Setan di Belenggu saat Bulan Ramadhan tapi Manusia Masih Maksiat

Setan di Belenggu saat Bulan Ramadhan tapi Manusia Masih Maksiat

Setan di Belenggu saat Bulan Ramadhan tapi Manusia Masih Maksiat, penjelasan dari ustadz Ra’uf, salah satu pengasuh pondok pesantren Darul Musthofa Karangpandan saat kajian rutin selama bulan puasa.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, wilujeng siang pembaca yang budiman.

Saat hari rabu saya mengikuti kajian rutin dari salah satu pengasuh Pondok Pesantren Darul Musthofa Karangpandan.

Saat itu pembahasannya adalah tentang puasa. Menyampaikan alasan orang mendapatkan pahala karena keimanannya, perilaku orang puasa namun tidak menjalankan ibadah sholat, sekilas tentang lailatul qodar dan lain sebagainya.

Membahas juga tentang bagaimana orang-orang masih berbuat maksiat, melakukan dosa padahal pada saat bulan puasa Ramadhan semuanya dibelenggu.

Penjelasan tentang Setan di Belenggu saat Bulan Ramadhan tapi Manusia Masih Maksiat

Jadi dalil atau hadits tentang setan dibelenggu saat Ramadhan adalah sebagai berikut;

Rasulullah ﷺ bersabda,

إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ

idzaa jaa-a ramadhaanu futtihat abwaabu-l jannati wa ghulliqat abwaaba-n naari wa shuffidati-sy syayaathiinu.

Artinya : Apabila Ramadhan tiba, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, dan setan pun dibelenggu.
(HR.Bukhari no. 3277 dan HR. Muslim no.1079)

Ada dalilnya tuh, dalil naqli tentang setan dibelenggu saat Bulan Ramadhan.

Kenapa manusia masih melakukan dosa dan maksiat?

Dalam pengajian ini Pak Ustadz menyampaikan bahwa dia melakukan dosa, bermaksiat karena hawa nafsunya sendiri. Yaitu akibat kebiasaan buruk yan dia jalani.

Jadi meskipun tanpa adanya godaan dari syetan, namun karena sudah menjadi perbuatan kebiasaan membuatnya melakukan hal yang tidak baik.

Dalam salah satu situs website menyebut bahwa perbuatan dosa di saat Ramadhan merupakan dosa orisinil atau asli.

Maksudnya yaitu perbuatan dosa karena memang muncul dari nafsu kemauan manusia itu sendiri.

Namun dalam situs milik Nahdlatul Ulama menjelaskan maksudnya tidak begitu leluasa dalam menggoda manusia.

Kita juga bisa mencermati informasi menurut Abu Muhammad penulis Kitab ‘Umdatul Qari, mengapa kemaksiatan masih merebak pada bulan Ramadhan walau setan dibelenggu?

Jawabannya setan terbelenggu pada bulan Ramadhan bagi orang-orang berpuasa yang menjaga syarat, rukun, dan adabnya. (Syekh Badruddin Al-Aini, ‘Umdatul Qari Syarh Shahihil Bukhari, juz X, halaman 270).

Demikian informasi tentang beberapa pendapat mengenai ada saja orang yang bermaksiat saat bulan ramadhan meski ada hadits yang menyebutkan bahwa setan di belenggu.

Maturnuwun sudah mampir, wassalamu’alaikum.

Sumber;

https://jabar.nu.or.id/ubudiyah/setan-dibelenggu-saat-ramadhan-tapi-kenapa-masih-banyak-yang-maksiat-ini-penjelasannya-GkBl9
https://alirsyadpwt.or.id/keutamaan-bulan-ramadhan/

Tentang

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*