Sabuk Galeng Tegese, Kalebu Tembung, Tuladha Ukara

Sabuk Galeng Tegese, Kalebu Tembung, Tuladha Ukara
ungkapan kiasan atau tembung entar basa Jawa yang artinya adalah orang yang kaya (memiliki) banyak sawah (tuan tanah)

Tegese unen unen sabuk galeng yaiku sugih sawah, akeh banget sawahe artinya adalah berikat pinggang pematang, maknanya yaitu memiliki lahan sawah yang sangat banyak dan luas, kalebu tembung entar Basa Jawa.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, ungkapan basa rinengga tembung entar ini umumnya dipergunakan orang-orang yang hidup di pedesaan.

Untuk menggambarkan tuan tanah juragan sertifikat yang mempunyai pekarangan maupun sawah yang begitu banyak.

Bisa anda menyebutnya sebagai orang kaya di desa.

Untuk mengungkapkan hal ini orang Jawa menyebutnya dengan kiasan (tembung entar) sabuk galeng. Yang artinya adalah bersabuk atau berikat pinggang galeng. Galeng merupakan bahasa Jawa dari pematang sawah, atau tanah yang menjadi penyekat petak sawah dengan petak persawahan lainnya.

Tegese Tembung entar Sabuk galeng artinya, Gawea tuladha Ukara (contoh Kalimat)

Karena sudah jelas artinya, yaitu tuan tanah karena sabuknya berupa pematang sawah, ada baiknya kita mengetahui lebih dalam arti kata sebenarnya dalam ungkapan ini atau terjemahan secara harfiahnya.

Tegese tembung sabuk yaiku stut, paningset, tali utawa barang kang kanggo naleni supayane clana utawa kain ora mlotrok utawa tiba. Artinya adalah gesper, tali atau alat yang berguna untuk membuat celana atau kain agar tidak melorot kebawah.

Tegese galeng yaiku tanggul elet-eletaning kothakan sawah, yaitu tanggul yang menjadi pembatas petak sawah.

Dengan memakai sabuk atau gesper berupa tanggul pematang sawah bukanlah arti secara harfiah. Namun merupakan tembung entar atau kata kiasan untuk menggambarkan tuan tanah yang kaya akan banyaknya sawah.

Gawea tuladha ukara nganggo tembung entar kang ateges wong sugih sawah! Buatlah contoh kalimat tembung entar yang artinya adalah orang kaya akan sawah dalam Bahasa Jawa.

Berikut adalah contohnya kalimatnya (tuladhane ukarane) beserta artinya dari Basa Jawa kedalam Bahasa Indonesia.

Ora maido wong kuwi sabuk galeng, ing ngendi-endi sawahe pak Karto.
Artinya ; tidaklah membantah orang itu bersabuk pematang sawah, dimana mana sawahnya Pak Karto.

Anda juga bisa mengganti nama dalam contoh ini sesuai dengan keperluan misalnya juragan di sekitar tempat anda tinggal.

Demikianlah tembung entar Basa Jawa kang ateges wong sugih sawah lengkap dengan contoh kalimat dan artinya. Maturnuwun sudah mampir, wilujeng dalu, wassalamu’alaikum.

Tentang

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*