Kebo Bule Mati Setra Tegese, Tulisan Aksara Jawa

Paribasan kebo bule mati setra tegese yaiku wong pinter nanging ora ana sing mbutuhake artinya adalah kerbau bule yang mati di tempat pembuangan bangkai, maksudnya adalah orang yang hebat atau cerdas namun tidak ada yang membutuhkan atau menggunakan keahliannya.

pontren.com – assalaamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu, wilujeng sonten selamat sore, kali ini kita akan membahas mengenai paribasan bahasa Jawa mengenai mubadzir kepintaran seseorang. dalam pepatah lainnya adalah Jarit Lawas Ing Sampiran. artinya sami mawon orang pinter namun tidak terpakai.

Bagaimana pepatah Jawa bisa mengatakan dengan paribasan ini?

Untuk mengetahui bagaimana maksud atau maknanya, ada baiknya kita mengetahui bausastra kosakata (agak) sulit dalam peribahasa Basa Jawa ini.

Langsung saja mari kita menyimak.

Tegese Kebo Bule Mati Setra artinya

kebo bule mati setra

Kalau kebo tegese yaiku kewan raja kaya. pastinya anda sudah paham apakah itu bahasa Indonesianya adalah kerbau.

Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kerbau adalah binatang memamah biak yang biasa diternakkan untuk diambil dagingnya atau untuk dipekerjakan semisal membajak sawah, menarik gerobak dan lain sebagainya.

Tegese bule yaiku putih pakulitane marga lêlara. Artinya berwarna putih karena sakit (kelainan genetik). Contoh kebo bule yang kondang di kalangan masyarakat jawa adalah kerbau cucuk lampah (pengawal) kirab, keturunan dari Kebo Kyai Slamet.

Mati tegese yaiku surud, ilang nyawane artinya adalah meninggal, hilang nyawanya.
Setra tegese yaiku tegal, (utawa pasetran) papan pambuwangan bangke; artinya adalah tanah atau lahan tegalan ataupun tempat lokasi pembuangan bangkai.

Jadi arti ungkapan paribasan kebo bule mati setra artinya adalah kebau dengan kulit berwarna putih bule yang meninggal di tempat pembuangan bangkai.

Paribasan ini merupakan gambaran mengenai orang yang cerdas, pandai, ahli namun tidak ada yang memanfaatkan atau menggunakan kehaliannya tersebut. Sehingga menjadi mubadzir atau sia sia kehebatannya.

Tulisen nganggo huruf hanacaraka Kebo bule mati setra saloka iki yen ditulis nganggo aksara jawa sing bener.

Berikut adalah gambar tulisan basa Jawa seperti ini.

Demikian informasi yang bisa kami sampaikan pada sore hari ini. Maturnuwun sudah mampir, semoga memberikan manfaat untuk para pelajar siswa siswi SD SMP SMA. Dan juga yang memerlukan penjelasan mengenai paribasan tentang hewan (kewan).

Akhirnya wilujeng sonten, selamat sore dan wassalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuhu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *