Arsip Kategori: Pondok Pesantren Umum

1 nomor statistik 2 Pesantren, cara Menyelesaikan kepemilikan NSP

Ketentuan 1 nomor statistik Pondok Pesantren (NSPP) atau sekarang bernama NSP yang dimiliki oleh 2 (dua) pondok Pesantren, ketentuan menyelesaikan dualisme kepemilikan ini mengacu kepada arahan lewat pesan whatsapp.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, saya pribadi belum pernah menemukan kasus kejadian adanya dualisme kepemilikan 1 nomor statistik pondok pesantren.

Maksudnya adalah sebuah nomor statistik ternyata dimiliki oleh pondok pesantren. Lha sepertinya kejadian ini memang benar adanya tetapi entah dimana dan siapa yang memilikinya saya juga tidak tahu menahu, tidak pula berminat untuk investigasi. Lha ngopo, kurang gawean timen.

Yang jelas apabila ada kejadian pada kabupaten atau kota provinsi dan Negara Indonesia keberadaan satu nomor statistik dobel lembaga, ada petunjuk untuk menyelesaikannya.

Maksudnya petunjuk ini bukan berupa juknis, akan tetapi arahan bagaimana cara menyelesaikan situasi keberadaan sebuah statistik dengan ganda lembaga pondok pesantren.

Adapun arahan ini berbunyi sebagai berikut;

Surat Keterangan dari Kemenag, menerangkan Pesantren yg ditentukan memiliki dan melekat dengan NSP tersebut. Sementara Pesantren lainnya diarahkan untuk mengajukan izin baru.

menyelesaikan dualisme kepemilikan NSP

Langkah mengatasi 1 NSP 2 Pondok Pesantren

Mengacu arahan yang ada (via WA yang beredar pada grup) yaitu menentukan pondok pesantren yang melekat dengan nomor statistik tersebut.

Caranya bisa dengan melakukan pengecekan bukti fisik kepunyaan piagam yang berlaku atau data sebelumnya.

Apabila keduanya masih sama kuat, bisa dengan melihat mana yang lebih dahulu mengajukan dan memiliki nomor statistik ini.

Bisa juga metode yang lain yang bisa memberikan kemantapan JFU PD Pontren atau Seksi PAKIS untuk memberikan nomor statistik kepada salah satu lembaga pondok pesantren.

point utama pemilihan lembaga yang memiliki NSP ini harapannya bisa diterima oleh kedua lembaga dengan baik.

Dalam artian tidak menimbulkan kontroversi dan perpecahan, melakukan penilaian secara adil dan proporsional.

Selesai menentukan lembaga, langkah selanjutnya yaitu membuat surat keterangan yang berisi menentukan pesantren yang ditentukan memiliki dan melekat dengan NSP tersebut.

Seperti apakah atau bagaimana bentuk dan isi surat keterangan ini? Dalam formatnya tidak ada contoh baku dari atas.

Kabupaten/Kota bisa membuat sesuai selera mengacu kepada tata persuratan surat keterangan umum.

yang jelas isi surat menerangkan NSP tersebut melekat pada pondok pesantren yang telah anda lakukan pengecekan sebagai pemilik yang sah.

piagam statistik pesantren

Bagaimana dengan pondok pesantren yang satunya?

Dalam arahan menyebutkan bahwa lembaga pondok pesantren yang satunya untuk diarahkan mengajukan ijin baru.

Mestinya yaitu melalui pendaftaran keberadaan pesantren sesuai dengan PMA nomor 30 tahun 2020.

Dan juga form blangko dan syaratnya sebagaimana dalam SK Dirjen Pendis no 511 tahun 2021.

Kesimpulan

1 nomor statistik 2 pesantren. apabila ada dualisme kepemilikan 1 NSPP oleh 2 Pondok Pesantren maka langkah-langkahnya adalah;

  • menentukan pemilik NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesaantren) yang sah.
  • Membuat surat keterangan kepemilikan NSP / NSPP yang melekat pada pesantren yang absah memiliki Nomor statistik;
  • mengarahkan pesantren yang lain (yang tadi ikut dalam dualisme) untuk mendaftarkan lembaganya dengan pendaftaran baru.

Demikian informasi singkat yang sepertinya sangat jarang terjadi pada lembaga pondok pesantren yaitu 1 NSPP menjadi milik oleh 2 Pondok Pesantren.

Wilujeng enjang, selamat pagi, wassalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh.

Verifikasi dan Validasi Data Pesantren Sudah Berizin & No Statistik

Informasi tentang verifikasi dan validasi data pondok pesantren yang sudah berizin memiliki atau mempunyai NSP NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesantren) berdasarkan surat edaran dirjen pendis Nomor : B-599/DJ.I/Dt.I.V/HM.01/03/2021 1 Maret 2021

pontren.com – assalaamu’alaikum, wilujeng enjang poro rawuh, kemaren hari (tgl 28 Februari 2021 tidak update informasi, gegara adik ipar yang berkunjung membawa calon mantu untuk mertua (kalau jadi). Badan juga sedang ngilu keseelllll puol.

Yang jelas intinya begini, pesantren lama yang sudah mempunyai izin operasional dan nomor statistik tidak perlu daftar ulang serta melakukan permohonan perpanjangan ijop ponpes.
Yang perlu anda lakukan yaitu melakukan validasi data. Seperti apa? Simak berikut ini.

Nah kali ini merupakan informasi berdasarkan surat edaran resmi An. DIREKTUR JENDERAL Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, yaitu WARYONO Perihal : Edaran Verifikasi dan Validasi Data Pesantren.

Surat ini Kepada Yth, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota yang petikan dan kami ringkas isi suratnya sebagai berikut;

Surat edaran verifikasi dan validasi data pesantren

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren, dan

Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Nomor 511 Tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren,

bersama ini kami sampaikan edaran untuk dijadikan acuan/rujukan oleh Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, berupa informasi berikut:

Layanan Pendaftaran Keberadaan Pesantren ditujukan bagi Pesantren yang belum memiliki Izin Terdaftar Pesantren;

  • Bahwa Pesantren yang telah memiliki izin terdaftar Pesantren (SK Penetapan Nomor Statistik Pesantren (NSP) dan Piagam Statistik Pesantren (PSP)) baik yang diterbitkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam atau Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten/Kota, tidak perlu melakukan pendaftaran ulang atau pendaftaran perpanjangan izin operasional Pesantren;
  • Layanan aplikasi EMIS Pesantren difungsikan untuk melakukan updating/pemutakhiran data Pesantren;

Seluruh Pesantren yang telah terdaftar pada database EMIS Ditjen Pendidikan Islam akan diberikan SK Pembaharuan Piagam serta dicetakkan PSP oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam sesuai dengan format dalam Petunjuk Teknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren;

Demi terwujudnya singkronisasi dan perbaikan data Pesantren, edaran ini dimaksudkan untuk melakukan Verifikasi dan Validasi Data Pesantren yang salah satunya untuk tujuan penerbitan SK Pembaharuan Piagam dan dicetakkan PSP oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam;

Verifikasi dan Validasi Data Pesantren yang sudah punya izin, statistik ganda, pencabutan dll

Verifikasi dan Validasi Data Pesantren dilakukan melalui Aplikasi Pendaftaran Keberadaan Pesantren pada link: ditpdpontren

Periode untuk Verifikasi dan Validasi Data Pesantren dimulai sejak edaran ini diterbitkan hingga tanggal 31 Maret 2021;

Setelah periode Verifikasi dan Validasi Data Pesantren ditutup, Direktur Jenderal Pendidikan Islam akan menerbitkan SK Pembaharuan Piagam dan mencetakkan PSP berdasarkan hasil Verifikasi dan Validasi Data Pesantren;

Account Kabupaten atau Kota berfungsi untuk melakukan verifikasi, validasi dan menyampaikan laporan permasalahan terkait data Pesantren;

Akun Kanwil Provinsi fungsinya hanya untuk memantau dan memverifikasi hasil verifikasi, validasi dan laporan yang diproses oleh Akun Kemenag Kabupaten/Kota;

Operator Kantor Wilayah Provinsi & Kemenag Kabupaten/Kota dapat melihat dan memantau data Pesantren pada wilayah/daerah masing-masing melalui menu “DAFTAR PESANTREN”;

untuk pondok pesantren yang telah memiliki izin terdaftar Pesantren akan tetapi belum terdaftar pada database EMIS Ditjen Pendidikan Islam, dapat ditambahkan melalui menu.

yaitu pada menu “TAMBAH PESANTREN” dengan melengkapi isian dan dokumen sesuai ketentuan dalam menu “TAMBAH PESANTREN”;

Data Ganda Nomor Statistik Pondok Pesantren & Pencabutan izin operasional

Jika ada Data Ganda (1 Pesantren memiliki lebih dari 1 NSP), dapat melaporkannya pada menu “KIRIM LAPORAN”

kemudian memilih menu “Deskripsi 1 Pesantren Memiliki Lebih Dari 1 NSP” dengan melengkapi isian dan dokumen sesuai ketentuan dalam menu “Deskripsi 1 Pesantren Memiliki Lebih Dari 1 NSP”, serta menentukan NSP yang akan dimiliki oleh Pesantren dimaksud.

Dan NSP lainnya akan terkunci dan tidak diterbitkan kembali oleh sistem;

Jika terdapat Data Ganda (1 NSP dimiliki lebih dari 1 Pesantren), dapat melaporkannya pada menu “KIRIM LAPORAN” dan memilih menu “Deskripsi 1 NSP Dimiliki Lebih Dari 1 Pesantren”

caranya dengan melengkapi isian dan dokumen sesuai ketentuan dalam menu “Deskripsi 1 NSP Dimiliki Lebih Dari 1 Pesantren”, serta menentukan Pesantren yang berhak memiliki NSP dimaksud,
untuk Pesantren lainnya diminta melakukan registrasi pengajuan Izin Baru pada Aplikasi Pendaftaran Keberadaan Pesantren;

Dalam hal terdapat perubahan/perbaikan data pokok Pesantren yang telah memiliki izin terdaftar Pesantren maka dengan melakukan laporan.

yaitu pada menu “KIRIM LAPORAN” dan memilih menu “Perbaikan/Perubahan Data Pokok Pesantren”

caranya yaitu dengan melengkapi isian dan dokumen sesuai ketentuan dalam menu

“Perbaikan/Perubahan Data Pokok Pesantren”;

Dalam hal terdapat Pesantren yang akan dicabut izin terdaftar Pesantren dikarenakan tidak sesuai dengan ketentuan pendirian dan penyelenggaraan Pesantren. Dapat diajukan pencabutan izin terdaftar Pesantren.

caranya melalui menu “PENCABUTAN PESANTREN” dengan melengkapi isian dan dokumen sesuai ketentuan dalam menu “PENCABUTAN PESANTREN”.

Demikian Edaran ini disampaikan, atas kerjasamanya diucapkan terima kasih.

Rangkuman

Ribet khan bacanya?
Berikut rangkuman isi surat ini

  • Ketentuan yang baru berlaku untuk lembaga pondok pesantren yang belum mendaftarkan
  • Pesantren yang sudah memiliki nspp/izin operasional sebelumnya tidak perlu daftar ulang atau melakukan perpanjangan ijop (tapi harus update data). Apa bedanya ya?
  • Seluruh pesantren yang dufsh ada pada data emis akan diberikan SK Pembaharuan Piagam serta dicetakkan PSP (piagam statistik pesantren). Tentunya setelah verifikasi dan validasi.
  • Waktu verifikasi dan validasi mulai sekarang sampai tanggal 31 Maret 2021.
  • Pesantren yang sudah berizin tapi belum ada data pada emis tinggal menambahkan
  • Apabila ada data ganda NSP atau NSPP akan ada pengecekan
  • Ketentuan dalam mencabut izin operasional pondok pesantren.

Nah itulah rangkuman isi surat edaran Direktur PD Pontren Kementerian Agama RI Jakarta yang bernama Wuryono. Wilujeng siang, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Surat Keterangan Domisili Pondok Pesantren Download Contoh

Surat keterangan domisili pondok pesantren dari Desa atau kelurahan download contoh dalam format doc ms word bisa edit tinggal mengisi kolom yang ada menyesuaikan dengan proposal pengajuan pendaftaran keberadaan pesantren.

pontren.com – assalaamu’alaikum wr. wb. salah satu persyaratan dalam mendaftarkan keberadaan pondok pesantren adalah berkas tentang surat keterangan domisili lembaga dari lurah atau Kepala Desa.

surat keterangan domisili pondok pesantren

Kenapa saya harus mencantumkan kata lurah atau kepala desa?

Hal ini karena berkaca dari berbagai macam penolakan pengajuan nomor statistik pesantren Ke Kemenag dalam rangkuman oleh Pegawai Jakarta.

Salah satunya yaitu kesalahan upload file dan juga keterangan domisili yang dibuat oleh lembaga pesantren sendiri.

Jadi keterangan domisili ini bukan lembaga pesantren yang mengeluarkan, akan tetapi kelurahan atau kantor desa lengkap dengan tanda tangan pejabat berwenang serta stempel cap resminya.

Seperti apa contoh dalam SK Ditjen pendis no 511 tahun 2021 atau dalam Peraturan Menteri Agama nomor 30 tahun 2020?

Tidak ada contoh resminya.

Akan tetapi jika kita menarik kepada SK Dirjen sebelumnya, anda akan menemukan contoh format surat keterangan domisili pondok pesantren.

Nah ini yang akan kita unggah sebagai salah satu pertimbangan dalam membuat keterangan domisili pesantren.

Teks surat keterangan domisili Pondok Pesantren

Berikut adalah tulisan teks surat keterangan domisili lembaga pendidikan pondok pesantren dari Desa atau Kelurahan sebagai salah satu syarat mendaftarkan Keberadaan Pondok Pesantren ke Kemenag atau Depag.

KOP KANTOR DESA/KELURAHAN

SURAT KETERANGAN DOMISILI:

Nomor: ………………….

Yang bertanda tangan di bawah ini:

Nama lengkap : …
Jabatan : Kepala Desa/Kelurahan …

Menerangkan bahwa bangunan yang digunakan untuk :

Nama Pondok Pesantren : …
Nama pimpinan Pondok Pesantren : …
Alamat Pondok Pesantren : …

benar-benar berada di wilayah desa/kelurahan kami.

Demikian surat domisili ini dibuat untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.

Kepala Desa/Kelurahan

Nama Lengkap
NIP : … (jika ada)

Tembusan:

  1. Kantor Kecamatan setempat.
  2. Pondok pesantren yang bersangkutan.
  3. Arsip.

Download contoh surat keterangan domisili

Berikut adalah contoh format surat keterangan domisili pondok pesantren doc ms word bisa unduh gratis free download.

Sebelum sampean mengunduhnya, kami lampirkan tampilan preloved untuk melihat kira kira seperti apa contoh yang kami bagikan.

Berikut penampakannya.

Jika sampean merasa cocok dengan format ini, anda bisa mengunduhnya secara langsung melalui penampakan preloved.

Apabila ada kendala, kami menyiapkan tautan untuk mengunduhnya.

Download suket Domisili Pondok Pesantren

Nah kira kira seperti itulah surat keterangan dari desa atau kelurahan, bukan keterangan pondok pesantren dengan tanda tangan pimpinan lembaga atau yayasan.

Syarat dan alur mengajukan surat

informasi ini bersifat umum, bisa saja beda kelurahan desa mempunyai alur yang tidak sama.

Syarat mengajukan ke Desa adalah;

  1. Surat Pengantar dari RT & RW ke Kepala Desa/Lurah;
  2. KTP Pimpinan Pondok Pesantren/Madrasah;
  3. Akta pendirian

Sistem, Mekanisme dan Prosedur Pelayanan

Bagaimana alur dalam mendapatkan surat keterangan ini?

Pertama lembaga mencari surat pengantar RT dan RW mengenai keberadaan ponpes, selanjutnya membawanya ke kantor lurah atau desa.

Selanjutnya silakan anda simak prosesnya sebagai berikut;

  1. Petugas informasi menyapa pemohon yang datang dan memberitahukan kelengkapan syarat
  2. Pemohon mengajukan permohonan lengkap dengan persyaratan
  3. Petugas Pelayanan memeriksa/melakukan verifikasi berkas dan pertimbangan administratif
  4. Jika persyaratan tidak lengkap, maka berkas dikembalikan ke pemohon
  5. Jika persyaratan lengkap, maka berkas diserahkan ke Kasi Pelayanan Umum dan pemohon menerima resi penerimaan berkas
  6. Kasi Pelayanan Umum mempelajari berkas permohonan untuk melakukan validasi
  7. Jika tidak ada masalah, maka melanjutkan dengan pemprosesan
  8. Surat Keterangan , dan penomoran oleh Operator Komputer
  9. Paraf Kasi Pelayanan umum dan Sekdes/carik
  10. Tanda tangan kepala desa untuk Surat Keterangan Domisili ponpes
  11. Suket Domisili Pondok Pesantren selesai, petugas menyerahkan kepada pemohon
  12. Pengarsipan persuratan.

demikian informasi malam ini, semoga menambah khazanah koleksi tata persuratan dan bisa membuat anda praktis dalam melengkapi syarat untuk mengajukan ijop ke Depag atau Kemenag.

terima kasih telah berkunjung, wilujeng dalu, selamat malam wassalaamu’alaikum wr. wb.

Alasan Penolakan Pendaftaran Keberadaan Pesantren oleh Kemenag

Sebab penolakan Kementerian Agama RI Jakarta dalam lembaga mengajukan pendaftaran keberadaan pondok pesantren berdasarkan proposal yang banyak sekali pengajuannya mendapat penolakan.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, menyambung informasi pusat jakarta melalui WA yang dishare oleh JFU Kanwil Kemenag Provinsi, melampirkan pula berbagai penolakan pengajuan izin operasional pondok pesantren.

alasan penolakan proposal pengajuan pendaftaran keberadaan pesantren

Sebenarnya dalam PMA dan Perdirjen terbaru memiliki istilah bernama pengajuan pendaftaran keberadaan pesantren.

Mengapa ada penolakan dari Kemenag Jakarta?

Banyak sebab, intinya tidak sesuai dengan data lembaga dan juga menyalahi prosedur dalam mengajukan piagam statistik pesantren ini (PSP).

Bagaimana jika ditolak oleh Kemenag? Tentu lembaga harus melakukan perbaikan sana sini mana saja kekurangan atau hal yang salah.

Apa saja kesalahan yang sering terjadi?

Nah disini akan kami sampaikan berbagai kesalahan dalam mengajukan ijop pesantren atau izin operasional pondok yang bernama resmi pendaftaran keberadaan pesantren.

Begini bilangnya orang Jakarta melalui WA

Dan kami harapkan dapat teliti saat verifikasi seluruh isian dan dokumen, karena banyak sekali pengajuan yang terpaksa Kami TOLAK

JFU Kemenag Jakarta

Ada 10 masalah dalam berbagai kasus yang menyebabkan pengajuan izin operasional pondok pesantren mendapatkan penolakan.

Berikut contoh contohnya;

Contoh kasus-kasus yang sering kami temui dan kami tolak: (Kemenag Jakarta)

Ternyata Pesantren bermaksud mengajukan perpanjangan izin

Dalam mengajukan proposal secara online, ternyata permohonan pengajuan bukanlah mendaftarkan keberadaan ponpes. Tetapi mengajukan perpanjangan izin operasional.

Kenapa mendapat penolakan? Karena saat ini piagam tanda daftar pesantrn (PSP) sebagai bukti keabsahan lembaga terdaftar pada Kemenag berlaku selamanya, tidak ada perpanjangan izin, dengan catatan selama memenuhi persyaratan.

Dengan begitu lembaga pesantren yang sudah memiliki ijop tidak perlu melakukan perpanjang izin, termasuk ponpes yang dahulu sudah mempunyai izin operasional, tidak memerlukan perpanjangan izinnya.

Pimpinan Pesantren bukan lulusan Pesantren atau tidak ada riwayat pendidikan di Pesantren

Dalam salah satu ketentuan mengenai pendirian pesantren, mensyaratkan bahwa pimpinan pondok atau pengasuh merupakan alumni ponpes.

Dengan mengajukan pimpinan yang belum pernah belajar pada pesantren maka salah satu syaratnya menjadi tidak terpenuhi.

Dengan begitu maka perlu adanya penggantian pimpinan pesantren dengan latar belakang alumni ponpes.

Surat Pernyataan tidak sesuai format yang disediakan

surat pernyataan komitmen pendaftaran keberadaan pesantren
surat pernyataan komitmen pendaftaran keberadaan pesantren

pesantren Kebanyakan membuat surat pernyataan hanya 4 poin, seharusnya ada 7 poin pernyataan.

Yang perlu lembaga perhatikan adalah pernyataan yang sesuai dengan format sebagaimana contoh dalam juknis.

Bukan hanya berhenti pada poin 4, akan tetapi seluruh poin pada surat pernyataan ini harus ada.

Tentunya solusinya anda tinggal membuat surat pernyataan komitmen mengamalkan nilai nilai islam rahmatan lil-alamiin dengan 7 poin sebagaimana permintaan dalam juknis Kemenag.

Surat Keterangan Domisili tidak sesuai/tidak diterbitkan oleh Kelurahan/Desa

Salah satu syarat mendaftarkan pesantren adalah adanya surat keterangan domisili dari desa atau kelurahan.

Tentunya lembaga harus mengurusnya ke desa atau kelurahan dengan isi pernyataan yang menyatakan bahwa pesantren berada pada wilayah mereka.

Kenapa harus mendatangi Desa atau Kelurahan?

Kata orang Jakarta begini “karena kami temukan surat domisili diterbitkan oleh Pesantren sendiri”.

Jadi, kelurahan atau Kepala desa yang mengeluarkan surat keterangan domisili ini dengan kop mereka beserta tanda tangan dan stempel resmi kelurahan atau desa.

Bukan surat keterangan internal dari yayasan atau pimpinan pesantren.

Kesalahan upload berkas file pengajuan menjadi alasan Penolakan Pendaftaran Keberadaan Pesantren

Setidaknya JFU jakarta memberitahukan bahwa ada berbagai kesalahan upload berkas lembaga (baik JPG atau format PDF) sebagai data pendukung mengajukan izin operasional pondok pesantren/pengajuan mendaftarkan keberadaan pesantren.

Adapun file yang banyak salah upload adalah

  • SK Kemenkumham ttg Yayasan/Ormas tidak sesuai/salah upload.
  • Akta Yayasan/ADART Ormas tidak sesuai/salah upload.
  • n sendiri.
  • Surat Permohonan tidak sesuai/salah upload.
  • Salinan halaman depan Bukti Kepemilikian Tanah tidak sesuai/salah upload.
  • Hasil Visitasi tidak sesuai format/salah upload.
  • Rekomendasi dari Kab/Kota/Provinsi tidak sesuai/salah upload. Contohnya ada provinsi yg mengupload rekomendasi dari kab/kota.

Nah itulah berbagai kesalahan lembaga pondok pesantren dalam mengajukan ijop ijin operasional pondok pesantren yang saat ini memiliki nama pengajuan pendaftaran keberadaan pesantren.

Kesimpulan Sebab Penolakan Pendaftaran Keberadaan Pesantren

Secara singkat, kebanyakan penolakan dari Kemenag RI Jakarta mengenai pengajuan piagam statistik pesantren adalah;

  • Mengajukan perpanjangan ijop
  • Pimpinan lembaga bukan alumni pesantren
  • Surat pernyataan tidak sesuai format, hanya 4 poin dari yang seharusnya 7 poin
  • Surat keterangan domisili ponpes yang salah
  • Salah upload file (SK/Akta Yayasan/ surat permohonan/Akta Tanah/ hasill visitasi/ Rekom Kemenag atau Provinsi dll).

Masih ada kemungkinan lain akan mendapatkan penolakan, bukan hanya ini saja, cuma yang sering kejadian pengajuannya mendapat penolakan karena yang kami sampaikan.

Demikian informasi mengenai berbagai macam kesalahan lembaga pondok pesantren mengajukan izin operasional ijop yang memiliki istilah pendaftaran keberadaan pesantren.

Semoga bisa menjadi referensi dalam hati hati untuk menyusun proposal pengajuan ijop ponpes dan cermat upload file PDF atau PNG ke situs resmi Kementerian Agama.

Wilujeng siang, selamat beristirahat jika sedang istirahat, wassalamu’alaikum.

Persoalan Problem Mengajukan NSP Pesantren dan Solusinya

Berbagai persoalan dan problem pondok pesantren dalam mengajukan NSP beserta solusi cara mengatasinya. Bisa menjadi Kamus JFU PD Pontren atau seksi pakis dalam menangani persoalan Nomor Statistik Pesantren (NSP) atau biasa menyebut dengan NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesantren).

pontren.com – assalaamu’alaikum pakde bude, pagi pagi jam empat ada share mengenai berbagai situasi problem. Yaitu keadaan lembaga pesantren mengajukan nomor statistik pondok pesantren (NSPP) yang dalam PMA sekarang menyebut dengan NSP (Nomor Statistik Pesantren).

problem mengajukan NSP Pesantren dan solusi mengatasi masalah permasalahannya

NSP ini merupakan bukti keabsaan pesantren telah terdaftar secara resmi pada Kementerian Agama. Adapun bukti keabsahannya berbentuk PSP.

Bukan Portable Playstation, akan tetapi kepanjangan PSP adalah Piagam Statistik Pesantren dengan tanda tangan Direktur Jenderal Pendidikan Islam atas nama Menteri Agama berbentuk barcode.

Apa saja problematika dalam mengajukan nomor statistik pesantren beserta solusi memecahkannya?

Atau bagaimana menyikapi suatu keadaan berkenaan dengan masalah dalam mengajukan Nomor statistik Pesantren?

Berikut keterangan dan rangkumannya.

Ponpes sudah memiliki NSP dan mengajukan perpanjangan izin operasional pondok pesantren

Jika ada Pesantren yg telah memiliki NSP ingin mengajukan perpanjangan izin, mohon diarahkan untuk tidak mengajukan perpanjangan atau mendaftar ulang. Dikarenakan Tidak Ada Lagi Ketentuan Perpanjangan Izin. Semua Pesantren yg telah memiliki NSP berlaku dan diakui sebagai Pesantren.

Hal ini Sebagaimana dalam PMA terbaru mengenai Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren (PMA no 30 tahun 2020). Termasuk dalam SK Dirjen Pendis no 511 th 2021 tentang Juknis Pendaftaran Keberadaan Pesantren.

dalam pasalnya menyebut bahwasanya izin operasional Pesantren berlaku selamanya dengan catatan selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku.

Jika ada Pesantren yg telah memiliki NSP dan terlanjur mengajukan melalui berkas ke Kab/Kota dan melalui aplikasi, kepada Kab/Kota/Provinsi tidak memberikan rekomendasi dan berkas dikembalikan ke Pesantren tersebut.

Pesantren mempunyai Nomor statistik belum mendaftar EMIS

kemenag terbitkan NSPP Pesantren

Jika ada Pesantren yg telah memiliki NSP tetapi belum terdaftar di EMIS, mohon tidak diarahkan mendaftar/mengajukan melalui berkas ke Kab/Kota dan aplikasi.

Karena proses penambahan Pesantren ke EMIS akan disediakan melalui menu “Tambah Pesantren” pada aplikasi dengan mengisi/mengupload beberapa dokumen. Semoga kesiapan aplikasi dan Edaran resmi bisa segera kami sampaikan.

Data Ganda nomor statistik Pesantren

Jika ada Data Ganda (1 NSP dimiliki lebih dari 1 Pesantren dan/atau 1 Pesantren memiliki lebih dari 1 NSP) mohon bersabar dahulu.

Karena menu laporan/aduan “Data Ganda” akan disediakan melalui aplikasi yg bisa disampaikan oleh operator Kab/Kota/Provinsi dengan mengisi/mengupload beberapa dokumen.

Semoga kesiapan aplikasi dan Edaran resmi bisa segera kami sampaikan. Amiin amiiin aaamiiiiiin yaa robbal ‘aalamiin.

Merubah data Pesantren pada NSP (Nomor statistik Pondok Pesantren)

apabila ada Pesantren yg telah memiliki NSP dan ingin memperbaiki/merubah data dasar Pesantren, mohon bersabar dahulu.

Alasannya yaitu karena menu laporan/aduan “Perbaikan/Perubahan Data” akan disediakan melalui aplikasi yg bisa disampaikan oleh operator Kab/Kota/Provinsi dengan mengisi/mengupload beberapa dokumen.

Dalam hal ini ada harapan semoga kesiapan aplikasi segera siap. Dalam hal melakukan perubahan data pada NSP pesantren yang ingin melakukan ubahan data pada lembaganya.

Selamat bersabar dan menunggu.

Piagam NSP Pesantren ada tanggal masa berlaku

Jika ada Pesantren yg telah memiliki NSP dengan Piagam yang tertulis masa berlakunya, mohon bersabar dahulu,.

Karena nanti akan diterbitkan SK Pembaharuan Piagam dan Dicetakkan Piagamnya oleh Pusat dengan Blangko dan Format yang seragam.

Hal ini sangat berkaitan dengan periode proses verifikasi dan validasi yang ditentukan.

Tujuannya untuk menghasilkan data yang sama dan singkron antara aplikasi EMIS dengan aplikasi Pendaftaran Keberadaan Pesantren.

Semoga kesiapan aplikasi dan Edaran resmi bisa segera kami sampaikan.

Pesantren mengajukan pendaftaran sebelum moratorium

seandainya ada Pesantren yang telah mengajukan pendaftaran sebelum moratorium 30 September 2020,

Mohon JFU mengarahkan lembaga untuk login ke akunnya dan hanya melengkapi dokumen dan form isian yang masih kurang yang sesuai dengan ketentuan dalam Juknis terbaru.

Pencabutan izin operasional pesantren

izin operasional tanda daftar tpq dicabut

Jika ada Pesantren yang akan dicabut izinnya oleh Kab/Kota/Provinsi, bisa dilakukan oleh operator. Caranya ada pada menu Pencabutan pada aplikasi dengan mengisi/mengupload beberapa dokumen.

Jika saat memasukkan NSP dan NSP tersebut ditemui oleh sistem, maka proses pencabutan bisa dilanjutkan.

Tetapi jika saat memasukkan NSP dan NSP tersebut tidak ditemukan oleh sistem, maka bisa dilakukan secara manual dengan bersurat kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam

tentunya dengan melampirkan dokumen sesuai permintaan dokumen dalam menu pencabutan pada aplikasi.

Demikian pertanyaan umum yang sudah kami himpun. Mohon dapat disimak dan semoga mudah difahami.

Wassalam. Demikian dan terima kasih..

Nah itulah primbon mengenai problematika seputar nomor statistik pesantren yang berkaitan erat dengan pendaftaran keberadaan pesantren.

Hal ini sebagaimana PMA nomor 30 tahun 2020 tentang pendirian dan penyelenggaraan pesantren.

Juga mengacu kepada Surat Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 511 tahun 2021 tentang petunjuk teknis Pendaftaran keberadaan Pesantren.

Rangkuman dan Kesimpulan Problem mengajukan NSP Pesantren

Singkatnya mengenai informasi pusat jakarta melalui JFU Kanwil Kemenag adalah sebagai berikut;

  1. Pesantren yg telah memiliki NSP mengajukan perpanjangan izin = diarahkan untuk tidak mengajukan perpanjangan atau mendaftar ulang. Dikarenakan Tidak Ada Lagi Ketentuan Perpanjangan Izin.
  2. Pesantren yg telah memiliki NSP* dan terlanjur mengajukan melalui berkas ke Kab/Kota dan melalui aplikasi = Kab/Kota/Provinsi tidak memberikan rekomendasi dan berkas dikembalikan ke Pesantren tersebut.
  3. Pesantren yg telah memiliki NSP tetapi belum terdaftar di EMIS = tidak diarahkan mendaftar/mengajukan melalui berkas ke Kab/Kota dan aplikasi. Karena proses penambahan Pesantren ke EMIS akan disediakan menu “Tambah Pesantren”
  4. Data Ganda* (1 NSP dimiliki lebih dari 1 Pesantren dan/atau 1 Pesantren memiliki lebih dari 1 NSP) = menu laporan/aduan “Data Ganda” akan disediakan melalui aplikasi yg bisa disampaikan oleh operator Kab/Kota/Provinsi (isih suk emben)
  5. Pesantren yg telah memiliki NSP dan ingin memperbaiki/merubah data dasar Pesantren = menu laporan/aduan “Perbaikan/Perubahan Data” akan disediakan melalui aplikasi yg bisa disampaikan oleh operator Kab/Kota/Provinsi dengan mengisi/mengupload beberapa dokumen. (suatu hari nanti)
  6. Ponpes yg telah memiliki NSP dengan Piagam yang tertulis masa berlakunya = akan terbit SK Pembaharuan Piagam dan Dicetakkan Piagamnya oleh Pusat dengan Blangko dan Format yang seragam.
  7. Pesantren yang telah mengajukan pendaftaran sebelum moratorium 30 September 2020 = untuk login ke akunnya dan hanya melengkapi dokumen dan form isian yang masih kurang yang sesuai dengan ketentuan dalam Juknis terbaru.
  8. Pesantren yang akan dicabut izinnya oleh Kab/Kota/Provinsi Kemenag, bisa dilakukan oleh operator pada menu Pencabutan dengan mengisi/mengupload beberapa dokumen. Jika saat memasukkan NSP dan NSP tersebut ditemui oleh sistem, maka proses pencabutan bisa dilanjutkan.
  9. Tetapi jika saat memasukkan NSP dan NSP tersebut tidak ditemukan oleh sistem, maka bisa dilakukan secara manual dengan bersurat kepada Direktur Jenderal Pendidikan Islam dengan melampirkan dokumen sesuai permintaan dokumen dalam menu pencabutan pada aplikasi.

Penutup Problem mengajukan NSP Pesantren

Bingkai PSP PIagam Statistik Pesantren
model Bingkai PSP Piagam Statistik Pesantren

Nah itulah rangkuman sebagai primbon dalam mengatasi persoalan NSPP (Nomor Statistik Pondok Pesantren).

Atau dalam bahasa PMA dan SK Dirjen adalah Nomor statistik Pesantren (NSP).

Wilujeng enjang, selamat weeked, semoga sehat selalu dan makin keren dan bercahaya, wassalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh.

Besaran dana BOS pondok pesantren jenjang ula wustha ulya tahun 2021

Informasi besaran dana BOS Pondok Pesantren untuk jenjang pendidikan Ula Wustha dan Ulya pada Pendidikan Kesetaraan, Satuan Pendidikan Muadalah dan Pendidikan Diniyah Fomal Pondok Pesantren tahun 2021 mengacu kepada petunjuk teknis.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh. Setiap tahun muncul keberadaan tentang petunjuk teknis Bantuan Operasional Pondok Pesantren, sebagaimana pula pada tahun ini.

besaran dana BOS pondok pesantren

Dalam petunjuk ini memuat tetek bengek mengenai Bantuan Operasional Pendidikan pada pondok pesantren.

Biasanya menerangkan dari segi form blangko, tata cara mengajukan, besaran dana bantuan untuk setiap jenjang adalah dalam bentuk rupiah.

Pada prinsipnya, besaran dana bos untuk santri pondok pesantren mempunyai persamaan jumlah dengan lembaga pendidikan umum yang formal.

Adapun persamaannya adalah ula = MI/SD, Wustha sama dengan MTs/SMP dan tingkat Ulya mempunyai jumlah yang sama dengan jenjang pendidikan Madrasah Aliyah atau SMA.

Jenis Pondok Pesantren yang mendapatkan dana BOS

Mengacu isi juknis BOS pada pondok pesantren, yang mendapatkan dana bantuan ini adalah jenis pondok pesantren adalah;

  • satuan Pendidikan Diniyah Formal (PDF),
  • satuan pendidikan muadalah SPM),
  • pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah (PKPPS)
  • Pendidikan Menengah Universal (PMU).

Itulah lembaga pesantren yang mendapatkan alokasi dana ini.

Berapa besaran dana bos untuk pondok pesantren bagi jenjang pendidikan Ula wustha maupun Ulya?

Berikut informasinya.

Besaran Dana BOS Pesantren untuk setiap santri dalam satu tahun Tahun Anggaran 2021

jadi, mengacu kepada jenjang pendidikan, jumlah dana BOS untuk setiap santri adalah ;

  • Satuan PDF, pendidikan muadalah dan pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah tingkat ula Rp. 900,000.- (sembilan ratus ribu rupiah)
  • Jenjang PDF, pendidikan muadalah dan pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah tingkat wustha Rp. 1.100,000,- (satu juta seratus ribu rupiah)
  • Pesantren PDF, satuan pendidikan muadalah (SPM) dan pendidikan kesetaraan pada pondok pesantren salafiyah tingkat ulya Rp. 1.500,000,- (satu juta lima ratus ribu rupiah).

Singkatnya, jenjang ula = 900 ribu, wustha = 1 juta 100 ribu, dan tingkat ulya adalah 1 juta 500 ribu rupiah.

hal ini berlaku untuk masing-masing santri pada lembaga dalam satu tahun khususnya tahun 2021.

Jumlah Dana BOS ada kenaikan

Jika anda mencermati aturan dari tahun ketahun, anda akan mendapatkan bahwa ada kenaikan jumlah dana untuk masing-masing santri dalam satu tahun.

Pada zaman dahulu bantuan BOS pada pondok pesantren lebih rendah jika anda membandingkan dengan alokasi setiap siswa pada tahun ini.

Apapun itu yang jelas dalam bantuan berasal dari Pemerintah memerlukan laporan.

dalam menyusun laporan harus menyesuaikan dengan petunjuk teknis yang ada dan semoga pondok pesantren semakin maju dan mendapatkan kepercayaan masyarakat.

untuk itu, termasuk hal yang paling utama yaitu mampu memunculkan alumni yang soleh solihah berkualitas.

Dan tentunya santri yang berperan secara positif langsung maupun tidak langsung dalam kemajuan keagamaan dan kebangsaan.

Demikian informasi tentang besaran dana bos untuk pondok pesantren bagi setiap masing masing santri siswa peserta didik.

Baik pada jenjang ula wustha ulya baik yang belajar pada PKPPS, satuan pendidikan muadalah termasuk Pendidikan Diniyah Formal.

Wilujeng dalu, salam kenal, wassalamu’alaikum wa rahmatullah wa barakaatuh.

Alasan Syarat Izin Pendirian Pesantren Semakin Banyak

Alasan syarat izin pendirian pesantren lebih banyak dari aturan sebelumnya mengutip dari situs resmi kemenag. Ketentuan mendirikan pesantren merujuk kepada SK Direktur Jenderal Pendidikan Islam nomor 511 tahun 2020 tentang petunjuk teknis pendaftaran keberadaan pesantren.

pontren.com – assalamu’alaikum, jadi secara istilah resmi, mengajukan pendirian pesantren memiliki istilah pendaftaran Keberadaan Pesantren (SK Dirjen Pendis no 91 th 2020).

alasan syarat pendirian pondok pesantren semakin banyak

Keberadaan penetapan SK ini untuk kelancaran proses pendaftaran Keberadaan pesantren.

Yaitu berdasarkan Peraturan Menteri Agama Nomor 30 Tahun 2020 tentang Pendirian dan Penyelenggaraan Pesantren.

Sebagaimana dalam keputusan SK diktum kedua menyebutkan SK ini merupakan acuan yang digunakan dalam proses pendaftaran keberadaan Pesantren.

Mengajukan izin pendirian pesantren dengan melampirkan 29 berkas lampiran

Apabila anda membaca contoh formulir pengajuan pendaftaran, pada surat permohonan pendaftaran keberadaan pesantren akan menemukan lampiran dokumen sejumlah 29 berkas.

Bukan jumlah yang sedikit.

Lebih ringkasnya kami rangkum berkas sebagai berikut;

Struktur Organisasi Pesantren

Kelompok data; Data Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan, Santri, Kurikulum, Kitab Kuning

Berkas asli : Asli Formulir Pengajuan Izin Terdaftar Pesantren, Surat Pernyataan Surat Keterangan Domisili Kelurahan/Desa

Berkas salinan/fotocopy; Salinan Akta Notaris Yayasan, SK Kemenkumham Pengesahan Pendirian Badan Hukum yayasan, Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) yayasan, Kartu Tanda Penduduk (KTP), Nomor Wajib Pajak (NPWP) (Jika ada), Akta Notaris Perkumpulan/AD-ART Ormas Islam, SK Kemenkumham Pengesahan Pendirian Badan Hukum Ormas,Nomor Wajib Pajak (NPWP) Badan Hukum Ormas, Bukti Kepemilikan Tanah Milik atau Wakaf, Cover Sertifikat Hak Milik (SHM)

Berkas Dokumentasi, Dokumentasi Papan Nama Pesantren, Asrama, Masjid/Mushalla, ruang belajar, Aktivitas Pembelajaran Kitab Kuning, Denah Pesantren, Dapur, dan MCK

Dengan begitu banyaknya syarat dan ketentuan untuk mendirikan pesantren dan mendaftarkan ke Kementerian Agama, Pejabat Jakarta memiliki alasan menjawab jika ada pertanyaan kenapa begitu banyaknya persyaratan.

Alasan syarat izin pendirian pondok pesantren Banyak dan melalui jalan berliku

Dalam bahasanya, Basnang Said (Kasubdit Pendidikan Pesantren) memberikan penjelasan bahwa alur izin pendirian pesantren (resminya pendaftaran Keberadaan Pesantren) tidak jauh berbeda dengan alur sebelumnya. sumber : https://kemenag.go.id/berita/read/515252

alias mulai dari RT RW sampai dengan Menteri Agama.

Lebih jelasnya kira – kira seperti ini perjalanan pengajuan proposal anda, mulai dari RT – RW – Desa (Surat Keteranagan Domisili) – KUA (Rekomendasi) – Kankemenag Kabupaten (Verifikasi berkas dan visitasi) – Kanwil Kemenag (pengantar, dan apabila perlu verifikasi) – Jakarta Proses dan Tanda Tangan atas nama Menteri Agama (Direktur Jenderal Pendidikan Islam).

Selain perjalanan yang tidak dekat, dengan lampiran syarat sejumlah 29 lampiran ini, Kasubdit menyebut dengan istilah “ada sejumlah penambahan persyaratan dokumen kelengkapan dan isian data dasar pesantren.”

Penyebabnya yaitu sudah tidak ada lagi ketentuan perpanjangan izin terdaftar pesantren.

Artinya Izin terdaftar Pesantren belaku selamanya dengan ketentuan selama memenuhi syarat dan tidak melanggar aturan main negara.

Dengan izin operasional pesantren yang berlaku sepanjang masa ini maka isian informasi data dasar pesantren dan dokumen kelengkapan diupayakan dapat terlengkapi saat awal pendaftaran.

Jangan lupa bahwa proses mengajukan pendaftaran keberadaan pesantren harus menempuh dua jalur, tidak hanya salah satu dari dua.

Adapun dua jalur ini adalah pengajuan proposal berupa hard copy melakui Kantor Kemenag Kabupaten atau Kota dan melakukan pendaftaran online yang resmi Kemenag dan upload berkas – berkas yang tidak sedikit tadi (29 lampiran).

Nah itulah alasan mengapa persyaratan kali ini begitu detil meskipun mengurus perizinannya tetap berada di tangan Kemenag RI Jakarta.

Kesimpulan

Berikut adalah beberapa hal yang bisa kita simpulkan berkenaan dengan syarat pendirian pondok pesantren yang semakin bertambah banyak persyaratannya.

  • Izin pendirian pondok pesantren memiliki nama resmi pendaftaran keberadaan pesantren;
  • Dalam mengajukan pendaftaran keberadaan pesantren perlu menyiapkan 29 lampiran;
  • Proses Mengurus pendirian pesantren mulai dari tingkat RT sampai dengan Menteri Agama;
  • Mendaftarkan pesantren ke Kemenag harus melalui 2 proses, pengajuan berkas ke Kankemenag Kota/Kab. dan melakukan pendaftarab secara online
  • Alasan bertambahnya syarat karena sudah tidak ada lagi perpanjangan izin operasional pesantren;
  • Piagam tanda daftar pesantren berupa Piagam Statistik Pesantren belaku sepanjang masa (selama memenuhi syarat dan tidak melanggar aturan).

Demikian informasi tentang pendirian pesantren yang bertambah banyak beserta alasannya.

Semoga menjadikan maklum poro Kiai Ustadz ustadzah pengelola lembaga pendidikan Islam utamanya Pondok Pesantren.
Wassalamu’alaikum

SPP Pondok Pesantren Tebuireng & Biaya Masuk

Informasi tentang uang Syahriyah setiap bulan SPP pondok pesantren Tebuireng putra putri, biaya masuk santri baru pada lembaga yang sudah kondang lama berdiri semenjak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuh, pendaftaran ponpes tebu ireng tahun ajaran 2021 – 2022 telah berlalu, yaitu pada tanggal 11-31 Desember 202 melalui pendaftaran online.

spp pondok pesantren tebuireng

Bagi anda yang hendak mendaftarkan putra putri calon santri ke pesantren ini pada tahun ajaran 2022/2023, informasi mengenai biaya masuk serta uang Syahriyah SPP setiap bulan bisa menjadi acuan dalam menyiapkan pembiayaan pendidikan.

Secara layanan pendidikan, lembaga ini menyediakan jenjang pendidikan mulai dari tingkat dasar SD sampai dengan Perguruan tinggi.

Adapun layanan pendidikan milik tebu ireng adalah;

Jenjang sekolah dasar ; SDI Tebuireng Ir. Soedigno (Kesamben Jombang)

Jenjang SLTP/Sederajat

  • SMP Abdul Wahid Hasyim
  • SMP Sains Tebuireng 2
  • MTs. Salafiyah Syafi’iyah
  • MTs. Sains Salahudin Wahid Tebuireng (Kesamben Jombang)

Jenjang SLTA/Sederajat

  • MA Salafiyah Syafi’iyah
  • SMA Abdul Wahid Hasyim
  • SMA Trensains Tebuireng 2
  • SMK Khoiriyah Hasyim
  • Madrasah Muallimin Hasyim Asy’ari

Jenjang Perguruan Tinggi/sederajat (PT)

  • Ma’had Aly Hasyim Asy’ari
  • Universitas Hasyim Asy’ari

Sedangkan layanaan pendidikan pondok pesantren yaitu;

  • Putra Tebuireng
  • Putri Tebuireng
  • Tebuireng 2
  • Al-Mahfudz Seblak
  • Al-Khoriyah Seblak
  • Al-Masruriyah Tebuireng
  • Putri Al-Faros Tebuireng

Biaya masuk Pondok Pesantren Tebuireng

Untuk Biaya pendaftaran adalah sebesar Rp. 300.000

Sedangkan Biaya daftar ulang dan uang SPP saat masuk menjadi santri pesantren Tebu Ireng ada bermacam-macam, tergantung jenjang dan tipe pendidikan yang ananda pilih.

apabila anda mencermati, uang SPP Pondok Pesantren Tebuireng juga bisa anda cermati sebagai komponen biaya daftar ulang santri baru.

Berikut informasi biaya pendidikan uang masuk daftar ulang santri baru dan syahriyah setiap bulannya;

Putra Non Pondok

Jenjang pendidikan SMP/MTs

Komponen Biaya:Nominal
Infaq Sarana Sekolah:3.000.000
MOS Sekolah:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:370.000
Jumlah:4.130.000

SMA/MASS

Komponen Biaya:Nominal
Infaq Sarana Sekolah:3.500.000
MOS Sekolah:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:400.000
Jumlah:4.600.000

SMK Khoiriyah

Kompnen Biaya:Nominal
Infaq Sarana Sekolah:400.000
MOS Sekolah:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:75.000
SPP:130.000
Jumlah:1.315.000

Biaya Pondok Putri Tebuireng

biaya masuk pesantren tebuireng putra putri

Jenjang pendidikan SMP/MTs Putri

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:8.000.000
Seragam Pondok:140.000
Kerudung:50.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:85.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:710.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.350.000
Jumlah:10.695.000

SMP Sains Putri

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:9.000.000
Seragam Pondok:140.000
Kerudung:50.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:85.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:710.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.750.000
Jumlah:12.095.000

MTs SAINS Putri Tebuireng

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:9.000.000
Seragam Pondok:140.000
Kerudung:50.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:85.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:710.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.350.000
Jumlah:12.095.000

SMA/MASS Putri Tebuiereng

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:8.500.000
Seragam Pondok:140.000
Kerudung:50.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:85.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:710.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.360.000
Jumlah:11.695.000

SMA TRENSAINS Putri Tebuireng

omponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:8.900.000
Seragam Pondok:140.000
Kerudung:50.000
MOS Pondok & Sekolah:150.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:85.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:710.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.750.000
Jumlah:12.145.000

Pondok Putra Tebuireng

5 madrasah atau sekolah untuk pondok putra Pesantren Tebu Ireng dengan perincian biaya masuk dan uang SPP setiap bulannya adala sebagai berikut;

SMP/MTs Putra Tebuireng

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:8.000.000
Seragam Pondok:160.000
Sarung:70.000
Tas Sandal:20.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:50.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.350.000
Jumlah:10.670.000

Biaya SMP SAINS Tebuireng Putra

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:8.000.000
Seragam Pondok:160.000
Sarung:70.000
Tas Sandal:20.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:50.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.350.000
Jumlah:10.970.000

Biaya SMA / MASS Tebuireng Putra

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:8.500.000
Seragam Pondok:160.000
Sarung:70.000
Tas Sandal:20.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:50.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.360.000
Jumlah:11.180.000

SMA Rensains Putra

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:9.000.000
Seragam Pondok:160.000
Sarung:70.000
Tas Sandal:20.000
MOS Pondok & Sekolah:150.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:50.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:50.000
SPP:1.750.000
Jumlah:12.120.000

SMK Khoiriyah Putra

Komponen Biaya:Nominal
Infaq sarana pondok & Sekolah:3.000.000
Seragam Pondok:160.000
Sarung:70.000
Tas Sandal:20.000
MOS Pondok & Sekolah:100.000
Sprei dan Sarung Bantal:160.000
Buku Panduan + buku izin + majmu:50.000
Buku Raport Santri:50.000
Seragam Sekolah & Seragam Olahraga:660.000
Administrasi Sekolah:75.000
SPP:1.750.000
Jumlah:5.325.000

SPP Pondok Pesantren TebuIreng

Setelah melihat rincian biaya daftar ulang masuk santri baru Pondok Pesantren tebu ireng putra dan putri tersebut diatas maka rangkuman uang SPP perbulan adalah sebagai berikut;

SPP Putra Non Pondok

Jenjang Pendidikan:Uang SPP
SMP/MTs:Rp. 370.000
SMA/MASS:Rp. 400.000
SMK Khoiriyah:Rp. 130.000

SPP Santri Pondok Pesantren Tebu Ireng Putra dan Putri

Jenjang Pendidikan:SPP PutraSPP Putri
SMP/MTs:Rp. 1.350.000Rp. 1.350.000
SMP SAINS:Rp. 1.650.000Rp. 1.750.000
SMA/MASS:Rp. 1.360.000Rp. 1.750.000
SMA TRENSAINS:Rp. 1.750.000Rp. 1.360.000
SMK KHOIRIYAH:Rp. 980.000Rp. 980.000

Itulah biaya pondok pesantren Tebuireng dengan berbagai jenjang pendidikan untuk yang santri dan non mondok beserta uang masuk alias uang pangkal untuk santri baru.

Wilujeng enjang, selamat beraktivitas, wassalamu’alaikum.

Alumni Pesantren Suka drakor, Khatam film India Mandarin, Efek Corona

Alumni pesantren suka drakor ternyata ada juga, bukan hanya melanda lulusan sekolah umum maupun madrasah biasa yang reguler lajon pulang kerumah selesai pembelajaran pada sekolahan. Bukan hanya drama korea, bahkan film india serta mandarin.

pontren.com – assalamu’alaikum, masa pandemi covid-19 virus corona membuat berbagai kalangan memiliki keterbatasan untuk keluar rumah ataupun melakukan perjalanan luar kota.

alumni pesantren suka drakor

Dampaknya banyak berdiam diri dirumah dalam rangka menjaga supaya kondisi lebih aman terkendali.

Ujung-ujungnya mager dan bengong mau aktivitas apa.

Apalagi jika sudah selesai urusan pekerjaan secara daring maupun berjualan via online model mengirim barang melalui jasa kurir.

Seperti pengalaman alumni pondok pesantren Sukoharjo, santri putri ini berasal dari Kota Salatiga, sekarang bermukim pada bagian wilayah pulau Jawa.

Alumni Pesantren suka drakor, kisahnya bikin melow (Jarene)

Sebgaimana percakapan dua orang anak manusia yang ngobrol kesana kemari tanpa ujung pangkal dan juntrung yang jelas, menghilangkan kepenatan bengong berada dirumah.

Berikut obrolan agak sedikit waras antara dua orang ini;

Gun : Isih area cabe ra kie?
Atau wis merambah bisnis otomotip

Eny : Knp cari cabe?
Udh gak, di ekspor
Heeh (jualan otomotif) hotwheel.
Puas?
emang nopo takon takon cabe?

Gun: Yo ben omonganku isoh pedesss

Akhirnya bercerita mengkhatamkan banyak film. Baik drama korena maupun india dan mandarin.

Setelah selesai tanya tentang usaha jualan cabai yang ternyata sudah tidak lanjut, kemudian obrolan berlangsung mengenai kegiatan selama pandemi saat berada dirumah.

Apa bagusnya drakor? Begitu pertanyaan kepada santri putri yang beberapa kali khatam alias menyelesaikan film seri asia.

Begini obrolannya

Gun: Apike drakor opo 3n? Ceritane koyo sehari hari? Pemaine ngganteng2
Timbang ra ngopo2Iso milih wektu ndelok?

Eny : Bar ngunu nanti kamu obsesi pngen operasi plastik,😆 Nonton o my mister…kuwi apik

Gun: Ora.. Pengen duwe gebetan koyo pemaine ae.. Rasah operasi Apiknya piye?

Eny : Kisah seorang laki laki tenang kuwi

Gun: Mesti wis polesan

Eny : Jal bacao sinopsise

Gun: Endingnya ae py? Happy 3nding ra?

Eny : Nanti kamu iso ngrasakke gmn beratny jd seorang laki laki

Gun: Aq senenge pilm sek happy ending

Eny : Kuwi lbh ke hidupan nyata

Gun: Halah aq malah pelaku peristiwa

Eny : 🤣🤣🤣🤣

Referensi film drakor keren ala santri

Apa saja judul yang menurutnya bagus rekomendasi ditonton?

Simak obrolannya lanjutan percakapan diatas ;

Eny : Aku soko india drama china tekan korea, Goro goro corona

Gun: Sementara isih asia, Biyen tekan meksiko barang, Maria mercedes

Eny : 😂😂, Alfonso

Gun: Aq deloknya film sekali rampung Iku ae kadang tak cepetne nek alur cerita lambat, 🙈

Eny : Rak sabaran

Gun : Ndelokmu lewat hape atau komputer?
Sik favorit apa? India opo.. China opo.. Korea apakah.. Referensi

Eny : India bhajran bhaijan, china : my girlfreind alien, dating in kitchen, wah korea ki okeh je, Ambyr pokokmen klo korea.

Gun: Sik paling top diantara yang top..

Eny : Klo yg baru biasa ae sih standran, Klo yg lama okeh, Lht o my mister dibilg ko

Gun : yayaya

Itulah obrolan yang menunjukkan kuatnya pesona Drama Korea Selatan sehingga membuat para ibu ibu muda maupun gadis gadis yang perawan begitu tergila gila dengan cerita impor dari sono.

Entah karena ceritanya yang wow maupun penampakan pemainnya yang mulus wajah bagai porselen.

Bonus obrolan ra karu-karuan lainnya

Gun : Kegiatane ngopo iki? Atau lagi bantu garap tugas anake?

Eny: Tugas e lg okeh..kdng klo santai ya ngatamin drakor😂😂

Gun: Lewat youtube?

Eny : Ada linknya klo drakor
Ono kabar apa om

Gun : Kabare corona belum rampung.. Semarang banjir.. Ni**s rabi.. Opo maneh yo

Eny : Yg lbh ngehitz ora ono ya?
aku wes ngerti kabeh kabar iku.

Gun: Nek bojomu ra ijab maneh ora ngehitz
Sa*** isih urip kah?

Eny : dongakke elek je
masih cmn hpny udah ga ada
aku klo wa ya lwt hp suaminya

Gun: Inna lillahi,
ODP
orang dalam pengawasan

Eny : la kamu kpn ijab lagi

Gun: Gek gek Eny segera menyusul jadi odp?
Dongakne ae (ndang ijab)
😭 ra ono sik gelem ambek aq

Eny : santriwati ae ijek okeh seng available kok bingung

Gun: Yo masmu sik

Eny : mas pirang karat

Gun: Moga moga gak sik karaten.. Sansoyo sekarat.

Eny : la wes kena virus karaten durung?
luweh berbahaya di banding virus corona kuwi

nah itulah obrolan ra karu karuan dalam rangka menyapa teman yang jauh disono karena jarak yang tidak terasa karena kemajuan teknologi melalui pesan whatsapp.

Anak kelahiran 2010 kayaknya ga paham namanya SMS-an, nah santri putri ini pasti fasih jika bercerita era SMS, maklum kelahiran era 80-an.
wilujeng dalu, wassalamu’alaikum.