Beduk dan Tuan

Beduk dan tuan puisi

Kalau memukul bedug
Jangan terlalu keras
Yang wajar wajar saja
Seharusnya soko masjidmu diturunkan

Menata jagat tidak semudah senyuman
Ada canda ada candu ada cawan
Secangkir kopi di tepi jalan
Melihat elok yang menawan
Mungkin rindu

Namun bukan tujuan
Hujan itu memberi tanda
Seakan hilir namun dalam
Jingganya manis rayuan

Tanpa rasa pudar rupa
Selalu ku tunggu senja
Walau harus merayu tuan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *