Najan Wong Liya Yen Nandhang Sengsara Kudu Dibelani

Najan Wong Liya Yen Nandhang Sengsara Kudu Dibelani

Senajan wong liya yen nandhang sengsara nemoni sengsara kudu dibelani paribasane yaiku dudu sanak dudu kadang yen mati melu kelangan.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, dalam unen – unen tembung paribasan diatas artinya yaitu meskipun orang lain, apabila menemui kesulitan mengalami kesengsaraan harus dibela.

Paribasane atau pepatah peribahasanya dalam bahasa Jawa yaitu dudu sanak dudu kadang yen mati melu kelangan.

Dudu sanak tegese yaiku dudu kaluwarga sik wis rada adoh alure. Sanak artinya dalam bahasa Jawa adalah famili atau keluarga yang sudah agak jauh. Misalnya saudara satu simbah buyut, canggah wareng dan atasnya lagi.

Dudu kadang tegese yaiku dudu sedulure, artinya kadang adalah saudara. Lebih dekat pertalian darahnya daripada sanak.

Jadi dalam paribasan ini dudu sanak dudu kadang maksudnya yaitu bukanlah siapa siapa apabila menurut pertalian darah, orang lain yang tidak ada ikatan saudara.

Yen mati melu kelangan tegese yaiku menawa uwong iku kang dudu sanak kadang puput yuswa utawa mati padha kelangan. Kenapa kelangan? Bisa amarta apike bebudene, solah bawa kang nengsemake lan sak liya liyane.

maksudnya adalah apabila dia mati maka orang akan merasakan kehilangan atas tutup usianya orang itu meskipun dia bukanlah anggota keluarga maupun sanak famili. Alasan kehilangan bisa karena kebaikannya, kedermawanan, kepintaran dan lain sebagainya.

Najan Wong Liya Yen Nandhang Sengsara Kudu Dibelani Paribasane yaiku Dudu sanak dudu Kadang yen Mati Melu Kelangan

Jadi dalam paribasan ini menggambarkan tentang orang yang tidak ingin kehilangan seseorang meskipun dia bukanlah saudara sanak famili dalam ikatan darah.

makanya karena tidak ingin kehilangan, apabila orang ini mengalami masalah, mendapatkan kesengsaraan dia mendapatkan pembelaan, dukungan, support bantuan.

Lazimnya orang hidup biasanya mempunyai kawan atau teman yang akrab meskipun tidak ada pertalian darah.

Atau orang yang hidup di perantauan jauh dari tempat asal sehingga tidak memiliki sanak famili yang tinggal didekatnya.

Bahkan ada pertemanan yang mencapai sabaya pati sabaya mukti yang artinya yaitu susah senang bersama meskipun bukanlah saudara karena pertalian darah.

Hal demikian sering menjadikan keadaan Najan Wong Liya Yen Nandhang Sengsara Kudu Dibelani. Alasannya karena persamaan nasib, rekan akrab, teman senasib sepenanggungan dan ribuan alasan lainnya semisal persaudaraan karena kemanusiaan.

Demikianlah informasi penjelasan tentang paribasane senajan wong liya nek nemoni rekasa bakal dibelani yaiku dudu sanak dudu kadang yen mati melu kelangan. Maturnuwun sudah mampir, wilujeng enjang dan wassalamu’alaikum.

Tentang

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*