Arsip Tag: kegiatan sehari hari santri assalaam

Mahendria Sukmana Heronita Purnamasari Semoga Sakinah Mawaddah wa Rahmah

Selamat menempuh hidup baru dr. Mahendria Sukmana, Sp.JP. dan dr. Heronita Nimas Purnamasari (diluk maneh Sp.M), semoga menjadi keluarga sakinah mawaddah wa rahmah,

Mendapatkan putra putri soleh solihah, dimudahkan dan selalu diberikan jalan keluar dalam kebersamaan membina rumah tangga dan ,

mengantarkan anak-anak menuju masa depan gemilang berjaya fid dunya wal akhirat.

Ini adalah catatan sebagai sekedar pengingat kenang – kenangan menghadiri acara walimatul ‘ursy antara dua orang dokter.

Yang satu adalah teman MTs saya yaitu dr. Mahendria Sukmana, terakhir ketemu mestinya di tahun 1996

Nimas Mahendria

Kalau di kurs sampai saat ini, kami tidak bertemu selama 24 tahun, lebih, sangarnya lagi jika ditulis seperempat abad kurang satu tahun.

Ngurusi Tempat Ijab Tetangga sebelum ke Walimahan dr. Mahendra, Sp. JP dan dr. Nimas

pontren.com – assalaamu’alaikum para penyuka hape dan gadget canggih, pagi ini (26 Desember 2020) agak ribet keadaannya

Situasinya begini, sama tetangga samping rumah memberikan tugas untuk menata dan mempersiapkan meja tempat ijab kabul mbak Fitri dengan calon suaminya.

Blaik tenan, esuk-esuk wayah prei durung jam pitu harus nyamperin hotel taman sari untuk cek lokasi ijab kabul

Demi melancarkan tetangga dalam melepas status lajang, dengan semangat 45 menggeber motor tua ke lokasi ijab.

Cek sana sini, walah mejanya kok kecil? Tanya pihak hotel bagian resepsionis,” Mas, ada meja yang lebih besar apa tidak?

Dijawab.”kalau urusan meja ijab, yang ngurusi pihak dekorasi mas,” kapok tenan iki, tapi ya sudahlah karena waktu sudah mendesak yang penting sudah siap meskipun kurang sreg juga dengan meja yang kurang besar.

Akhirnya jam 07.30 WIB pak penghulu sudah datang, pas seperti janjinya.

Walah malah pihak pengantin yang masih dikamar atas, sukur calon pengantin pria sudah turun duluan sehingga pak naib masih bersedia menunggu (masalahnya jam selanjutnya masih ada ijapan lagi).

Kemudian serang 10 menit kemudian pengantin wanita turun.

Alhamdulillah kelar ijab dengan lancar dengan acara ijab kabul dilaksanakan oleh paman Mbak Fitri secara lancar dengan dicatat oleh Kepala KUA.

Ada kejadian unik, dimana sebelum acara ijab kedua mempelai sudah dipesan oleh petugas KUA untuk mempersiapkan sarung tangan dan masker.

Tentu dalam rangka mematuhi protokol kesehatan karena cuaca corona yang sudah berbulan bulan melanda.

Benar pesan petugas KUA ini ditaati, lha badhala nya mereka benar benar menyiapkan masker dan sarung tangan

ada tapinya, tetapi pengantin dan walinya malah tidak memakainya, jadi hanya sekedar menyiapkan di meja ijab.

Akhirnya daripada pak Naib pergi meninggalkan acara ijab kabul karena aturannya seorang penghulu harus meninggalkan tempat ijab yang tidak mematuhi kesehatan

Akhirnya sedikit berdebat dengan tukang foto kemudian wali saksi dan pengantin semua siap memakai masker dan sarung tangan.

Saya pribadi juga maklum dengan tukang foto yang agak sebal dengan situasi pengantin wanita pakai kaos tangan

Pasalnya agak mengurangi motif pacar pada tangan pengantin wanita, mungkin bukan pacar juga sih, malah lebih tepatnya seperti perhiasan.

Tapi ya sudahlah daripada pak penghulu pergi akhirnya mau tidak mau pengantin tetap memakainya.

Selepas acara ijab mau dilepas itu urusan masing-masing penyelenggara.

Selesai ijab, lega beban saya karena acara yang menjadi tanggungjawab saya berjalan lancar, no problemo.

Mendadak haus, 😀 padahal acara masih nanti jam sepuluh, ijabnya jam setengah delapan.

wanita wonosobo menikmati kopi
pengen ngopi bang???

Maju karena banyak manten yang memajukan jadwal pernikahan karena aturan walimahan yang ketat setelah bulan desember

Hause wis rak ketulungan, pikir sana pikir sini cari cara praktis menghilangkan dahaga. sisan beli korek beserta pasangannya.

Untung disamping hotel taman sari ada alfamidi, beli coca cola dan korek api.

Pesan saya, yuh larange korek nang alfamidi, paling murah 5.500,-, paling mahal katanya 11.000,-. Lah beli rek jress oleh dua puluh biji.

Pemberitahuan melalui WA mohon Doa Restu Pernikahan dr. Mahendria vs dr. Nimas

Pas sedang duduk didepan alfamidi, iseng buka grup WA, ada informasi untuk mendoakan pernikahan antara dr. mahendria Sukmana dan dr. Heronita Purnamasari

Begini woro woronya

Karangan Bunga Ucapan Happy Wedding dari Komite Medik RSUD Kota Madiun
Karangan Bunga Ucapan Happy Wedding dari Komite Medik RSUD Kota Madiun

Mohon Doanya, pagi ini Saudara dan Saudari Kita, Mahendria Sukmana dan Heronita Purnamasari akan melangsungkan pernikahan, kita doakan rumah tangga yang dibina sakinah mawaddah wa rahmah Bahagia dunia akhirat.

woro woro M. Ari Mukhlason via Whatsapp

lha iseng saya tanya, emang dimana acaranya, pean koq iso reti, sedulure po piye? Begitu kalimat yang saya lontarkan kepada om Mukhlason.

Bilangnya acara di sukoharjo, mojolaban, lha kok ora adoh? Akhirnya wa wa wa minta share location (boso jowone mbagi nggon)

Cek lewat google map, 14 menit, tafsire mukhlason tempatnya deket, paling sekitar 15 menit dari tempatmu.

Wow, manteb tenan arek iki, titis sik nebak.

Sarapanmu samben esuk opo kok bener lan pener sik memperkirakan alokasi menempuh perjalanan Karanganyar – Mojolaban Sukoharjo.

Tanpa basa basi, dan mumpung kostum juga lengkap (pakai jas masbrooo) akhirnya copot dasi dan langsung cuss ke lokasi walimahan.

Pelaksanaan Ijab Kabul Tertib Protokol Kesehatan

ijab kabul protokol kesehatan
pelaksanaan ijab kabul dengan protokol kesehatan

Alhamdulillah sampai sana sesaat sebelum ijab kabul dilaksanakan

Dengan modal masker belogo Depag saya malah leluasa memfoto pada saat prosesi nya. Lumayan berkah dikasih masker teman yang kerja di depag :D.

Ijab dilakukan oleh Ayah dari mbak Nimas sendiri, maksudnya tidak diwakilkan kepada pak penghulu atau pak naib

Sedangkan kabulnya juga diucapkan oleh mas Mahendria Sukmana sendiri. Emangnya kabul pengantin pria bisa diwakilkan? Bisa lah, apa sih yang enggak bisa buat loe?

Alhamdulillah proses pengucapan ijab kabul baik oleh Ayahanda dari mbak Nimas maupun mas Mahendra lancaarr makuncar kuncar

Gak perlu pake acara siaran ulang, sekali ucap, benar, tepat dan lancar, top markotop.

Oh iya, seperti penampakan difoto, acara walimahan ini menggunakan protokol kesehatan =, kedua mempelai wali dan saksi beserta naibnya lengkap bermasker dan bersarungtangan

Bahkan pembawa acaranya pun tetap maskeran saat membawakan berita, manteb full pokokmen, sampai2 mau memfoto pembawa acaranya pun jadi batal mergo beliaunya maskeran.

Habis memfoto foto kemudian saya cari cari mas Mukhlason, dimana ya duduknya? Timbang kesuwen tak telpun wae, nah waktu mulai berdering nampak cowok ganteng akan sedang mengangkat telfon, lha kae wonge.

M Ari Mukhlason
gue and M Ari Mukhlason

Langsung saja tak matiin hapene, dadi ngguyu dewe lihat om Mukhlason hola halo ambek telpun sik wis tak pateni :D.

Lama tak bersua, tanya kabar kondisi kesehatan, alhamdulillah, kemudian saya tanya kok bisa tau acara walimahan, padahal rumahnya jauh (om nya rumahnya Jawa Timur).

Tamu Tak Diundang

Usut punya usut riwayatnya karena kedua pengantin adalah teman beliau di MTs Assalaam dan juga di SMA Insan Cendekia.

Jaman dulu kayaknya kondang dengan nama SMA Magnet, tapi entah kenapa koq magnetnya sekarang sudah tak disandang lagi, insan cendekia pun juga saat ini adalah Madrasah Aliyah. Mbuh ra reti riwayate.

Kemudian datang 2 pasang suami istri, kedua pasangan ini ternyata alumni juga dari SMA IC serpong.

Noora Qotrun Nada Fitriani Khanifatun
saat makan memang susah memakai masker

Yang pihak perempuan adalah alumni Assalaam, mereka lugu-lugu (setidaknya begitulah klaim dari kedua alumni putri Assalaam ini).

Waduh saya kok jadi yang gak enak ya? Lha saya bukan alumni insan cendekia dewe?

Tapi piye maneh, wis bacut ngombe, ya wislah di entekne sisan, moso yo pulang, malah ngetarani tamu tak diundang tho ya. 😀

Tapi saya tenang saja dink, karena saya tau kedua mempelai orangnya pada baik hati banget, jadi saya yakin tidak keberatan jika saya menghabiskan seporsi makanan dan snack yang ada dimeja. Alhamdulillah.

Tausiyah dari Guru MTs yang mengajar Pelajaran Biologi

Nah, di akhir acara setelah beberapa saat foto foto pihak keluarga, diisi dengan tausiah nasehat bagi kedua mempelai utamanya, dan melebar bagi para mantan pengantin yang hadir dalam rangka turut bahagia dan mendoakan mereka berdua.

Isi tausiah dari guru Biologi dan sekaligus pengisi kajian tafsir di masjid Al Ikhlas? (kalau gak salah ya) ini yang saya tangkap setidaknya menyampaikan 2 hal.

Yang pertama berkenaan dengan hadits nabi tentang keistimewaan Wanita yang boleh memasuki surga dari pintu mana saja yang dia mau.

Yang kedua tentang kisah rasul Muhammad saw melamar ummu salamah.

Bagaimana isiannya? Ya seperti itulah isiannya 😀

Hadits riwayat HR. Ahmad 1: 191 dan Ibnu Hibban 9: 471. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih

إِذَا صَلَّتِ الْمَرْأَةُ خَمْسَهَا وَصَامَتْ شَهْرَهَا وَحَفِظَتْ فَرْجَهَا وَأَطَاعَتْ زَوْجَهَا قِيلَ لَهَا ادْخُلِى الْجَنَّةَ مِنْ أَىِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شِئْتِ

artinya : “Jika seorang wanita selalu menjaga shalat lima waktu, juga berpuasa sebulan (di bulan Ramadhan), serta betul-betul menjaga kemaluannya (dari perbuatan zina) dan benar-benar taat pada suaminya, maka dikatakan pada wanita yang memiliki sifat mulia ini, “Masuklah dalam surga melalui pintu mana saja yang engkau suka.”

Jadi streching dari hadits ini, menurut ustadz Biologi tersebut adalah taat kepada suami. Dan menjalankan salat wajib, puasa ramadhan, menjaga farjinya. Maka dia bisa memilih pintu surga manapun untuk dimasuki.

Tentunya taat kepada suami selama bukan bermaksiat kepada sang Pencipta.

Yang kedua belau bercerita tentang kisah Hindun Binti Abi Umayyah. Seorang janda yang menolak lamaran sahabat sahabat terkenal (Umar Bin Khattab, Abu Bakar Ash Shiddiiq) dengan kalimat yang menempatkan almarhum suaminya tinggi.

Kalimatnya adalah Siapakah orang yang lebih baik dari Abu Salamah, demikian selalu yang ia katakan.

Siapakah Hindun binti Abi Umayyah? dikenal dengan Ummu Salamah. Semula bersuami Abdullah al-Makhzami, terluka parah dalam perang Uhud kemudian syahid.

Ummu Salamah sudah berumur (dalam beberapa situs mengatakan usianya 30 tahun).

Pada mulanya menolak lamaran Rasulullah Saw., sebagaimana ia telah menolak lamaran Abu Bakar dan Umar Bin Khattab.

Demi meraih kehormatan, maka dipersunting oleh Rasulullah Saw., dan demi anak-anaknya, Ummu Salamah menerima pinangan Nabi.

Nah pada bagian ini saya agak bingung dengan pesan moral yang disampaikan oleh pak Ustadz Biologi tadi

Saya coba-coba memadu padankan yang disampaikan yaitu = suamiku is the best, kira-kira begitulah maksud beliau apapun kondisinya selama dalam ketaatan Allah.

besok kalau sowan mau saya tanyakan lagi apa maksudnya.

Penyakit Era Modern, Ingat Wajahnya Lupa Namanya

Ada udang dibalik batu, kenapa dari tadi saya sebut dengan ustadz Biologi, ternyata para muridnya yang masa MTs juga lali namanya :D,

Mukhlason agak ingat, sepertinya pernah ngajar di Assalaam, lah saya bilang, seingat Saya Edi Suprapto.

Ternyata memang benar, belau pernah ngajar di Assalaam (alhamdulillah bukan ngajar kelas saya, jadi saya terhindar dari siswa yang lupa ustadznya).

Dan Kabar uniknya, wanita yang duduk di depan kami adalah istri beliau, dan apesnya kami memanggilnya dengan ustadzah FISIKA!!

Namanya ustadz ustadzah, memorynya ternyata lebih baik dari kami, dia menyebut nama salah satu santri putri yang menikah juga dengan alumni.

mau saya timpali,”iya benar itu angkatan kita, masih tetep kyut, Cuma diameternya agak sedikit bertambah”, sayangnya agak berjauhan, jadi ya saya urungkan niat saya berkomentar.

Kemudian beliau, ustadzah menyebutkan nama Wulan Pintoko, koor kami bersama sama mengiyakan kami angkatan ustadz Wulan Pintoko.

Kemudian dengan sedikit banyak malu malu, saya kirimkan foto beliau kepada ustadz Wulan Pintoko.

Tujuannya untuk mengingatkan kembali siapa nama kedua guru kami yang bersahaja dan awet muda ini.

Edy Tarwoko Siti Chasanah
Drs. Edy Tarwoko besert istri (Dra. Siti Hasanah)

Saking awet mudanya saya cenderung tidak menyarankan kami berfoto bersama dengan kedua beliau.

Ngeri saja dan khawatir nanti orang akan susah membedakan mana muridnya dan mana gurunya 😀

Habis acara tausiyah, usai sudah acara, dan selanjutnya karena kondisi yang memang seperti ini, kemudian pamit seraya say good bye (mungkin lebih tepatnya see you) kepada kedua mempelai.

Doa Ucapan Walimahan Pernikahan Sahabat Melalui WA dari teman Grup

Acara walimahan merupakan salah satu momen kebahagiaan, bukan hanya kedua mempelai, bahkan orang disekitanya.

Apalagi kedua pengantin adalah rekan dan sahabat, ada banyak doa dan harapan semoga …. semoga… dan semoga… intinya sakinah mawaddah wa rahmah anak soleh solihah. Amiin.

Salah satu doa yang disampaikan yaitu tulisan dari saudara Janaverry Rachmatika (waduh maaf bro saya agak lupa ejaan namamu).

Berikut doa dari mas Jana yang bisa dianggap mewakili dari berbagai doa beredar di grup yang termasuk adem ayem.

Grup yang rutin informasi jadwal salat dan informasi penting lainnya, selain itu alhamdulillah sepi.

Berikut doanya

Untuk Mahendria & Nimas (gak ada di sini ya)
Selamat atas pernikahannya ya…
Semoga menjadi keluarga yang dipenuhi dengan sakinah, mawaddah, rohmah, hidayah, ‘inayah, wa barokah.

Tetap langgeng, harmonis, romantis sampai kakek-nenek, serta selalu saling menjaga dan memelihara keimanan, ketaqwaan dan ketaatan kepada Allah SubhaanaHU wata’aala hingga akhir hayat.

Dan dikaruniai anak-anak yang sholih-sholihah, yang sedap dipandang, serta menyenangkan dan membahagiakan orang tuanya.

بَارَكَ اللهُ لَكُمَا وَبَارَكَ عَلَيْكُمَا وَجَمَعَ بَيْنَكُمَا فِى خَيْرٍ

”Semoga Allah melimpahkan keberkahan untuk kalian berdua dan memberikan keberkahan atas apa-apa yang ada pada kalian berdua serta mengumpulkan kalian berdua dalam kebaikan (ketaatan kepada Allah SubhaanaHU wata’aala).

آمِين… آمِين يَارَبَّ الْعٰلَمِيْنَ

Nah itulah sekelumit kisah tentang walimahan dari kedua mempelai, penutup kata, Selamat atas Pernikahannya, semoga dr. Mahendria, Sp.JP dan dr. Nimas.

Semoga diberikan karuna keluarga yang sakinah mawaddah wa rahmah, kemudahan menyelesaikan masalah yan datang.

Mendapatkan kemampuan dalam mengantarkan putra putrinya menjadi pribadi yang soleh solihah, jaya kehidupan dunia akhirat. Wassalaamu’alaikum.

Profil pondok pesantren Assalaam Solo

alumni pondok pesantren modern islam assalaam angkatan 1999Assalaamu,alaikum warahmatullahi wa barakatuh. selamat membuka internet dan menggali informasi. Pada dasarnya saya menulis profil ponpes Assalaam untuk menjadi pertimbangan dan pengetahuan utamanya bagi calon santri dan calon wali santri di PPMI Assalaam. Tentunya juga bagi khalayak umum yang ingin tahu tentang pesantren modern ini. informasi yang disampaikan berasal dari para wali santri, alumni pondok assalaam serta hasil observasi ke pesantren Assalaam. disini akan disampaikan kehidupan sehari hari santri, situasi kamar serta karakteristik pendidikan dan tingkah polah santri di pondok serta beberapa tips dan saran bagi calon santri maupun wali santri. sekilas juga biaya yang di butuhkan. selain itu beberapa informasi yang sekiranya bermanfaat bagi yang ingin lebih mengetahui tentang pondok pesantren assalaam.

secara geografis, sebenarnya pondok pesantren ini terletak di Kabupaten Sukoharjo, tepatnya di Pabelan, Kartasura, Sukoharjo. Alamat Ponpes Assalaam Solo adalah Jalan Garuda Mas, Pabelan, Kartasura Kabupaten Sukoharjo Provinsi Jawa Tengah. dengan nomor telfon (0271) 718741. terletak sangat dekat dengan Universitas Muhammadiyah Surakarta (yang juga terletak di Sukoharjo walaupun menyandang nama UMS dimana huruf S adalah Kependekan dari Surakarta. rute menuju ke pondok pesantren Assalaam sangat mudah. Untuk mencapai lokasi pondok baik dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum. jika dengan kendaraan umum, arah darimana saja untuk turun di UMS. dilanjutkan jalan kaki atau naik becak ke lokasi (mungkin sekitar 800 meter dari jalan raya).

layanan pendidikan apa saja yang ada di pondok Pesantren PPMI Assalaam?

pondok ini menyelenggarakan pendidikan formal yaitu setingkat SLTP dengan mengambil pilihan MTs. pada jaman tahun 1993, MTs Assalaam memiliki kelas 1 paralel antara 1A-1K. dengan rata rata satu kelas berisi antara 30-40 santri yang mana ukuran kelas di Assalaam pas menampung anak anak disitu. Karena pendidikan mts maka kurikulum pelajaran umum (Matematika, IPA, IPS,Biologi, fisika, dan lain lain) serta pelajaran agama seperti Akidah ahlak (dulu seingat saya diajar oleh ustadzah nurhidayah), fiqh, qur’an hadis dan lainnya juga menggunakan kurikulum dari Kemenag. pengecualian pelajaran Bahasa Arab, buku yang digunakan adalah buku tamrinat terbitan dari pondok pesantren modern Darussalaam. Diluar pelajaran diatas, ada tambahan pelajaran yang khas di pondok pesantren yang biasanya jarang di ajarkan di SMP atau bahkan MTs non pondok sekalipun. pelajaran tersebut misalnya insya’ (mengarang dalam bahasa arab), mahfudhat (kata mutiara/pepatah dalam bahasa arab) imla (dikte bahasa arab), khat/kaligrafi, tahfidz, ilmu tajwid, mutholaah, muhadatsah (percakapan bahasa arab) dan mungkin ada beberapa pelajaran yang mungkin asing bagi yang belum pernah belajar di pesantren modern. pada pelajaran kepondokan ini buku pegangan atau kurikulum mengacu ke pendidikan di Ponpes Gontor. Karena Assalaam merupakan pondok yang sangat erat terkait dengan penerbit tiga serangkai, maka buku buku pelajaran umum dan kurikulum yang dari kemenag hampir semuanya menggunakan buku terbitan dari penerbit tiga serangkai.

santri assalaampada jenjang sekolah menengah atas ada tiga pilihan, yaitu madrasah Aliyah dan SMU SMK. untuk SMK Assalam mempunyai 2 jurusan yaitu Teknik Jaringan Komputer ( TKJ ) dan Persiapan Grafika. perbedaan nya terletak pada induk organisasi, pada MA menginduk ke Kementerian Agama dan SMU dibawah Kemendiknas. Sedangkan untuk SMK berada dibawah naugan mana yang lebih baik diantara keduanya? secara umum sama saja keduanya. tidak terlalu beda signifikan, bisa dikatakan dalam hal memilih SMU atau MA ataupun SMK di Assalaam tergantung semangat belajar serta usaha sang santri, tidak ada rekomendasi lebih baik mana yang dipilih. akan tetapi pada kenyataan SMU lebih banyak peminat dibanding dengan MA, bisa jadi karena pelajaran MA yang banyak bersifat madrasah dan pelajaran lain diluar pelajaran umum menjadikan SMU lebih diminati para santri. secara pelajaran dapat disampaikan bahwa modelnya hampir sama dengan penerapan kurikulum di MTs dimana pelajaran yang ditetapkan dari kemenag maupun kemendiknas semuanya diajarkan ditambah dengan pelajaran khas kepesantrenan.

selain dua jenjang diatas, ada satu lagi jenjang pendidikan yang dikelola oleh pondok pesantren modern Islam Assalaam. tingkatan ini disebut dengan takhashush, yaitu sekolah khusus yang digunakan untuk mereka dari luar pondok pesantren yang ingin melanjutkan ke SMU/MA ke Assalaam. pada tingkat ini diberikan pelajaran yang intensif dalam hal bahasa dan pelajaran yang berkaitan dengan pondok pesantren. misalnya ada anak SMP tanpa latar belakang pendidikan pesantren yang berniat melanjutkan pendidikan di MA atau SMU assalaam maka dia akan ditempatkan di kelas takhashush selama satu tahun belajar khusus bahasa dan kepondokan untuk mengejar rekan yang sudah memiliki bekal pendidikan kepondokan. Akan tetapi jika calon santri sudah pernah mondok sebelumnya dan lolos ujian masuk SMU yang diadakan pesantren maka calon santri dimaksud tidak perlu mengikuti pendidikan takhashush.

Kegiatan Sehari – hari santri pondok pesantren Assalaam.

dimulai dengan waktu subuh para santri melaksanakan sholat berjamaah di masjid. Diwaktu subuh para santri putra diwajibkan memakai sarung dan baju serta kopiah, selanjutnya diteruskan dengan membaca al Qur’an di dalam masjid. Selepas selesai mengaji yang di tandai dengan pengeras suara dalam masjid “sodaqallahul adhim”. Kadang kala diisi dengan kultum dari salah satu kyai di pondok, kadang juga tidak ada dan dilanjutkan dengan kegiatan muhadatsah/conversation (belajar percakapan dalam bahasa inggris atau arab). waktunya agak fleksibel sesuai dengan jadwal subuh.

Jam 6 pagi waktu dimulai sarapan, sampai dengan jam 7 pagi. para santri biasa melakukan kegiatan MCK di waktu selesai Muhadatsah sampai dengan waktu sekolah (jam 07.00 WIB.) termasuk kegiatan mencuci pakaian.

Jam 07.00 WIB-12.40 WIB kegiatan belajar mengajar seperti umumnya siswa sekolah

jam 12.40 WIB melaksanakan sholat dhuhur berjamaah di masjid. pada waktu ini santri tidak diwajibkan memakai sarung dan songkok, akan tetapi diharuskan memakai baju/dilarang memakai kaos ketika sholat jamaah.

pukul 13.15 WIB adalah waktu makan siang. Makan siang di lakukan di Ruang makan, dibedakan ruang makan bagi para santri MTs dengan ruang makan bagi santri MA/SMA/SMK. Biasanya suasana di tempat makan murid MTs lebih gaduh sedangkan pada ruang makan SMA/MA/SMK cenderung lebih tertib dan teratur. secara jadwal, ruang makan ini di tutup jam 2 siang.

Jam 03.00 WIB adalah waktu para santri sholat berjamaah melakukan ibadah sholat asar, seperti sholat dhuhur, pada waktu asar santri tidak diwajibkan memakai sarung dan songkok. Selepas sholat santri bisa melakukan kegiatan mandiri seperti olahraga, ekstrakurikuler, beres beres kamar, mencuci atau belajar. tergantung keperluan santri memanfaatkan waktu. pada hari hari tertentu, misalnya jum’at maka selepas asar santri melaksanakan muhadhoroh (belajar pidato). sore hari bahasa arab & inggris dan pada malam hari nya menggunakan bahasa indonesia. kemudian pada hari sabtu kegiatan pramuka.

Memasuki waktu magrib, (antara setengah enam sampai jam enam) maka santri beruyun-duyun menuju masjid sambil memakai sarung dengan kopiah dan membawa al Qur’an. Selepas sholat jamaah magrib, banyak yang melakukan sholat sunnah. Dilanjutkan mengaji sendiri meneruskan sampai dimana mengaji terakhir, atau ada yang murojaah hafalan. setelah 10-15 menit mengaji maka ada tanda waktu mengaji sudah selesai. Selepas mengaji biasanya ada kuliah tujuh menit dari salah satu asatidz. akan tetapi juga hal yang biasa jika tidak ada maka ada pengumuman dari organisasi pondok pesantren Islam Assalaam yang sering disingkat dengan OPPPMIA (OP3MIA). pengumuman rutin yaitu pelanggaran bahasa oleh qismul Lughoh (Bagian Bahasa), Bagian Pendidikan (Qismut Tarbiyah wa ta’lim) yaitu pemanggilan santri yang hari itu melanggar bahasa ataupun pelanggaran akhlak. semisal makan berdiri, makan tidak habis, berkata tidak baik, menghina teman dan yang lainnya. ada kalanya juga pengumuman dari bagian keamanan, biasanya ini dalah pelanggaran kategori yang lumayan berat, semisal kabur dari pondok, merokok, pacaran, nonton film dan yang lainnya. dan juga pengumuman kehilangan dan ditemukan barang. Umumnya barang yang sering ditemukan atau hilang adalah Kacamata, Uang, dompet, jam tangan. setelah pengumuman berakhir santri diperbolehkan keluar masjid.

Kegiatan setelahnya mengalami beberapa perubahan dalam beberapa masa, ada kegiatan yang dikelola masing masing kelas,  OP3MIA, wali kelas, ataupun inisiatif dari masing masing santri. Biasanya kegiatan yang dilakukan adalah seputar tambahan mufrodat, tahsin baca qur’an, belajar menyusun kalimat dalam bahasa asing.

jam 7 malam (bisa kurang bisa lebih) adalah waktu untuk melaksanakan sholat isya dengan pakaian lengkap songkok dan sarung serta baju sopan.

pada masa lampau, waktu makan malam para santri adalah setelah mengaji di masjid dan sebelum sholat isya, akan tetapi pada masa sekarang dijadwalkan bahwa waktu makan malam setelah sholat isya.

Setelah makan malam, yang di lakukan oleh santri adalah belajar malam di kelas masing masing. secara program sih di tunggu oleh ustadz atau senior, tapi pada kenyataannya pengawasan dalam kelas ini mengalami pasang surut dalam penegakannya. Jam belajar selesai pada pukul 22.00 WIB. setelah itu santri diperbolehkan untuk istirahat/tidur. ada yang melanjuutkan dengan kegiatan mencuci.

Kegiatan rutin mingguan santri pondok pesantren Assalaam

Secara jadwal diatas ditemukan ruang kosong antara waktu selepas asar sampai dengan magrib. akan tetapi pada kenyataannya ada kegiatan mingguan yang dilakukan untuk celah waktu itu. Kegiatan ini ada yang berupa kegiatan wajib bagi seluruh santri dan ada kegiatan yang bersifat pilihan/ekstrakurikuler.

  • Kegiatan wajib. yang dilakukan adalah Muhadloroh (belajar pidato) dengan waktu habis asar kira kira jam 03.45- jam 20.30 (tentunya diselingi sholat magrib isya dan makan malam), Pramuka (habis asar-menjelang magrib),
  • Ekstrakurikuler. Diluar dua hari kegiatan wajib tersebut ada kegiatan ekstrakurikuler, misalnya olahraga (sepakbola, badminton, ping pong, basket, beladiri) dan juga minat dan bakat (musik, qiroah, astronomi, fotografi dan semacamnya).
  • Liburan. Selain itu kegiatan rutin mingguan yang menjadi idola santri adalah libur. Pada waktu sebelumnya libur di pilih pada hari jum’at, akan tetapi saat ini yayasan mengambil hari Ahad sebagai waktu libur menyesuaikan dengan libur dari pemerintah/sekolah.
  • santri assalaam
    santri selesai sholat

    Sholat Jum’at. Pada waktu sholat jum’at, santri diharuskan memakai baju koko berwarna putih, tidak lupa mengenakan sarung dan peci (bagi santri putra) sedangkan santri putri tetap memakai kostum biasanya yaitu mukena. pada satu waktu, ada santri senior yang menjadi khotib. dan pernah pula khotib menggunakan bahasa arab dalam khutbahnya. Akan tetapi saya tidak yakin ada lebih dari 10% santri yang paham materi yang di sampaikan khotib dalam khutbah ketika disampaikan dalam bahasa asing. tetapi pada umumnya khutbah  disampaikan dengan bahasa Indonesia sampaikan dalam bahasa Indonesia.

Fasilitas Pondok Pesantren Assalaam

Kamar. Untuk tempat tinggal santri di sediakan asrama atau kamar. Kamar santri ada yang berupa Kamar Besar Putra (kamsartra) dan kamar besar putri (kamsartri) biasanya untuk kamar putra dinamakan dengan KPA yang merupakan kependekan dari Kamar Putra, untuk putri dinamakan dengan KPI. Kamar ini saling berhadap-hadapan dengan koridor di tengahnya. Koridor anak MTs lebih sempit dibandingkan dengan koridor anak SMA, mungkin selisih 0.25-0,5 meter. Dengan ukuran mungkin sekitar 7×7 meter dengan daya tampung kurang lebih 20 santri. Kamar ini anak MTs bernomor dari KPA 1-KPA 32 sama seperti Kamsartra SMA dari kamar 1-32. Begitupun dengan kamar untuk santri putri. Diluar kamar besar tadi ada namanya kamar tiga putra/i yang disingkat Kagatra/kagatri dan Kamar empat putra/i dengan singkatan Kapatra/Kapatri. Bagi yang menginginkan Kagatra/Kagatri dikenakan biaya tambahan dan seleksi dari pengurus untuk kelayakan menempati kamar ini. Untuk kapatra/i disediakan kamar mandi di dalam kamar. Sedangkan kagatra/i disediakan kamar mandi di samping kamar. Dikalangan anak putra tidak di rasakan perbedaan mencolok antara penghuni Kamsartra dengan Kagatra/Kapatra. Sedangkan suasana berbeda di kalangan anak putri, dirasakan sikap berbeda (walau tidak semuanya) antara penghuni kamsartri dengan kapatri/kagatri. Ada perasaan eksklusif dari para santri putri (mungkin dah bawaan begitu kali ya anak putri :D). Ada yang mengkritik dengan adanya kamar khusus ini, akan tetapi bisa jadi dengan adanya kamar khusus penghuni 3 atau 4 orang ini bisa bermanfaat juga bagi para santri yang mempunyai sifat lebih penyendiri sehingga tetap bisa belajar di pondok pesantren dengan sifatnya yang lebih penyendiri. Kalau di kupas tentunya akan banyak pro dan kontra, akan tetapi bagi saya pribadi. Saya melihat suatu terobosan dimana memberikan akomodasi dan tempat bagi para santri yang lebih suka suasana hening dan tetap belajar di pondok. Daripada dipaksakan untuk dalam kamar besar yang bisa mengakibatkan dampak yang kurang baik bagi para santri yang suka suasana sendirian.

santri assalaam sukoharjo 2017
santri assalaam sukoharjo 2017

Pertukaran pelajar PPMI Assalaam dengan sekolah luar negeri

Untuk yang satu ini saya belum bisa memberikan gambaran yang gamblang. Akan tetapi saya rasa tidak semua santri mendapat fasilitas pertukaran ini. Hanya segelintir dari mereka yang berprestasi serta beruntung yang mendapatkannya. Di koran saya baca juga atau entah lewat facebook tentang santri yang melakukan teleconference dengan lembaga yang sudah bekerjasama dengan pesantren. Pertanyaannya, dari sekian banyak santri, berapa banyak yang bisa bertelekonference? Dari santri tersebut, berapa banyak yang bisa fasih berkomunikasi dengan orang luar negeri? 30% atau 50% atau 100%? Bisa anda tanyakan kepada pondok pesantren. Akan tetapi saya angkat topi dan sangat salut dengan usaha dan terobosan pesantren guna memingkatkan kemampuan santri. Terlihat banyak terobosan baik yang bermanfaat di pondok pesantren ini terlepas dari kritik serta kondisi umum yang ada.

Olahraga. Termasuk banyak fasilitas yang di sediakan, meja pingpong, badminton, sepakbola, basket, gedung olahraga dan yang lain yang menunjang kegiatan olahraga dan penyaluran bakat serta minat santri di bidang olahraga.

Musik. Peralatan satu set grup band juga disediakan serta sound system nya.

Bakat dan minat. Seperti observasi, laborat bahasa serta perpustakaan dengan koleksi buku yang cukup sedikit. Entah kenapa saya melihat sedikit sekali budaya membaca di perpustakaan di pondok pesantren ini. Mungkin karena banyaknya beban pelajaran serta singkatnya waktu untuk bersantai bagi santri sehingga sudah kehabisan energi untuk nongkrong di perpustakaan.

Koperasi, kantin. Untuk membeli kebutuhan sehari hari dan sesekali menikmati makanan diluar menu harian yang disediakan oleh pondok pesantren.

Biaya pendidikan pondok pesantren Assalaam Surakarta

Biaya untuk menyekolahkan anak ke pondok pesantren bisa di katakan relatif murah bagi mereka yang berpenghasilan 100 juta sebulan :D. akan tetapi bagi kalangan umum bisa disebut bahwa biaya di ponpes ini mahal. Suatu saat pernah ada alumni yang mengomentari mahalnya biaya pendidikan di assalaam, dan sepertinya di jawab oleh pengurus atau anak dari ustadz dalam dengan mengatakan bahwa biaya ini digunakan untuk operasional dan fasilitas yang ada sehingga bisa dikatakan biaya yang di keluarkan adalah sepadan/tidak mahal dengan melihat fasilitas dan menu makanan yang disajikan. Sebagai ilustrasi jika anda seorang PNS golongan III dan tidak mempunyai penghasilan lain diluar gaji dan tidak ada tunjangan lain di PNS. anda akan merasakan betapa mahalnya biaya di pondok ini. 😀 untuk SPP atau syahriah bulanan adalah Rp. 2.500.000,- (dua juta lima ratus ribu rupiah) masih ditambah dengan tabungan umroh Rp. 300.000,- (tiga ratus ribu rupiah). Anggap saja anda memberi uang saku putra atau putri anda Rp. 200.000,- (dua ratus ribu rupiah) tiap bulan. Jadi pengeluaran minimal anda setiap bulan adalah 3.000.000,- (tiga juta rupiah) hmmmm.. ternyata biaya sekolah di Assalaam melebihi UMR di Sukoharjo.

Berikut estimasi biaya awal masuk pertama di pondok pesantren assalaam dengan total sebesar Rp. 18.675.000,- (Delapan belas juta enam ratus tujuh puluh lima ribu rupiah dengan perincian sebagai berikut :

biaya pendidikan pondok pesantren assalaam

Bagi santri baru akan mendapatkan fasilitas kasur bantal guling, dan juga hanger serta diberi pinjaman lemari besi/kayu yang cukup untuk menyimpan baju dan peralatan sekolah. Dan juga peralatan mandi seperti gayung ember dan lain lain yang merupakan uang dari paket fasilitas kamar.

Pengalaman santri baru. Bagi santri baru biasanya masuk lebih awal dibanding santri lama. Mereka akan ditempatkan di Kamar besar putra/putri. Yang berisi kurang lebih 20 santri. Biasanya satu kamar diberikan pembimbing dari kakak kelas senior yang di pandang cakap sebagai pembimbing. Pernah suatu ketika pembimbing berasal dari kelas 6 (3 SMU) dan pernah juga berasal dari kelas 3 Tsanawiyah. Hal umum yang terjadi di awal santri mondok adalah mbok-mboken (kangen rumah), mengenal rekan baru, mencari teman yang seide atau istilah nyak “klik” dengan santri. Dan biasanya orang tua juga baper meninggalkan anaknya yang mondok apalagi anak tersebut adalah anak pertama, terutama sang ibu. 😀 (hayoo ngakuuu)

baca :

Barang yang sering hilang di pondok pesantren

Sebagai tempat yang berpenghuni kurang lebih dua ribu maka para santri harus tertib dan berhati hati dalam menaruh barang masing masing, karena hampir setiap malam di temukan barang ataupun diberitakakan pengumuman barang hilang. Barang yang umum hilang di pondok pesantren adalah :

  • Sandal
  • Pakaian
  • Hanger
  • Kaca mata
  • Uang
  • Jam tangan
  • Dompet
  • Jilbab/Kerudung
  • Baju seragam sekolah
  • Peci/songkok

Kalau setelah magrib sering diberitakan barang hilang atau ditemukan adalah kacamata, jam tangan, dompet/uang. Akan tetapi sandal sebagai barang yang sering dirasakan hilang oleh santri tidak pernah di umumkan sebagai barang yang hilang atau barang yang ditemukan. Ironi pengumuman 😀

santri assalaam putri
santri setingkat SMU

Mengupas tentang kehilangan barang pribadi di pondok pesantren ini ada dua faktor, yaitu faktor internal santri dan faktor santri yang lain. Misalnya kehilangan baju, banyak wali santri yang menanyakan kenapa baju anaknya tinggal beberapa potong padahal dahulu sangat cukup untuk dipakai. Bisa Jadi hal ini terjadi karena anak yang malas mencuci sehingga merendamnya kelamaan menjadikan malas untuk membersihkan sehingga baju nya dibersihkan (dibuang?) oleh kebersihan/pengurus pondok. Selain itu lupa menjemur dimana ataupun ketika di jemuran baju tersebut jatuh terinjak injak dan menjadi kotor sehingga baju tersebut tidak di ambil kembali oleh yang bersangkutan. Faktor kedua adalah kebiasaan santri yang kurang terpuji dalam bertindak serta hobi masak mie. Sehingga kadang ditemukan santri yang memasak mie menggunakan api yang dihasilkan dari membakar pakaian santri lain. Akan tetapi biasanya baju yang di pakai sebagai bahan bakar adalah baju baju yang sudah sangat kotor dan terinjak injak di jemuran dan lama tidak di ambil oleh pemilik santri. Bukan baju yang dalam kondisi baik. Ketika terjadi pertemuan wali santri dengan ustadz, biasanya pada acara konsulat, para ustadz sering di komplain dengan kondisi ini. Akan tetapi saya belum melihat tindakan masif dan terstruktur dari pondok guna mengurangi kehilangan baju karena kecerobohan santri. Para ustadz hanya menyampaikan hal ini kepada para santri untuk lebih bertanggungjawab terhadap pakaian nya sendiri. Pada kasus kehilangan sandal, entahlah, saya sampai tidak yakin ada santri yang belum pernah kehilangan sandal. Hal ini terutama terjadi di pondok pesantren dengan banyak santri.

ilustrasi santri sekolah

Sedikit masukan bagi para calon wali santri. Pondok pesantren assalaam merupakan pondok modern, bukan pondok rehabilitasi sehingga sangat disarankan jika anda memasukkan putra/putri anda karena niat dari sang anak. Jika kondisi yang ada adalah anda memasukkan anak karena anak tersebut nakal dan susah di atur maka hal yang terjadi bisa lebih parah selepas anak tersebut selepas lulus (kalau sampai lulus) dari pondok pesantren, di sana mereka akan menemukan komunitas anak yang dipaksa meninggalkan rumah bukan karena keinginan mereka sehingga menjadi kelompok yang susah diatur dan sering bikin onar.

Sudah 3000 kata yang dituliskan. Sepertinya capek membaca juga (kalau ada yang membaca dari awal sampai akhir).  Untuk diketahui ini adalah merupakan tulisan subjektif yang diusahakan seobyektif mungkin guna informasi bagi yang memerlukan. Seperti keterangan diatas bahwa iformasi ini berdasarkan observasi di masa lalu, informasi dari alumni, keterangan dari wali santri. Demikian atas maklumnya disampaikan terima kasih. Komplain bisa di tulis di komentar ataupun di kirimkan ke email. Terima kasih. Bisa jadi nanti akan ada tambahan tulisan jika ada informasi dan masukan dari mereka yang berkompeten.

berikut sedikit video tentang Pondok Pesantren Modern Islam Assalaam Sukoharjo Jawa Tengah