Menirukan Menulis Huruf Tunggal Arab Hijaiyah dan Menyambung

Menirukan Menulis Huruf Tunggal Arab Hijaiyah dan Menyambung

Materi menulis huruf tunggal Arab Hijaiyah buku panduan dalam penulisan secara sendiri-sendiri sebelum anda gandeng untuk pembelajaran TPQ kelas 1, 2, 3 dalam mata pelajaran tahsinul kitabah atau menulis Arab.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullaahi wa barakatuhu, pada awal memberikan materi pelajaran huruf Arab tunggal atau tahsinul kitabah yang belum bersambung, guru ustadz ustadzah perlu mengetahui kaidah penulisan yang benar.

Untuk menyampaikan materi belajar menulis Arab Huruf hijaiyah untuk TPQ ini, guru menuliskan contoh dan cara menulis huruf hijaiyah tunggal pada papan tulis atau kertas yang lebar. Intinya para santri atau murid bisa melihat bagaimana cara menulisnya, kapan harus belok dan seperti apa bentuknya.

Setelah menguasai cara menulis Arab dengan lumayan baik, pendidik bisa melanjutkan dengan bagaimana menyambungkan huruf hijaiyah ini.

Tentunya anda memulai dari huruf yang paling awal dan sampai dengan yang paling akhir, yaitu mulai huruf alif sampai ya.

Contoh Menirukan menulis huruf tunggal Arab Hijaiyah

Lebih jelas kepada praktek penulisan, kami lampirkan gambar ilustrasi serta arah menggunakan pena atau kapur untuk menuliskan huruf-hurufnya dalam kondisi tunggal atau tidak bersambung.

Yaitu huruf – huruf alif – ya (perhatikan arah panah untuk memandu pembelajaran).

Adapun cara penulisannya beserta arah panah garis sebagai pemandu sebagai berikut ini;

menulis huruf hijaiyah tunggal
cara menulis huruf hijaiyah tunggal

Dalam belajar menulis supaya rapi dan bagus tidak hanya sekali saja pembelajarannya.

Perlu melakukannya berulang kali.

Bahkan khotter atau orang yang ahli kaligrafi, biasanya menjaga kualitas dan keindahan menulisnya dengan sesekali praktek menulis meskipun pada saat itu tidak ada keharusan untuk membuat tulisan Arab.

Intinya practices make perfect.

Menulis Huruf Arab sambung

Dalam menulis huruf hijaiyah sambung ini terbagi menjadi 3 yaitu pada awal, tengah serta di akhir kata.

Bisa saja anda sudah sangat paham dan ahli mengenali huruf hijaiyah untuk membaca dengan lancar.

Namun hal ini bukan berarti menjadi garansi bahwa anda bisa menulisnya sesuai dengan kaidah yang benar.

Menulis huruf hijaiyah di Awal kata atau kalimat

Tidak semua huruf hijaiyah Arab bisa menyambung dengan huruf sesudahnya, semisal adalah huruf alif. Selain huruf alif huruf yang tidak bisa disambung dengan huruf berikutnya adalah wawu, ro’, za’, dal, dzal dan hamzah.

Jadi apabila huruf ini berada pada awal kata maka menulisnya sama saja dengan huruf tunggal.

Sedangkan huruf lainnya yaitu dengan mengaitkan bagian belakang huruf ini kepada huruf selanjutnya.

Berikut contoh dan gambar untuk panduan.

cara menulis huruf arab sambung didepan

Sebelum mengajar, bagi guru ada baiknya praktek dahulu dalam menulis baik pada papan maupun di kertas buku tulis agar menjadi contoh yang baik bagi para santri.

Menulis huruf hijaiyah di tengah kata atau kalimat

Tantangan selanjutnya yaitu menyambung huruf hijaiyah yang berada pada bagian tengah.

Dengan catatan bagi keenam huruf yang tidak bisa menyambung setelahnya (ada 6 huruf yaitu alif/hamzah, dal, dzal ro, zain, wawu,) maka meskipun dia berada pada bagian tengah, tetap saja tidak dapat menyambung huruf sesudahnya.

Berikut adalah gambar untuk pembelajaran.

menulis huruf hijaiyah sambung ditengah
menulis huruf hijaiyah sambung ditengah

Ada beberapa model variasi huruf yang mungkin berbeda pada saat berada di tengah kata, semisal mim, ha, jim dan lain sebagainya. Pada prinsipnya meski berbeda modelnya namun pengucapannya tetap sama.

Pada beberapa huruf mengalami perubahan yang agak berbeda, tentu anda sudah paham maksudnya yaitu huruf kaf dan hamzah, hanya saja teknis penulisannya saja yang perlu kita perdalam.

Untuk keterangan dan cara menulisnya adalah sebagai berikut ini;

Menyambung huruf arab di akhir kata atau kalimat

Dan ketiga yaitu cara menulis huruf hijaiyah saat berada di akhir kalimat atau kata dalam Bahasa Arab.

Bentuknya nyaris tidak ada perubahan pengecualian dia ada sambungan dari sebelumnya.

Bahkan jika sebelumnya adalah 6 huruf yang tidak bisa menggandeng huruf selanjutnya, huruf akhirnya bentuknya seperti dalam keadaan tunggal alias sendirian.

Cara menulisnya adalah seperti ini;

menulis huruf arab sambung di akhir
menulis huruf arab sambung di akhir

Dari mengajarkan cara menulis yang benar juga bisa menguatkan pemahaman huruf hijaiyah kepada santri sekaligus cara pengucapan dan makharijul huruf yang benar.

Singkatnya sebagaimana pepatah menyebutkan sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Download buku panduan penulisan Huruf Hijaiyah Tunggal

Jika anda berminat untuk mencetak panduan ini, sekaligus nanti sebagai sarana praktek santri maupun pembelajaran pribadi, kami lampirkan file softcopy bentuk PDF sebagai buku panduan menulis huruf tunggal Arab.

Sebelum anda mengunduhnya, kami lampirkan penampakannya dalam bentuk preloved sebagai berikut ini.

Kalau hendak membuat dalam versi cetak, anda bisa unduh gratis free download melalui tautan yang sudah kami siapkan.

Download Panduan menulis Huruf Arab Tunggal dan Sambung

Demikian informasi yang bisa kami bagikan pada pagi menjelang siang hari ini sebagai pendampingan pembelajaran menulis huruf arab tahsinul Kitabah TPQ.

Maturnuwun sudah mampir, wilujeng siang dan wassalamu’alaikum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *