Eseme Manis Banget Sanepane yaiku Eseme

Tembung sanepa eseme manis banget sanepane yaiku eseme pait madu. Kata sanepa dalam Bahasa Jawa merupakan ungkapan dari kata sifat disambung dengan kata benda yang mengandung arti sebaliknya.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, wilujeng dalu selamat malam.

Salah satu versi pengertian dalam bahasa Jawa tentang pangertene sanepa yaiku tetembungan kang kadaden saka tembung watak kasambung tembung aran sing ngemu surasa kosok balen.

Dalam versi lainnya menyebutkan sanepa merupakan jenisnya pemisalan dan tetap tempatnya, mengandung makna menyangatkan namun menggunakan kata yang memiliki arti sebaliknya dengan maksudnya.

Sebagaimana dalam pertanyaan ini adalah menanyakan apakah ungkapan bahasa Jawa (sanepa) untuk senyuman yang sangat manis.

Sanepane Eseme Manis Banget (Tembung Sanepa)

eseme manis banget sanepane yaiku eseme

Karena sanepa, maka kita mencari istilah kebalikan dari kata atau tembung manis.

Dalam bahasa Jawa ada kebalikan kata manis bisa berupa pedes, kecut, pait dan lain sebagainya.

Namun dalam istilah untuk senyum ini kata kata yang pas adalah menggunakan tembung pait.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, makna pahit adalah rasa tidak sedap seperti rasa empedu.

Berbeda dengan saloka untuk ungkapan senyuman sangat manis, adapula tembung pepindhan.

Dalam Bahasa Jawa, tembung pepindhan duwe eseman manis banget yaiku eseme manis madu.

Jadi jangan sampai keliru dalam membedakannya, kalau saloka maka memakai kata kebalikannya, yaitu pait madu. Sedangkan tembung pepindhan eseme manis madu.

Dalam Bahasa Jawa tegese mesem yaiku ngguyu kang ora kawêdhar , asale saka tembung esem kang duwe teges guyu mung katon ing sêmu.

Artinya senyuman adalah tertawa yang tidak bersuara, berasal dari kata senyum yang memiliki arti tawa hanya kelihatan semu saja (tanpa ada suaranya).

Kalau dalam tembung entar manis eseme tegese yaiku eseme ngresepake ati, artinya senyumannya menyenangkan hati, menarik, membuat suka orang yang melihatnya.

Gawea tuladha ukara sanepa nganggo tembung kang ana ing ndhuwur!

Contoh kalimatnya adalah Aku duwe kanca jenenge asti Setyorini, ayune kadya Dewi Ratih, eseme pait madu, (tegese yaiku eseme manis banget).

Dalam ungkapan ini mengandung tembung pepindhan yaitu ayune kadya Dewi Ratih yang artinya adalah secantik dewi Ratih (wanita yang dianggap tercantik dalam dunia pewayangan).

Dan yang kedua yaitu tembung saloka kang ateges eseme manis banget. Demikian atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. Wassalamu’alaikum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *