Arsip Tag: majelis taklim

Sering ikut pengajian tak paham materinya, apa manfaatnya?

Sering ikut pengajian tak paham materinya, apa manfaatnya? Itulah yang melintas dalam pikiran saya pada waktu mendengar penjelasan salah satu pegawai Kantor Urusan Agama pada daerah Jatirejo di Kabupaten Karanganyar.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, wilujeng dalu pakde bude, paman bibi yang menyimak blog ini, terima kasih sudah mampir.

Kali ini saya akan berbagi cerita apa manfaatnya mengikuti berbagai pengajian dan majelis taklim, meskipun hanya sedikit yang bisa kita tangkap, atau bahkan mungkin hanya sekedar mampir sebentar pada memori kita.

Saya sendiri saat itu juga berpikir demikian, apa manfaatnya kalau banyak ikut majelis taklim jika pulang tanpa tambahan ilmu?

Tapi mendengar sekilas informasi dari Bapak Sriyanta, menyadarkan saya bahwa selain ilmu yang bisa kita dapat (setidaknya poin-poin penting yang disampaikan nasa sumber) ada sesuatu yang lain yang kemungkinan bisa kita harapkan.

Apakah itu?

Mari kita simak ceritanya.

Sering ikut pengajian tapi pulang tanpa mendapat tambah Ilmu

Malam itu saya mendapat kesempatan untuk sowan ke Madrasah Diniyah Takmiliyah di desa Jatirejo untuk mengikuti acara pertemuan wali santri.

Pesertanya lumayan banyak, mungkin antara 80 sampai dengan 100 wali santri yang datang menghadiri pertemuan.

Acara mulai sekitar jam sembilan malam lebih.

Kenapa lumayan larut?

Ternyata sebelum kegiatan pertemuan wali santri ada pengajian atau apalah pertemuan lainnya sehingga jatah waktu pertemuan wali santri MDT setelah kegiatan sebelumnya selesai.

Selesai acara jam 12 malam atau sekitar itu.

Coba anda tebak, pada menyimak dengan konsentrasi tinggi atau ada yang ngantuk ngantuk?

Saya sendiri termasuk pihak yang mendapat terpaan rasa kantuk.

Terus terang sampai saya lupa apa saja isi dalam pertemuan wali santri ini karena kengantukan yang begitu mantab.

Sama seperti banyak wali santri yang hadir pada waktu itu.

Selesai acara, saya ngobrol sejenak dengan pak Sriyanta.

Saya bertanya, kenapa pertemuannya begitu larut malam, awalnya saya kira selepas isya dan rampung maksimal jam 9, ternyata mulainya malah jam sembilan.

Beliau menuturkan bahwa di desanya sudah hal lazim dan lumrah pertemuan malam hari sampai larut.

Selain itu hampir setiap malam dalam satu minggu ada saja kegiatan entah majelis taklim, ngaji yasinan keliling maupun pembelajaran keagamaan.

Saya mencoba bertanya, lha bagaimana setiap malam ada pertemuan apa tidak capek? Juga sepertinya banyak yang terkantuk kantuk. Dan mohon maaf kira kira hasil keilmuan yang dibawa apa ya?

Maksud saya memberitahukan tujuan pembelajaran supaya pada tambah ilmu dan paham, akan tetapi tujuan ini sepertinya tidak tercapai karena kondisi fisik pada lelah dan capek.

Alasannya seharian bekerja dan pengajian diadakan terlalu larut malam.

Jawaban diplomatis yang membuat saya tersadar selain tujuan mengikuti pengajian untuk menambah pengetahuan

Sambil tersenyum pak Sriyanta menuturkan bahwa memang kenyataannya banyak yang hanya ubyang ubyung ikut kesana kemari mengikuti pengajian.

Urusan bertambahnya pengetahuan dan keilmuan dan lainnya diluar kemampuan manusia, yang penting berusaha.

Dan satu lagi, selain tujuan untuk menambah ilmu, ada tujuan yang lain yaitu mencari keberkahan dalam kegiatan majelis taklim mencari ilmu.

Nah inilah yang membuat saya menyadari untuk semangat dalam mendatangi majelis taklim meskipun bisa jadi nanti kurang bisa maksimal menyimpan materi yang disampaikan oleh ustadz ustadzah sebagai nara sumber.

Jadi meskipun hanya wara wiri kesana kemari mengikuti pengajian dan keilmuan kita mentok hanya segitu gitu saja, ada harapan yang lain yaitu keberkahan dalam mendatangi majelis taklim.

Tentang ilmu, Jangan menjadi yang kelima

Berdasarkan hadits riwayat baihaqy ada hadits yang berbunyi;

كُنْ عَالِمًا أَوْ مُتَعَلِّمًا أَوْ مُسْتَمِعًا أَوْ مُحِبًّا وَلَا تَكُنْ خَامِسًا فَتَهْلِكَ

Teks latin : Kun ‘aliman, au muta’alliman, au mustami’an, au muhibban. Walam takun khoomisan, fatahlik.

Artinya;

Jadilah engkau orang berilmu, atau Orang yang menuntut ilmu, atau Orang yang mau mendengarkan ilmu, atau Orang yang menyukai ilmu.dan janganlah engkau menjadi orang yang kelima maka kamu akan celaka”

Secara urutan tingkatan maka kita diperintahkan untuk;

1 menjadi orang berilmu atau
2 orang yang menuntut ilmu; atau
3 Orang yang mau mendengarkan ilmu; atau
4 orang yang menyukai ilmu
Dan jangan menjadi orang yang kelima.

Nah dari hadits ini setidaknya ubyang ubyung kesana kemari mengikuti majelis taklim masuk dalam nomor 2 sampai dengan empat.

Yaitu menuntut ilmu, mendengarkan ilmu, setidaknya menyukai ilmu. Tampak jelas dalam menuntut ilmu, mendengarkan dan menyukai dengan mendatangi majelis taklim.

Meskipun hasilnya wallahu a’lam yang jelas sudah mengikuti dawuh kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Pada penutup kata, yaitu larangan menjadi orang yang kelima.

Siapakah yang kelima?

Yaitu yang tidak masuk salah satu pada 4 orang diatas, intinya orang yang mengabaikan atau bahkan membenci ilmu.

Nah demikian coretan pada kanvas blog malam ini, wilujeng dalu, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Karangdowo Klaten, 1 April 2021.

macam macam cara penyampaian materi pada Majelis Taklim

Metode Pengajaran pada Majelis Taklim. Informasi tentang manhaj, metode atau cara penyampaian materi / pengajaran pada majelis taklim berdasarkan PMA no 29 tahun 2019 dan pedoman majelis ta’lim Direktorat Penerangan Agama Islam tahun 2012 yang dapat dijadikan pertimbangan dalam pengaplikasian bagi pengurus atau pengelola majelis ta’lim.

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, sugeng siang para jamaah majelis taklim baik anggota atau jajaran pengurus dan juga yayasan yang mengelola lembaga pendidikan islam nonformal ini.

Dalam buku format PDF Pedoman majelis ta’lim berupa draft modul pembinaan dan kurikulum majelis taklim ini memuat materi tentang berbagai cara dan metode penyampaian materi bagi jamaah pengajian atau kajian.

Sebelum melangkah lebih lanjut, ada baiknya di refresh dahulu ingatan kita tentan metode pengajaran.

Metode pengajaran ialah cara penyampaian bahan pengajaran dalam kegiatan belajar mengajar.

baca : macam macam dan jenismajelis taklim

Dengan demikian, metode pengajaran adalah suatu cara yang dipilih dan dllakukan guru ketika berinteraksi dengan jamaah dalam upaya menyampaikan behan pengajaran tertentu agar bahan penqajarana tersebut mudah dicerna. sesuai dengah tujuan pengajaran yang ditargetkan.

Metode Pengajaran Majelis Taklim dalam PMA no 29 tahun 2019

Sebagai pengawas majelis taklim, dalam peraturan menteri agama nomor 29 tahun 2019 terdapat ketentuan tentang paling sedikitnya metode pengajaran.

Hal ini tercantum pada pasal 17 PMA no 29 tahun 2019 yang disebut dengan 2 ayat.

Berikut bunyi pasal 17 ayat 1

Majelis Taklim dapat menggunakan metode pengajaran yang disesuaikan dengan kondisi jamaah

PMA no 29 tahun 2019 pasal 17 ayat 1

Dalam pasal 2 PMA ini juga mengatur batasan minimal atau paling sedikit dari metode mengajar / pengajaran adalah sebagai berikut;

  1. Ceramah;
  2. Tanya jawab;
  3. Praktik; dan atau
  4. Diskusi.

baca : Pembinaan Majelis Taklim

Itulah aturan minimal metode pengajaran majelis taklim yang diatur melalui permen tersebut.

Macam macam metode pengajaran majelis Taklim menurut Direktorat Penerangan Islam

Ada sejumlah metode penyampaian materi yang dapat diterapkan dalam kegiatan belajar mengajar (KBM) pada majelis taklim, berikut metode metode yang dapat di ejawantahkan;

Ada macam metode yang terdapat dalam penyampaian materi kepada jamaah sebagaimana dibawah ini;

  1. Metode ceramah;
  2. Metode Tanya jawab;
  3. Metode diskusi;
  4. Metode demonstrasi;
  5. Metode pemberian tugas; dan
  6. Metode karya wisata

Itulah macam macam metode penyampaian materi dalam majelis takli.

Selanjutnya mari kita bahas satu persatu.

Metode ceramah

metode-ceramah-pada-majelis-taklim

Yang dimaksud dengan Metoda ceramah adalah suatu cara penyampaian bahan pengajaran dalam bentuk penuturan atau penerangan lisan oleh nara sumber atau pemateri terhadap para jamaahnya, praktik penerapannya adalah sebagai berlkut :

  1. Dilakukan pada saat KBM klasikal di awal mulai pengajian majelis taklim
  2. akan lebih baik jika terdapat alat bantu/peraga berupa gambar, baqan atau sketsa, alat peraga dan alat bantu lainnya
  3. Dapal divariasi dengan metode tanya jawab dan pemberian tugas.
  4. Bahan pengajarannya yang dapat disajikan dengan metode ceramah umumnya adalah bahan pengajaran yang menuntut pemahaman dan pembentukan sikap, seperti aqidah, fiqh ibadah, akhlak. dsb.

Metode Tanya Jawab

metode-tanya-jawab-majelis-taklim

Pengertian dari metode tanya jawab adalah suatu cara penyampaian bahan peng.ajaran mlalui proses tanya jawab.

Tentang Siapa yang bertanya dan siapa yang memiliki hak dan kapasitas dalam metode ini hal ini perlu diatur dengan balk agar KBM berjalan efektif dan efisien.

Penerapannya adalah sebagai berikut :

  1. Metode ini dapat diterapkan pada saat klasikal awal atau awal rnernbuka pengajian dengan terlebih dahulu bertanya kepada jamaah.
  2. Pola interaksi tanya jawab dapat dilakukan dengan bervariasi, berikut variasinya;
    • Ustadzah bertanya dan jamaah menjawabnya secara perorangan Selanjutnya nara sumber/ustadz memberi pengarahan atau pengembangan seperlunya.
    • Jamaah dirangsang untuk bertanya atau rnembuat pertanyaan.Lalu ustadzahnya memberikan jawaban dengen jelas dan gamblang.
  3. Metode tanya jawab bisa digunakan untuk semua bahan pengajian.

Metode Diskusi

metode-diskusi

Maksud dari Metode diskusi adalah suatu metode dalam KBM, dimana jema’ah diberi kesempatan untuk melakukan pendalaman materi melalui diskusi, bertanya dan menjawab pertanyaan dengan sesama jema’ah.

Penggunaan metode ini bisa dipergunakan dalam respon berbagai permasalahan yang dihadapi oleh jamaah dan lingkungannya.

Metode Demonstrasi

latihan-dan-praktek

ialah suatu metode penyampaian bahan pengajaran dalam bentuk mempertunjukkan gerakan-gerakan untuk dlsakslkan dan ditirukan oleh para jamaah pengajian.

Penerapan metode demonstrasi ini adalah sebagai berikut;

Dapat dilaksanakan dalam kegiatan klasikal dan paduan metode ceramah;
Bahan pengajaran yang sesuai dengan penggunaan penggunaan metode ini adalah fiqih ibadah, akhlak, ilmu tajwid dan sebagainya.

Metode pemberian tugas

metode-pengajaran-majelis-taklim-pemberian-tugas

Merupakan cara penyampaian materi dalam bentuk pemberian tugas tertentu dalam rangka mempercepat tugas pencapaian tujuan pengajaran yang telah dicanangkan.

Adapun penerapan metode pemberian tugas adalah sebagai berikut;

  • Pengajar menugaskan salah satu jamaah membaca alqur’an dan atau tugas lainnya;
  • Member tugas dengan petunjuk lisan atau tertulis;
  • Metode pemberian tugas berkait erat dengan metode Tanya jawab, olehnya dapat dilakukan perpaduan dan penyelarasan sesuai dengan target yang hendak dicapai;
  • Bahan pengajaran yang sesuai untuk metode ini dapat meliputi keseluruhan bahan pengajaran.

Metode Karya Wisata

metode-pengajian-ziarah

Metode karya wisata atau study tour cara pembelajaran dalam rangka mengembangkan wawasan, pengalaman, dan penghayatan para jamaah terbadap bahan pengajaran yang pernah mereka terima, dengan jalan mengunjungi obyek wisata tertentu.

Dengan demikian, tujuan dan program karyawisata in! berbeda dengan kunjungan wisata Biasa yang pada umumnya sekedar hiburan atau rekreasi.

baca : Kurikulum dan materi untuk majelis Taklim

Yang jadi trend di kalangan tertentu seperti ziarah atau mengunjungi tempat yang diyakini kramat memiliki dimensi spiritual untuk dikunjungi.

Dalam penerapan kegiatan belajar mengajar dengan menggunakan metode karya wisata ini adalah;

  • Dilaksanakan pada waktu khusus diluar jam kegiatan majelis taklim atau pada hari libur tertentu;
  • Dalam pelaksanaan metode karyawisata ini ditopang dengan metode yang lain semisal pemberian tugas, Tanya jawab dan lain sebagainya.

Komparasi metode dari PMA dengan Direktorat Penerangan Islam

Dibawah ini akan kami sampaikan tabel dari metode pengajaran, cara penyampaian materi dari nara sumber kepada jamaah majelis taklim yang termuat pada PMA no 29 tahun 2019 dan Direktorat Penerangan Islam.

PMA no 29 th 2019DitPenais th 2012
CeramahCeramah
Tanya JawabTanya Jawab
PraktikDiskusi
DiskusiDemonstrasi
Pemberian Tugas
Karya Wisata
metode pengajaran Majelis Taklim

Dari keberadaan tabel perbandingan diatas tidak terdapat pertentangan ketentuan, hanya saja untuk PMA memberikan batasan minimal dalam metode pengajaran yang telah terpenuhi dalam panduan majelis taklim dari direktorat penais tahun 2012.

Malahan dalam Panduan dari direktorat Penerangan Islam tahun 2012 memiliki tambahan metode berupa pemberian tugas dan metode karya wisata.

Demikian informasi mengenai metode pengajaran atau macam macam cara penyampaian materi majelis taklim kepada jamaah, wilujeng siang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Kurikulum dan Materi pada Majelis Taklim

Informasi tentang kurikulum majelis taklim dan materi yang disampaikan mengacu kepada undang undang nomor 29 tahun 2019 dan Pedoman Majelis Ta’lim yang dirilis Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Bimas Islam Direktorat Penerangan Agama Islam tahun 2012.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, bagi pengelola majelis taklim yang hendak melakukan manajemen yang baik dan modern baik jajaran pengurus maupun yang duduk pada yayasan melalui penataan materi beserta kurikulum dapat melongok ke PMA no 29 tahun 2019 yang mengatur ngatur tentang majelis taklim (untuk gambaran global).

Sedangkan secara spesifik dan lebih detail mengenai apa itu kurikulum majelis taklim dan apa saja materi yang dapat disampaikan sekiranya bisa mengacu kepada booklet PDF yang bisa di download dari internet yang diterbitkan tahun 2012 oleh Direktorat Penerangan Islam tentang Pedoman Majelis Ta’lim.

baca; macam-macam jenis majelis taklim

Sebagaimana diketahui, majelis taklim adalah lembaga atau kelompok masyarakat yang menyelenggarakan pendidikan keagamaan Islam nonformal sebagai sarana dakwah Islam. Dalam kata atau bahasa lain biasa disebut juga dengan kajian atau pengajian.

Materi adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta metode yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan kajian.

Kurikulum Majelis Taklim

jamaah-pengajian
ilustrasi pemateri pada majelis taklim

Dalam PMA tentang majelis taklim tidak terdapat pasal yang mengatur tentang kurikulum, hanya ada pasal yang mengatur ngatur tentang materi kajian.

Secara bahasa, curriculum adalah kata benda yang berasal dari kata bahasa latin curiculae yang berarti “jarak yang harus ditempuh oleh pelari” (Oemar Hamalik -1995).

Sedangkan pengertian kurikulum menurut istilah ada 2 yaitu;

Pertama, pengertian tradisional atau pengertian lama, Kurikulum adalah;

  • Rencana Pelajaran (Hilda Taba, 1962)
  • Sejumlah mata pelajaran yang harus ditempuh oleh murid untuk memperoleh Ijazah (Oemar malik 1992).

yang kedua, Pengertian kurikulum secara modern atau yang baru menurut Hendyat Soetopo dan Wasty Soemanto, Oemar Hamalik, dll adala Program Pendidikan yang direncanakan dan dilaksanakan untuk mencapai tujuan-tujuan pendidikan tertentu.

Penyusunan kurikulum ini menyesuaikan dengan kondisi majelis taklim yang terdiri dari bapak bapak ibu ibu dan para pemuda dan remaja.

baca : pembinaan majelis taklim

Selain itu juga memperhatikan bahwa majelis taklim merupakan lembaga pendidikan nonformal jenis keagamaan yang muatan pengajarannya menekankan aspek agama Isla dengan mengacu pada sumber utama Alquran dan alhadits serta sumber hukum islam yang mu’tamad.

Ada 3 asas yang dipergunakan yaitu;

  1. Asas Religius, dimana Islam adalah agama dan tatanan yang bersifat universal, untuk itu konsep mencari ilmu berlaku sepanjang kehidupan, dengan begitu nilai dan norma agama Islam wajib diwariskan kepada setiap umat Islam.
  2. Asas Filosofis, pancasila sebagai ideologi negara tidak bertentangan dengan Agama, dengan demikian menjadi muslim yang taat berarti menjadi pancasilais yang baik.
  3. Asas Sosio Cultural, Indonesia yang mayoritas beragama Islam sehingga akar budaya Islam yang ada pada masyarakat cukup kuat, misalnya;

Tradisi mengaji di surau dan rumah rumah serta masjid;
Perkembangan majelis taklim ditengah masyarakat;
Peningkatan pengamalan nilai agama Islam pada semua kalangan masyarakat.

Itulah garis besar dalam penyusunan materi kurikulum majelis taklim yang ada pada buku panduan ini.

Materi Majelis Taklim

menyampaikan-materi-pengajian
siap berangkat menyampaikan materi

Secara global, materi majelis taklim dalam kegiatan kajian berasal dari Al-Qur’an dan Al-Hadits, selain itu juga dapat bersumber dari kitab kitab karya ulama.

Materi majelis taklim ini meliputi Aqidah, Syari’ah dan Akhlaq.

Materi Ajar Majelis Taklim bersumber dari Al-Qur’an dan Al-Hadits.

PMA no 29 tahun 2019 pasal 16

Dalam contoh bahan dan materi kegiatan pengajaran majelis taklim, dapat dilihat dalam panduan yang dirinci berbagai macam materi pokok beserta uraian materi yang disampaikan.

Berikut Bahan dan Materi Kegiatan Pengajaran pada Majelis Taklim yang bersumber dari Kemenag tahun 2012.

Baca Tulis Alquran dan Terjemahnya

  1. Mengenalkan baca tulis
  2. Mempelajari ilmu tajwid
  3. Cara mudah membaca al-Qur’an
  4. Menghafal surat-surat Pendek
  5. Memaknai Bacaan Al Qur’an (terjemah)

Aqidah

  1. Makna Iman dan pengaruhnya dalam kehidupan
  2. Tauhid sebagai soko guru peradaban
  3. Karakteristik Aqidah Islam
  4. Kemusyrikan
  5. Perkembangan Pemikiran dalam Islam
  6. Corak pemikiran dalam Islam

Fiqh Ibadah

  1. Pengertian Fiqh Ibadah dan Aseknya
  2. Thaharah (bersuci) dan aspeknya
  3. Shalat dan aspeknya
  4. Puasa dan aspeknya
  5. Zakat dan aspeknya
rombongan-majelis-taklim-asal-pekalongan
rombongan pengajian Kab. Pekalongan

Fiqh Muakahat

  1. Khitbah dan aspeknya
  2. Nikah dan aspeknya
  3. Hadhonah (menyusui) dan urgensnya
  4. Perkawinan beda agama
  5. Nikah siri dan aspeknya
  6. Thalaq/cerai dan aspeknya

Fiqh Muamalah / Ekonomi Islam

  1. Islam sebagai konsep hidup
  2. Karakteristik ekonomi Islam
  3. Perilaku Ekonomi Islam
  4. Jual beli dan aspeknya
  5. Wakaf dan aspeknya
  6. Nafkah dan apeknya
  7. Hibah dan hadiah
  8. Jenis jenis perekonomian Islam
  9. Mengenal Jenis-jenis perbankan
  10. Riba dan implikasinya pada perekonomian
  11. Koperasi, asuransi, gadai yang berbasis syariah

Ahlak

  1. Kualitas manusia
  2. Akhlak dan ruang lingkupnya
  3. Cabang-cabang akhlak
  4. Kiat membangun insan berakhlak mulia

baca : Fungsi Majelis Taklim

Islam dan Kesehatan

  1. Konsep sehat menurut Islam
  2. Faktor yang mempengaruhi Kesehatan
  3. Beberapa penyakit, gejala dan pengobatannya
  4. Beberapa hal yang berkaitan dengan penyakit dalam
  5. Wanita dan permasalahannya
  6. Makanan dan kesehatan
  7. Kesehatan mental
  8. Kesehatan spiritual
  9. Islam dan tindak pencegahan
  10. Sikap preventif, kuratif dan edukatif

Manajemen dan Administrasi Majelis Ta’lim

  1. Hakekat Manajemen
  2. Perencanaan (Planning) kegiatan Majelis ta’lim
  3. Pengaturan (organizing) majelis ta’lim
  4. Pelaksanaan (actuating) majelis ta’lim
  5. Evaluasi pelaksanaan kegiatan (controlling) majelis ta’lim
  6. Manajemen keuangan majelis ta’lim
  7. Manajemen Sumber Daya Alam (SDM) majelis ta’lim
  8. Pengelolaan administrasi majelis ta’lim
  9. Pengelelolaan kekayaan dan aset majelis ta’lim
  10. Pengembanga Kerjasama (networking)

Itulah alih tulisan dari versi PDF UU tentang Majelis Taklim Bab Materi dan juga adaptasi Buku Panduan Majelis Ta’lim dari Direktorat Penerangan Islam yang tecantum tahun 2012.

Semoga menambah wawasan dan pengetahuan tentang majelis taklim. Wilujeng dalu, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pembinaan Majelis Taklim

Pembinaan Majelis Taklim. Ketentuan tentang pembinaan majelis taklim bagaimana bentuknnya dan siapa saja yang menjadi pembina berdasarkan pada Peraturan Menteri Agama Nomor 29 tahun 2019 tentang majelis taklim.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, sugeng enjang menjelang siang saudara saudari, semoga keberkahan dan kesehatan dan kemanfaatan dilimpahkan kepada kita semuanya, amiin. Bicara tentang pembinaan majelis taklim ini sebenarnya telah mendapat kritik dari pembesar salah satu ormas di Indonesia.

Sikap PBNU

Hal ini terlihat pada situs resmi nahdlatul ulama yang memuat sikap PBNU terkait pembinaan majelis taklim.

Adapun poin poin yang disampaikan Sekretaris Jenderal PBNU A Helmy Faishal Zaini M yaitu;

  1. Kemenag sebaiknya tidak menyibukkan diri dengan hal yang bukan prioritas, kebijakannya harus konsen pada upaya pemenuhan kegiatan prioritas. Contoh hal bukan prioritas dan mengundang kontroversi semisal celana cingkrang, cadar dan sertifikasi nikah.
  2. pendirian majelis taklim adalah bagian dari cara masyarakat untuk meneguhkan persaudaraan dengan kegiatan keagamaan. Jadi majelis taklim adalah khazanah yang lahir dari inisiatif masyarakat.
  3. kebijakan yang tidak populis dan tidak berdasarkan kajian dan riset yang mendalam akan cenderung membuat kegaduhan di masyarakat. Kondisi ini tentu saja harus dihindari.
  4. eksistensi majelis taklim sebagai salah satu media untuk memupuk tradisi keagamaan sudah berjalan dengan sangat baik. Adanya Peraturan Menteri Agama yang mengatur majlis taklim sangat mungkin akan meremereduksi peran majelis taklim selama ini.
  5. keormasan sudah mengatur pendirian organisasi, bagi majelis taklim yang hendak mendaftarkan sebagai ormas. Jadi pemerintah janganlah mempersulit dan merepotkan masyarakat.

itulah lima hal yang menjadi sikap PBNU berkaitan dengan pembinaan majelis taklim.

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/114144/pbnu-sikapi-kemenag-terkait-pembinaan-majelis-taklim-

Sedangkan Sekretaris LD PBNU KH Muhammad Bukhori Muslim menyatakan keberatannya dan menganggap masalah pada pada BAB IV Pasal 18 ayat 1 dan 2 tentang Pembinaan.

Jika pengaturan tentang administratif beliau (KH Muhammad Bukhoru Muslim) mempersilakan saja, akan tetapi membina maka perlu ditinjau.

Perumpamaan disampaikan sebagai berikut; Misalnya ada seorang kiai kampung yang sudah puluhan tahun ngajar dengan ikhlas. Dia alim, wara’, dan zuhud. Tiba tiba datang dari Kemenag sebagai pembina. Ini masalah,”

Menurut beliau, pembinaan yang dilakukan Kemenag kepada kiai akan merendahkan si kiai tersebut.

Sumber: https://www.nu.or.id/post/read/114064/kemenag-terbitkan-pma-majelis-taklim–ld-pbnu-soroti-bab-pembinaan

Itulah sekelumit tentang sikap ormas dan pendapat perorangan dalam menyikapi pembinaan yang tertuang dalam permenag.

Pembina Majelis Taklim oleh Kemenag

Sebagaimana disebutkan diatas, yang menjadi Pembina Majelis taklim telah disebutkan secara jelas siapa saja orang yang memangku jabatan atau ex officio.

Adapun pembina majelis taklim mengacu kepada PMA nomor 29 tahun 2019 Bab 4 pasal 18 dilaksanakan oleh;

  1. Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam;
  2. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi; dan
  3. Kepala Kantor Kementerian Agama.

Dengan begitu mestinya segala Surat Keputusan maupun kepengurusan majelis taklim yang mencantumkan pembina dalam struktur organisasi maka secara teknis tidak boleh diluar ketiganya (Dirjen Bimis, Kakanwil Provinsi dan Kankemenag Kab/Kota).

Bagaimana cara ketiga pejabat ini melakukan pembinaan?

Sampai saat ini saya belum tau apa dan bagaimana caranya mereka membina majelis taklim, entah berapa kali juga bertemu tatap muka dengan para pengurus majelis taklim yang menjadi wilayah binaannya.

Yang jelas, aspek aspek yang menjadi wilayah pembinaan ada 4 hal ini terdapat dalam PMA nomor 29 tahun 2019 pasal 18 ayat 2 yang meliputi;

  1. Kelembagaan;
  2. Manajemen;
  3. Sumber daya manusia; dan
  4. Materi.

Itulah ketentuan tentang pembinaan majelis taklim, siapa saja yang menjadi pembina serta bidang apa saja yang menjadi wilayah pembinaan pejabat eselon I,II,III di Kementerian Agama ini.

Demikian, selamat siang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

SK Pengurus Majelis Taklim

sk Pengurus Majelis Taklim. Contoh surat keputusan tentang pengangkatan Pengurus Majelis Taklim format doc ms word dapat diedit disertai dengan susunan pengurus mengacu kepada Peraturan Menteri Agama nomor 29 tahun 2019 tentang Majelis Taklim.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa baakatuh. Salah satu tempat belajar di kalangan dewasa utamanya ibu ibu maupun bapak bapak adalah majelis taklim yang biasa disebut dengan pengajian, saat ini telah terbit peraturan menteri agama no 29 tahun 2019 yang mengatur atau memberikan ketentuan berkaitan dengan lembaga pendidikan diniyah nonformal ini.

Didalamnya juga terdapat ketentuan tentang susunan minimal atau setidaknya keberadaan pengurus lembaga majelis taklim yang terdiri dari;

  1. Ketua;
  2. Sekretaris; dan
  3. Bendahara.

Karena ini adalah batasan minimal, tidak ada larangan guna menambahkan jabatan dalam struktur kepengurusan majelis takim semisal bidang bidang yang diperlukan seperti bidang pendidikan, bidang pemberdayaan ekonomi umat, bidang pendanaan maupun bidang lain yang diperlukan.

Dalam contoh yang dilampirkan dapat diadaptasikan kedalam berbagai jenis atau model majelis taklim misalnya;

  • Majelis taklim bapak bapak;
  • Majelis taklim remaja atau pemuda pemudi;
  • Majelis taklim campuran bapak ibu;
  • Majelis taklim lainnya.

Dalam pelaksanaan majelis taklim ada yang berada dibawah yayasan, organisasi masyarakat, orsospol maupun yang tanpa ada naungan induk organisasi dengan badan hukum.

Selain itu jika ditinjau dari pengelompokkan lokasi pengajian dapat berupa majelis taklim masjid atau mushola, majelis taklim perkantoran tempat kerja, majelis taklim buruh pabrik majelis taklim kompleks perumahan maupun perkampungan.

Semuanya dapat menjadikan contoh SK Pengangkatan pengurus majelis taklim ini dengan menyesuaikan sedikit jika cocok atau memiliki ide tersendiri yang lebih baik.

Pertimbangan Penerbitan SK

pengurus-majelis-taklim

Dalam penerbitan SK bisa berfungsi sebagai salah satu syarat guna mendapatkan bantuan dimana umumnya bantuan yang berasal dari pemerintah entah APBN atau APBD meminta dilampirkan susunan pengurus maupun SK pengangkatannya.

Dalam bidang lain sebagai penguat kepengurusan dan masa berlaku serta tugas orang yang diserahi jabatan berfungsi sebagai penggerak roda organisasi yang efektif dan efisien termasuk job description yang jelas masing masing person pemangku jabatan.

Jika mengacu kedalam contoh SK Pengurus Majelis Taklim, pertimbangan pembuatan SK adalah guna menggalakkan syiar dakwah Agama Islam yang bertujuan meningkatkan kemampuan dan pemahaman al qur’an dan al hadits serta dapat mengejawantahkan dalam kehidupan sehari hari.

Pertimbangan kedua dalam SK yaitu dipandang bahwa nama nama yang ditunjuk dalam surat keputusan dimaksud memiliki kemampuan dan cakap dalam menjalankan organisasi serta mengurus hal terkait dengan majelis taklim yang menjadi tanggungjawab pengurus.

Adapun landasan pengangkatan dalam SK yang kami buatkan contoh ini merujuk kepada Undang undang, peraturan pemerintah, peraturan presiden, peraturan menteri Agama serta rapat pengurus atau lembaga yang berhak mengeluarkan surat keputusan pengangkatan pengurus Majelis Taklim.

Landasan atau mengingat dalam Keputusan ini adalah sebagai berikut (anda dapat memodifikasi sesuai dengan selera anda);

  • Undang undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  • Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara;
  • Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan;
  • Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2015 tentang Kementerian Agama;
  • Peraturan Menteri Agama Nomor 13 tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam;
  • Rapat Pengurus atau yayasan atau organisasi apapun yang nanti mengeluarkan Surat Keputusan ini disertakan tanggal bulan dan tahunnya.

Dari situ kemudian ketua yayasan atau Pimpinan pengurus Masjid memutuskan;

Hal hal yang ditetapkan dalam SK Pengangkatan Pengurus Majelis Taklim

sk-pengurus-majelis-taklim

Setidaknya ada 3 hal yang diputuskan dalam contoh SK pengurus majelis taklim ini. Adapun ketiganya adalah sebagai berikut;

Pertama; Menunjuk dan mengangkat nama-nama yang tercantum dalam lampiran surat keputusan ini sebagai Pengurus Majelis taklim ….

Kedua; Surat Keputusan ini berlaku sejak tanggal di tetapkan dengan ketentuan apabila terdapat kesalahan dan kekeliruan akan diadakan perubahan dan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ketiga; Kepada pengurus majelis taklim yang diberikan amanat agar dapat melaksanakan tugas sebaik baiknya dan bertanggungjawab.

Selanjutnya diberi nama kota tanggal bulan tahun serta dibubuhi tanda tangan ketua takmir kemudian dibawah tanda tangan terdapat nama lengkap orang yang berwenang membubuhkan tanda tangan.

Pada halaman lampiran, didana tertera nomor nama jabatan serta nama orang yang diangkat sebagai pengurus lembaga Taman Pendidikan Al Qur’an.

Susunan Jabatan yang tercantum dalam contoh ini tidak bersifat baku atau harus seperti itu, dapat dilakukan perubahan menyesuaikan dengan kebutuhan majelis taklim.

Secara teknis, susunan pengurus yang kami buatkan contoh mengacu kepada struktur badan pengurus majelis taklim dalam PMA nomor 29 tahun 2019 ditambah dengan 3 bidang kepengurusan.

Review SK Pengurus TPQ

Sebelum anda mengunduhnya, anda dapat mengamati file ini secara online lewat smartphone yang mana contoh SK ini terdiri dari 3 lembar yaitu 2 lembar Surat Keputusan dan 1 lembar lampiran yang berisi susunan pengurus dan nama yang menjabatnya.

Berikut tampilannya.

Hendak download contoh SK Pengurus Majelis taklim? Anda dapat meneruskan membaca sampai anda menemukan tautan link dimana dari situ anda dapat mengunduhnya secara gratis.

Download SK Pengurus Majelis Taklim

Sebagaimana tertulis diatas, tautan atau link yang dibagikan ini berisi tentang contoh SK Pengangkatan Pengurus Majelis Taklim dalam format doc ms word bisa dieditmenyesuaikan dengan kondisi majelis taklim.

Ukuran kertas yang di setting pada SK ini dalam format ukuran kertas F4 tepatnya ukuran panjang 21,5 cm dan lebar 33,02 cm dan margin atas 2 cm. Untuk kiri kanan bawah dengan margin 3 cm.

Berikut link tautannya

Download Contoh SK Pengurus Majelis Taklim

Itulah artikel mengenai contoh surat keputusan pengangkatan pengurus majelis taklim yang terdiri dari ketua, bendahara, sekretaris serta 3 bidang yang dapat menjadi acuan siapapun yang hendak melakukan pengesahan pengurus secara formal dalam bentuk SK.

Selamat Petang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Berbagai macam Majelis Taklim dan Pengelompokkan Jenisnya

Informasi tentang pembagian berbagai macam macam majelis taklim mengacu kepada Pedoman Majelis Ta’lim Draft Modul Pembinaan dan Kurikulum Majelis Ta’lim Kementerian Agama RI Direktorat Jenderal Bimas Islam Direktorat Penerangan Agama Islam tahun 2012.

Pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, disini akan diulas tentang berbagai bentuk dan macam macam majelis taklim yang ditinjau dari segi jamaah, dilihat dari organisasi, dan lokasi tempat pelaksanaannya.

Berikut pembagiannya.

Bentuk Majelis Taklim Berdasarkan Jamaah

Pembagian macam macam majelis taklim dari segi jamaah ini berupa pengelompokan macamnya mengacu kepada jenis kelamin, usia bahkan profesi dari jamaah yang menjadi anggotanya.

hadirin kegiatan khataman dan pengajian di PP Banu Salamah
hadirin kegiatan khataman dan pengajian di PP Banu Salamah

Dibawah ini macam majelis taklim berdasarkan jamaahnya.

Majelis Taklim Kaum Ibu / Muslimah / Perempuan

Kebanyakan jamaah majelis taklim adalah ibu ibu atau jamaah perempuan, baik itu dikota maupun didesa, pelaksanannya dapat menetap di satu lokasi semisal masjid atau mushola, bisa juga dengan keliling dari rumah kerumah.

Ada yang materinya sporadis tergantung pengisi atau mubaligh yang menjadi pembicara, ada juga dengan manajemen yang lebih modern dengan tema yang telah tersusun rapi.

Jadwal majelis taklim seperti ini bisa bersifat mingguan atau bulanan, bisa dilaksanakan ba’da sholat isya atau waktu yang lain sesuai kesepakatan anggota yang di eksekusi oleh pengurusnya.

Majelis Taklim Bapak bapak atau Laki laki

Biasanya majelis taklim khusus bapak bapak lebih bersifat terarah dalam kegiatannya, semisal didahului dengan mengaji dan pembahasan agama serta tema pengajian yang lebih spesifik dan mendalam pembahasannya, walaupun ada juga yang sporadis sebagaimana pengajian ibu ibu.

Kebanyakan di kampung utamanya yang kental dengan nuansa NU hal yang lumrah dalam pengajian ini berupa tahlilan dan baca surat yasin kemudian diikuti sedikit tambahan siraman rohani dari mbah kiai atau siapa yang biasanya mendapat kesempatan untuk memberikan ceramah.

Majelis Taklim Kaum Remaja atau Pemuda

pengajian-remaja-masjid

Paling lumrah sebagai penggerak kegiatan pengajian remaja adalah para remaja dan pemuda aktivis masjid, isiannya lebih bersifat kekinian dan menunjang peningkatan semangat para remaja untuk semakin dekat dengan masjid.

Bukan hanya melulu mengenai bidang agama, dapat juga kegiatan pengajian ini diisi dengan pelatihan pembuatan website atau blog dan ketrampilan bagi para remaja putrid termasuk kursus kursus lain yang bermanfaat,

Tentunya keseluruhan kegiatan ini masih dalam koridor kegiatan syiar Islam.

Majelis Taklim Campuran Bapak Bapak Ibu Ibu

Hal yang lazim adalah keberadaan majelis taklim yang mengakomodasi bapak bapak atau ibu ibu, biasanya pasangan suami istri yang aktif pengajian juga mengajak anak untuk turut serta menghadiri.

Model majelis taklim ini mudah ditemukan pada majelis taklim di kampung maupun tempat kerja dimana tidak dipilah anggota jamaahnya berdasarkan jenis kelamin.

Majelis Taklim Selebritis Kalangan Artis

Pengajian ini mengacu kepada jamaahnya yang berprofesi sebagai artis maupun penyanyi yang lalu lalang di dunia infotaintment pada televise.

Yang menjadi nara sumber atau penceramah kebanyakan juga dari kalangan dai yang selebritis alias terkenal di pertelevisian.

Itulah macam macam majelis taklim ditinjau dari segi jamaah yang menjadi anggotanya.

Majelis Taklim ditinjau dari Organisasinya

Pembagian bentuk majelis taklim ini mengacu kepada organisasi yang menaunginya, baik itu berupa badan hokum atau yang lain.

Berikut adalah macam macam majelis taklim dilihat dari organisasi yang menyelenggarakan.

Majelis Taklim Biasa (tanpa legal formal)

Mayoritas majelis taklim utamanya di kampung kampung tidak memiliki organisasi resmi, pengajian ini dilaksanakan tanpa memandang apakah organisasi atau dari ormas mana.

Anggotanya kebanyakan adalah masyarakat dalam satu lingkup yang rumahnya berdekatan, sehingga dapat disimpulkan model majelis taklim tanpa legal formal ini lebih bersifat karena kedekatan lokasi tempat tinggal.

Majelis Taklim Berbadan Hukum

jamaah majelis taklim (ilustrasi)
jamaah majelis taklim (ilustrasi)

Pada taraf lebih baik yaitu adanya legal formal majelis taklim yang memiliki Badan Hukum Yayasan, biasanya ada orang kaya yang memiliki sumber daya keuangan baik yang mendanai kegiatan pengajian.

Hampir sama sifatnya dengan MT tanpa yayasan dalam karakter jamaahnya yaitu cenderung tinggal berada di sekitar lokasi tempat pengajian.

Majelis Taklim Berbentuk Ormas

Seperti diketahui, dua ormas Islam besar di Indonesia adalah NU dan Muhammadiyah, kedua lembaga ini biasanya memiliki jadwal pengajian yang disusun sebagai tempat untuk mengaji dan dikelola oleh para pengurusnya.

Ada juga semisal pengajian rutin di hari minggu milik MTA yang hampir selalu diisi oleh Ahmad Sukina sebagai pembicaranya.

Masih banyak lagi majelis taklim yang berada dibawah ormas tarbiyah dengan kajian rutinnya dapat masuk dalam kategori ini.

Jamaah pengajian ini tentunya telah spesifik dan memiliki semangat yang lumayan tinggi untuk mendatangi majelis taklim, karena keberadaan lokasi pengajian yang tidak selalu dekat.

Majelis Taklim dibawah Ormas dan Orsospol

majelis taklim dibawah yayasan

Merupakan majelis taklim yang bertujuan untuk menguatkan simpatisannya dalam beragama atau menggaet militansi mereka melalui pengajian.

Di PDIP ada baitul muslimin (entah ada pengajian rutin atau tidak) atau zaman dahulu kala ada majelis taklim al Hidayah, tentunya pengajian ormas atau orsospol ini kebanyakan jamaahnya tidak selalu berdekatan rumah, banyak yang jauh jauh datang karena sebagai simpatisan dari partai politik.

Majelis Taklim dibawah Pemerintah

Berupa majelis taklim yang berada dibawah pemerintah baik Desa Kecamatan ataupun Kabupaten, seperti MTNI (Majelis Taklim Nurul Iman) yang dihadiri oleh pihak Kecamatan, Kantor Urusan Agama, Polsek, Koramil maupun dari desa desa yang berada dibawah lingkup Kecamatan dimaksud.

Itulah berbagai macam majelis taklim ditinjau dari segi Badan Hukum

Majelis Taklim Berdasarkan Tempat

Satu lagi atau yang terakhir dari macam macam majelis taklim yaitu pengelompokan majelis taklim berdasarkan tempat atau lingkup kegiatan.

Majelis Taklim Masjid dan Mushola

Pembagian kelompok pengajian ini didasarkan pada pelaksanaan pengajian yang dilakukan pada masjid atau mushola.

Umumnya takmir masjid atau pengurus mushola yang mengurus perihal jadwal hari tanggal serta jatah warga yang menjamu para jamaah.

Termasuk juga pencarian nara sumber ataupun ustadz yang mengisi siraman rohani.

Majelis Perkantoran dan Sekolah

pengajian-kantor

Tempat kerja atau sekolah menjadi acuan pengelompokannya meskipun pelaksanaan kegiatan tidak selalu dilakukan dikantor atau sekolahan.

Pelaksanaan dapat dilakukan berkeliling dari rumah kerumah karyawan dan pimpinan maupun guru kepala sekolah. Ada juga yang dilaksanakan di masjid kompleks masjid atau sekolahan.

Majelis Taklim perhotelan

Bagi kalangan jetset maupun artis, akan lebih praktis dan mudah dalam mengurus kegiatan ini di hotel, mereka tinggal bayar biaya keseluruhan kemudian duduk manis mendengarkan pak ustadz berceramah.

Tidak bingung dengan snack maupun makanan serta tidak memikirkan membersihkan sisa sisa setelah rampung pengajian.

Apalagi sudah ada hotel syariah yang tentu juga memiliki paket pengajian.

Majelis Taklim Pabrik dan Industri

Keberadaan majelis taklim ini karena persamaan profesi, para buruh kemudian mendirikan kegiatan pengajian yang dapat dilakukan di masjid pabrik atau ditempat yang telah disepakati.

Tentunya pengajian ini dilaksanakan diluar jam kerja mereka sebagai buruh atau pegawai administrasi pada pabrik.

Majelis Taklim Kompleks Perumahan

Saat ini menjamur kompleks perumahan karena adanya perpindahan rumah karena tuntutan pekerjaan maupun harga tanah yang melambung tinggi.

Ada pengajian kompleks yang dilakukan keliling dari rumah ke rumah warga, adapula pelaksanaanya dengan memanfaatkan ruangan untuk aktivitas warga. Atau dapat bergabung dengan model pengajian di masjid atau mushola dekat kompleks perumahan.

Majelis Taklim Perkampungan

Seperti namanya, majelis taklim ini berada di komunitas perkampungan warga, sebagaimana MT di Kompleks perumahan, dilaksanakan dengan keliling dari rumah kerumah atau menetap di salah satu mushola atau masjid tempat warga berjamaah.

Entah kenapa ada juga model arisan yang nanti mendapatkan arisan maka dapat jatah ketempatan atau jatah menjamu makanan ringan para jamaah pengajian.

Rangkuman

ali-ansori-ida-kusumantidiah-vinalia-putri
ketua, sekretaris, bendahara majelis taklim (ilustrasi)

Itulah macam macam majelis taklim yang ditinjau dari segi;

  • Jamaahnya;
  • Organisasinya; dan
  • Tempatnya.

Macam macam majelis taklim berdasarkan pembagian diatas

Majelis taklim ditinjau dari segi jamaahnya;

  1. MT Kaum Ibu Muslimah Perempuan
  2. MT Bapak bapak
  3. MT Remaja
  4. MT Campuran Ibu Bapak
  5. MT Selebritis.

Majelis Taklim ditinjau dari Organisasinya:

  1. MT Biasa (tanpa legal formal)
  2. MT Berbadan Hukum Yayasan
  3. MT berbentuk ormas
  4. MT dibawah ormas dan orsospol
  5. MT dibawah pemerintah

Majelis Taklim dilihat dari Tempatnya:

  1. MT Masjid dan Mushola
  2. MT Perkantoran dan Sekolahan
  3. MT Perhotelan
  4. MT Pabrik dan Industri
  5. MT Kompleks Perumahan
  6. MT Perkampungan

Semoga menambah wawasan dalam pengelompokan macam dan jenis majelis taklim, sugeng siang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Dasar-dasar Hukum dalam Penyelenggaraan Majelis Taklim

Dasar Hukum Majelis Taklim. Informasi tentang dasar hukum majelis taklim yang dapat dijadikan acuan sebagai bahan pembuatan Surat Keputusan pengangkatan pengurus majlis ta’lim maupun SK yang berkenaan dengan lembaga pendidikan yang masuk dalam kategori pendidikan diniyah nonformal ini.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, saat ini salah satu elemen dalam penyelenggaraan majelis taklim adalah keberadaan susunan pengurus lembaga.

Adanya pengurus lembaga atau struktur organisasi kepengurusan majelis taklim dalam pembuatan Surat Keputusan pengangkatan mestinya ada landasan dasar hukum dalam pembuatan SK ini, baik yang mengeluarkan adalah Yayasan, instansi, takmir masjid maupun pengajian ibu ibu.

Keberadaan Peraturan Menteri Agama nomor 29 tahun 2019 dapat menjadi petunjuk apa saja landasan hukum Penyelenggaraan majelis taklim karena PMA ini menimbangnya sebagai dasar dalam munculnya Peraturan Menteri Agama yang menjadi dasar kegiatan majelis taklim.

Macam – macam Dasar Hukum Majelis Taklim

Ada beberapa bentuk dasar hukum yang tercantum dalam PMA nomor 29 tahun 2019 yang dimasukkan dalam kata “mengingat”.

Adapun macam dasar hukum yang menjadi acuan adalah;

  1. Undang – undang;
  2. Peraturan Pemerintah;
  3. Peraturan Presiden; dan
  4. Peraturan Menteri Agama.

Itulah keempat macam dasar hukum Majelis taklim yang rincian nomor serta tentang apa dasar hukum diatas akan disampaikan berikutnya.

UU, Perpu, Keppres dan PMA sebagai Dasar Hukum Majelis Taklim

Setidaknya ada 7 (enam) dasar hukum dalam penyelenggaraan majelis taklim atau nantinya dapat dicantumkan dalam pembuatan Surat Keputusan Pengangkatan Pengurus Majelis Taklim.

Berikut ketujuh landasannya;

  1. Undang undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;
  2. Undang-undang Nomor 39 Tahun 2008 tentang Kementerian Negara;
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 55 tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Pendidikan Keagamaan;
  4. Peraturan Presiden Nomor 83 tahun 2015 tentang Kementerian Agama;
  5. Peraturan Menteri Agama Nomor 13 tahun 2014 tentang Pendidikan Keagamaan Islam;
  6. Peraturan Menteri Agama Nomor 42 tahun 2016 tentang Organisasi dan tata Kerja Kementerian Agama.
  7. Peraturan Menteri Agama nomor 29 tahun 2019 tentang Majelis Taklim

Selanjutnya jika anda hendak membuat SK Pengangkatan dan Struktur Organisasi Pengurus anda dapat mencantumkan berdasarkan rapat pengurus yayasan atau lembaga atau takmir masjid atau apapun itu yang memiliki wewenang membuat SK.

Tidak lupa dicantumkan pula tentang apa rapat pengurus dilakukan serta tanggal bulan serta tahun pelaksanaan kegiatan rapat guna pembahasan penyusunan dan pengangkatan jajaran pengurus.

Fungsi Susunan Pengurus

ali-ansori-ida-kusumantidiah-vinalia-putri
ketua, sekretaris, bendahara majelis taklim (ilustrasi)

Salah satu yang mendasar dari persyaratan untuk mendaftarkan majelis taklim ke Kemenag dalam hal ini diajukan ke Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota adalah Keberadaan pengurus yang minimal terdiri dari;

  • Ketua,
  • Sekretaris; dan
  • Bendahara.

Dengan begitu dalam pembuatan SK maka minimal terdapat ketiga jabatan diatas, atau cukup dengan ketiganya telah memenuhi persyaratan.

Dalam hal pengajuan atau pendaftaran lembaga majelis taklim ke Kankemenag telah memenuhi syarat yang ditentukan, maka pihak Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota (dalam hal ini Kankemenag menerbitkan SKT Majelis Taklim.

Apa itu SKT? SKT Merupakan kependekan dari Surat Keterangan Terdaftar sebagai bukti bahwa majelis Taklim telah resmi mendaftar di Kemenag.

Perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar Majelis Taklim

Dalam hal expired atau kadaluwarsa, SKT ini berlaku selama 5 tahun dan dapat diperpanjang.

Dalam hal pengajuan perpanjangan, dilakukan paling lama 3 bulan sebelum masa berlaku Surat Keterangan Terdaftar Majelis Taklim berakhir.

Permohonan ini diajukan dengan melampirkan SKT Asli lembaga yang telah diterbitkan sebelumnya.

Jika permohonan perpanjangan diajukan melebihi jangka waktu ditentukan maka pengajuan permohonan ditolak dan selanjutnya lembaga dapat mengajukan permohonan baru.

Demikian informasi tentang dasar hukum penyelenggaraan majelis taklim disertai dengan informasi singkat tentang pengajuan perpanjangan Surat Keterangan Terdaftar Majelis Taklim.

Informasi ini semuanya mengacu kepada PMA nomor 29 tahun 2019.
Sugeng dalu, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Tulisan Arab Majelis Taklim

Tulisan arab majlis ta’lim. Informasi tentang cara penulisan majlis ta’lim bahasa arab lengkap dengan haakat atau syakal maupun huruf hijaiyah arab gundul dapat di copy paste di word format doc.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh, selamat sore menjelang petang bagi anda yang berada di Waktu Indonesia Barat, berikut adalah informasi tentang bagaimana membuat tulisan arab majlis ta’lim.

Sebelumnya perlu diketahui bahwa penulisan yang benar untuk ejaan bahasa Indonesia yang benar adalah Majelis Taklim.

Hal ini dapat dilihat dari cara penulisan dalam Peraturan Menteri Agama nomor 19 tahun 2019 tentang majelis taklim.

Dari situ bahwa tulisan tranliterasi dari bahasa arab majlis ta’lim diserap kedalam bahasa Indonesia yang baku menjadi majelis taklim.

Asal kata majelis taklim

pengertian majelis taklim

Kata majelis taklim berasal dari dua kosakata arab yaitu majlis dan ta’lim.

Kata majelis “majlis” merupakan (ism makan) yang berasal dari akar kata jalasa yajlisu julusan ( جَلَسَ – يَجْلِسُ – جُلُوْسًا ) yang artinya tempat duduk atau tempat rapat.

Sedangkan kata taklim berasal dari kata ta’lim merupakan ism masdar dari kata ‘alima ya’lamu, ilman ( عَلِمَ – يَعْلَمُ – عِلْماً ) yang memiliki arti mengetahui sesuatu, ilmu, dan arti dari ta’lim adalah pengajaran, melatih.

Dalam perjalanan waktu kemudian tulisan ta’lim diserap kedalam bahasa Indonesia dan tertulis dengan taklim. Jadi kata taklim dalam untaian kata majelis taklim bukan berakar dari kata ka la ma yang berarti berkata كَلَّمَ – يُكَلِّمُ – (يُكَلَّمُ) – مُكَلَّمًا.

Tulisan arab majelis taklim

Berikut adalah cara menulis majelis taklim dalam bahasa arab gundul maupun dilengkapi harakat fathah kasrah dhammah sukun yang dapat di copas pada microsoft maupun sebagai DP whatsapp bahkan anda paste di status facebook dan twitter.

Tulisan majlis ta’lim arab gundul

مجلس تعليم

Tulisan arab majelis ta’lim dengan harakat

مَجْلِسٌ تَعْلِيْمٌ

Selanjutnya tinggal diteruskan dengan nama majelis taklim yang dikelola, misalnya majelis taklim al musafir atau majelis taklim al jadid.

Contoh penulisan majelis taklim al musafir = مَجْلِسٌ تَعْلِيْمٌ “اَلْمُسَافِرُ”
Contoh penulisan majelis taklim al jadid = “مَجْلِسٌ تَعْلِيْمٌ “اَلْجَدِيْدُ

Begitulah contoh cara penulisan majelis taklim dalam huruf arab disertakan pula dalam penambahan nama lembaga di belakangnya.

Kementerian Agama Haruskan Majelis Taklim mendaftar di Kemenag

pegawai Kemenag
pegawai Kemenag Seksi PD Pontren

Dengan keluarnya Peraturan Menteri Agama nomor 19 tahun 2019 tentang Majelis Taklim yang di tanda tangani oleh Menag Fachrul Razi, Lembaga Pendidikan nonformal majelis taklim harus mendaftarkan diri ke Kemenag dalam hal ini Kantor Kementerian Agama Kabupaten atau Kota.

Keharusan ini tertuang dalam pasal 6 PMA dimaksud yang berbunyi;

“Majelis taklim sebagaimana dimaksud dalam pasal 5 harus terdaftar pada Kantor Kementerian Agama”.

Adapun pasal 5 berbunyi

“Perseorangan, kelompok orang, organisasi kemasyarakatan, lembaga pendidikan, masjid, dan mushala dapat mendirikan majelis taklim”.

Dengan keharusan ini sempat menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat yang membuat pengurus 2 organisasi besar yaitu Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama angkat bicara.

Beberapa hari selanjutnya ada keterangan bahwa harus dalam kata pada PMA ini tidak berarti sanksi bagi yang tidak mendaftarkan.

Sehingga penggunaan diksi harus, bukan wajib menjadikan ketiadaan sanksi bagi majelis taklim yang tidak mendaftarkan diri ke Kemenag.

Adapun lembaga majelis taklim yang mendaftarkan diri di kemenag selanjutnya akan dilakukan verifikasi data jika lolos secara administrasi selanjutnya Kepala Kantor Kementerian Agama menerbitkan SKT Majelis Taklim.

Apa itu SKT? SKT adalah singkatan dari Surat Keterangan Terdaftar yang bahasa awamnya sering disebut dengan Surat Izin Operasional.

Fungsi dan Tujuan Majelis Taklim

fungsi majelis taklim

Lembaga majelis taklim yang masuk dalam kategori sebagai lembaga pendidikan diniyah nonformal ini dalam PMA no 19 tahun 2019 memiliki 7 Fungsi dan 5 tujuan. Berikut tugas dan fungsi majelis taklim;

7 fungsi Majelis taklim

  1. Pendidikan Agama Islam bagi Masyarakat;
  2. Pengkaderan Ustadz dan/Ustadzah, pengurus, dan jemaah;
  3. Penguatan silaturahmi;
  4. Pemberian konsultasi agama dan keagamaan;
  5. Pengembangan seni dan budaya Islam;
  6. Pemberdayaan ekonomi umat; dan/atau
  7. Pencerahan umat dan kontrol sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

5 Tujuan Majelis Taklim

  1. Meningkatkan Kemampuan dan ketrampilan dalam membaca dan memahami alQur’an;
  2. Membentuk manusia yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia;
  3. Membentuk manusia yang memiliki pengetahuan agama yang mendalam dan komprehensif;
  4. Mewujudkan kehidupan beragama yang toleran dan humanis; dan
  5. Memperkokoh nasionalisme, kesatuan dan ketahanan bangsa.

Itulah informasi tentang tulisan arab majlis ta’lim disertai informasi singkat akar kata dari bahasa arab serta ketentuan pemerintah melalui Menteri Agama dalam hal keharusan Majelis taklim mendaftarkan ke Kantor Kemenag Kab/Kota.

Juga dicantumkan mengenai 7 fungsi majelis taklim dan 5 tujuannya mengacu pada PMA no 19 tahun 2019.

Selamat petang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Penyelenggaraan Majelis Taklim

Mengulas tentang komponen dalam penyelenggaraan pada majelis taklim disertai keterangan singkat mengenai komponen yang menjadi penyangga dalam menyelenggarakan majelis taklim.

pontren.com – assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Dalam penyelenggaraan majelis taklim terdiri atas beberapa komponen.

Komponen penyelenggaraan majelis taklim ada 5.

Berikut ulasan tentang kelima komponen dimaksud.

Pengurus Majelis Taklim

Penyelenggaraan majelis taklim seharusnya memiliki struktur pengurus. Sedikitnya pengurus lembaga majelis taklim setidaknya terdiri dengan susunan sebagai berikut;

Ketua;
Sekretaris; dan
Bendahara.

Dalam hal durasi masa bakti kepengurusan, ketentuan yang mengatur berbunyi berapa lama waktu pengurus menjabat, ditentukan dalam kurun waktu tertentu sesuai dengan yang berlaku pada majelis taklim.

Jika dirasa kurang personal dalam jumlah personal kepengurusan karena besarnya majelis yang dikelola, dapat ditambahkan bidang bidang dan apabila masih kurang bisa ditambahkan seksi seksi dengan satu orang kepala pada masing masing bidang atau seksi.

Misalnya ditambahkan bidang pendidikan, bidang logistik dan konsumsi, bidang perekonomian umat atau bidang lain yang sesuai dengan kebutuhan majelis taklim.

Ustadz ustadzah Majelis taklim

Ustadz atau ustadzah berkedudukan menjadi pembina dan pembimbing pada majelis taklim.

Darimana saja ustadz ustadzah ini berasal? Siapa saja mereka?

bantuan insentif ustadz TPQ
ustadzah

Ustadz atau ustadzah pembina dan pembimbing majelis taklim dapat berasal dari kalangan ulama, kiai, tuan guru, buya, ajengan, tengku, anregurutta, atau sebutan lainnya, cendekiawan muslim, dan penyuluh agama Islam.

Adapun secara keilmuan, yang dimaksudkan dengan ustadz ustadzah majelis taklim sebagai pembina dan pembimbing mampu membaca dan memahami alquran dan al hadits secara benar dan mempunyai pengetahuan agama yang baik.

Jemaah Majelis taklim

Jemaah majelis taklim bisa berasal dari berbagai latar belakang yang berbeda baik dari jenjang usia, pendidikan, ekonomi, dan tingkatan sosial lainnya.

Pembagian jemaah majelis taklim secara rutin kehadiran di lembaga terdiri dari 2 yaitu jemaah tetap dan jemaah tidak tetap.

Siapakah yang dimaksud dengan jemaah tetap?

Yaitu para jamaah yang terdaftar pada majelis taklim.

Majelis taklim yang baik tentunya memiliki daftar nama anggotanya sehingga dapat dilakukan pemetaan secara ekonomi maupun pendidikan yang nanti bisa menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan kiprah majelis taklim pada tahap yang lebih tinggi.

Misalnya dengan membuat program perekonomian umat dengan cara melakukan pelatihan kepada ibu ibu atau membantu pemasaran produk hasil industri rumah tangga.

Dengan adanya data jamaah secara kemampuan dan perekonomian akan lebih memudahkan pengurus dalam melakukan pendampingan umat secara pendidikan maupun perekonomian.

Tempat majelis taklim

Masjid Besar Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar
Masjid Besar Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar

Lokasi tempat melakukan kegiatan majelis taklim dapat dilaksanakan di masjid, mushala ataupun tempat lain yang memadai.

Di kampung biasanya terdapat kegiatan majelis taklim yang umumnya disebut pengajian.

Pengajian ini mengacu pada jadwal yang telah ditentukan sesuai kesepakatan.

Ada pengajian yang model setiap minggu atau mingguan, setiap satu bulan atau bulanan, setiap 35 hari atau selapanan.

Ada yang tempatnya menetap di suatu lokasi, di masjid atau mushala, atau berkeliling dari rumah ke rumah sesuai jadwal atau arisan siapa yang mendapat jatah ketempatan.

Materi Majelis taklim

Yang menjadi materi dalam pengajaran dan pendidikan pada majelis taklim bersumber dari al Qur’an an al Hadits

Selain bersumber dari alquran dan hadits, materi bahan pengajian dapat pula berasal dari kitab kitab karya ulama yang sudah masyhur.

Apa saja yang menjadi tema dalam materi majelis taklim?

Dalam hal ini pokok dalam pendidikan majelis taklim meliputi aqidah, syariah dan akhlaq.

Dalam hal menyampaikan materi kepada jamaah, ustadz ustadzah menggunakan kitab maupun buku pegangan sebagai rujukan dalam pengajaran.

Modul, diktat maupun pedoman dapat dijadikan pegangan oleh ustadz ustadzah pada waktu penyampaian materi sebagai pedoman selain buku maupun kitab.

Metode penyampaian materi pada majelis taklim
Dalam hal metode, penyampaian materi kepada jamaah menyesuaikan dengan kondisi para audiens.

Adapun mengacu kepada PMA no 29 tahun 2019 pasal 17 ayat 2 disebutkan bahwa metode pengajaran majelis taklim paling sedikit terdiri atas;

Ceramah;
Tanya jawab;
Praktek; dan
Diskusi.

Penutup

Itulah kelima hal atau komponen dalam penyelenggaraan majelis taklim.

Adapun jika diringkas maka sebagaimana pasal 11 Bagian kelima PMA nomor 29 tahun 2019

Penyelenggaraan Majelis Taklim terdiri atas;
1) Pengurus;
2) Ustadz/dan atau ustadzah;
3) Jemaah;
4) Tempat; dan
5) Materi

PMA no 19 tahun 2019 pasal 11

Yang selanjutnya penjabaran dari kelima komponen penyangga majelis taklim tertulis mulai dari pasal 12 – 17 pada Peraturan Menteri Agama nomor 29 tahun 2019.

Semoga menambah wawasan dalam pengelolaan lembaga majelis taklim, tambahan keterangan dalam tugas mata kuliah atau menulis untuk para siswa siswi jenjang pendidikan Lanjutan Atas.

Sugeng enjang, wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.