?
  7. Sebutkan perilaku-perilaku orang yang beriman kepada malaikat?
  8. Sebutkan hikmah beriman kepada malaikat!
  9. Apa yang dilakukan oleh orang yang beriman kepada malaikat Izrail?
  10. Apa yang dilakukan oleh orang yang beriman kepada malaikat Jibril?