Arsip Tag: DKM

Surat Keputusan kepala Desa tentang Pengurus Takmir Masjid Jami

Contoh Surat Keputusan Pengurus atau Takmir Masjid dari Kepala Desa maupun Lurah dalam format doc ms word PDF tahun 2021 bisa unduh gratis free download mengacu kepada berbagai ketentuan yang berlaku.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, Kepala desa atau lurah merupakan pimpinan di suatu wilayah atau desa yang keberadaannya terikat dengan aturan dan perundang undangan dalam mengeluarkan surat keputusan.

Termasuk disini yaitu dalam membuat SK Pengurus Takmir masjid. baik tahun 2020 atau nantinya pada tahun 2022.

Ada baiknya sebelum mengunduh file yang kami unggah, sampean bisa mencermati ketentuan dasar pengurus takmir masjid yang diangkat oleh kepala Desa atau Lurah.

Dalam pembuatan SK Takmir masjid dari desa ini yang perlu diperhatikan didalamnya adalah keberadaan dari Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014 tentang standar pembinaan manajemen masjid.

takmir masjid desa

Khususnya yang terdapat dalam huruf F perihal Masjid Jami.

Masjid jami dalam SK Dirjen ini memiliki pengertian sebagai masjid yang terletak di pusat pemukiman pedesaan atau kelurahan dengan kriteria tertentu.

Adapun kriteria tertentu dimaksud dapat anda baca pada artikel Masjid Jami

Landasan Pokok Pembuatan Contoh SK Takmir Masjid dari Desa

Selain aturan dan ketentuan dari Menteri dalam Negeri yang berkaitan dengan desa, dalam pembuatan contoh SK ini juga menyebutkan dasarnya.

Ada 2 aturan, yang pertama berasal dari Peraturan Menteri Agama nomor 56 tahun 2006 dan yang kedua yaitu Keputusan Dirjen Pendis nomor tahun tentang.

Itulah landasan pokok pengurus masjid sebagai acuan kami menyusun tulisan ini.

Ketentuan kepengurusan Takmir Masjid Jami

Dalam SK Dirjen dimaksud, berkaitan dengan kepengurusan atau pengurus takmir masjid Jami desa atau kelurahan adalah sebagai berikut;

  • Kepengurusan Masjid dipilih oleh Jamaah
  • Ditetapkan oleh pemerintah setingkat kelurahan atau Desa
  • Takmir Masjid atas Rekomendasi Kepala KUA Kecamatan
  • Periode Kepengurusan adalah 3 tahun dan dapat dipilih kembali maksimal 2 periode
  • Merupakan representatif dari perwakilan mushalla, majelis taklim dan tokoh desa.

Itulah setidaknya hal-hal yang perlu diperhatikan pada saat akan dilakukan pembuatan SK Pengurus masjid Jami tingkat desa oleh Kades atau Lurah.

Setelah memahami ketentuan dalam SK Dirjen Bimis, maka bisa dilakukan eksekusi pembuatan SK Takmir Masjid dari Kepala Desa Kelurahan ini dengan standar susunan Kepengurusan yang telah digariskan.

Baca : Tulisan Masjid Jami’ Arab beserta artinya

Seperti apa struktur organisasi kepengurusan Masjid tingkat Desa?

Tidak ada ketentuan yang menunjuk secara spesifik untuk masjid jami, akan tetapi mengacu kepada standar struktur yang umum berlaku dalam SK dirjen maka susunan takmir masjid tingkat desa setidaknya adalah sebagai berikut;

  • Penasihat
  • Ketua
  • Bendahara
  • Sekretaris/Ketua Bidang Idarah
  • Ketua Bidang Imarah dan
  • Ketua Bidang Ri’ayah.

Adapun jumlah pengurus menyesuaikan dengan banyak sedikitnya pekerjaan.

Contoh Teks SK DKM Pengurus Masjid oleh Kepala Desa

pengurus masjid jami dan pengurusnya
ilustrasi jamaah masjid sedang menunggu iqamah

Berikut adalah teks bunyi dari SK Kepala desa atau lurah untuk Takmir Masjid Jami menyesuaikan dengan berbagai ketentuan yang ditulis diatas.

Langsung saja, berikut contoh teks yang disusun.

KEPUTUSAN KEPALA DESA GIRIMULYO
KECAMATAN NGARGOYOSO KABUPATEN KARANGANYAR

NOMOR : 01/01 TAHUN 2021

TENTANG

PENGANGKATAN PENGURUS MASJID JAMI
DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO
MASA JABATAN 2021-2023

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

KEPALA DESA GIRIMULYO

Menimbang

  • Bahwa untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan di masjid Jami Desa Girimulyo perlu mengangkat pengurus masjid Jami tingkat Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso.
  • bahwasanya mereka yang namanya tercantum dalam lampiran keputusan ini, dianggap cakap dan mampu untuk melaksanakan tugas dimaksud;
  • bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksud huruf a dan b tersebut diatas, perlu ditetapkan dengan Keputusan Kepala Desa Girimulyo tentang Pengangkatan Pengurus Masjid Jami Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso

Mengingat :

  1. Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 292, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5601);
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi, Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);
  3. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 84 Tahun 2015 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Pemerintah Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 6);
  4. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 47 Tahun 2016 tentang Administrasi Pemerintahan Desa (Berita Negara Republik Indonesia Tahun 2016 Nomor 1100);
  5. Peraturan Menteri Agama nomor 54 tahun 2006 tentang Susunan Organisasi dan Tata Kerja Badan Kesejahteraan Masjid
  6. Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014 tentang Standar Pembinaan Manajemen Masjid
  7. Rekomendasi Kepala Kantor Urusan Agama Kecamatan Ngargoyoso Nomor …../….. Tahun 2020 Tentang Susunan Pengurus Masjid Jami Desa Girimulyo.
  8. Pemilihan pengurus masjid Jami Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso pada tanggal ………………… di ………

Memutuskan

Menetapkan

Pertama : Mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini ditetapkan sebagai Pengurus Masjid Jami Desa Girimulyo.

Kedua Bahwa yang namanya tercantum dalam lampiran keputusan ini dianggap mampu dan cakap dalam menjalankan tugas dan fungsi sertatanggungjawab dibidangnya masing-masing.

Ketiga : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkan dengan ketentuan bahwa apabila dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam Keputusan ini akan diadakan perbaikan sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Ngargoyoso
Pada Tanggal : 01 Januari 2021
Kepala Desa Girimulyo

……………………………

  1. Camat Ngargoyoso;
  2. Kepala KUA Kecamatan Ngargoyoso;
  3. Ketua BPD Desa Girimulyo;
  4. Masing-Masing Yang Bersangkutan;
  5. Arsip.

LAMPIRAN : SURAT KEPUTUSAN KEPALA DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO
NOMOR : 01/01 TAHUN 2021
TANGGAL : 01 JANUARI 2021
TENTANG : PENGANGKATAN PENGURUS MASJID JAMI
DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO MASA JABATAN 2021-2023

PENGURUS MASJID JAMI DESA GIRIMULYO KECAMATAN NGARGOYOSO
MASA JABATAN TAHUN 2021-2023

Penasihat : Kepala Desa
Ketua : Dafit Jaelani
Bendahara : Erna Jayanto
Sekretaris/Ketua Bidang Idarah : Sriyanta
Anggota : Jaka Parmanta
: Gunung H
Ketua Bidang Imarah : Panoto
Anggota : Waluyo Jati
: Tri Wanti
Ketua Bidang Ri’ayah : Nunus
Anggota : Catur
: Wardoyo

Ditetapkan di : Ngargoyoso
Pada Tanggal : 01 Januari 2021
Kepala Desa Ngargoyoso

(Nama Kepala Desa)

untuk memantau tampilan SK Kepala Desa Tentang Pengurus masjid format PDF bisa dipantau sebagaimana penampakan preloved dibawah ini;

apabila ingin memilikinya, silakan saja unduh dengan gratis alias free dalam rangka download file contoh SK Pengurus masjid dari desa, apabila ada kendala pengambilan langsung dari preloved, kami siapkan tautannya dibawah ini.

Download Contoh SK Pengurus Masjid dari Kepala Desa atau Lurah

Berikut adalah link tautan untuk melakukan unduh gratis free download contoh Surat Keputusan Kepala Desa atau Lurah tentang Takmir Pengurus Masjid Jami tingkat Desa dalam format doc ms word.

Ini hanya merupakan contoh olahan pribadi saja dimana anda dapat melakukan perubahan apapun didalamnya baik dari segi kata kalimat susunan kepengurusan dan yang lain.

Baca : Contoh Profil Masjid

Atau sampean boleh juga memakainya persis seperti yang dibuat, silakan saja pilihan ada ditangan anda.

Buat para re-upload dan jagoan copas repost di blog website pribadi maupun instansi institusi, silakan dicantumkan tautan ya.

Here it is the sample

sk takmir masjid format PDF
sk pengurus masjid dari desa format doc

Nah begitulah hal yang dapat kami lakukan pagi menjelang siang ini pada hari libur, semoga bisa menjadi pertimbangan dalam pembuatan surat keputusan takmir masjid jami.

Orang bijak meninggalkan jejak, begitulah kata yang tenar di kalangan para blogger beberapa tahun belakangan. Wilujeng enjang menjelang awan. Wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Berita Acara Pemilihan Ketua DKM Takmir Masjid

Berita acara pemilihan ketua DKM Dewan Kemakmuram Masjid download contoh format doc ms word unduh gratis sebagai salah satu dokumen dalam pergantian pengurus takmir.

pontren.com – assalaamu’alaikum, pada masjid yang sudah maju secara penataan administrasi dan tata kelola kantor yang mumpuni maka pemilihan ketua DKM merupakan acara yang besar.

berita acara pemilihan ketua DKM takmir pengurus masjid

Perlu menyiapkan berbagai perangkat dan dokumen guna kelancaran dan keabsahan serta ketertiban dalam suksesi pergantian ketua dewan kemakmuran masjid dari yang lama pada yang baru.

Contoh berita acara pemilihan ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) alias pengurus atau takmir ini kami sadur dari halaman facebook masjid Jami’ Pangrango Cianjur.

Kemudian kami adaptasi pada masjid besar Baiturrahman sebagai contoh dalam format doc sebagai kenangan kami semasa dahulu biasa sholat tarawih pada masjid ini.

Teks Berita acara Pemilihan Ketua DKM

BERITA ACARA PEMILIHAN KETUA DEWAN KEMAKMURAN MASJID (DKM) MASJID BESAR BAITURRAHMAN NGARGOYOSO PERIODE 2022 – 20235
BERITA ACARA

PEMILIHAN KETUA DEWAN KEMAKMURAN MASJID (DKM)
MASJID BESAR BAITURRAHMAN NGARGOYOSO
PERIODE 2022 – 2026

Pada hari ini Sabtu Tanggal 12 November Tahun 2022 telah diadakan rapat/musyawarah pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Baiturrahaman Ngargoyoso Periode tahun 2022 s.d. 2026 yang bertempat di Masjid Besar Baiturrahan Ngargoyoso.

Alamat : Kompleks Masjid Baiturrahman Dusun Gadungan Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar
Pukul : 19 : 30 WIB (jam setengah delapan malam)

Berdasarkan hasil rapat/musyawarah pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Jami Al Mubarok telah terpilih Bapak/Saudara : Mugiyono, SE sebagai Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Baiturrahman Ngargoyoso Periode tahun 2022 s.d. 2026 pada hari Rabu Tanggal 12 November Tahun 2022 bertempat di Masjid Besar Baiturrahman Ngargoyoso.

Alamat : Kompleks Masjid Baiturrahman Dusun Gadungan Desa Girimulyo Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar
Pukul : 19 : 30 WIB (jam setengah delapan malam)

Demikian berita acara pemilihan Ketua Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) Besar Baiturrahman Ngargoyoso ini dibuat.

Ngargoyoso, 12 November 2022

Mengetahui,

Ketua RW 014 Ketua Dewan Penasehat
Masjid Besar Baiturrahman Ngargoyoso
S u j a d i Sarwono

Kepala Desa Girimulyo
Nunus Catur Wardoyo, SE

Nah seperti itu contohnya, anda bisa melakukan ubahan edit seperlunya atau melakukan modifikasi drastis yang cocok untuk takmir tempat anda.

Sekedar informasi, ini bukan contoh baku berasal dari Kemenag (tidak ada contohnya dari Kementerian Agama).

Sehingga apapun karya anda selama asas kepantasan dan tidak melanggar UU maka adalah benar dan sah.

Download File Format Doc MS word

Sebagaimana awal tulisan, kami menyediakan format file contoh berita acara pemilihan takmir masjid atau ketua DKM dalam format bentuk doc ms word.

Sebelum sampean mengunduhnya, anda bisa melihat tampilan preloved sebagaimana berikut ini.

Kami memakai font bookman old style dengan ukuran huruf 12.

Supaya sebagaimana pilihan font pada peraturan dan perundang-undangan yang banyak memakai tipe huruf ini.

Ada kendala dalam mengunduhnya secara langsung?

Jangan khawatir, kami sediakan tautan untuk mengunduhnya.

Berikut ini tautan untuk unduh gratis free download berita acara memilih ketua takmir pengurus masjid yang baru atau kepala DKM.

Download berita acara pemilihan takmir masjid

Demikian informasi tambahan kali ini untuk melengkapi dokumen dalam pemilihan takmir masjid.

Semoga masjid anda semakin barakah makmur dan ramai semarak dalam kegiatan keislaman yang mendapat ridha Ilahi.

Wilujeng dalu, selamat malam, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh.

Susunan Acara Pemilihan Pengurus DKM Takmir Masjid

Susunan Acara Pemilihan Pengurus DKM Takmir Masjid, dalam membentuk pengurus yang baru setelah masa bakti takmir masjid sebelumnya selesai dalam periode masa kepengurusan sebagai acuan dalam menyelenggarakan kegiatan suksesi.

pontren.com – assalaamu’alaikum, untuk menyelenggarakan pemilihan pengurus masjid yang baru atau pergantian kepengurusan maka memerlukan susunan acara pemilihan pengurus DKM atau Takmir masjid.

Fungsi susunan acara ini sebagai memandu acara demi acara bisa berjalan dengan lancar, hemat waktu, singkat tanpa meninggalkan esensi dan ruh musyawarah maupun metode dengan pemungutan suara.

Jika menyimak kepada panduan kemenag, ada baiknya dalam memilih ketua DKM yang baru beserta jajaran pengurusnya maka waktunya adalah selepas salat jum’at atau ba’da magrib, bisa juga selepas ibadah sholat isya’.

Dalam memilih waktu ini mencari kesempatan banyak jamaah yang bisa berkumpul untuk turut serta dalam memilih ketua takmir masjid atau pengurus DKM.

Tips mengadakan acara pemilihan Takmir Masjid

Sebelum acara hari H waktu pemilihan, ada kegiatan sebelumnya alias pra pemilihan yang perlu panitia lakukan.

tujuannya supaya acara bisa berjalan dengan baik dan mendapatkan pengurus masjid yang solid dan mampu mengembangkan kegiatan masjid dengan baik.

Ada beberapa hal yang perlu panitia lakukan yaitu;

  • Menentukan waktu tempat untuk acara
  • Menjaring Bakal calon pengurus
  • Membuat tata tertib dalam memilih
  • Melakukan sosialisasi kepada jamaah
  • Membuat surat undangan kepada jamaah
  • persiapan konsumsi

Dengan kegiatan pra pemilihan ini maka harapannya kedepan yaitu para jamaah bisa banyak yang hadir.

tentu tidak lepas karena sudah mengetahui adanya kegiatan dalam memilih pengurus yang baru.

Surat undangan dalam pemilihan pengurus masjid bisa dengan cara membuat satu persatu dan diedarkan oleh remaja Masjid.

zaman now yang praktis berupa pesan berantai WA alias whatsapp pada grup maupun perorangan.

Dan pada hari H sebelum pelaksanaan, bisa mengumumkan lewat horn toa yang suaranya sudah kondang menggelegar.

Bentuk sosialisasi kepada masyarakat bisa memanfaatkan media sosial seperti twitter, facebook.

Dan utamanya papan pengumuman masjid, sukur-sukur membuat MMT yang penempatannya strategis.

Jika kesemuanya sudah dilaksanakan, tinggal menunggu hasilnya bagaimana jamaah berkumpul untuk menyemarakkan acara pilihan ketua takmir masjid yang baru.

Bisa dapat baru atau masih ngandang (balik lagi memilih ketua yang lama atau sedang duduk menjadi takmir).

Contoh susunan acara pemilihan ketua DKM pengurus Masjid

Dalam kegiatan ini maka sebaiknya panitia sudah jauh hari menentukan dan memberitahukan susunan acara kepada berbagai pihak yang bersangkutan.

Adapun pihak yang perlu anda hubungi yaitu;

  • Ketua takmir masjid yang lama (menyiapkan sambutan sebagai ketua yang lama)
  • Bakal calon pengurus (ketua baru melakukan sambutan)
  • MC pembawa acara (mempersiapkan diri dan waktu sebagai pembawa acara dan melakukan cek acara kegiatan);
  • Pembaca doa (supaya bisa mempersiapkan doa penutupan dengan baik).

Sedangkan peralatan maupun dokumen yang perlu ada saat acara kegiatan adalah;

  • Juknis tata tertib dan tatacara pemilihan;
  • Alat memilih jika musyawarah tidak bisa mufakat;
  • Berita acara hasil pemilihan;
  • Dokumen serah terima jabatan;
  • Stempel cap takmir masjid;
  • Snack makanan minuman secukupnya.

adapun contoh susunan acaranya adalah seperti ini

  • Pembukaan (dengan bacaan basmalah)
  • Sambutan Panitia Pemilihan Ketua Takmir masjid (ada baiknya singkat saja, membacakan dua hal berikut;)
  • Tata tertib dan peraturan pemilihan
  • Teknis pemilihan
  • Pelaksanaan Pemilihan (jika musyawarah mencapai mufakat tidak tercapai)
  • Pengitungan Suara
  • Sambutan Ketua DKM lama
  • Penanda tanganan Surat Serah terima jabatan dan penyerahan berkas dan stempel Ketua DKM lama ke Ketua DKM Baru
  • Sambutan Ketua DKM baru
  • Pembacaan Do’a
  • Penutup
  • Ramah Tamah/Santapan Jasmani
  • Pembubaran Panitia

Nah itulah susunan acara pemilihan ketua DKM Takmir masjid yang saya kutip dari situs Saepulgens.blogspot.com susunan acara rapat pemilihan ketua dkm

Tentunya acara ini hanya panduan atau acuan saja, bukan keharusan.

Sampean bisa melakukan perubahan modifikasi menyesuaikan dengan keadaan dan kondisi tempat anda.

Sebaiknya memang kegiatan ini sifatnya singkat padat dan cepat dalam rangka waktu yang biasanya mepet.

Setelah ibadah salat jum’at jamaah banyak yang masih bekerja atau selepas isya (malam hari waktunya orang istirahat).

Wilujeng sonten, selamat sore, akhirnya wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Pemilihan Takmir Masjid, Tata cara dan ketentuannya

Pemilihan takmir masjid, tata cara dan mekanisme memilih pengurus DKM mengacu kepada SK Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI (Kemenag Jakarta).

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, wilujeng enjang poro jamaah dan juga pengelola masjid yang menjabat sebagai takmir maupun pengurus.

tata cara pemilihan takmir masjid

Dalam mengemban jabatan sebagai takmir masjid, jika mengacu kepada Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014 memiliki periode tertentu masa kepengurusan.

Selanjutnya diadakan pemilihan pengurus atau takmir masjid yang baru periode selanjutnya melanjutkan estafet pengelolaan lembaga.

Bagaimana cara dan mekanisme pemilihannya?

Pemilihan Pengurus dapat dilakukan ba’da shalat jum’at maupun salat rawatib dengan cara musyawarah antar jamaah masjid.

mekanisme pemilihan pengurus Masjid

Jadi singkatnya mekanisme pemilihan takmir masjid melalui cara musyawarah antar jamaah.

Bagaimana perjalanan musyawarah?

Mengutip dari MUSYAWARAH JAMAAH MASJID AL MARJAN PERMATA DEPOK REGENCY, berikut adalah tata tertib serta tata cara dan mekanisme pemilihan DKM.

Baca : masa bakti Pengurus takmir masjid

Langsung saja contoh tatat tertibnya sebagaimana berikut;

Tata Tertib Pemilihan Takmir Masjid

  • Musyawarah dimulai dengan membaca ”Bismillaahirrahmaanirrahiim”;
  • Musyawarah ini diberi nama MUSYAWARAH JAMAAH MASJID ……….. , selanjutnya disebut ……….;
  • Musyawarah dilaksanakan tanggal 16 November 21, pukul 08.00 s.d selesai bertempat di Masjid ……………;
  • Musyawarah dipimpin oleh seorang pimpinan yang ditetapkan bersama oleh peserta musyawarah dan didampingi oleh sekretaris sebagai notulis;
  • Sebelum Pimpinan musyawarah ditetapkan, musyawarah dipimpin oleh Pemimpin Musyawarah Sementara, yaitu Ketua RW 01 atau 02 dan didampingi salah seorang dari Panitia Musyawarah;
  • Seluruh peserta diminta untuk berniat ikhlas lillahi ta’ala;
  • Setiap peserta berkewajiban beretika Islam, menjaga tertibnya musyawarah dan menjaga ukhuwah islamiyah;
  • Semua peserta hendaknya memegang teguh etika bermusyawarah;
  • Setiap peserta memiliki hak untuk menyampaikan pendapat yang bermanfaat bagi kemaslahatan jamaah/warga/umat;
  • Peserta yang berhak atas suara dalam pengambilan keputusan adalah hanya peserta yang merupakan anggota Jamaah Masjid …………, yaitu warga muslim wilayah …………… dan Anggota Kehormatan dari Yayasan …………..;
  • Pengambilan keputusan diupayakan sejauh mungkin dengan Musyawarah untuk mufakat;
  • Dalam hal musyawarah mufakat gagal, diperkenankan dengan pengambilan suara terbanyak

Mekanisme Pemilihan

mekanisme pemilihan pengurus Masjid

Sebagaimana dalam Keputusan Dirjen Bimis diatas, bahwasanya tata cara pemilihan dengan mekanisme musyawarah jamaah masjid beserta peserta kehormatan seperti dari pihak yayasan.

Maksud musyawarah disini adalah membahas bersama dan mencapai sepakat siapa saja yang akan ditunjuk dan diangkat serta dilantik menjadi ketua wakil sekretaris bendahara bidang idarah imarah riayah dalam kepengurusan takmir masjid.

Apabila terjadi ketidaksepakatan dan mengakibatkan tidak tercapainya mufakat dalam pengangkatan takmir masjid kemudian adalah menempuh jalah pemungutan suara atau voting.

Caranya bisa dengan menuliskan nama dalam selembar kerta, atau mengacungkan tangan untuk memilih nama yang diajukan oleh panitia.

Teknis pemilihan pengurus melalui suara terbanyak bisa disesuaikan dengan keadaan dan kondisi jamaah dan ketersediaan sarana prasarana.

Jabatan yang ada dalam susunan kepengurusan Takmir masjid

Dalam memilih pengurus yang baru, seyogyanya struktur organisasi kepengurusan mengacu kepada standar yang dibuat oleh Kementerian Agama melalui SK Dirjen sebagaimana disebutkan diatas.

Dalam susunan ini setidaknya terdiri dari

  • Penasehat
  • Ketua
  • Sekretaris
  • Bendahara
  • Bidang Idarah
  • Ketua Bidang Imarah
  • Bidang Riayah

Itulah minimal kepengurusan dalam struktur organisasi DKM.

Jika diperlukan bisa ditambahkan badan badan dibawahnya seperti badan Pendidikan al-Qur’an, Badan Zakat Wakaf, Badan Hubungan Masyarakat Majelis taklim maupun lebih spesifik menyesuaikan kebutuhan kemakmuran masjid.

Baca : struktur organisasi pengurus masjid beserta tugasnya

Langkah Melaksanakan kegiatan Pemilihan pengurus DKM

pengertian dewan kemakmuran masjid

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, dalam kegiatan ini perlu dibentuk sebuah kepanitiaan, atau setidaknya ada beberapa orang yang ditunjuk untuk merencanakan dan merancang proses suksesi atau memilih pengurus baru.

Adapun yang perlu dipersiapkan diantaranya adalah;

  • Menentukan Waktu dan tempat pelaksanaan
  • Menyusun tata tertib dan mekanisme pemilihan
  • Membuat undangan resmi kepada para jamaah dan tamu undangan
  • Mengumumkan kepada jamaah masjid melalui media sosial, maupun papan pengumuman dan saat sebelum pelaksanaan salat jumat
  • Menyiapkan sarana prasarana peralatan msuyawarah dan antisipasi pemungutan suara (board, papan tulis, pena, kertas, sound system/tata suara, makanan minuman jika perlu).
  • Menyusun struktur organisasi kepengurusan yang akan diisi oleh pengurus baru
  • Menyusun nama nama kandidat pengurus.

Kemudian dalam eksekusinya, panitia atau takmir masjid yang masih bertugas membuat pengumuman dan surat undangan resmi kepada masyarakat jamaah masjid mengenai hari waktu dan tempat musyawarah memilih takmir masjid.

Baca : contoh undangan takmir masjid.

Pada hari H pelaksanaan musyawarah, panitia sudah siap untuk memandu kegiatan supaya agenda yang dibuat sesuai dengan acara yang telah disusun.

Jangan sampai kegiatan pemilihan menjadi tidak fokus karena membahas wakaf, zakat, kegiatan ramadan puasa maupun yang lain. Bukan tidak perlu dibahas, akan tetapi jadwal dan waktunya saja yang kurang pada tempatnya.

Membuat Surat Rekomendasi SK Pengankatan Takmir Masjid

Selesai dilakukan pemilihan pengurus yang baru, kemudian panitia merumuskan surat rekomendasi kepada yang membuat SK (bisa tokoh masyarakat, RT, RW atau siapapun) guna mendapatkan SK pengangkatan sebagai takmir masjid yang baru dengan periode tertentu.

Selesai menyerahkan rekomendasi susunan pengurus maka panitia pemilihan pengurus masjid dibubarkan karena sudah menyelesaikan tugasnya.

Nah begitulah kira kira mekanisme memilih pengurus DKM atau takmir pengurus masjid beserta tata cara langkah persiapan sampai dengan surat rekomendasi susunan pejabat yang mendapat mandat untuk memakmurkan masjid.
Wilujeng siang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Sumber :
SK Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam nomor DJ.II/802 tahun 2014
MUSYAWARAH JAMAAH MASJID AL MARJAN PERMATA DEPOK REGENCY DEPOK, 16 NOVEMBER 2014

Syarat Takmir Masjid pengurus DKM menurut Kemenag


Syarat takmir masjid atau pengurus Dewan Kemakmuran Masjid mengacu kepada standar pembinaan manajemen masjid Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (SK Dirjen Bimis no DJ.II/802 tahun 2014.

pontren.com – assalaamu’alaikum para penggiat kegiatan kemakmuran masjid, wilujeng enjang, selamat pagi dan selamat bersiap-siap menjalankan aktivitas anda sekalian, tak lupa semoga kesehatan dan keselamatan keberkahan senantiasa di limpahkan kepada anda sekalian.

persyaratan menjadi takmir masjid

Jika anda bertanya, adakah standar tentang pengurus masjid? Ketentuan dan batasan yang secara eksplisit menyebutkan seperti apa dan bagaimana? Maka anda perlu melihat dalam SK Dirjen Bimis.

Meskipun tidak menyebutkan dalam bab tertentu atau mengelompokkannya dalam pembahasan tersendiri, disana anda akan menemukan seharusnya takmir masjid itu hendaknya seperti apa.

Takmir Masjid dalam SK Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam

Dari situlah bisa dirangkup menjadi persyaratan atau syarat takmir masjid yang dipilih menjadi pengurus DKM guna mengurusi umat dan jamaah.

Seperti apa gambaran takmir masjid dalam SK Dirjen Pendis Kementerian Agama? Mari kita simak satu persatu.

Syarat Takmir Masjid bidang Manajemen

Dalam Bab IV Pembinaan idarah huruf a. Perencanaan disebutkan bahwa;

Pengurus Masjid dalam jabatan apapun hendaknya memiliki keahlian memimpin (leadership), mampu memahami seluruh tugas dan permasalahan dibidangnya dan merumuskan rencana yang akan dilakukan bersama secara efisien dan efektif.

Standar Pembinaan Manajemen Masjid

BACA : SUSUNAN STRUKTUR ORGANISASI PENGURUS MASJID DAN TUGASNYA

Pada tulisan diatas, terdapat beberapa kata kunci yaitu;

  • Memiliki keahlian memimpin (leadership)
  • Memahami seluruh tugas permasalahan di bidangnya (kepengurusan masjid)
  • Memiliki perencanaan yang efisien dan efektif.

Keberadaan ketentuan diatas menjadi syarat kemampuan manajemen takmir masjid yang memangku tugas jabatan mulia non profit ini.

Syarat Domisili Takmir Masjid

Selain persyaratan berkaitan dengan manajemen, ada tambahan keterangan lagi berkaitan dengan domisili dan lokasi tempat tinggal takmir masjid.

Hal ini tertuang dalam bab yang sama (pembinaan idarah) huruf b tentang organisasi kepengurusan angka 4 disebutkan bahwa pengurus yang akan dipilih hendaknya bertempat tinggal disekitar masjid.

Pada masjid kampung atau kompleks perumahan, tentunya bukan masalah berkaitan dengan lokasi tempat tinggal.

Masjid Besar Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar
Masjid Besar Kecamatan Ngargoyoso Karanganyar

Akan tetapi pada beberapa masjid yang memiliki kaitan erat dengan kedinasan, biasanya mempunyai kecenderungan pengurusnya berdomisili atau tempat tinggal yang jauh dari masjid tempat dia mendapatkan jabatan sebagai takmir masjid.

Itulah syarat dan ketentuan yang ada dalam standar pembinaan manajemen masjid Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Republik Indonesia.

Hal lain yang perlu dipertimbangkan adalah keaktifan serta semangat dan waktu luang takmir masjid itu sendiri.

BACA : SEBAB ALASAN TAKMIR MASJID PENGURUS DKM TIDAK BERJALAN DENGAN BAIK

Dalam hal ini yang dimaksud dengan keaktifan adalah aktif pada kegiatan masjid baik berupa ibadah salat jamaah dan yang lain semisal pengajian rutin, kepanitiaan PHBI, zakat dll.

Meskipun orang tersebut memiliki kemampuan leadership yang bagus, memahami tugas dan fungsi takmir masjid dan bagus dalam perencanaan yang efektif serta evisian, jika pasif dalam beribadah serta kegiatan masjid tentunya perlu dipertimbangkan lagi untuk dipilih menjadi pengurus DKM.

Nah itulah syarat pengurus masjid yang biasa disebut dengan DKM (Dewan Kemakmuran Masjid) mengacu kepada SK Dirjen Bimis tentang standar pembinaan manajemen masjid.

Kesimpulan

ada 4 syarat untuk menjadi takmir masjid mengacu kepada standar pembinaan manajemen masjid Dirjen Pendis.

adapun keempat syarat dimaksud adalah;

  • Leadership
  • Pemahaman tugas dan permasalahan tugasnya dalam jabatan takmir
  • Memiliki perencanaan yang efisien dan efektif.
  • bertempat tinggal di sekitar masjid tempatnya menjadi pengurus

Wilujeng enjang, selamat pagi wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.

Sebab Alasan Takmir Masjid Pengurus DKM tidak berjalan dengan baik

Muslim sejati tentunya akan senang dan gembira apabila masjid memiliki kegiatan rutin bermanfaat serta maju. Akan tetapi jika sebaliknya maka hatinya akan sedih dan prihatin melihat masjid yang pasif kegiatan. Dengan Sebab dan Alasan Takmir Masjid Pengurus DKM tidak berjalan dengan baik.

Pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh, biasanya apabila kegiatan masjid tidak berjalan semestinya, jamaah akan menganalisa apa sebabnya, kenapa demikian dan kemudian menyimpulkan si A atau si B yang menjadi biang kerok kegiatan kemasjidan stagnan.

takmir masjid diharapkan aktif kegiatan

Contoh masjid yang pasif misalnya, masjid hanya sekedar untuk kegiatan salat berjamaah lima waktu dan jumatan serta salat tarawih, tidak ada penataan kelembagaan TPQ yang maju, manajemen keuangan yang adakalanya tidak ada laporan berkala, bahkan PHBI pun hampir tidak pernah ada gemanya.

Pada sisi remaja, tidak ada kepengurusan ataupun rencana pembentukannya sehingga pemuda dan remaja tidak maksimal dalam kaderisasi dan berorganisasi yang berkenaan dengan kegiatan kepemudaan dan keremajaan bidang keagamaan.

Disini berdasarkan dari pendapat Ahmad Yani, akan melihat secara komprehensif dan menganalisa penyebab pengurus DKM atau Takmir Masjid tidak Berjalan dengan baik alias kurang berperan dalam kemakmuran masjid, bukan hanya melihat secara personal, lebih kepada situasi.

Ada 5 sebab mendasar pengurus DKM tidak berjalan dengan baik yaitu;

  • pertama, komitmen dan tanggung jawab pengurus yang rendah.
  • Kedua, ada pengurus yang tidak mengerti tentang bagaimana menjalanka roda kepengurusan dan harus dibagaimanakan masjid itu menurut fungsi yang sebenarnya.
  • Ketiga, tidak ada uraian kerja pengurus dan wewenang yang jelas.
  • Keempat, waktu, tenaga dan pikiran serta perhatian pengurus yang kurang, sehingga kepengurusan berjalan sambil lalu.
  • Kelima, terdapat konflik atau ketidak cocokkan pribadi antara pengurus yang satu dengan pengurus yang lain, dan lain-lain.

Mari kita bahas satu persatu

Komitmen dan Tanggungjawab Pengurus DKM yang rendah

Biasanya dalam penunjukan pengurus Dewan Kesejahteraan Masjid atau takmir lebih mengedepankan ketokohan orang tersebut pada posisi strata sosial di lingkungannya.

Sayangnya model pemilihan seperti ini apabila tidak dibarengi dengan komitmen terhadap masjid dan merasa handarbeni alias tanggungjawab dalam urusan masjid membuat posisi tersebut menjadi pasif.

Dengan begitu, dalam pemilihan orang yang diserahi tugas sebagai takmir masjid perlu dilihat etos kerja beserta semangat dalam menggerakkan kegiatan masjid, bukan hanya memandang dari ketokohannya ditengah masyarakat.

Tidak Mengerti menjalankan roda kepengurusan dan fungsi dari masjid

Apabila seorang pengurus DKM atau takmir masjid tidak mengetahui fungsi dari masjid dan tidak paham dalam berorganisasi maka tidak akan memiliki visi dan bagaimana membuat kegiatan yang bermanfaat bagi umat.

Apabila dia tidak bisa menjalankan roda organisasi maka suatu kegiatan yang dibuat menjadi tidak tertata rapi ataupun keberadaannya hanya asal-asalan sehingga banyak membuang sia sia tenaga dan pikiran karena pengelolaan yang tidak benar.

baca : Pengertian Idarah Imarah dan Riayah dalam Manajemen Masjid

Maka selayaknya bagi takmir masjid atau penurus DKM memiliki atau diberi pengertian tentang fungsi keberadaan masjid di tengah tengah masyarakat selain sebagai tempat beribadah.

Dan juga memilih orang yang mampu mengorganisasi kegiatan atau memiliki kemampuan mengatur dan mengorganisasi acara mulai dari rancangan yang matang, eksekusi yang cermat serta evaluasi pasca kegiatan yang komprehensif sebagai pembelajaran waktu yang akan datang.

Tidak ada uraian kerja pengurus dan wewenang yang jelas

pengertian dewan kemakmuran masjid

Meskipun dalam SK Dirjen Bimis sudah diuraikan apa saja tugas dan wewenang mulai dari ketua, sekretaris bendahara serta ketua bidang idarah imarah dan riayah, perlu diakui tidak semua pengurus masjid mengetahui uraian tugas dan kewenangan masing masing sesuai wilayah kewenangan sesuai jabatannya.

Untuk itu ketua takmir masjid atau DKM perlu memberikan penekanan yang jelas kepada jajaran pengurus mengenai apa saja tugas mereka dan tanggungjawabnya beserta kewenangan yang dimiliki.

Ada baiknya berupa arahan serta target yang hendak dicapai dalam satu tahun kalender kepengurusan dan setiap tahun dilakukan evaluasi.

baca : susunan Struktur Organisasi Pengurus Masjid dan tugasnya

Faktor lain ketidaktahuan pengurus dalam pekerjaan dan kewenangan bisa juga terjadi karena model ketua takmir yang terlalu dominan akan tetapi tidak sepadan dengan kemampuan otak serta pengorganisasian.

Situasi ini membuat jajaran pengurus DKM yang lain cenderung hanya sekedar pelengkap dalam susunan kepengurusan karena tidak berminat menghadapi pimpinan takmir masjid yang model beginian.

Tenaga dan pikiran serta perhatian pengurus yang kurang, sehingga kepengurusan berjalan sambil lalu

takmir masjid merupakan kegiatan sosial nonprofit, serta bisa dikatakan tidak ada sanksi apapun apabila gagal dalam mengelola pengecualian sanksi dirasani oleh jamaahnya.

Kebanyakan takmir masjid memiliki pekerjaan dan tugas kesibukan sehari hari yang menyita waktu beserta pikiran utamanya berkaitan dengan perekonomian (entah bekerja, bisnis, dan lain sebagainya).

Dengan demikian tugas sebagai takmir masjid bukan menjadi prioritas dalam kehidupan sehingga curahan waktu pikiran dan tenaga dalam mengelola kemakmuran masjid menjadi hanya sekedar sepintas lalu.

Yang perlu dilakukan adalah adanya rapat rutin berkenaan dengan kegiatan masjid dengan membuat daftar kegiatan yang perlu dilakukan serta rancanagan eksekusi yang jelas sehingga sosok seorang pemimpin yang betah berdakwah menjadi sangat penting dalam posisi mengembalikan semangat memikurkan masjid yang bukan hanya sambil lalu.

Konflik atau ketidak cocokkan pribadi antara pengurus yang satu dengan pengurus yang lain

seharusnya takmir masjid atau pengurus DKM menjadi suri tauladan jamaahnya dalam menjalin sillaturrahmi serta menjauhkan diri dari sifat permusuhan.

Akan tetapi kenyataannya ada saja kejadian dimana antara pengurus satu dangan yang lain memiliki ego pribadi bahkan saling bermusuhan. Faktornya yang bermacam macam, pernah tersinggung ucapan, beda madzhab, beda pilihan partai politik, anaknya bersaing dan sebab lainnya.

Keberadaan perpecahan yang susah disatukan ini membuat koordinasi menjadi tersendat. Lebih parah lagi adakalanya pihak satu melakukan penggembosan kepada pihak lain yang menjadi rivalnya.

Disini diperlukan pihak yang bisa menengahi person yang tidak cocok secara pribadi ini atau setidaknya mengkondisikan suasana lebih kondusif. Harapannya tidak terlalu dalam yang dapat mengganggu rencana dan pelaksanaan kegiatan dalam memakmurkan masjid.

Nah itulah lima faktor yang membuat masjid tidak makmur karena alasan pengurus DKM atau Takmir masjid. Mengapa pengurus masjid tidak berjalan maksimal dalam mengelola kegiatan kemasjidan dan yang berkaitan. Wassalaamu’alaikum.