Tegese Carang Canthel artinya Tuladha Ukara

Paribasan Carang canthel tegese yaiku Ora diajak gunêman nanging mèlu-mèlu ngrêmbug artinya adalah ranting jagung, maknanya yaitu tidak diajak ngobrol atau dalam pembicaraan namun nimbrung ikut-ikutan turut campur dalam bicara.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, wilujeng enjang selamat pagi para peminat sastra Jawa maupun pelajar yang sedang mempelajari mapel Basa Jawa, baik dari Sekolah Dasar Menengah maupun Madrasah.

Kali ini kita akan membahas paribasan Basa Jawa kang nduweni teges utawa ateges ora diajak guneman ananging melu melu ngrembug.

Jadi sudah biasa atau setidaknya beberapa kali kejadian, bahkan mungkin anda merasakan sendiri. Pada saat sedang ngobrol sesuatu dengan kawan atau rekan kerja, tau tau ada orang lain yang tidak memiliki urusan sangkut paut ikut serta nimbrung pembicaraan.

tegese carang canthel

Hal ini menjadi agak aneh dan mungkin membuat suasana menjadi kikuk atau kurang nyaman.

Kejadian seperti ini sudah ada semenjak dahulu kala sehingga paribasan yang menggambarkan kondisi keadaan seperti ini juga sudah muncul penggambarannya.

Artinya carang canthel tegese tembung lan maknane, Contoh Tuladha Ukara

Arti harfiah dari carang canthel adalah ranting jagung.

Jadi tegese carang yaiku pang, dalam bahasa Indonesia yaitu cabang atau ranting.
Sedangkan tegese canthel yaiku nyangkut, ngait, tetuwuhan jenise jagung, artinya adalah sangkut, kait atau tumbuhan jagung atau semisalnya.

Jadi kalau arti harfiahnya adalah pang jagung atau dahan jagung yang bercabang.

Namun secara maksudnya sebagaimana dalam terjemahan Indonesia yaitu orang yang tidak diajak dalam pembicaraan obrolan namun ikut ikutan nimbrung berbicara padahal dia tidak masuk hitungan dalam obrolan.

Gawea tuladha ukara contoh kalimat nganggo tembung paribasan unen unen sing unine Carang canthèl!

Buatlah kalimat menggunakan ungkapan peribahasa bahasa Jawa yang maknanya tidak diajak ngobrol namun ikutan nimbrung.

Berikut tuladhane contohe ukarane.

Si Agustinus pancen nganyelne, ora katut rembugan kok melu-melu rerembugan, senengane carang canthel.

Nah seperti itulah tambahan informasi kali ini yang bisa kita sampaikan. Yatu berkaitan dengan arti paribasan Basa Jawa lengkap dengan contoh kalimat dan artinya kedalam Bahasa Indonenesia.

Maturnuwun sudah mampir, wilujeng enjang, selamat pagi dan wassalamu’alaikum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *