Satru Mungging Cangklakan

Satru Mungging Cangklakan

Satru mungging cangklakan tegese yaiku mungsuh uwong sing sejatine isih sanak sedulur, artinya yaitu bermusuhan dengan orang yang sebenarnya masih famili.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakaatuhu, wilujeng enjang selamat pagi semoga senantiasa mendapatkan kesehatan kesejahteraan dan makmur perekonomian.

Kali ini kita akan membahas tentang Basa rinengga paribasan tembung saloka.

Yups, unen unen kang ateges mungsuh wong kang isih sanak sedulur bahwa ungkapan ini masuk dalam kategori jenise tembung saloka Basa Jawa.

kenapa bisa unen unen paribasan tembung saloka ini berarti permusuhan atau bermusuhan dengan orang yang sebenarnya masih sanak saudara?

Ya karena memang seperti itu artinya, hanya saja kita yang banyak tidak tahu tentang kata kata atau bausastra Basa Jawa yang jarang kita pakai dalam percakapan sehari-hari.

untuk lebih jelasnya bisa kita simak dalam arti perkata dan contohnya kalimatnya sebagai berikut ini.

Tegese Satru Mungging Cangklakan, Tuladha Ukara

dalam bahasa jawa artinya satru tegese yaiku mungsuh, padudon, dalam bahasa Indonesia artinya adalah musuh, lawan, enemy untuk Inggrisnya.

Mungging tegese yaiku lestari, ajeg, ora owah. Ana sing nulis nganggo tembung munggèng, asale saka mungguh ing.

mungging atau munggeng berarti senantiasa, atau bisa kita mengatakan dengan selalu menempel.

Cangklakan asale saka tembung lingga cangklak tegese yaiku lêkokaning lêngên cêdhak karo kèlèk.

Cangklakan artinya adalah lekukan lengan yang dekat dengan ketiak.

Jadi apabila kita menerjemahkan secara harfiah artinya adalah lawan atau musuh yang senantiasa menempel di dekat ketiak.

Maksudnya yaitu lawan yang secara hubungan darah sangat dekat sekali, masih saudara sanak family.

gawea tuladha ukara nganggo tembung saloka kang ana ing ndhuwur utawa ngisor iki.

contoh kalimatnya misalnya adalah sebagai berikut.

Crita wayang mahabharata iku perang antarane pandhawa karo kurawa kang sejatine isih sedulur misan, padha karo unen unen tembung salola satru mungging cangklakan.

Artinya adalah : kisah wayang mahabarata itu perang antara pandawa dengan kurawa yang sejatinya masih saudara sepupu, seperti pepatah bahasa jawa, musuh yang menempel di dekat ketiak.

demikian informasi tentang tembung saloka yang semoga bermanfaat untuk peminat sastra dan bagi siswa siswi murid sd smp sma mi mts aliyah mempelajari mapel Basa Jawa.

Maturnuwun sudah mampir, wilujeng enjang selamat pagi dan wassalaamu’alaikum.

Tentang

salam blogger

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

*