Contoh Panyandra dan Panyendhu

Contoh Panyandra dan Panyendhu

Contoh tembung panyandra dan panyendhu Bahasa Jawa lan tegese (artinya) beserta tuladha ukara dalam kalimat.

pontren.com – Assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, tegese tembung panyandra yaiku tetembungan utawa ukara kang digunakake kanggo ngalembana.

Adapun jika anda perlu contoh kalimatnya atau tuladha ukara berikut tautan link contoh kalimat tembung panyandra.

Contoh Tembung Panyandra

Pengertian dari tembung panyandra adalah ungkapan atau kalimat yang digunakan untuk memuji.

Tuladhane panyandra (Contoh tembung panyandra) :

Alise nanggal sepisan (alisnya menyerupai bulan tanggal satu (bulan sabit) yaitu bentuk alis yang tipis melengkung.

Astane nggendhewa gadhing (tangannya bagaikan busur dari gading gajah, yaitu berbentuk melengkung seperti busur panah yang ditarik).

Bangkekane nawon kemit (pinggangnya seperti bentuk lebah kemit, yang berbentuk kecil pada bagian tengah antara area paha dengan bokong).

Bathuke nyela cendhani (jidatnya seperti batu pualam, maksudnya yaitu halus dan tampak seperti ada cahaya atau bercahaya).

Cahyane sumunar (Mimik wajahnya atau penampakannya tampak bercahaya atau berseri-seri. Sumunar artinya adalah bercahaya).

Drijine mucuk eri (jarinya berbentuk panjang kecil dan semakin kecil pada bagian ujungnya serupa dengan bentuk duri yang semakin runcing pada bagian ujung).

Idepe tumenga ing tawang (bulu matanya menengadah menghadap ke langit, maksudnya yaitu melengkung naik, artinya lentik dan indah).

Irunge ngundhup mlathi (hidungnya membentuk seperti kuncupnya bunga melati, yaitu lancip dan panjang pada bagian bawah. Biasanya orang menggunakan kata mancung.

Lambeyane mblarak sempal (cara berjalannya seperti daun kelapa yang patah, melambai-lambai elegan karena kena tiupan angin).

Pakulitane ngulit langsep (kulitnya seperti kulitnya buah langsep yaitu mulus dan warnanya kuning langsat.

Pipine nduren sajuring artinya yaitu pipinya seperti sesisir isi buah durian, halus mulus dan tampat padat berisi.

Rambute ngembang bakung (artinya adalah rambutnya sebagaimana bunga bakung).

Rambute ngandhan-andhan (artinya adalah rambutnya ikal, tidak lurus namun juga tidak keriting).

Untune miji timun (artinya adalah giginya seperti biji buah mentimun, putih bersih kecil dan berjajar rapi).

Solahe merak ati (artinya adalah tindak tanduknya atau perilakunya menarik menyenangkan hati).

Contoh Tembung Panyendhu

gawea ukara nganggo tembung panyendhu

untuk yang memerlukan contoh kalimatnya, anda bisa membaca artikel contoh kalimat tembung panyendhu.

Panyendhu yaiku tetembungan utawa ukara kang digunakake kanggo nyemoni/nyacad. Pengertian tembung panyendhu adalah kosakata atau ungkapan yang digunakan untuk mencela atau menyebut kejelekan sesuatu.

Tuladhane panyendhu

Bathuke nonong (jidatnya besar menonjol kedepan sebagaimana bentuk dari dahi ikan louhan).

Bathuke manyul (dahinya maju kedepan sebagaimana jidatnya ikan lohan).

Cangkeme mecucu (mulutnya membentuk kuncup kedepan sebagaimana bentuk bibir suneo dalam film doraemon.

Tegese Cangkeme nyoro (bibirnya menjulur kedepan sebagaimana bentuk orang saat mencibir sesuatu).

Cangkeme mlongo (artinya mulutnya ternganga selalu bukan karena takjub atau keheranan).

Drjine bujel (artinya jarinya besar-besar ukurannya lebih besar daripada umumnya jari tangan).

Drijine kithing (artinya jari-jarinya kaku susah untuk bergerak karena melengkung atau yang semisal).

Drijine siwil (artinya adalah jarinya ada yang putus, patah, terkoyak).

Irunge pesek (artinya hidungnya pesek, kebalikan dari hidung yang mancung).

Demikianlah contoh tembung panyandra dan panyendhu Basa Jawa, maturnuwun sudah mampir, wassalamu’alaikum.

Tentang

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*