Mendhil Turut Pang Bedhekane Batangane

Mendhil Turut Pang Bedhekane Batangane

Apa batangane cangkriman mendhil turut pang? Bedhekane yaiku kopi, kalebu cangkriman pepindhan utawa irib – iriban dalam Bahasa Jawa.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullah wa barakatuhu, mungkin anda masih belum ngeh kenapa unine cangkriman pepindhan batangane kopi sebagaimana dlam teka teki ini.

Berikut penjelasannya.

Bagi orang suku jawa asli yang menggunakan Bahasa Jawa untuk keseharian tentu mudah saja memahami maksud dari kata turut pang.

turut tegese ngambah ana ing garis, artinya harfiah adalah menginjak pada garis atau jalur. Maksudnya adalah berada pada suatu area atau kawasan.

Pang tegese yaiku cawang ing wit, artinya adalah cabang pada pohon. Misalnya pang wit cengkeh, artinya adalah cabang pohon cengkih dan lain sebagainya.

Yang menjadi masalah adalah arti kata dari mendhil. Ini bukanlah kosakata atau kata yang sering penggunaannya dalam pacelathon padinan (percakapan sehari-hari).

Apalagi anak zaman sekarang, meski berada di desa pulau jawa, sudah banyak yang malah memakai menggunakan Bahasa Indonesia untuk berkomunikasi sehari – hari.

Tegese unen – unen mendhil turut pang

Jadi mendhil merupakan kata basa Jawa yang artinya adalah kotoran tikus (tai-nya).

Dalam kamus basa Jawa tegese mendhil yaiku tai tikus kacocogna karo tembung cemendhil.

Karena saat ini rumah sudah banyak memakai plafon membuat tikus tidak bisa seenaknya berada pada bagian bawah rumah.

Hal ini membuat orang orang dan apalagi anak anak sangat jarang melihat kotoran tikus ini.

Karena jarang melihatnya, atau mungkin tidak pernah, bisa juga sudah melihat namun tidak tahu itu barang apa, membuat kata cemendhil atau mendhil menjadi kurang diketahui.

Bentuknya yang bulat dan berwarna hitam ini kemudian menjadi inspirasi orang untuk membuatnya menjadi sebuah teka teki atau tebak tebakan kata cangkriman pepindhan atau irib-iriban.

Jika kita mengartikannya secara harfiah maka sebagai berikut;

Mendhil (tai tikus sik wernane ireng lan bentuke bunder) turut pang (manggon ana ing cawang wit), apa batangane?

dalam bahasa Indonesia artinya ; apakah tai tikus (warna hitam berbentuk bulat) yang berada di area cabang pohon? Maka jawabannya yaitu buah kopi.

Sebagaimana anda lihat di internet, pohon kopi memiliki buah berbentui bulat seperti kelereng yang apabila sudah tua atau matang memiliki warna hitam.

bentuk bulat dan warna hitam inilah yang menjadi dasar pemisalannya dengan cemendhil atau mendhil yaitu kotoran dari hewan pengerat ini. Maturnuwun sudah mampir, wassalamu’alaikim.

Tentang

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*