Candrane Kulite Yaiku

candrane kulite yaiku

Tembung candrane kulite Basa Jawa yaiku kuning nemu giring, bisa uga ireng manis, utawa pakulitane kuning langsep, kalebu jenise tembung panyandra utawa pepindhan Basa Jawa.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, kali ini kita akan membahas beberapa kata pujian untuk warna kulit sebagai bagian dari tubuh manusia (candrane perangane awak pakulitane).

Untuk ungkapan memuji kulit yang bagus atau indah setidaknya ada 3 (tiga) panyandra sebagaimana dalam paragraf pertama.

Untuk lebih jelasnya mari kita bahas satu persatu

Pakulitane kuning nemu giring

Tegese pakulitan asale saka tembung lingga kulit, tegese yaiku buntêl lapisan kang jaba (tumrap kewan, wong, têtuwuhan, woh lan sakpiturute);

Artinya berasal dari kata dasar kulit yang artinya adalah buntalan lapisan yang luar untuk hewan, orang, pepohonan dan lain sebagainya.

Kuning yaiku jenenge werna, tembung liyane yaiku jenar. Kata kuning merupakan sebutan untuk warna.

Nemu giring tegese yaiku kadya utawa kaya temu giring. Temu giring yaiku arane empon-empon (temu sing kuning).

Jadi kata pujian kulite kuning nemu giring artinya adalah kulitnya berwarna kuning seperti empon-empon yang warnanya kuning, kalau dalam bahasa Indonesia adalah kuning langsat.

Kulite ireng manis (candrane kulite).

Ini berbeda dengan yang sebelumnya, jika warna nemu giring adalah kuning langsat maka bagi yang mempunyai warna gelap masih ada celah untuk tampak cantik.

Yaitu panyandra pakulitane ireng manis

Jadi meskipun warnanya hitam atau gelap, akan tetapi karena bersih dan menawan nampak manis. Kalau dalam bahasa Inggris artinya yaitu black sweet.

Banyak artis kulit hitam yang mampu tampil menawan semisal Nathalie Emmanuel, Zendaya, Beyonce dan lain sebagainya.

pakulitane kuning langsep

Pakulitane kuning langsep kalebu candrane perangane awak, tegese yaiku wernane kulit kaya kuninge woh langsep, artinya adalah kulitnya berwarna kuning seperti buah langsep.

Apa itu langsep?

Kalau dalam bahasa Indonesia adalah buah langsat. Ini juga menjadi perumpamaan dan pujian dalam Bahasa Indonesia untuk warna kulit yang bagus dan indah.

Warnanya sebagaimana buah langsat yang warnanya kuning, tentunya yang mulus tidak ada buriknya.

Gawea tuladha ukara candrane kulite! buatlah contoh kalimat pujian untuk kulit dalam Bahasa Jawa. berikut contohnya dalam kalimatnya.

Aku nduwe kanca jenenge Asti, wonge ayu, kulite kuning nemu giring, pakulitane kuning langsep. artinya adalah saya mempunyai teman namanya Asti, orangnya cakep, kulitnya berwarna kuning langsat.

Demikianlah informasi tentang candrane kulite (kulit dalam Bahasa Jawa) lengkap dengan tegese (artinya) dari Basa Jawa kedalam Bahasa Indonesia, maturnuwun sudah mampir, salam kenal dan wassalamu’alaikum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *